Connect with us

TNI-Polri

Anjangsana Bhabinkamtibmas Polsek Leuwidamar Untuk Mempererat Silahturahmi

Published

on

Kanit Binmas Polsek Leuwidamar Polres Lebak melakukan anjangsana dan silaturahmi dengan Tokoh Masyarakat (Tomas)

LEBAK, CAKRATARA – Kanit Binmas Polsek Leuwidamar Polres Lebak melakukan anjangsana dan silaturahmi dengan Tokoh Masyarakat (Tomas),Tokoh agama (Toga),Lokasi Desa Jalupangmulya Kecamatan Leuwidamar dan menyampaikan Pesan Pesan Kamtibmas, Selasa (09/11/2021).

Kegiatan anjangsana dan Silahturahmi kepada tokoh masyarakat (Tomas) dan kepada warga desa binaan yang rutin dilaksanakan ini selain anjang sana dan silahturahmi juga, sebagai upaya sebagai anggota Bhabinkamtibmas untuk selalu mendekatkan diri dengan warga binaannya sehingga segala informasi bisa di dapat dari masyarakat.

Dan menghimbau kepada warga masyarakat di desa binaan khususnya Desa Jalupang Mulya agar mematuhi protokol kesehatan, yaitu memakai masker, mencuci tangan, dan kurangi mobilitas, guna memutus mata rantai penyebaran virus Covid-19

Kata Kapolres Lebak Polda Banten AKBP Teddy Rayendra, melalui Kapolsek Leuwidamar AKP Sudedi memerintahkan seluruh jajaran
Bhabinkamtibmas Polsek Leuwidamar Polres Lebak untuk melaksanakan anjangsana dan silaturahmi guna menjaga kondusifitas di wilayah desa binaan nya masing masing, dan meminta Bhabinkamtibmas untuk selalu mendekatkan diri dengan warga binaannya sehingga segala informasi bisa di dapat dari masyarakat,” ujar AKP Sudedi.

Kapolsek Leuwidamar juga menjelaskan, peran penting Bhabinkamtibmas dalam anjang sana dan silaturahmi itu merupakan kegiatan sambang kamtibmas kepada para tokoh agama (toga) tokoh masyarakat (tomas) dan tokoh pemuda (toda) selain mempererat silaturahmi, kegiatan ini juga untuk mengetahui permasalahan dan harapan masyarakat guna menjaga Kamtibmas dan kondusifitas,” imbuhnya.

AKP Sudedi menambahkan dengan adanya komunikasi diharapkan akan terjalin dengan baik sinergitas antara Bhabinkamtibmas dan para tokoh-tokoh masyarakat (tomas) maupun tokoh agama (toga) di Kecamatan Leuwidamar khsusnya Desa Jalupang Mulya terutama dalam hal mendukung program pemerintah percepatan Vaksinas Covid-19.

“Disini Sinergitas penanganan terpadu peran tokoh masyarakat (tomas) sangat dibutuhkan dan silaturahmi atau anjang sana ini pun diharapkan mampu menyerap aspirasi dan menekan potensi gangguan Kamtibmas di masyarakat,” pungkasnya.

 

Anton Hermawan

Cakratara

TNI-Polri

BKO Koramil Kodam XVII/Cenderawasih Diberi Pembekalan

Published

on

Brigjen TNI Wahid Apriliyanto membuka kegiatan pembekalan Personel Satuan BKO Koramil Persiapan Gelombang III Kodam XVII/Cenderawasih TA. 2021

JAYAPURA, CAKRATARA – Panglima Kodam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Ignatius Yogo Triyono, M.A., yang diwakili oleh Irdam XVII/Cenderawasih Brigjen TNI Wahid Apriliyanto membuka kegiatan pembekalan Personel Satuan BKO Koramil Persiapan Gelombang III Kodam XVII/Cenderawasih TA. 2021 bertempat di Lapangan Hitam Rindam XVII/Cenderawasih, Kabupaten Jayapura, Senin (6/12/2021).

Dalam amanat Pangdam XVII/Cenderawasih yang dibacakan Irdam XVII/Cenderawasih disampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh Personel Satuan BKO Koramil Persiapan di Bumi Cenderawasih.

Selanjutnya diterangkan bahwa kebijakan TNI AD untuk menggelar kekuatan secara merata di seluruh wilayah NKRI khususnya di wilayah perbatasan, pulau terluar dan daerah rawan masih terus dilaksanakan dengan harapan satuan kewilayahan dapat berperan sebagai ujung tombak melalui kemampuan pembinaan teritorial untuk menjadi garda terdepan TNI AD di seluruh wilayah Indonesia.

Lebih lanjut dijelaskan oleh Irdam XVII/Cenderawasih bahwa di wilayah Indonesia Bagian Timur akan dibentuk satuan baru khususnya Kodim dan Koramil, namun bila dihadapkan dengan jumlah personel yang ada saat ini, hal tersebut masih sangat kurang. Dalam rangka memenuhi kekurangan tersebut, maka pimpinan TNI AD memiliki kebijakan untuk mengirimkan personel yang tergabung dalam Satuan BKO Koramil Persiapan Khususnya di wilayah Kodam XVII/Cenderawasih.

Ditambahkan pula bahwa agar dalam pelaksanaan tugas dapat berjalan dengan optimal, maka personel Satuan BKO Koramil Persiapan yang akan bertugas harus dibekali kemampuan dan keterampilan untuk dapat menghadapi situasi dan kondisi di daerah penugasannya.

Selanjutnya dalam pembekalan yang akan dilaksanakan, para instruktur atau pelatih diharapkan dapat memberikan materi latihan secara menyeluruh sesuai kondisi nyata di Provinsi Papua sehingga personel Satuan BKO Koramil Persiapan mempunyai pemahaman yang komprehensif dalam melaksanakan tugas pokok yang sudah diberikan.

Hadir dalam kegiatan tersebut Kapok Sahli Pangdam XVII/Cenderawasih Brigjen TNI Heru Setyo, Danrem 172/PWY Brigjen TNI Izak Pangemanan, Danrindam XVII/Cenderawasih Kolonel Inf Vivin Alivianto, Para Asisten dan Kabalakdam XVII/Cenderawasih.

Asep Supena
Cakratara

Continue Reading

TNI-Polri

Dirlantas Polda Banten terima Audiensi Gerkatin

Published

on

Dirlantas Polda Banten menerima audiensi dengan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Gerakan untuk Kesejahteraan Tunarungu Indonesia (Gerkatin)

SERANG, CAKRATARA – Dirlantas Polda Banten menerima audiensi dengan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Gerakan untuk Kesejahteraan Tunarungu Indonesia (Gerkatin) Provinsi Banten bertempat di aula Ditlantas Polda Banten yang dihadiri Kasubdit Regident, Kasi SIM dan staf pukul 13.00 Wib berlangsung selama satu jam hingga pukul 14.00 WIB pada hari Senin (06/12/21).

Dalam rapat tersebut Dirlantas Polda Banten Kombes Pol Rudy Purnomo menyampaikan bahwa akan dipaparkan mengenai Peraturan Kepolisian tentang Penerbitan Surat Ijin Mengemudi (SIM) oleh Kasi SIM AKP Tri Wilarno.

“Bapak dan Ibu serta para peserta audiensi yang hadir akan dipaparkan mengenai Peraturan Kepolisian tentang Penerbitan SIM oleh Kasi SIM Ditlantas Polda Banten, nanti kita mengetahui apa yang menjadi syarat agar SIM tersebut diterbitkan,” kata Kombes Pol Rudy Purnomo.

Selesai paparan yang disampaikan oleh Kasi SIM AKP Tri Wilarno, Dirlantas memberikan kesempatan kepada Gerkatim untuk menyampaikan pertanyaan dan pendapatnya.

Dalam audiensi yang digelar dalam rapat dengar pendapat itu, pembina Gerkatim Provinsi Banten Yohana dengan bahasa isyarat melalui juru bahasa isyarat Ibu Lulu menyampaikan terimakasih kepada Dirlantas Polda Banten yang sudah menyampaikan tentang persyaratan Penerbitan SIM untuk kaum Tunarungu.

“Saya ucapkan terimakasih kepada Bapak Dirlantas Polda Banten yang sudah mau menerima kunjungan kami dan sudah menjelaskan tentang persyaratan Penerbitan SIM untuk kaum Tunarungu,” kata Yohana.

“Banyak teman Tuli mengeluh karena mereka tidak memiliki SIM dan karena tidak ada fasilitas atau akses layanan pembuatan SIM A dan C untuk komunitas Tuli. Ada yang memiliki pengalaman dengan pihak Kepolisian yaitu tetap ditilang saat berkendara karena mereka tidak memiliki SIM, tapi mau membuat SIM juga ditolak”,jelas Yohanna menggunakan bahasa isyarat.

“Saya sejak usia 18 tahun sudah berkendara menggunakan kendaraan bermotor sampai dengan sekarang dan banyak dari kaum Tunarungu sudah mengendarai kendaraan dan Alhamdulillah tidak pernah terjadi kecelakaan lalu lintas karena sudah terlatih secara feeling,”lanjut Yohana.

“Kami mengalami kesulitan saat pengurusan penerbitan SIM di Kepolisian khususnya di wilayah hukum Polda Banten selalu ditolak karena keterbatasan kami, jadi kami memohon dalam pengurusan SIM dipermudah untuk kaum Tunarungu agar kami bisa memiliki SIM A dan C bukan SIM D,”sambung Yohana.

Dirlantas Polda Banten Kombes Pol Rudy Purnomo menjawab dan menjelaskan pertanyaan dari Yohana tentang kemudahan penerbitan SIM A dan C untuk kaum Disabilitas Tunarungu bahwa aturan tentang Penerbitan dan Penandaan SIM khusus disabiltas diatur dalam Peraturan Kepolisian (Perpol) Nomor 5 tahun 2021 dan dijelaskan pada Bab II pasal 3 ayat 2 huruf J dan K.

“SIM khusus untuk disabilitas tertuang dan diatur dalam Perpol nomor 5 tahun 2021* tentang Penerbitan dan Penandaan SIM dan dijelaskan di *Bab II pasal 3 ayat 2 huruf J dan K yang menyebutkan SIM D berlaku untuk mengemudikan kendaraan bermotor jenis kendaraan khusus bagi penyandang disabilitas yang setara dengan golongan SIM C. Adapun SIM D1 berlaku untuk jenis kendaraan khusus bagi penyandang disabilias yang setara dengan golongan SIM A,” jelas Kombes Pol Rudy Purnomo.

“Jadi kalau akan mengajukan Penerbitan SIM A dan C untuk disabilitas tidak diperbolehkan, harus mengajukan Penerbitan SIM D dan D1 di Satpas Polres terdekat,”sambung Kombes Pol Rudy.

Dirlantas Polda Banten apresiasi dan mengucapkan terimakasih masukan dari Gerkatin Banten dan akan di diskusikan kembali karena kita Polda Banten tidak akan melanggar ketentuan yang berlaku dan Polda Banten melalui Ditlantas dan Satlantas Jajaran sudah mensosialisasikan tentang Penerbitan SIM.

“Saya ucapkan terimakasih dan apresiasi kepada Gerkatin Banten atas masukannya dan akan kami diskusikan kembali melalui Kelompok Kerja (Pokja), karena Polda Banten tidak akan melanggar ketentuan yang berlaku dan sosialisasi sudah dilakukan oleh Ditlantas dan Satlantas Polres Jajaran Polda Banten,” tutup Kombes Pol Rudy Purnomo.

Setelah kegiatan audiensi Dirlantas Polda Banten melaksanakan ramah tamah dan foto bersama dengan Gerkatin Provinsi Banten.

Anton Hermawan
Cakratara

Continue Reading
Advertisement

Facebook

Trending

Cakratara.com Klik allow notifications untuk menerima berita dan pembaruan dari kami
Dismiss
Allow Notifications