Connect with us

TNI-Polri

Tingkatkan Sinergitas dan Soliditas, Panglima TNI Kunjungi Kapolri

Published

on

Dalam kesempatan itu, kedua Jenderal tersebut salah satunya membahas soal ditingkatkannya sinergitas dan soliditas TNI-Polri.

JAKARTA, CAKRATARA – Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa menyambangi Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa (23/11/2021). Dalam kesempatan itu, kedua Jenderal tersebut salah satunya membahas soal ditingkatkannya sinergitas dan soliditas TNI-Polri. Bu”Baru saja kami bersama pejabat utama Mabes Polri menerima Pak Panglima TNI yang baru, tentunya banyak hal yang kita diskusikan, seperti kedepan akan kita tingkatkan sinergitas dan soliditas TNI-Polri,” kata Sigit.

Selain itu, kata mantan Kapolda Banten ini, pertemuan tersebut juga membahas terkait dengan menyelesaikan tugas yang telah diberikan oleh Presiden Indonesia Joko Widodo (Jokowi) terkait dengan penanganan dan pengendalian Covid-19.

Diantaranya adalah menyelesaikan target dari Presiden Indonesia terkait akselerasi percepatan vaksinasi Covid-19 sebesar 70 persen yang harus tercapai di akhir tahun 2021 ini.

“Bagaimana juga bagaimana kita sama-sama selesaikan tugas yang selama ini menjadi tugas diberikan oleh Pemerintah khususnya Pak Presiden pada kami berdua kepada TNI-Polri seperti akselerasi terkait progres vaksinasi yang saat ini sedang kita kejar mencapai 70 persen di akhir Desember,” ujar eks Kabareskrim Polri ini.

Tak hanya itu, Sigit memaparkan bahwa, keduanya juga membahas soal perubahan paradigma soal penanganan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat di Indonesia, seperti di Papua serta Poso.

“Dan juga kegiatan lain tentunya akan terus kita bangun kita tingkatkan untuk memperkuat kemudian, membesarkan apa yang selama ini sudah kita jalin khususnya dalam hal sinergitas dan soliditas,” ucap eks Kapolda Banten.

Untuk penguatan sinergitas dari tataran atas hingga ke bawah, Sigit menyebut soal pelaksanaan pendidikan antara prajurit TNI-Polri yang selama ini sudah berjalan dengan baik. Sehingga, kedepannya akan terus dipertahankan serta diperkuat lagi.

“Kapolri dan seluruh jajaran tentunya mengucapkan selamat kepada Panglima TNI baru. Dan kami siap terus kerjasama bersinergi tingkatkan soliditas untuk menjaga stabilitas keamanan negara, keamanan masyarakat dan juga sukseskan program Pemerintah khususnya dalam hal penanganan Covid-19, pemulihan ekonomi nasional dan tugas lain yang tentunya menjadi tugas kita bersama itu yang bisa kami sampaikan,” papar Sigit.

Sementara itu, Panglima TNI menyebut bahwa, pertemuan yang dilakukan oleh Kapolri untuk memperkuat apa yang sudah berjalan selama ini. Serta memperbaiki kekurangan yang ada.

“Kami datang kepada Kapolri di Mabes Polri untuk secara resmi menyampaikan apa yang mungkin Pak Kapolri dan staf yang selama ini sudah beroperasi punya pesan atau evaluasi yang perlu saya tahu. Supaya dalam memulai tugas saya ini saya sudah bisa langsung melakukan perbaikan berdasarkan masukan dari Kapolri khususnya hubungan tugas yang memang melibatkan kedua institusi,” tutup Andika.

Red
Cakratara

TNI-Polri

Bhabinkamtibmas Polsek Bukateja Bantu Foging Antisipasi Demam Berdarah

Published

on

Bhabinkamtibmas Polsek Bukateja ikut membantu pelaksanaan foging atau pengasapan di lokasi warga terjangkit demam berdarah

PURBALINGGA, CAKRATARA – Bhabinkamtibmas Polsek Bukateja ikut membantu pelaksanaan foging atau pengasapan di lokasi warga terjangkit demam berdarah yang dilaksanakan di Desa Kutawis, Kecamatan Bukateja, Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah pada Kamis (27/1/2022).

Foging dilakukan menggunakan enam alat dari dinas kesehatan yang dalam pelaksanaan foging dilakukan di seluruh pemukiman warga wilayah dusun V Desa Kutawis, Kecamatan Bukateja, Kabupaten Purbalingga guna mengantisipasi penyakit demam berdarah.

Kapolsek Bukateja AKP Wartono mengatakan hari ini dilakukan foging oleh pihak dinas kesehatan dan puskesmas yang dibantu oleh Bhabinkamtibmas Polsek Bukateja guna mencegah dan mengantisipasi penyakit demam berdarah.

“Foging dilakukan dalam rangka memutus siklus perkembangbiakan nyamuk penyebab demam berdarah, dimana di Desa Kutawis terdapat sepuluh kasus warga terjangkit demam berdarah,” katanya.

Dijelaskan Kapolsek Bukateja, bahwa dari data kasus demam berdarah yang terjadi beberapa waktu di Desa Kutawis, satu warga meninggal dunia. Oleh sebab itu, dilakukan foging untuk mencegah perkembangbiakan nyamuk oenyebab demam berdarah.

“Dengan foging yang dilakukan harapannya tidak ada lagi warga di Desa Kutawis yang terjangkit demam berdarah,” katanya.

Kapolsek Bukateja berpesan kepada masyarakat untuk mendukung pemberantasan demam berdarah. “Hal yang dilakukan bisa melalui 3M yaitu menguras tempat penampungan air, menutup tempat penampungan air dan mengubur barang bekas yang dapat menjadi tempat air menggenang,” tutupnya.

Budi Santoso
Cakratara

Continue Reading

TNI-Polri

Lulusan Sarjana, Yuk Daftar Polisi di Polda Banten, Ini Persyaratannya

Published

on

Kabar gembira bagi putra dan putri lulusan sarjana di Banten bahwa telah dibuka pendaftaran menjadi anggota Polri

SERANG, CAKRATARA – Kabar gembira bagi putra dan putri lulusan sarjana di Banten bahwa telah dibuka pendaftaran menjadi anggota Polri melalui seleksi penerimaan Sekolah Inspektur Polisi Sumber Sarjana (SIPSS) Tahun 2022 yang dibuka pada Rabu (26/01) hingga Minggu (30/01).

Karo SDM Polda Banten Kombes Pol Dwita Kumu menyampaikan bahwa dalam penerimaan SIPSS Tahun 2022 terdapat persyaratan umum dan persyaratan khusus. “Polri kembali memberikan kesempatan kepada lulusan sarjana yang ingin mendaftarkan diri sebagai anggota Polri melalui seleksi penerimaan SIPSS Tahun 2022,” ujar Dwita Kumu saat dikonfirmasi pada Kamis (27/01) pagi.

Karo SDM Polda Banten Kombes Pol Dwita Kumu menjelaskan persayaratan umum untuk mengikuti seleksi penerimaan SIPSS Tahun 2022 diantaranya berumur paling rendah 18 tahun, maksimal 40 tahun untuk Dokter Spesialis, maksimal 33 tahun untuk S2, S2 Profesi dan Pilot, maksimal 29 tahun untuk S1 Profesi, maksimal 26 tahun untuk S1 dan D IV, sehat jasmani dan bebas narkoba, tidak sedang terlibat kasus pidana atau pernah dipidana yang dibuktikan dengan Surat Keterangan Catatan Kepolisan (SKCK) dari Polres setempat.

Dwita Kumu mengatakan bahwa seleksi penerimaan SIPSS adalah sekolah pendidikan kepolisian untuk lulusan D4, Sarjana (S1), Sarjana Profesi (S1-Profesi) dan S2. Adapun persyaratan khusus berijazah Dokter Spesialis Mikrobiologi Klinik dan Patologi Anatomi, berijazah S2 Psikologi Profesi dan Ilmu Tafsir.

“Untuk yang berijazah S1 diantaranya S1 Kedokteran Umum dan Kedokteran Gigi, S1 Farmasi profesi apoteker, S1 Ilmu Gizi, S1 Biologi, S1 Teknik Informatika Programing, Jaringan, dan Database, S1 Ilmu Komunikasi Jurnalistik dan Public Relation, S1 Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat, S1 Desain Komunikasi Visual, S1 Teknik Elektro Arus Lemah, S1 Teknik Metalurgi, S1 Teknik Industri, S1 Kimia, S1 Hubungan Internasional, S1 Sastra Jepang dan China, S1 Pendidikan Olahraga, S1 Teknologi Pendidikan, S1 Ilmu Sejarah, S1 Ekonomi Manajemen, S1 Akuntansi, dan S1 Semua Prodi khusus Pilot dengan sertefikat CPL IR Flying School,” jelas Karo SDM Polda Banten Kombes Pol Dwita Kumu.

Dwita Kumu menambahkan bahwa untuk yang berijazah D IV adalah Ahli Nautika dan Ahli Teknika Tingkat 3 dengan wajib memiliki ijazah dari Ditjen Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan Republik Indonesia, dan D IV Ketatalaksanaan Angkutan Laut dan Pelabuhan.

“Khusus untuk Program Studi Kedokteran, Dokter Umum dan Dokter Gigi wajib mempunyai Surat Tanda Selesai Internsip (STSI) atau Surat Tanda Registrasi (STR) defenitif,” kata Dwita Kumu.

Untuk lulusan yang berasal dari Perguran Tinggi atau Swasta dengan program studi yang terakreditasi A dan B serta terdaftar di BAN-PT dengan IPK Minimal 2,75 wajib melampirkan tanda lulus atau ijazah yang dilegalisir oleh pembantu dekan bidang akademik.

“Dalam seleksi penerimaan SIPSS persyaratan khusus lainnya yaitu tinggi badan minimal pria 158cm dan wanita 155cm dengan berat badan seimbang menurut ketentuan yang berlaku,” ucap Karo SDM Polda Banten Kombes Pol Dwita Kumu.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Banten Kombes Pol Shinto Silitongan mensosialsikan tata cara pendaftaran online yaitu dengan membuka website penerimaan.polri.go.id, pendaftar memilih jenis seleksi SIPSS pada halaman utama website, mengisi formulir registrasi yang berkaitan dengan identitas pendaftar, memasukkan NIK yang terdaftar di Disdukcapil, identitas orang tua dan keterangan lainnya, pendaftar wajib memberikan data yang benar dan akurat pada formulir registrasi.

“Setelah pendaftar berhasil mengisi formulir, selanjutnya pendaftar akan mendapatkan nomor registrasi online beserta username dan password yang digunakan untuk melakukan login menuju dashboard pendaftar, kemudian pendaftar akan mendapatkan hasil cetak formulir registrasi digunakan untuk verifikasi di Polda setempat sebagai Panitia Daerah, dan batas waktu verifikasi paling lama 4 hari terhitung sejak pendaftaran online,” kata Shinto Silitonga.

Diakhir, Shinto Silitonga mengajak kepada lulusan saraja di Banten agar mendaftarkan diri sebagai anggota Polri melalui seleksi penerimaan SIPSS Tahun 2022 di Polda Banten. “Inilah waktunya bagi para putra dan putri lulusan sarjana untuk mendaftarkan diri sebagai anggota Polri dalam memberikan pengabdian kepada bangsa dan negara,” tandasnya.

Perlu diketahui info lebih lengkap bisa di akses melalui link https://penerimaan.polri.go.id/newapi/asset/image.php/pdf/PENGUMUMAN_PENERIMAAN_SIPSS_TA_2022.pdf atau bisa datang langsung ke Biro SDM Polda Banten.

Anton
Cakratara

Continue Reading
Advertisement

Facebook

Trending