Connect with us

Pendidikan

Yayasan Ashabul Yamin Adakan Lomba Seni Pendidikan Islam

Published

on

Yayasan TK SD IT Ashabul Yamin Gampong Seuneubok Rawang Kecamatan Peureulak timur mengadakan lomba seni pendidikan Islam

ACEH TIMUR, CAKRATARA – Yayasan TK SD IT Ashabul Yamin Gampong Seuneubok Rawang Kecamatan Peureulak timur mengadakan lomba seni pendidikan Islam yang diikuti oleh 16 lembaga pendidikan yang ada di Kecamatan Peureulak timur, Kabupaten Aceh timur pada Sabtu (30/10/21).

Pelaksanaan aneka lomba seni pendidikan Islam sekaligus dalam rangka merayakan Maulid Nabi Muhammad SAW 1443 H terdiri dari perwakilan utusan dari Lembaga Pendidikan Dayah/Pondok Pesantren/TPQ Tingkat Ibtidaiyah dan Tingkat Tsanawiyah dan Jenjang Sekolah SD dan SMP Peureulak Timur dan sekitarnya dengan jumlah peserta 150 orang dari berbagai jenis perlombaan.

Ketua Yayasan Ashabul Yamin Tgk Harmaini dalam sambutannya mengatakan tujuannya membuat kegiatan ini supaya menumbuhkan rasa cinta kepada Baginda Nabi besar Muhammad SAW, dan melatih anak anak mencintai Al-Qur’an serta memotivasi anak anak supaya menghafal Alqur’an dengan tema sebagai simbul Pendidikan Hakiki berkompetisi,raih prestasi, dengan meningkatkan syiar Islam dan ukhuwah islamiyah.

“Adapun bentuk kegiatan yang dilaksanakan ada beberapa kategori atau cabang yang dilombakan di antaranya, Lomba Hifdzil Al-Qur-an, Lomba Pidato, Lomba Cerdas Cermat, lomba Kaligrafi islami, dan Lomba Adzan lanjut Tgk Harmaini,” ujarnya.

Acara kegiatan ini dibuka langsung oleh Ridlwan. spd mewakili Kadis pendidikan Aceh timur menyampaikan dari dinas pendidikan kabupaten Aceh timur sangat mendukung kegiatan seperti ini.

“Dalam cacatan kami ini baru pertama kali di laksanakan di kecamatan Peureulak timur dengan melibatkan banyak lembaga pendidikan semoga dengan kegiatan ini akan lahir sebuah generasi penerus yang berguna untuk masa yang akan datang dan acara ini juga di hadiri oleh MPA Aceh timur korwil pendidikan Aceh wilayah Peureulak
Perlombaan seni pendidikan Islam di nilai oleh dewan hakim sebanyak 10 orang dari lembaga pendidikan Nurul ulum peuerulak yang di pimpin oleh Tgk H T Fahrizal LC,” tutupnya.

Rahmat
Cakratara

Facebook Notice for EU! You need to login to view and post FB Comments!

Redaksi Cakratara.com melayani Hak Jawab, dan Hak Koreksi apabila ada keberatan atau ketidakpuasan dengan pemberitaan kami dan menjadi sengketa.

Pendidikan

Guru Honorer SLTA Gajinya Besar Berterimakasih Kepada Gubernur Banten

Published

on

para guru honorer, khususnya yang ada di Provinsi Banten. Saat ini, mereka sudah tersenyum lebar, lantaran besaran honor

BANTEN, CAKRATARA – Momen Hari Guru Nasional tentu tidak lepas dari kesan dari para guru honorer, khususnya yang ada di Provinsi Banten. Saat ini, mereka sudah tersenyum lebar, lantaran besaran honor yang diberikan Pemprov Banten sudah dirasa layak.

Niman salah seorang guru honorer di SMAN 1 Cilograng mengatakan, rasa terima kasihnya kepada Gubernur Banten Wahidin Halim (WH) dan Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy atas honor besar yang telah diterima oleh para guru honorer tingkat SMA/SMK/SKH Negeri di Banten.

“Terima kasih Pak Gubernur Banten Pak Wahidin Halim beserta Wakil Gubernur, Honor kami sebagai guru honorer di Provinsi Banten sangat disejahterakan dengan honor besar,” ujar Niman, Kamis (25/11/2021).

Yeni Setiawati Guru Bahasa Inggris SMAN 1 Cilograng, yang masih berstatus guru honor mengaku, saat ini gaji dan tunjangan guru honorer cukup dan layak.

“Alhamdulillah cukup. Sebelum ke Provinsi gaji kita Rp 300.000 hingga Rp 600.000. Sekarang gaji kita sampai Rp 4 juta ditambah tunjangan wali kelas Rp. 500.000,” ungkapnya.

Sementara untuk Guru Honorer yang ada di SMA, SMK, dan sekolah Khusus (SKh) swasta se-Provinsi Banten mendapatkan insentif senilai Rp 500.000,- per bulan.

Hal ini diungkapkan guru SMA Al-Mubaraq Esta Pangestu. Dia mengucapkan terima kasih dan dia terharu atas pemberian insentif tersebut. Baginya pemberian insentif ini sebagai bukti bahwa pemerintah daerah khususnya Pemprov tidak melulu hanya memperhatikan sekolah negeri, namun sekolah swasta pun diperhatikan khususnya para guru yang umumnya memiliki sumber penghasilan yang tidak memadai dan kurang dari kebutuhan hidup layak para guru.

“Saya berterima kasih kepada Pak Gubernur dan Wakil Gubernur atas pemberian insentif ini. Tentu ini sangat berarti sekali buat kami, bukan soal nominalnya tapi ini adalah bentuk pengakuan terhadap keberadaan kami. Ini akan jadi motivasi buat kami untuk terus mengabdikan diri memberikan pendidikan pada generasi muda di Banten, ” kata Estu.

Senada juga diungkapkan Ikha Kristina Widyakusuma, salah seorang guru SMK Kirana Talenta, Kabupaten Tangerang. Ia mengaku senang atas pemberian insentif bagi guru dan tenaga kependidikan di SMA/SMK/SKh Swasta di Banten.

“Saya berterima kasih kepada Bapak Gubernur dan Wakil Gubernur beserta jajarannya atas insentif yang diberikan kepada kami. Ini akan jadi motivasi bagi kami untuk semakin meningkatkan kualitas diri dalam memberikan pendidikan kepada anak-anak,” kata Ikha.

Red
Cakratara

Facebook Notice for EU! You need to login to view and post FB Comments!
Continue Reading

Pendidikan

Unit Sekolah Baru di Cirinten Dibangun, Masyarakat Apresiasi Pemprov Banten

Published

on

Ketua Apdesi Kecamatan Cirinten, Niptahudin mengatakan bahwa pembangunan Unit Sekolah Baru merupakan tercapainya pemerataan akses pendidikan

LEBAK, CAKRATARA – Sejumlah tokoh di Lebak Utara Kecamatan Leuwidamar Bojongmanik dan khususnya Kecamatan Cirinten mengapreasiasi Gubernur Banten Dr. H. Wahidin Halim dan Wakil Gubernur H. Andika Hazrumi dan juga kepada Kepala Dinas Pendidikan Kebudayan Provinsi Banten atas direalisasikannya Unit Sekolah Baru (USB) tahun 2021.

Pada kesempatan itu, Ketua Apdesi Kecamatan Cirinten, Niptahudin mengatakan bahwa pembangunan Unit Sekolah Baru merupakan tercapainya pemerataan akses pendidikan di wilayah yang dapat diakses oleh semua lapisan masyarakat.

“Kami mengucapakan terima kasih kepada PLH SMA Cirinten yang telah bersabar bergerak ke rumah-rumah menyampaikan bahwa pendidkan itu penting sebagai pembentuk generasi di masa yang akan datang dan sudah sepatutnya kami masyarakat Cirinten memberikan ucapan terimkasih sebagai bentuk kongkrit dari apa yang telah di lakukanya hingga kami masyarakat Cirinten dapat diwujudkan tahun sekarang 2021 dengan adanya pembangunan sarana pendidikan SMA yang ada di Kecamatan Cirinten khususnya di wilayah Desa Cirinten,” ucap Niptahudin yang juga Ketua DPC Ormas Jarum.

Di tempat terpisah, Camat Ciriten Mahfud Basyir.S.Pd.MM mengucapkan merasa bangga dan menyampaikan ucapan terima kasih kepada Pemprov Banten Gubernur dan Wakil Gubernur Banten atas direalisasikannya Unit Sekolah Baru di Kecamatan Cirinten.

“Saya mewakli masyarakat Kecamatan Cirinten dengan telah di bangunnya Unit Sekolah Baru SMA Negeri di Kecamatan Cirinten yang berlokasi di wilyah kedekatan wisata menuju ke wilayah Baduy tepatnya desa Ciriten dan Desa Karangnunggal mudah mudahan masyarakat Kecamatan Cirinten selalu berminat melanjutkan ke jenjang SLTA semakin tinggi ketimbang tidak melanjutkan sehingga dengan adanya USB SMAN I Cirinten dapat memberikan kesadaran kepada orang tua yang sekarang anaknya duduk di jenjang SLTP agar bisa melanjutkan ke jenjang SLTA di mana di Kecamatan Cirinten ada dua pilhan untuk melanjutkan bisa ke SMKN I Cirinten dan SMAN 1 Cirinten,” ujar Camat.

Mahfud Basir.S.Pd.MM mengungkapkan dalam beberapa 2 bulan yang lalu Kecamatan Cirinten sering kedatangan pejabat Dindik Banten diantarannya Kabid SMA dan Kasi Sapras untuk berkoordinasi terkait akan di bangunnya sekolah SMAN di Cirinten yang di pelopori oleh pengelola PLh. Ahmad Solaeman Madun yang selalu berkomunikasi terkait rencana sekolah tersebut.

“Saya selalu berbicara di setiap pertemuan kepada para pejabat Dindik Provinsi Banten berharap pengelola yang telah berjuang yakni Ahmad Madun ini sudah sepatutnya di berikan pengharggan sebagai pahlawan pendidikan yang telah bisa mengelola sekolah di wilayah pinggiran,” ungkapnya.

Sebagai Tokoh Agama KH. Jumanta yang akrabnya di sebut H. Sulam mengungkapkan sangat terharu bangga bahwa di Kecamatan Cirinten ada dua sekolah tingkat SLTA, ini juga tak lepas dari bentuk perjuangan pengelola yang telah berjuang memperjuangkan pendidikan di wilayah Kecamatan Cirinten.

“Kami mewakli masyarakat Kecamatan Cirinten sudah pantas bapak Ahmad ini meneruskan kepemimpinanya di sekolah yang ada di Kecamatan Cirinten, orang yang telah memperjuangkannya,” harapnya.

Dirinya juga telah memantau sekolah SMAN Cirinten ini merupakan sekolah pilihan dari SMAN 1 Leuwidamar di mana sekolah pilihan ini menumpang di sekolah SLTP 2 Cirinten. Dirinya pun memantau perkembanganya dari melihat bahwa sekolah itu ngampar seperti anak TK karena tak punya kursi dan meja juga ruangan sekolah yang bocor.

“Saya sering memantau bagaimana ketika mencari siswa dari rumah ke rumah sehingga dari tahun 2019 sekolah pilihan mendapat rehab dari PIISE ( Persatuan Istri Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia ) ini merupakan bentuk konsisten berjuang bagaimana sekolah meski pilihan bisa seperti sekolah pada umumnya. Allhamdulillah kami kelurga NU Kecamatan Cirinten menyampaikan terimakasih tak terhingga ini wujud ketercapaian pementasan pemeratan pendididkan yang telah direkomendasi oleh Gubernur dan wakil Gubernur Banten,” ucapnya.

Kepala Desa Cirinten yang terpilih Niptahudin juga mengapresiaiasi dan menghargai bahwa PLH Ahmad Solaeman /Madun sudah berkontribusi dalam pendidikan di Kecamatan Cirinten. Semoga apa yang di perjuangkan menjadi bermanfaat untuk masyarakat Cirinten sebab dengan hadirnya sekolah sederajat akan tumbuh tercipta SDM Cirinten di masa yang akan datang.

“Kami mengapresiasi bapak Ahmad yang selalu berkomitmen dan bekerja sama dengan berbagai stakeholder baik dengan pemerintahan setempat maupun mitra organisasi yang ada di wilayah Kecamatan Cirinten dan media maupun unsur lapisan tokoh masyarakat,” ucap Niptahudin.

“Kami juga mengucapkan terimakasih kepada Pemprov Banten yang saya dengar dari pihak pendidikan yang berbicara bahwa pejuang pendidikan sejatinya adalah bapak madun kata mereka baik dari tokoh KNPI Cirinten dan KMC (Kelompok Mahasiswa Cirinten) begitu kira kira yang saya dengar dri mereka,” ungkapnya menambahkan.

Ahmad solaeman yang di hubungi melalui via Whatsapp mengungkapkan bahwa dirinya sudah melakukan napak tilas di mana dulu hampir 27 tahun bapaknya sebagai guru dan kepala Sekolah Dasar di wilayah Cirinten sama dengan terjadi kepada dirinya terus berjuang meyakinkan kepada masyarakat bersosilisasi dari bertemu dengan para orang tua siswa sejak tahun 2012 yang sudah meluluskan 8 angkatan.

“Apa yang sering saya sampaikan bahwa nanti di Cirinten akan di bangun sekolah SMA mengingat di Cirinten baru ada SLTA SMK. Sementara SMA nya belum ada dengan keterbatasan SDM pengajar kemudian banyak hal lainnya saya tetap berkeyakinan kelak klalau ada sekolah di wilayah menuju arah wisata Baduy Cijahe akan berkembang. Alhhmdulillah sekolah pilihan ini berdiri sejak kebijakan pemerintahan Pemkab Lebak tahun 2012 yang pada saat itu tingkat SLTA masih kebijakan Dindik Pemerintahan Kabupaten karena tahun 2017 tingkat SLTA di alihkan kebijaknnya ke Pemprov Banten,” ungkap Ahmad.

Tentunya, kata Ahmad harus menyelamatkan mengamankan kebijakan membawa misi pendidikan menjadikan sekolah terjangkuan oleh lapisan masyarakat di tataran tingkat kecamatan bersyukur sekarang honor GTT sejak di ambil alih kebijakan Pemprov sangat deras oleh para GTT di sekolah SMA Cirinten. Kini alhmdulillah perjuangan merasa bahagia sudah terbayarkan dengan di realisasinya USB baru ini.

“Berharap peningkatan untuk melanjutkan semakin meningkat semoga apa yang telah saya lakukan menjadi ladang ibadah dan bermanfaat untuk masyarakat Kecamatan Cirinten, tinggal sekarang setelah di bangun menjaga marwah pendidikan menciptakan SDM yang berwawasan beriman dan bertaqwa juga merawat budaya ke arifan lokal tambah di Kecamatan Cirinten sebagai bangsa generasi Indonesia di wilayah tataran kecamatan. dan seumpama tidak di taqdirkan untuk menjadi kepala di sekolah yang saya rintis saya insya Allah belajar ikhlas semoga allah memberikan yang terbaik buat saya dan buat sekolah yang di rintis ini. Sebab sepenuhnya kebijakan ada di tingkatan pemerintah Provinsi Banten,” tutup Ahmad.

Anton Hermawan
Cakratara

Facebook Notice for EU! You need to login to view and post FB Comments!
Continue Reading
Advertisement

Facebook

Trending

Cakratara.com Klik allow notifications untuk menerima berita dan pembaruan dari kami
Dismiss
Allow Notifications