Connect with us

Nusantara

Lapas Rangkasbitung Hattrick, Raih Penghargaan Pelayanan Publik Berbasis HAM

Published

on

Lapas Rangkasbitung yang mengacu pada Peraturan Menteri Hukum dan HAM Nomor 27 Tahun 2018 tentang Penghargaan Pelayanan Publik

LEBAK, CAKRATARA – Dalam rangka memperingati Hari HAM Sedunia yang jatuh tanggal 10 Desember 2021, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Rangkasbitung kembali meraih penghargaan untuk yang ketiga kalinya atas Pelayanan Publik Berbasis Hak Asasi Manusia (HAM), Senin (6/12/2021).

Tim verifikator dari Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Hukum dan HAM Banten dan Direktoeat Jenderal HAM RI, sebelumnya telah melaksanakan serangkaian penilaian terhadap Lapas Rangkasbitung yang mengacu pada Peraturan Menteri Hukum dan HAM Nomor 27 Tahun 2018 tentang Penghargaan Pelayanan Publik Berbasis HAM.

Berdasarkan peraturan tersebut, kriteria Unit Pelaksana Teknis (UPT) yang dapat meraih penghargaan Pelayanan Publik Berbasis HAM adalah harus memiliki aksesibilitas, fasilitas, ketersediaan petugas yang siaga, serta kepatuhan pejabat, petugas, dan pelaksana terhadap standar masing-masing bidang pelayanan.

Kalapas Rangkasbitung, Budi Ruswanto menjelaskan bahwa penghargaan yang diraih ini berkat dukungan, masukan dan kritik dari semua pihak termasuk penerima layanan itu sendiri.

“Alhamdulillah untuk ketiga kakinya berturut-turut sejak tahun 2019 sampai sekarang kita tidak pernah absen mendapatkan dan mempertahankan penghargaan dimaksud, tentu prosesnya tidak mudah, berkat kerjasama tim, kita bisa mewujudkannya” ujar Kalapas.

Kalapas menambahkan bahwa Penghargaan ini menjadi salah satu indikator bahwa layanan saat ini harus menyesuaikan perkembangan dan reformsi birokrasi yang tiada lain adalah untuk kemudahan  berbasis HAM.

“Semoga dengan mendapatkan kembali penghargaan ini tentunya semakin memotivasi Lapas Rangkasbitung untuk lebih meningkatkan dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dan Warga Binaan, serta kepada pegawai untuk dapat memberikan dedikasi terbaik dan menjaga integritas,” tutup Kalapas.

Senada dengan Kalapas, Humas Lapas Rangkasbitung, Eka Yogaswara mengamini capaian Lapas Rangkasbitung.

“Iya benar, tadi di cilegon, Pa Kalapas sendiri yang terima langsung penghargaannya dari Dirjen HAM melalui Kakanwil Banten. Dengan penghargaan ini, Lapas Rangkasbitung menjadi satu-satunya UPT di wilayah banten yang mampu meraih Hatrik penghargaan HAM dari 2019, 2020 dan 2021” Pungkasnya.

Anton Hermawan
Cakratara

Facebook Notice for EU! You need to login to view and post FB Comments!

Nusantara

9 Calon Pimpinan Baznas Ikuti Seleksi Verifikasi

Published

on

Setelah melakukan tahapan seleksi, sebanyak 9 (sembilan) orang calon pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Padang

PADANG, CAKRATARA – Setelah melakukan tahapan seleksi, sebanyak 9 (sembilan) orang calon pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Padang periode 2022-2027 akhirnya resmi mengikuti seleksi verifikasi faktual (wawancara).

Kegiatan seleksi akhir untuk mendapatkan pimpinan Baznas Kota Padang yang baru tersebut resmi dibuka oleh Wali Kota Padang Hendri Septa di Kyriad Hotel Bumi Minang, Sabtu (22/1/2022).

Turut hadir, Ketua Tim Seleksi (Timsel) Calon Pimpinan Baznas Kota Padang periode 2022-2027 Prof. Dr. Asasriwarni, MA, MH beserta para Timsel lainnya, Pimpinan Baznas RI Kol. Caj (Purn) Drs. Nur Chamdani, Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Padang Edy Oktafiandy, Ketua MUI Kota Padang Japeri Jarab dan Kabag Kesra Setda Kota Padang Fuji Astomi.

9 nama peserta calon pimpinan Baznas yang mengikuti seleksi verifikasi faktual tersebut diantaranya adalah Wardas Tanjung, Muhammad Mufti Syarief, Darmadi, Masni Bujang serta Jafri. Selanjutnya Siril Firdaus, Yultel Ardi, Arfinel dan Yuspardi.

Dalam sambutan dan arahannya, Wali Kota (Wako) Padang mengatakan menyambut baik dilaksanakannya pemilihan calon pimpinan Baznas Kota Padang untuk periode lima tahun ke depan. Dimana hal ini dilakukan menyusul berakhirnya era kepemimpinan pengurus Baznas periode sebelumnya.

“Hal ini juga sesuai dengan Undang-undang (UU) Nomor 23 Tahun 2011 Tentang Pengelolaan Zakat dan Peraturan Badan Amil Zakat Nasional Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2019 Tentang Tata Cara Pengangkatan dan Pemberhentian Pimpinan Badan Amil Zakat Nasional Kabupaten/Kota,” kata Wako.

Orang nomor satu di Kota Padang itu pun juga tak lupa mengucapkan apresiasi dan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada pimpinan Baznas Kota Padang periode sebelumnya yang sangat banyak berjasa bagi perkembangan Baznas Kota Padang.

“Atas nama Pemerintah Kota Padang, kita tentu berharap para pimpinan Baznas Kota Padang yang terpilih nantinya senantiasa amanah dan mampu memaksimalkan potensi yang ada. Terutama sekali menjaga dan meningkatkan kinerja Baznas Kota Padang hingga masa-masa yang akan datang,” harapnya.

Selanjutnya orang nomor satu di Kota Padang itu juga menyebut peran Baznas Kota Padang sangat penting sebagai lembaga nonstruktural yang memberikan kontribusi bagi Kota Padang. Melalui program-programnya Baznas sangat memiliki andil di bidang pembangunan kesejahteraan masyarakat serta penanggulangan kemiskinan melalui pengelolaan dana zakat.

“Baznas Kota Padang memiliki peran dalam mengayomi dan mencarikan solusi bagi semua elemen masyarakat terutama bagi para ‘mustahiq’. Salah satunya juga dalam menangani pandemi Covid-19 serta dampaknya secara sosial ekonomi bagi masyarakat,” tutur Wali Kota.

Sementara pada saat yang sama Ketua Timsel Calon Pimpinan Baznas Kota Padang periode 2022-2027Prof. Dr. Asasriwarni, MA, MH menyebutkan, terkait proses seleksi calon pimpinan Baznas Kota Padang tersebut telah melewati sejumlah rangkaian tahap seleksi.

“Mulai dari memberikan pengumuman dan pembukaan pendaftaran, seleksi administrasi, kompetensi hingga tahap akhir yakni verifikasi faktual,” sebutnya.

Ia membeberkan untuk tahapan seleksi awalnya peserta yang mendaftar sebanyak 44 orang, namun dalam seleksi administrasi terdapat 3 orang yang tidak memenuhi syarat sehingga tersisa 41 orang.

“Setelah itu mereka pun melanjutkan proses seleksi kompetensi yang dihadapkan pada ujian 3 materi yakni wawasan tentang zakat, kebangsaan dan misi Kota Padang. Akhirnya terpilihlah 20 nama yang memenuhi syarat untuk mengikuti proses seleksi wawancara dan akhirnya menyisakan 10 orang diantaranya,” tambahnya.

Dikatakannya, dari 10 nama tersisa ini terdapat 1 orang yang tidak memenuhi syarat sehingga total menjadi 9 orang peserta calon pimpinan Baznas. Sehingga 9 nama yang kita kirimkan ke Bapak Wali Kota dan juga Baznas Pusat.

“Alhamdulillah kesembilan orang tersebut kali ini diverifikasi oleh Baznas Pusat dan nanti akan diplenokan untuk menentukan 5 orang terpilih sebagai pimpinan Baznas Kota Padang periode 2022-2027. Semoga nanti akan terpilih Ketua dan anggota pimpinan Baznas yang terbaik dari yang baik tentunya,” tutup Prof Asasriwarni.

Di akhir kegiatan Wali Kota Padang Hendri Septa menerima plakat dari Baznas RI sebagai bentuk apresiasi yang diserahkan Pimpinan Baznas RI Kol. Caj (Purn) Drs.Nur Chamdani.

Sepriyanto
Cakratara

Facebook Notice for EU! You need to login to view and post FB Comments!
Continue Reading

Nusantara

Bupati Rocky Tinjau Vaksinasi Anak di Kecamatan Julok

Published

on

Bupati Rocky memantau pelaksanaan vaksinasi untuk anak (SD) di Kecamatan Julok yang dipusatkan di SDN Buket Seuraja, Kabupaten Aceh Timur

ACEH TIMUR, CAKRATARA – Bupati Rocky memantau pelaksanaan vaksinasi untuk anak Sekolah Dasar (SD) di Kecamatan Julok yang dipusatkan di SDN Buket Seuraja, Kabupaten Aceh Timur pada Sabtu (22/1/2022).

Pada kunjungan tersebut, Bupati Aceh Timur didampingi, Kepala Dinas Pendidian dan Kebudayaan Aceh Timur, Saiful Basri, S.Pd, M.Pd Kasatpol PP Aceh Timur T. Amran, SE, MM dan Kadis Kesehatan Aceh Timur, Sahminan SKM

“Saya ucapkan terimakasih kepada seluruh kepada sekolah yang ada di Kecamatan Julok, yang hari ini sudah melaksanakan vaksinasi Covid-19. Terimasih juga untuk orang tua anak yang sudah mendukung anak mereka untuk vaksinasi supaya sehat,” ujar Bupati Aceh Timur, H. Hasballah Bin H.M Thaib, SH.

Bupati yang akrab disapa Rocky ini juga berharap Kecamatan Julok dalam satu bulan ini mampu mencapai vaksinasi 100 persen khususnya untuk vaksinasi anak usia 6-11 tahun. Kepada masyarakat Aceh Timur Bupati juga berharap agar dalam waktu dekat ini vaksinasi harus mencapai 100 persen.

“Supaya terbebas dari persoalan, dan masyarakat sehat. Saya juga berharap kepada tim vaksinasi, baik di kecamatan maupun di kabupaten harus bekerja ekstra, ini semua untuk sehatan bersama. Kita sekarang jangan lagi percaya dengan berita hoaks,” tutur Bupati Aceh Timur.

Dikatakannya, vaksinasi bukan hanya diwajibkan untuk masyarakat biasa, tapi vaksinasi untuk semua lapisan masyarakat. Menurutnya, orang akan berangkat haji juga wajib vaksin. Vaksin juga dapat mempermudah segala urusan khsusunya saat bepergian menggunakan pesawat terbang.

“Yang intinya vaksinasi dapat membuat kita sehat. Jangan takut vaksinasi, vaksinasi dapat mencegah kita dari terpapar Covid-19. Saya berharap semua anak usia 6-11, dan semua masyarakat divaksin Covid-19,” tutup Bupati Rocky.

Selain memantau proses vaksinasi, Bupati Aceh Timur H. Hasballah Bin H.M Thaib, SH juga menyerahkan dua unit sepeda untuk murid SD yang mampu menghafal ayat pendek dihadapan Bupati. Selain itu, murid yang sudah divaksin mendapat hadiah buku dari panitia pelaksana vaksinasi.

Seementara itu, berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Aceh Timur, Hingga Jumat (21/1/2022) sebanyak 5.098 atau 9,9 persen anak usia 6-11 tahun di Kabupaten Aceh Timur sudah disuntik vaksin Covid-19.

Rahmat
Cakratara

Facebook Notice for EU! You need to login to view and post FB Comments!
Continue Reading
Advertisement

Facebook

Trending