Connect with us

Nusantara

Rumah Tak Layak Huni di Sukabumi Terabaikan

Published

on

Rumah tak layak huni milik warga kurang mampu Jajang (50) terkesan terlantar di RT 02/RW 07 Kampung Panenjoan, Desa Tenjo jaya, Kecamatan

SUKABUMI, CAKRATARA – Rumah tak layak huni milik warga kurang mampu Jajang (50) terkesan terlantar di RT 02/RW 07 Kampung Panenjoan, Desa Tenjo jaya, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.

Hal tersebut menandai jelasnya warga miskin di Kabupaten Sukabumi terkesan terabaikan yang notabene membutuhkan bantuan. Pasalnya, rumah tak layak huni tersebut hanya berdiri mengandalkan penopang bambu yang juga bocor saat hujan serta bunyi kreket saat terkena angin membuat penghuni merasa khawatir.

Jajang pemilik rumah tak layak huni menjelaskan sejak 20 tahun menghuni dirinya berada di rumah tersebut dengan kondisi reot sudah lama terjadi, dan disaat angin besar terpaksa mengungsi ke rumah tetangga.

“Saya sudah seminggu lebih tidak bekerja, selain belum ada yang nyuruh juga sakit asma saya lagi kambuh,” terang Jajang penghuni rumah yang bekerja serabutan sebagai tukang babad rumput.

Perhatian pemerintah yang belum dirasakan Jajang semakin komplit karena selama ini pun jajang tidak mendapatkan bansos.

Advertisement

Tetangga Jajang yang bernama Siti Nuraeni mengatakan bahwa dirinya hanya bisa bersedih meliha keadaan rumah Jajang seperti ini yang sangat menghawatirkan.

“Hidup pak Jajang sekarang sebatang kara setelah ibunya meninggal juga cerai dengan istrinya. Pak Jajang orangnya walau butuh bantun tapi dia aktiv kalau untuk kegiatan sosial. Harapan saya ada perhatian pemerintah untuk merenovasi rumahnya,” ujar Siti nuraeni sembari meneteskan air mata mengakhiri.

Begitu memprihatikannya kondisi rumah sewajarnya program program sosial ditujukan pada Jajang. Dengan mengetahui hal ini sewajarnya pemerintah melihat warganya memprioritaskan dan turun langsung ke lokasi.

Nandang Setiawan (Meionk)
Cakratara

Advertisement
Advertisement
Advertisement

Facebook

Trending

Cakratara.com Klik allow notifications untuk menerima berita dan pembaruan dari kami
Dismiss
Allow Notifications