Connect with us

Bisnis dan Ekonomi

DPRD: Pertumbuhan Bank Banten Tergantung Pada Pemindahan Kasda

Published

on

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Banten menyebut salah satu unsur pertumbuhan Bank Bantenbergantung pada pemindahan Kas Daerah

BANTEN, CAKRATARA – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Banten menyebut salah satu unsur pertumbuhan Bank Banten bergantung pada pemindahan Kas Daerah (Kasda) delapan Kota/Kabupaten.

Anggota DPRD Provinsi Banten Martua Nainggolan mengatakan, ada harapan besar terhadap tumbuh dan berkembangnya Bank Banten. Menurutnya, semangat itu harus didukung oleh setiap Kabupaten/Kota yang kini menitipkan Kasdanya di Bank Jabar Banten (BJB).

“Pertumbuhan Bank Banten itu masih bisa sama-sama kita lakukan. Tapi itu semua juga tergantung pada Kabupaten atau Kota mau atau tidak memindahkan Kasdanya ke Bank Banten ini,” kata Martua kepada awak media, Rabu (3/11/2021).

Anggota DPRD Komisi III itu melanjutkan, setiap Pemerintah Kabupaten/Kota di Banten tidak perlu ragu terhadap kondisi Bank Banten. Saat ini, kata Martua, status Bank Dalam Pengawasan Khusus (BDPK) oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terhadap Bank Banten sudah dicabut.

“Jadi apalagi yang membuat kita ragu dan menahan perpindahan Kasda dari BJB ke Bank Banten. Ini semua harus dilakukan untuk Banten yang berkemajuan,” ucap Martua.

Direktur Utama Bank Banten, Agus Syabarrudin, menyampaikan saat ini pihaknya baru saja menyelesaikan sejumlah tahapan korporasi rights issue pada Penawaran Umum Terbatas (PUT) VII pada Oktober lalu.

Dari PUT VII itu, kata Agus, Bank Banten meraih pendanaan publik sebesar Rp. 618 miliar dari 8 miliar saham yang baru terserap.

“”Perolehan dana publik pada PUT VII naik 92,8% dibanding perolehan dana pada PUT VI lalu. Ini membuktikan kenaikan pendanaan ini merupakan bentuk nyata kepercayaan investor terhadap Bank Banten untuk terus memacu kinerja perseroan agar dapat meraih laba dan memberikan dampak terhadap pembangunan ekonomi Banten,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Selasa 2 November 2021.

Red
Cakratara

Bisnis dan Ekonomi

Dirut Bank Banten Paparkan Konsep Ekonomi Kerakyatan Syariah

Published

on

Tidak terkecuali Dirut Bank Banten, Agus Syabarrudin, memberikan pandangannya terkait ekonomi kerakyatan berbasis syariah

BANTEN, CAKRATARA – Perkembangan ekonomi syariah kian menjadi perhatian di Indonesia. Berbagai institusi dan komunitas di masyarakat semakin menaruh perhatian kepada implementasi ekonomi syariah. Tidak terkecuali Dirut Bank Banten, Agus Syabarrudin, memberikan pandangannya terkait ekonomi kerakyatan berbasis syariah dalam acara bertajuk Bank Banten Goes to Campus yang digelar pada Sabtu (20/11/21).

Pada kesempatan tersebut
Dirut Bank Banten Agus Syabarrudin membawakan presentasi bertajuk ‘Membangun Ekonomi Kerakyatan Dalam Konteks Ekonomi Syariah’. Ia menuturkan pentingnya kemitraan dalam implementasi ekonomi syariah. “Untuk dapat menerapkan ekonomi kerakyatan idealnya Pemerintah dan Bank Banten harus merajut sinergi dalam mengembangkan potensi masyarakat untuk membangun daerah dengan layanan yang saya sebut ‘Ekonomi Kemitraan Bersama’. Adapun fokusnya mencakup ketahanan pangan, distribusi, utilitas dan desa wisata.”

Agus juga menekankan pentingnya peran mitra wali amanah dalam penerapan ekonomi syariah. “Dalam ekonomi syariah, Mitra Wali Amanah memiliki peran penting. Kewajibannya antara lain menyalurkan dana investasi dari Mitra Pemodal ke Mitra Ahli serta melaksanakan tugas arranger. Sementara Mitra Wali Amanah berhak untuk mendapatkan hak bagi hasil sesuai dengan kesepakatan mitra ahli dan mitra pemodal atas jasanya sebagai arranger.”

Perkembangan ekonomi syariah diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi yang mengakselerasi peningkatan kesejahteraan masyarakat. Sehingga ekonomi di Banten dapat terpulihkan pasca dihantam pandemi Covid-19.

Bank Banten terus berupaya menjadi Bank kebanggaan masyarakat Banten. Berbagai langkah strategis untuk melakukan transformasi digital dilakukan oleh perseroan untuk menghadirkan jasa keuangan yang sesuai dengan kebutuhan nasabah. Harapannya, Bank Banten bisa meraih cita-cita untuk kian meraih kepercayaan masyarakat.

Herdi
Cakratara

Continue Reading

Bisnis dan Ekonomi

Disnaker Banten dengan Karang Taruna Latih Dasar Kewirausahaan

Published

on

Dibawah kepemimpinan Andika Hazrumy, Karang Taruna Provinsi Banten bersama Disnaker Banten mendorong lahirnya pengusaha muda

SERANG, CAKRATARA – Dibawah kepemimpinan Andika Hazrumy, Karang Taruna Provinsi Banten bersama Disnaker Banten mendorong lahirnya pengusaha muda. Sehingga, tercipta lapangan kerja. Salah satu yang dilakukan yakni dengan menggelar pelatihan dasar kewirausahaan disalah satu gedung KP3B, Kecamatan Curug, Kota Serang pada Selasa, 26 Oktober 2021.

Kegiatan digelar kerjasama antara Karang Taruna Banten dengan Disnaker Banten. Hadir sebagai narasumber, Direktur Pusat Data dan Statistik Karang Taruna Provinsi Banten Harits Hijrah Wicaksana, Ketua Biro Keanggotaan dan Kederisasi Karang Taruna Banten Tb. Lili Nazarudin.

Dalam kegiatan tersebut, Disnaker Banten menyampaikan berbagai teori menjadi pengusaha disampaikan kepada peserta yang berasal dari Kota Serang. Mulai dari materi tentang peluang, tantangan, hingga stategi dalam membangun usaha hingga sukses.

Seperti yang disampaikan Harits Hijrah Wicaksana. Sebagai narasumber, pria tersebut menegaskan bahwa membangun usaha tidak lepas dari peluang, strategi dan proses implementasi.

Terlepas jenis apapun usaha yang akan dijalan, Harits mengatakan, keberanian juga dibutuhkan untuk memulai menjadi pengusaha. Sebab, tantangan terberat dalam membangun usaha adalah rasa tidak percaya diri atau takut gagal.

“Membuka usaha itu memang ada dua resiko, yaitu usaha berjalan dan menjadi orang sukses, atau gagal mengelola usaha sehingga gulung tikar. Makannya membangun usaha itu butuh keberanian,” tegasnya.

Sebagai narasumber, Tb. Lili Nazarudin juga memberikan semangat kepada peserta untuk mulai membangun usaha. Sebab dengan membangun usaha, bisa membantu membangkitkan kemajuan ekonomi.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Sekjen Karang Taruna Gatot Yan S, Koordinator Bidang Urusan Industri Perdagangan dan Kewirausahaan A Dadan Suryana, beserta sejumlah pengurus lainnya.

Red
Cakratara

Continue Reading
Advertisement

Facebook

Trending

Cakratara.com Klik allow notifications untuk menerima berita dan pembaruan dari kami
Dismiss
Allow Notifications