Connect with us

TNI-Polri

Tingkatkan Soliditas, Pangdam XVI/Pattimura Kunjungi Mapolda Maluku

Published

on

Guna tingkatkan soliditas serta menjalin silaturahmi, Pangdam XVI/Pattimura, Mayjen TNI Richard Tampubolon mengunjungi Mapolda

MALUKU, CAKRATARA – Guna tingkatkan soliditas serta menjalin silaturahmi, Pangdam XVI/Pattimura, Mayjen TNI Richard Tampubolon mengunjungi Mapolda Maluku pada Senin (10/01/2022).

Kedatangan orang nomor satu Kodam XVI/Pattimura tersebut disambut hangat oleh Kapolda Maluku, Irjen Pol Lotharia Latif beserta pejabat utama Polda Maluku.

Kunjungan perdana Pangdam ke Mapolda ini dalam rangka memperkenalkan diri lebih dekat sebagai pejabat baru di wilayah Maluku sekaligus tingkatkan soliditas untuk menjalin kerjasama antar instansi TNI dan Polri sehingga terwujud keharmonisan dalam pelaksanaan tugas pokok masing- masing.

Dalam kesempatan tersebut, Pangdam mengucapkan terima kasih atas sambutan yang diberikan Kapolda beserta jajaran. Saat berbincang dengan Kapolda, Pangdam menyampaikan apabila ada suatu persoalan akan cepat diantisipasi dan cepat dieliminir sehingga cepat terselesaikan.

“Ini juga saya sampaikan kepada seluruh jajaran. Kita tidak akan bisa menyelesaikan persoalan sendiri terlebih lagi dalam situasi yang selalu dinamis dan berkembang seperti saat ini,” ujarnya.

“Oleh karenanya Kodam harus bekerja sama dengan instansi lain termasuk Polda. Kita bersama Polda Maluku akan sama-sama bekerja dan bekerjasama untuk menciptakan situasi yang aman dan kondusif dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tambah Pangdam.

Disamping itu, Pangdam juga menyampaikan bahwa semua permasalahan yang ada selama ini terkait dengan permasalahan oleh oknum TNI, sangat menjadi atensi pimpinan TNI dan diperintahkan untuk diproses hukum secara tegas.

Dalam kesempatan tersebut, Pangdam  menegaskan kembali komitmennya dalam pelaksanaan tugas ke depan. Kodam akan mengawal semua program pemerintah sehingga running well sesuai target, baik target Pemda maupun Pemerintah Pusat.

Selanjutnya, meningkatkan kerja sama antara Kodam dan Polda dalam rangka serbuan vaksin guna mendukung percepatan pencapaian target vaksinasi nasional.

Pangdam menambahkan, terjalinnya keakraban TNI dan Polri akan membuat masyarakat percaya dan yakin bahwa kedua institusi yang membidangi keamanan, memiliki hubungan erat dan harmonis dalam bekerjasama membangun Maluku yang aman, kondusif serta sejahtera.

Kapolda Irjen Pol Lotharia Latif pun menyambut baik hal tersebut dan juga mempunyai harapan yang sama untuk TNI-Polri agar menjadi perekat dan pemersatu bangsa.

“Kami juga berharap TNI-Polri terus menjaga solidaritas, memperkuat tugas dalam menghadapi tantangan kedepan. Semoga kedepan tidak ada lagi kesalahpahaman antara TNI dan Polri,” harap Kapolda.

Kapolda juga menyampaikan, bersama Kodam berkomitmen menjaga stabilitas keamanan untuk menjamin dan meningkatkan investor ke Maluku. Kedua jenderal itu juga akan terus menyukseskan vaksinasi Covid-19 yang saat ini telah mencapai 62%.

Kunjungan perdana Pangdam dalam tingkatan soliditas ini didampingi oleh beberapa pejabat diantaranya Kasdam XVI/ Pattimura, Brigjen TNI Samuel Petrus Hehakaya, Kapoksahli Pangdam XVI/Pattimura, Brigjen TNI Adam Suwarno Pangeran, Asintel Kasdam XVI/Pattimura, Kolonel Inf CDB. Andries, dan Asops Kasdam XVI/Pattimura, Kolonel Inf Rusdian Parma.

Asep Supena
Cakratara

Redaksi Cakratara.com melayani Hak Jawab, dan Hak Koreksi apabila ada keberatan atau ketidakpuasan dengan pemberitaan kami dan menjadi sengketa.

TNI-Polri

Bhabinkamtibmas Polsek Bukateja Bantu Foging Antisipasi Demam Berdarah

Published

on

Bhabinkamtibmas Polsek Bukateja ikut membantu pelaksanaan foging atau pengasapan di lokasi warga terjangkit demam berdarah

PURBALINGGA, CAKRATARA – Bhabinkamtibmas Polsek Bukateja ikut membantu pelaksanaan foging atau pengasapan di lokasi warga terjangkit demam berdarah yang dilaksanakan di Desa Kutawis, Kecamatan Bukateja, Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah pada Kamis (27/1/2022).

Foging dilakukan menggunakan enam alat dari dinas kesehatan yang dalam pelaksanaan foging dilakukan di seluruh pemukiman warga wilayah dusun V Desa Kutawis, Kecamatan Bukateja, Kabupaten Purbalingga guna mengantisipasi penyakit demam berdarah.

Kapolsek Bukateja AKP Wartono mengatakan hari ini dilakukan foging oleh pihak dinas kesehatan dan puskesmas yang dibantu oleh Bhabinkamtibmas Polsek Bukateja guna mencegah dan mengantisipasi penyakit demam berdarah.

“Foging dilakukan dalam rangka memutus siklus perkembangbiakan nyamuk penyebab demam berdarah, dimana di Desa Kutawis terdapat sepuluh kasus warga terjangkit demam berdarah,” katanya.

Dijelaskan Kapolsek Bukateja, bahwa dari data kasus demam berdarah yang terjadi beberapa waktu di Desa Kutawis, satu warga meninggal dunia. Oleh sebab itu, dilakukan foging untuk mencegah perkembangbiakan nyamuk oenyebab demam berdarah.

“Dengan foging yang dilakukan harapannya tidak ada lagi warga di Desa Kutawis yang terjangkit demam berdarah,” katanya.

Kapolsek Bukateja berpesan kepada masyarakat untuk mendukung pemberantasan demam berdarah. “Hal yang dilakukan bisa melalui 3M yaitu menguras tempat penampungan air, menutup tempat penampungan air dan mengubur barang bekas yang dapat menjadi tempat air menggenang,” tutupnya.

Budi Santoso
Cakratara

Continue Reading

TNI-Polri

Lulusan Sarjana, Yuk Daftar Polisi di Polda Banten, Ini Persyaratannya

Published

on

Kabar gembira bagi putra dan putri lulusan sarjana di Banten bahwa telah dibuka pendaftaran menjadi anggota Polri

SERANG, CAKRATARA – Kabar gembira bagi putra dan putri lulusan sarjana di Banten bahwa telah dibuka pendaftaran menjadi anggota Polri melalui seleksi penerimaan Sekolah Inspektur Polisi Sumber Sarjana (SIPSS) Tahun 2022 yang dibuka pada Rabu (26/01) hingga Minggu (30/01).

Karo SDM Polda Banten Kombes Pol Dwita Kumu menyampaikan bahwa dalam penerimaan SIPSS Tahun 2022 terdapat persyaratan umum dan persyaratan khusus. “Polri kembali memberikan kesempatan kepada lulusan sarjana yang ingin mendaftarkan diri sebagai anggota Polri melalui seleksi penerimaan SIPSS Tahun 2022,” ujar Dwita Kumu saat dikonfirmasi pada Kamis (27/01) pagi.

Karo SDM Polda Banten Kombes Pol Dwita Kumu menjelaskan persayaratan umum untuk mengikuti seleksi penerimaan SIPSS Tahun 2022 diantaranya berumur paling rendah 18 tahun, maksimal 40 tahun untuk Dokter Spesialis, maksimal 33 tahun untuk S2, S2 Profesi dan Pilot, maksimal 29 tahun untuk S1 Profesi, maksimal 26 tahun untuk S1 dan D IV, sehat jasmani dan bebas narkoba, tidak sedang terlibat kasus pidana atau pernah dipidana yang dibuktikan dengan Surat Keterangan Catatan Kepolisan (SKCK) dari Polres setempat.

Dwita Kumu mengatakan bahwa seleksi penerimaan SIPSS adalah sekolah pendidikan kepolisian untuk lulusan D4, Sarjana (S1), Sarjana Profesi (S1-Profesi) dan S2. Adapun persyaratan khusus berijazah Dokter Spesialis Mikrobiologi Klinik dan Patologi Anatomi, berijazah S2 Psikologi Profesi dan Ilmu Tafsir.

“Untuk yang berijazah S1 diantaranya S1 Kedokteran Umum dan Kedokteran Gigi, S1 Farmasi profesi apoteker, S1 Ilmu Gizi, S1 Biologi, S1 Teknik Informatika Programing, Jaringan, dan Database, S1 Ilmu Komunikasi Jurnalistik dan Public Relation, S1 Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat, S1 Desain Komunikasi Visual, S1 Teknik Elektro Arus Lemah, S1 Teknik Metalurgi, S1 Teknik Industri, S1 Kimia, S1 Hubungan Internasional, S1 Sastra Jepang dan China, S1 Pendidikan Olahraga, S1 Teknologi Pendidikan, S1 Ilmu Sejarah, S1 Ekonomi Manajemen, S1 Akuntansi, dan S1 Semua Prodi khusus Pilot dengan sertefikat CPL IR Flying School,” jelas Karo SDM Polda Banten Kombes Pol Dwita Kumu.

Dwita Kumu menambahkan bahwa untuk yang berijazah D IV adalah Ahli Nautika dan Ahli Teknika Tingkat 3 dengan wajib memiliki ijazah dari Ditjen Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan Republik Indonesia, dan D IV Ketatalaksanaan Angkutan Laut dan Pelabuhan.

“Khusus untuk Program Studi Kedokteran, Dokter Umum dan Dokter Gigi wajib mempunyai Surat Tanda Selesai Internsip (STSI) atau Surat Tanda Registrasi (STR) defenitif,” kata Dwita Kumu.

Untuk lulusan yang berasal dari Perguran Tinggi atau Swasta dengan program studi yang terakreditasi A dan B serta terdaftar di BAN-PT dengan IPK Minimal 2,75 wajib melampirkan tanda lulus atau ijazah yang dilegalisir oleh pembantu dekan bidang akademik.

“Dalam seleksi penerimaan SIPSS persyaratan khusus lainnya yaitu tinggi badan minimal pria 158cm dan wanita 155cm dengan berat badan seimbang menurut ketentuan yang berlaku,” ucap Karo SDM Polda Banten Kombes Pol Dwita Kumu.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Banten Kombes Pol Shinto Silitongan mensosialsikan tata cara pendaftaran online yaitu dengan membuka website penerimaan.polri.go.id, pendaftar memilih jenis seleksi SIPSS pada halaman utama website, mengisi formulir registrasi yang berkaitan dengan identitas pendaftar, memasukkan NIK yang terdaftar di Disdukcapil, identitas orang tua dan keterangan lainnya, pendaftar wajib memberikan data yang benar dan akurat pada formulir registrasi.

“Setelah pendaftar berhasil mengisi formulir, selanjutnya pendaftar akan mendapatkan nomor registrasi online beserta username dan password yang digunakan untuk melakukan login menuju dashboard pendaftar, kemudian pendaftar akan mendapatkan hasil cetak formulir registrasi digunakan untuk verifikasi di Polda setempat sebagai Panitia Daerah, dan batas waktu verifikasi paling lama 4 hari terhitung sejak pendaftaran online,” kata Shinto Silitonga.

Diakhir, Shinto Silitonga mengajak kepada lulusan saraja di Banten agar mendaftarkan diri sebagai anggota Polri melalui seleksi penerimaan SIPSS Tahun 2022 di Polda Banten. “Inilah waktunya bagi para putra dan putri lulusan sarjana untuk mendaftarkan diri sebagai anggota Polri dalam memberikan pengabdian kepada bangsa dan negara,” tandasnya.

Perlu diketahui info lebih lengkap bisa di akses melalui link https://penerimaan.polri.go.id/newapi/asset/image.php/pdf/PENGUMUMAN_PENERIMAAN_SIPSS_TA_2022.pdf atau bisa datang langsung ke Biro SDM Polda Banten.

Anton
Cakratara

Continue Reading
Advertisement

Facebook

Trending