Connect with us

TNI-Polri

Ciptakan Kekebalan Tubuh, Polsek Bayah Vaksinasi di Desa Pamubulan

Published

on

untuk percepatan ciptakan kekebalan tubuh pada masyarakat, kembali dilakukan vaksinasi di Desa Pamubulan Kecamatan Bayah

LEBAK, CAKRATARA – Kanit Reskrim Polsek Bayah Polres Lebak IPDA ALDIKA M SITORUS S.Tr.K, di Dampingi Bhabinkamtibmas Bripka Dwi Mujiyanto melaksanakan Monitoring dan Pengamanan Pelaksanaan Vaksinasi Covid-19 yang di Gelar Team Drive Thru Polsek Bayah dan Nakes Puskesmas Rawat Inap Bayah, untuk percepatan ciptakan kekebalan tubuh pada masyarakat, kembali dilakukan vaksinasi di Desa Pamubulan Kecamatan Bayah Kabupaten Lebak Provinsi Banten, Sabtu (11/12/2021).

Dalam kegiatan Vaksinasi ini merupakan Program Pemerintah dalam rangka menekan Penyebaran Covid-19 dan langkah percepatan ciptakan kekebalan tubuh, Guna tercapainya target Vaksinasi Kabupaten Lebak khususnya Kecamatan Bayah.

Pada kegiatan tersebut, Kanit Reskrim beserta Bhabinkamtibmas Polsek Bayah tidak bosan-bosan untuk tetap memberikan Penekanan dan Himbauan kepada Pengunjung Pasar dan Warga Masyarakat untuk taat Protokol kesehatan.

“Target Vaksinasi Team Drive Thru hari ini 100 orang dengan sasaran untuk umum, Dosis 1dan 2 jenis Vaksin Sinovac, dengan 5 ( Lima ) orang petugas Team Drive Thru Polsek Bayah Polres Lebak, diantaranya Briptu Tirta (Operator P’care), Briptu Restu Pramudi (Operator P’care), Rila Septi Quraeni, Amd. Keb (Nakes), Muhamad Ridwan, S.Kep. Ners (Nakes) dan 1 (satu) orang vaksinator Rita Rosida, S.Tr. Keb (Nakes) yang disiapkan oleh Puskesmas Bayah.

untuk menyasar Warga desa Pamubulan dengan harapan seluruh masyarakat Bayah di masa pandemi ini dapat meningkatkan herd immunity atau Ciptakan Kekebalan Tubuh

Sesuai arahan Kapolres Lebak Polda Banten AKBP Teddy Rayendra,SIK,M.I.K Melalui Kapolsek Bayah AKP R. Ampri, SH, M.H. mengatakan.” Ya Benar Personel Polsek Bayah Polres Lebak monitoring dan melaksanakan pengamanan Vaksinasi Covid-19 Team Drive Thru Polsek Bayah, guna mencegah timbulnya gangguan Kamtibmas terhadap tenaga medis maupun peserta suntik Vaksinasi,”ujar AKP R. Ampri

Kapolsek Bayah mengatakan Kesadaran dan antusias Warga Kecamatan Bayah semakin meningkat khusus nya Warga desa Pamubulan untuk mengikuti Vaksinasi Covid-19,hal ini tentunya berkat sosialisasi dan kerjasama yang baik antara semua pihak terkait dan menghimbau kepada seluruh Warga masyarakat kecamatan Bayah, agar selalu mematuhi protokol Kesehatan,”Kata Kapolsek

Kapolsek Bayah mengungkapkan “Dengan Vaksinasi covid-19 akan tercipta herd immunity atau kekebalan Tubuh kepada warga masyarakat, sehingga tidak mudah terpapar virus covid-19″

Menurut Kanit Reskrim Polsek Bayah Polres Lebak IPDA ALDIKA M SITORUS S.Tr.K ,Kegiatan ini dalam rangka Monitoring dan Pengamanan, guna mencegah timbulnya gangguan Kamtibmas terhadap tenaga medis maupun peserta suntik Vaksinas

Dan Warga desa Pamubulan sangat Antusias dan menyambut baik kegiatan Team Drive Thru Polsek Bayah Polres Lebak menggelar Vaksinasi Massal Covid-19,” tukasnya.

Red

Cakratara

Facebook Notice for EU! You need to login to view and post FB Comments!

TNI-Polri

Bhabinkamtibmas Polsek Bukateja Bantu Foging Antisipasi Demam Berdarah

Published

on

Bhabinkamtibmas Polsek Bukateja ikut membantu pelaksanaan foging atau pengasapan di lokasi warga terjangkit demam berdarah

PURBALINGGA, CAKRATARA – Bhabinkamtibmas Polsek Bukateja ikut membantu pelaksanaan foging atau pengasapan di lokasi warga terjangkit demam berdarah yang dilaksanakan di Desa Kutawis, Kecamatan Bukateja, Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah pada Kamis (27/1/2022).

Foging dilakukan menggunakan enam alat dari dinas kesehatan yang dalam pelaksanaan foging dilakukan di seluruh pemukiman warga wilayah dusun V Desa Kutawis, Kecamatan Bukateja, Kabupaten Purbalingga guna mengantisipasi penyakit demam berdarah.

Kapolsek Bukateja AKP Wartono mengatakan hari ini dilakukan foging oleh pihak dinas kesehatan dan puskesmas yang dibantu oleh Bhabinkamtibmas Polsek Bukateja guna mencegah dan mengantisipasi penyakit demam berdarah.

“Foging dilakukan dalam rangka memutus siklus perkembangbiakan nyamuk penyebab demam berdarah, dimana di Desa Kutawis terdapat sepuluh kasus warga terjangkit demam berdarah,” katanya.

Dijelaskan Kapolsek Bukateja, bahwa dari data kasus demam berdarah yang terjadi beberapa waktu di Desa Kutawis, satu warga meninggal dunia. Oleh sebab itu, dilakukan foging untuk mencegah perkembangbiakan nyamuk oenyebab demam berdarah.

“Dengan foging yang dilakukan harapannya tidak ada lagi warga di Desa Kutawis yang terjangkit demam berdarah,” katanya.

Kapolsek Bukateja berpesan kepada masyarakat untuk mendukung pemberantasan demam berdarah. “Hal yang dilakukan bisa melalui 3M yaitu menguras tempat penampungan air, menutup tempat penampungan air dan mengubur barang bekas yang dapat menjadi tempat air menggenang,” tutupnya.

Budi Santoso
Cakratara

Facebook Notice for EU! You need to login to view and post FB Comments!
Continue Reading

TNI-Polri

Lulusan Sarjana, Yuk Daftar Polisi di Polda Banten, Ini Persyaratannya

Published

on

Kabar gembira bagi putra dan putri lulusan sarjana di Banten bahwa telah dibuka pendaftaran menjadi anggota Polri

SERANG, CAKRATARA – Kabar gembira bagi putra dan putri lulusan sarjana di Banten bahwa telah dibuka pendaftaran menjadi anggota Polri melalui seleksi penerimaan Sekolah Inspektur Polisi Sumber Sarjana (SIPSS) Tahun 2022 yang dibuka pada Rabu (26/01) hingga Minggu (30/01).

Karo SDM Polda Banten Kombes Pol Dwita Kumu menyampaikan bahwa dalam penerimaan SIPSS Tahun 2022 terdapat persyaratan umum dan persyaratan khusus. “Polri kembali memberikan kesempatan kepada lulusan sarjana yang ingin mendaftarkan diri sebagai anggota Polri melalui seleksi penerimaan SIPSS Tahun 2022,” ujar Dwita Kumu saat dikonfirmasi pada Kamis (27/01) pagi.

Karo SDM Polda Banten Kombes Pol Dwita Kumu menjelaskan persayaratan umum untuk mengikuti seleksi penerimaan SIPSS Tahun 2022 diantaranya berumur paling rendah 18 tahun, maksimal 40 tahun untuk Dokter Spesialis, maksimal 33 tahun untuk S2, S2 Profesi dan Pilot, maksimal 29 tahun untuk S1 Profesi, maksimal 26 tahun untuk S1 dan D IV, sehat jasmani dan bebas narkoba, tidak sedang terlibat kasus pidana atau pernah dipidana yang dibuktikan dengan Surat Keterangan Catatan Kepolisan (SKCK) dari Polres setempat.

Dwita Kumu mengatakan bahwa seleksi penerimaan SIPSS adalah sekolah pendidikan kepolisian untuk lulusan D4, Sarjana (S1), Sarjana Profesi (S1-Profesi) dan S2. Adapun persyaratan khusus berijazah Dokter Spesialis Mikrobiologi Klinik dan Patologi Anatomi, berijazah S2 Psikologi Profesi dan Ilmu Tafsir.

“Untuk yang berijazah S1 diantaranya S1 Kedokteran Umum dan Kedokteran Gigi, S1 Farmasi profesi apoteker, S1 Ilmu Gizi, S1 Biologi, S1 Teknik Informatika Programing, Jaringan, dan Database, S1 Ilmu Komunikasi Jurnalistik dan Public Relation, S1 Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat, S1 Desain Komunikasi Visual, S1 Teknik Elektro Arus Lemah, S1 Teknik Metalurgi, S1 Teknik Industri, S1 Kimia, S1 Hubungan Internasional, S1 Sastra Jepang dan China, S1 Pendidikan Olahraga, S1 Teknologi Pendidikan, S1 Ilmu Sejarah, S1 Ekonomi Manajemen, S1 Akuntansi, dan S1 Semua Prodi khusus Pilot dengan sertefikat CPL IR Flying School,” jelas Karo SDM Polda Banten Kombes Pol Dwita Kumu.

Dwita Kumu menambahkan bahwa untuk yang berijazah D IV adalah Ahli Nautika dan Ahli Teknika Tingkat 3 dengan wajib memiliki ijazah dari Ditjen Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan Republik Indonesia, dan D IV Ketatalaksanaan Angkutan Laut dan Pelabuhan.

“Khusus untuk Program Studi Kedokteran, Dokter Umum dan Dokter Gigi wajib mempunyai Surat Tanda Selesai Internsip (STSI) atau Surat Tanda Registrasi (STR) defenitif,” kata Dwita Kumu.

Untuk lulusan yang berasal dari Perguran Tinggi atau Swasta dengan program studi yang terakreditasi A dan B serta terdaftar di BAN-PT dengan IPK Minimal 2,75 wajib melampirkan tanda lulus atau ijazah yang dilegalisir oleh pembantu dekan bidang akademik.

“Dalam seleksi penerimaan SIPSS persyaratan khusus lainnya yaitu tinggi badan minimal pria 158cm dan wanita 155cm dengan berat badan seimbang menurut ketentuan yang berlaku,” ucap Karo SDM Polda Banten Kombes Pol Dwita Kumu.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Banten Kombes Pol Shinto Silitongan mensosialsikan tata cara pendaftaran online yaitu dengan membuka website penerimaan.polri.go.id, pendaftar memilih jenis seleksi SIPSS pada halaman utama website, mengisi formulir registrasi yang berkaitan dengan identitas pendaftar, memasukkan NIK yang terdaftar di Disdukcapil, identitas orang tua dan keterangan lainnya, pendaftar wajib memberikan data yang benar dan akurat pada formulir registrasi.

“Setelah pendaftar berhasil mengisi formulir, selanjutnya pendaftar akan mendapatkan nomor registrasi online beserta username dan password yang digunakan untuk melakukan login menuju dashboard pendaftar, kemudian pendaftar akan mendapatkan hasil cetak formulir registrasi digunakan untuk verifikasi di Polda setempat sebagai Panitia Daerah, dan batas waktu verifikasi paling lama 4 hari terhitung sejak pendaftaran online,” kata Shinto Silitonga.

Diakhir, Shinto Silitonga mengajak kepada lulusan saraja di Banten agar mendaftarkan diri sebagai anggota Polri melalui seleksi penerimaan SIPSS Tahun 2022 di Polda Banten. “Inilah waktunya bagi para putra dan putri lulusan sarjana untuk mendaftarkan diri sebagai anggota Polri dalam memberikan pengabdian kepada bangsa dan negara,” tandasnya.

Perlu diketahui info lebih lengkap bisa di akses melalui link https://penerimaan.polri.go.id/newapi/asset/image.php/pdf/PENGUMUMAN_PENERIMAAN_SIPSS_TA_2022.pdf atau bisa datang langsung ke Biro SDM Polda Banten.

Anton
Cakratara

Facebook Notice for EU! You need to login to view and post FB Comments!
Continue Reading
Advertisement

Facebook

Trending