Connect with us

Nusantara

Proyek Jalan Tol Serang Panimbang Diduga Gunakan Solar Subsidi

Published

on

Proyek Raksasa pembangunan jalan tol Serang Panimbang sepanjang 81 kilometer dengan menelan anggaran Rp 8 triliun

LEBAK, CAKRATARA – Proyek Raksasa pembangunan jalan tol Serang Panimbang sepanjang 81 kilometer dengan menelan anggaran Rp 8 triliun dari anggaran belanja negara ( APBN) yang di kerjakan oleh kontraktor badan usaha milik negara (BUMN) dan pihak swasta pada seksi satu Serang Rangkasbitung telah di operasikan sejak di resmikan presiden Jokowi dua bulan lalu.

Proyek pembangunan fase seksi dua Rangkasbitung Cikulur Cileles Kabupaten Lebak saat ini sedang berjalan dikerjakan perusahaan kontraktor BUMN PT Wika sudah memasuki pembuatan badan jalan, dan jembatan di sejumlah titik di ruas Rangkasbitung Cikulur dan Cileles.

Proyek Raksasa pembangunan jalan tol Serang Panimbang sepanjang 81 kilometer dengan menelan anggaran Rp 8 triliun

Dalam pelaksanaan kegiatan alat berat dari berbagai jenis menjadi kebutuhan utama, tentunya bahan bakar minyak sejenis solar harus menggunakan solar industri sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia.

Namun dalam pelaksanaannya management Proyek Raksasa pembangunan jalan tol Serang Panimbang tepat nya di STA 44 telah di temukan adanya dugaan penggunaan solar subsidi atau solar non industri, temuan itu setelah Tim Buser Polres Lebak Polda Banten melakukan operasi penangkapan terhadap sejumlah oknum pegawai proyek di lokasi STA 44 terjadi Senin malam jam 23.15 pada 17 Januari 2022.

“Ada penangkapan terhadap keamanan dan operator Beko dan armada di STA 44 Gumuruh oleh Polisi Buser Polres Lebak pada malam selsa, penangkapan itu berkaitan dengan solar subsidi di proyek tol”, kata Surana warga Gumuruh yang tinggalnya tidak jauh dari lokasi STA 44 Gumuruh Cileles kepada awak media.

Advertisement

Dari hasil pengembangan investigasi Tim khusus Badak Banten Perjuangan, dugaan solar subsidi atau solar non industri yang di gunakan pada proyek jalan tol Rangkasbitung – Cikulur – Cileles diduga kuat karena bukti itu ada penangkapan terhadap sejumlah oknum pegawai proyek.

” Badak Banten Perjuangan telah membentuk tim investigasi khusus untuk melakukan pengawasan terhadap proyek raksasa tol Serang Panimbang , tepatnya Fase seksi dua Rangkasbitung Cikulur Cileles, dan Tim investigasi telah mendapatkan sejumlah bukti kuat adanya penangkapan tersangka pada kejahatan solar ilegal”, kata Erot Rohman ketua DPC Badak Banten Perjuangan Kabupaten Lebak kepada media dalam rilisnya.

Herdi
Cakratara

Advertisement
Advertisement

Facebook

Trending

Cakratara.com Klik allow notifications untuk menerima berita dan pembaruan dari kami
Dismiss
Allow Notifications