Connect with us

Nusantara

Komoditi Program Sembako di Kecamatan Patia Dituding Melebihi HET

Published

on

untuk memastikan komoditi program menjadi lebih tepat sasaran, tepat jumlah, tepat waktu, tepat harga, tepat kualitas, dan tepat administrasi.

PANDEGLANG, CAKRATARA – Program Sembako merupakan pengembangan dari program Bantuan Pangan Non tunai (BPNT) sebagai program transformasi bantuan pangan untuk memastikan komoditi program menjadi lebih tepat sasaran, tepat jumlah, tepat waktu, tepat harga, tepat kualitas, dan tepat administrasi. Seperti halnya program BPNT, program sembako diharapkan dapat memberikan pilihan kepada penerima manfaat dalam memilih jenis, kualitas, harga dan tempat

membeli bahan pangan.

Namun kerap terjadi komoditi  pada program sembako, banyak oknum meningkatkan harga komoditas seperti yang terjadi di Kecamatan Patia Kabupaten Pandeglang Provinsi Banten harga jeruk melonjak mencapai Rp 24 ribu untuk per kilogram meski harga pasaran hanya mencapai Rp 18 Ribu rupiah.

Dikatakan Keluarga Penerima Manfaat (KPM), selaku keluarga yang mendapatkan manfaat program Sembako bahwa harga komoditi buah jeruk mencapai Rp 24 Ribu.

“Ini jeruknya, dikasih satu kilo tapi harganya mahal paling kalo beli di pasar cuma 14 ribu,” terang Penerima Manfaat yang identitasnya dirahasiakan.

Ia juga menjelaskan penyaluran komoditi  Bantuan Sosial Program Sembako Bulan November Tahun 2O21 tidak ada daging ayam, dan hanya telor, buah jeruk, kacang hijau dan beras.

“Aneh pa untuk bulan ini, kami hanya dikasih empat (4) jenis komoditas diantaranya beras, telor, kacang hijau dan buah jeruk,” ucapnya.

Lebih lanjut ia menjelaskan, kebutuhan masyarakat bukan cuma hanya berupa beras, telur, daging dan kacang hijau tapi juga daging.

“Seperti pada Program Sembako di kecamatan lain, ada juga daging dan komoditas lainnya seperti sayur-sayuran, ko di sini tidak ada ya?,” tuturnya.

Dia menyesalkan kepada penyedia bahan pokok (komoditas) pengadaan tidak disesuaikan dengan kebutuhan dan hanya mementingkan diri sendiri penyedia barang.

“Katanya program ini sebagai upaya dari pemerintah untuk memberikan akses Keluarga Penerima Manfaat
(KPM) terhadap bahan pokok dengan kandungan gizi tapi ko begini kenyataannya, sudah mah harganya mahal tidak sesuai dengan harapan pula,” tutupnya.

Sementara itu, Aris Doris Aktivis Peleton Pemuda menyoal harga jenis komoditas untuk program Sembako di Kecamatan Patia Kabupaten Pandeglang Provinsi Banten karena menurutnya Program Sembako harus tepat jumlah, tepat harga, tepat kualitas, dan tepat administrasi.

“Bagaimana bisa dikatakan tepat harga, jeruk saja di pasar 18 ribu sedangkan pada program Sembako di Kecamatan Patia Rp 24 ribu, apakah seperti bisa dikatakan tepat harga ?,” kata Doris.

Masih dikatakan Doris, program Sembako juga seharusnya memberikan pilihan kepada penerima manfaat dalam memilih jenis, kualitas, harga.

“Masa jenis komoditas hanya empat (4) komoditi, beras, telor, jeruk, dan kacang hijau,” papar Doris.

Doris menilai Program Sembako di Kecamatan Patia tidak tepat sasaran, tepat jumlah, tepat waktu, tepat harga,
tepat kualitas, dan tepat administrasi.

“Program ini jelas tidak tepat harga contohnya saja harga Beras 10 Kg, Rp 108.000 Ribu, Telor Rp 54 Ribu, Jeruk 1 Kg Rp 24 Ribu, dan dipasaran dijual hanya Rp 24 ribu, kacang hijau 1/2 Rp 14 Ribu harga pasar 1 kilogram hanya 17 ribu, serta tidak tepat waktu seperti ada yang harus mengambil komoditas tidak ada beras dengan alasan kekurangan,” tukasnya.

Ia berharap program Sembako diharapkan dapat memberikan pilihan kepada penerima manfaat dalam memilih jenis, kualitas, harga dan tempat membeli bahan pangan.

“Jangan lagi ada intervensi supplier, karena Program Sembako merupakan pengembangan dari program Bantuan Pangan Nontunai (BPNT) sebagai program transformasi bantuan pangan untuk memastikan program menjadi lebih tepat sasaran, tepat jumlah, tepat waktu, tepat harga, tepat kualitas, dan tepat administrasi,” harap Aktivis Peleton Pemuda.

Aktivis Peleton Pemuda itu juga meminta Dinas Sosial Kabupaten Pandeglang melakukan evaluasi supplier di Kecamatan Patia, hal tersebut dilakukan agar kedepannya dapat menjadi lebih baik.

“Kami harap Kepala Dinas Sosial Kabupaten Pandeglang tidak tutup mata, dan segera lakukan evaluasi supplier di Kecamatan Patia sehingga kedepannya masyarakat dapat menerima program tepat waktu dan tepat harga,” pinta Doris.

Anton Hermawan
Cakratara

Nusantara

Koordinator Cakratara Banten Adakan Kopdar Perkuat Kepengurusan

Published

on

Koordinator Cakratara Banten Anton Hermawan mengadakan acara pertemuan (Kopdar) guna mempererat tali silaturahmi sekaligus membahas sinergitas

LEBAK, CAKRATARA – Koordinator Cakratara Banten Anton Hermawan mengadakan acara pertemuan Kopi Darat (Kopdar) guna mempererat tali silaturahmi sekaligus membahas sinergitas kepengurusan Biro dan anggota Cakratara yang ada di wilayah Provinsi Banten.

Kopdar tersebut dihadiri oleh Kepala Biro Cakratara Kabupaten Lebak Herdi Sudrajat, Kepala Biro Kabupaten Serang Azis Fuad, Redaktur Pelaksana (Redpel) Joko Purwono dan Sekretaris Redaksi (Sekred) Endy Pamungkas bertempat di kediaman Koordinator Banten Anton Hermawan di Kampung Keong Rangkasbitung, Banten pada Senin (6/12/21).

Anton Hermawan mengatakan, bahwa Kopdar ini merupakan bentuk menjalinnya tali silaturahmi sekaligus mempererat persaudaraan agar ke depannya kepengurusan Biro dan para anggota tetap dalam satu wadah yang selalu dalam kekompakan dan bisa saling memajukan satu sama lain, sehingga duduk sama rata, berdiri tanpa raja.

“Alhamdulillah di kesempatan ini saya mengundang semua saudara dan juga para Kabiro untukhadir di acara Kopdar ini, bahkan dari pihak Redaksi pun bisa hadir,” ucap Anton.

“Saya juga bersyukur walau acara ini sederhana namun membuat kita semua senang. Bahkan menjadi suatu kehormatan besar bagi kami semua atas hadirnya Redaktur Pelaksana dan Sekretaris Redaksi,” imbuhnya.

Anton juga mengucapkan rasa syukur atas arahan dan bimbingan dari pihak Redaksi Cakratara yang mana dapat mensinergikan para Anggota Cakratara di Banten.

“Kami semua bersyukur pihak Redaksi selalu bisa hadir dalam undangan untuk memberikan arahan agar seluruh Wartawan Cakratara tetap selalu bisa saling menghargai dan menghormati satu sama lain, sehingga kita menjadi wartawan yang baik dan profesional,” tutur Anton.

“Saya berharap dengan adanya Kopdar ini semoga ke depannya kita semua bisa semakin kompak lagi. Kebersatuan, kebersamaan, dan saling menjaga nama baik marwah Media Cakratara. Karena hal ini merupakan bentuk wujud majunya kita semua agar Cakratara menjadi media besar dan terpercaya,” tutupnya.

Cs Suteja
Cakratara

Continue Reading

Nusantara

BIN Bersama Puskesmas Peureulak Sukseskan Vaksinasi

Published

on

Badan Intelijen Negara (BIN) bersama Puskesmas Kecamatan Peureulak Kota menggelar vaksinasi di tiga titik lokasi yang berada

ACEH TIMUR, CAKRATARA – Badan Intelijen Negara (BIN) bersama Puskesmas Kecamatan Peureulak Kota menggelar vaksinasi di tiga titik lokasi yang berada di wilayah Kecamatan Peureulak Kota, Aceh Timur, pada Senin (6/12/2021).

Dalam kegiatan tersebut, Badan Intelijen Negara (BIN) juga ikut berpartisipasi untuk mensukseskan vaksinasi sehingga dapat diharapkan akan terus menambah angka yang signifikan.

Kegiatan vaksinasi BIN bersama Puskesmas Peureulak dilaksanakan guna mempercepat tercapainya kekebalan komunitas atau herd immunity sebagai penanganan pandemi Covid-19, sehingga di akhir bulan Desember 2021 tercapai target vaksinasi 70%, Hal tersebut sejalan dengan Peraturan Presiden (Perpres) nomor 14 tahun 2021.

Adapun dalam kegiatan Vaksinasi tersebut diikuti oleh ratusan masyarakat umum. Selain menarik perhatian masyarakat Aceh Timur, kegiatan tersebut juga menunjukkan adanya peningkatan antusiasme Masyarakat Peureulak untuk melaksanakan Vaksinasi.

Kepala BIN Daerah (Kabinda) Aceh Brigjen TNI Muhammad Abduh Ras, SE, MTr (Han) melalui M. Fathur, S. Sos (Kaposda BIN Aceh Timur) dan didampingi Teuku Furqan Abdullah, SH (Posda BIN Aceh Timur) mengatakan.

“Pelaksanaan Vaksinasi tersebut merupakan bentuk ikhtiar kita dalam menghadapi Pandemi Covid-19, serta mendukung tujuan Presiden Jokowi untuk meningkatkan kekebalan tubuh masyarakat Indonesia,” Kata Fatur.

Selain itu Camat Peureulak Kota, Nasri, SE, MSN, juga mengatakan pihaknya akan terus melakukan vaksinasi sampai Masyarakat Peureulak menerima vaksin sepenuhnya.

“Kita telah melakukan dan turun ke Desa Desa yang ada di Kecamatan Peureulak, untuk mempermudah masyarakat dalam menerima vaksin. Alhamdulillah untuk saat ini kita telah turun sekitar lebih kurang 26 Desa sampai hari ini,” Kata Camat Peureulak pada awak media saat berada di lokasi Seuneubok Peusangan pada Hari Senin (06/12/2021).

Ia menambahkan, bahwa untuk Hari ini ada 6 titik lokasi yang menyelenggarakan vaksinasi massal yaitu di Puskesmas Peureulak dan Puskesmas Seuneubok Pempeng, selanjutnya di Desa / Gampong Seuneubok Peusangan, Gampong legee, Gampong Tualang, dan Gampong Punti, yang berada di wilayah kecamatan Peureulak Kota.

“Untuk persen nya mungkin kita masih terlihat rendah yaitu sekitar 24 persen, Namun untuk jumlah penduduk kita terbanyak di kabupaten Aceh Timur, dan sasaran vaksin mencapai 36 ribu. Dan dari November kemaren sampai hari ini, kita sudah hampir mencapai 12 ribu orang yang telah menerima vaksin,” Jelas Camat Peureulak.

Nasri, SE, MSN, juga sangat bersyukur terhadap masyarakat yang saat ini mulai terlihat antusias dalam melakukan vaksinasi dan pada hari ini peningkatan tersebut juga sudah mulai terlihat.

”Kita mengimbau agar masyarakat yang belum vaksin untuk segera melakukan vaksinasi, karena sejatinya vaksin ama dan halal, jadi tidak usah takut, karena itu juga intruksi dalam perpres nomor 14 tahun 2021 dan perbut,” Harap Nasri.

Hal senada juga disampaikan oleh Pj Kepada Desa Seuneubok Peusangan, Muhammad Ikhsan, yang mengimbau bagi masyarakat nya yang belum melakukan vaksin agar segera melakukan vaksinasi.

Kegiatan vaksinasi BIN bersama Puskesmas Peureulak tersebut juga dihadiri oleh pihak Polsek Peureulak, Koramil Peureulak, dan lainnya.

Rahmat
Cakratara

Continue Reading
Advertisement

Facebook

Trending

Cakratara.com Klik allow notifications untuk menerima berita dan pembaruan dari kami
Dismiss
Allow Notifications