Connect with us

Nusantara

Maraknya Truk Parkir Liar, Ormas BBP Maja Gelar Unras Tuntut 3 Poin

Published

on

Ormas Badak Banten Perjuangan (BBP) DPAC Maja Kabupaten Lebak menggelar aksi unjuk rasa (Unras) terkait maraknya truk parkir liar

LEBAK, CAKRATARA – Ormas Badak Banten Perjuangan (BBP) DPAC Maja Kabupaten Lebak menggelar aksi unjuk rasa (Unras) terkait maraknya truk parkir liar kendaraan Tronton pengangkut tanah yang parkir di bahu jalan sehingga meresahkan warga sekitar juga pengguna jalan.

Kegiatan aksi unjuk rasa pada Kamis (18/11/21) sekira pukul 09.00 WIB tersebut diawali dengan melakukan orasi di Kantor Kecamatan Maja dan diakhiri dengan long march mulai dari Koramil, Polsek, dan Desa Pasir Kacapi.

Ormas Badak Banten Perjuangan (BBP) DPAC Maja Kabupaten Lebak menggelar aksi unjuk rasa (Unras) terkait maraknya truk parkir liar

Dalam aksi unjuk rasa turut hadir Ketua, pengurus, dan anggota Ormas BBP Kecamatan Maja, dari wilayah kecamatan lain seperti BBP DPAC Rangkasbiitung, Pamarayan, perwakilan wilayah yang zona 6, Panggarangan, Cimarga, serta pengurus DPC dan DPP Badak Banten Perjuangan.

Sedangkan Korlap aksi dalam aksi unjuk rasa tersebut di pimpin langsung oleh Ma’ruf dan Robert.

Ma’ruf menuturkan bahwa aksi unjuk rasa ini dasari oleh rute lintas truk tronton angkutan tanah merah yang diduga merusak kontur jalan yang dibangun pemerintah. Di sisi lain, maraknya truk parkir liar dan lalu lalang truk tanah merah yang dapat menyebabkan kemacetan, polusi udara, dan rentan menyebabkan kecelakaan, serta melebihi pembatas jalan yang ukurannya terbatas.

“Atas dasar itu kami bersama kawan-kawannya mendesak Muspika Kecamatan Maja Kabupaten Lebak agar segera mengalihkan rute jalan jalur armada tronton pengangkut tanah urugan yang berceceran di ruas jalan yang dapat menyebabkan kecelakan bagi pengguna jalan lain atau masyarakat sekitar agar segera ditertibkan,” tegas Ma’ruf.

Dalam orasinya di depan Kantor Kecamatan Maja, Ma’ruf selaku Ketua Ormas BBP DPAC manyampaikan 3 tuntutan, pertama rute jalan Maja-Rangkasbitung steril dari truk tronton yang bertonase muatan berlebihan, kedua parkir liar di bahu jalan itu harus ditertibkan, ketiga pihak aparat penegak hukum khususnya polsek kecamatan Maja agar segera menindak tegas oknum-oknum truk tronton yang parkir liar di bahu jalan karena diduga telah melanggar undang-undang lalu lintas angkutan jalan (UULAJ) Nomor 22 tahun 2009.

“Sementara ini kami belum puas selama masih ada mobil tronton-tronton yang berkeliaran parkir liar di bahu jalan, kami akan tetap mengawal dengan benar-benar memantau janji-janji pihak muspika yang akan menepati janji bahwa tidak akan ada lagi mobil tronton yang parkir di bahu jalan,” tandasnya.

Ma’ruf juga menambahkan bahwa dirinya beserta kawan-kawannya akan menggelar aksi unjuk rasa kembali jika tuntutannya tidak dipenuhi oleh pihak muspika juga oleh aparat penegak hukum (APH) dalam hal ini pihak kepolisian selaku pihak yang paling berwenang dalam menindak tegas para oknum kendaraan tronton yang parkir liar di bahu jalan.

“Jika dalam tenggat waktu 4 hari atau maksimal satu minggu truk-truk tronton masih parkir liar dan tidak ada perubahan, maka kami akan menggelar aksi unjuk rasa kembali,” tutupnya.

Herdi Sudrajat
Cakratara

Facebook Notice for EU! You need to login to view and post FB Comments!

Redaksi Cakratara.com melayani Hak Jawab, dan Hak Koreksi apabila ada keberatan atau ketidakpuasan dengan pemberitaan kami dan menjadi sengketa.

Nusantara

Menjelang Milad GAM, Bupati Aceh Timur Himbau Perdamaian

Published

on

Menjelang Milad GAM ke-45 tahun pada 4 Desember 2021 mendatang, Bupati menghimbau masyarakat Aceh Timur tidak anarkis

ACEH, TIMUR, CAKRATARA – Menjelang Milad GAM ke-45 tahun pada 4 Desember 2021 mendatang, Bupati Aceh Timur H Hasballah Bin HM Thaib SH menghimbau masyarakat Aceh Timur tidak anarkis dan tetap menjaga perdamaian.

“Tolong pada empat Desember khusus kombatan dan umumnya masyarakat Aceh Timur jangan ada yang anarkis dan tetap menjaga perdamaian yang telah kita capai ini dengan baik,” harap Bupati Aceh Timur yang akrab disapa Rocky ini, dalam siaran pers yang dikeluarkan melalui Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Aceh Timur, Senin (29/11/2021).

Menurut Rocky, untuk kegiatan seperti bakti sosial dan doa bersama tidak jadi persoalan, apalagi bersifat untuk kebaikan dan kemaslahatan ummat. Asal jangan melakukan tindakan anarkis yang dapat melanggar dengan hukum.

“Kalau melakukan kegiatan bakti sosial maupun doa bersama itu silahkan saja, karena tidak tidak bertentangan dengan hukum apalagi tujuannya juga baik, yang penting dalam merayakan Milad 4 Desember tidak anarkis. Berbuat baik kepada masyarakat lebih bagus dari pada melakukan tindakan yang melanggar dengan hukum,” kata Rocky.

Terkait persoalan menaikkan bendera, menurut Bupati Aceh Timur ini alangkah baiknya menunggu intruksi pimpinan, kalau pimpinan katakan boleh baru bisa dinaikkan, namun jika kata pimpinan tidak boleh, maka tidak boleh dilakukan.

“Kalau terkait penaikan bendera Bintang Bulan kita tunggu intruksi dari pimpinan, jika intruksi dari pimpinan boleh baru bisa, kalau tidak maka tidak boleh,” tandas Bupati Aceh Timur Rocky.

Sebagai kepala daerah di Aceh Timur, Rocky sangat berharap agar kondisi di Aceh Timur tetap kondusif, dan masyarakat diminta tetap menjaga perdamaian Aceh yang telah berjalan selama 16 tahun sejak ditandatanganinya MoU Helsinki, pada 15 Agustus 2005 lalu.

“Menjelang Milad GAM yang ke 45 tahun, saya turut mengucapkan selamat, semoga Aceh tetap dalam kedamaian demi menuju masa depan Aceh yang lebih baik,” ucap Rocky mengakhiri keterangannya.

Rahmat
Cakratara

Facebook Notice for EU! You need to login to view and post FB Comments!
Continue Reading

Nusantara

Desa Mekarmanik Melaksanakan Perbaikan Jalan Tanjakan Kadusati

Published

on

Lokasi jalan ini memang titik lokasi yang benar-benar parah dan perlu perbaikan selain jalan utama menuju Desa Mekarmanik

LEBAK, CAKRATARA – Pemerintah Desa Mekarmanik, H Aliyudin melakukan sosialisasi dengan masyarakat setempat, untuk pengurugan dan sekaligus perbaikan jalan tanjakan kadusati pada hari Senin (29/11/2021).

Lokasi jalan ini memang titik lokasi yang benar-benar parah dan perlu perbaikan selain jalan utama menuju Desa Mekarmanik, lokasi ini juga merupakan perbatasan Desa Bojongmanik yang selama ini benar-benar butuh perbaikan dan sekaligus pembangunan.

Aliyudin mengharapkan kepada pemerintahan Lebak, agar bisa membantu dan mendukung pembangunan-pembangunan akses jalan poros Desa, yang selama ini perlu di perbaiki dan di bangun.

Saya sebagai kepala Desa Mekarmanik, berharap semoga kedepannya akses jalan menuju ke Mekarmanik bisa lebih bagus lagi karena dengan bagusnya akses jalan,sangat mempengaruhi kepada tumbuhnya perekonomian masyarakat.jadi kalau akses jalan bagus,masyarakat yang penghasilannya dari bertani,masyarakat kami pun bisa menjual hasil panen dengan harga bagus dan mudah untuk di pasarkan, tuturnya.

Entus yang merupakan salah satu warga Bojongmanik juga menuturkan kepada Awak Media,”Betul pak,jalan ini memang sudah lama rusak dan berlobang, dari mulai perbatasan Desa Bojongmanik sampai kampung baru.akses jalan ini bener-bener sulit untuk di lalui kendaraan karena selain jalanan hancur,juga badan jalan berlubang, ucap Entus.

Sekarang termasuk aga mendingan pak.dulu sangat parah,namun dulu sempat di urug dan di perbaiki oleh pemerintah Desa Mekarmanik (H Aliyudin)sehingga Alhamdulillah akses jalan menjadi sedikit mudah dan lancar untuk para pengguna jalan.

Sekarang Alhamdulillah, H. Aliyudin juga melakukan pengurugan lagi bersama masyarakat setempat untuk di perbaikinya.saya selaku masyarakat,mengucapkan terimakasih kepada pemerintah Desa Mekarmanik yang begitu peduli,sekalipun beliau harus kehujanan, beliau tetap semangat dan selalu menyatu dengan masyarakat, tutupnya.

Suteja
Cakratara

Facebook Notice for EU! You need to login to view and post FB Comments!
Continue Reading
Advertisement

Facebook

Trending

Cakratara.com Klik allow notifications untuk menerima berita dan pembaruan dari kami
Dismiss
Allow Notifications