Connect with us

Nusantara

Pengguna Jalan Keluh Pembangunan MAN 1 Cibadak yang Membahayakan

Published

on

Pelaksanaan pembangunan MAN 1 Kecamatan Cibadak menyumbat aliran air di Jalan Pamuruyan sehingga semakin membahayakan pengguna jalan

SUKABUMI, CAKRATARA – Pelaksanaan pembangunan MAN 1 Kecamatan Cibadak Kabupaten Sukabumi menyumbat aliran air sehingga air mengalir ke jalan raya beserta lumpur di Jalan Pamuruyan yang menanjak sehingga semakin membahayakan pengguna jalan karena menjadi licin.

Salah seorang pengendara mengeluhkan air selokan yang dialirkan ke jalan raya beserta lumpurnya. “Bagaimana pemikiran pelaksana proyek tentang keselamatan pengendara,” kata pengguna jalan tersebut dengan nada kesal.

Warga sekitar pun tak luput memberikan komentar yang menurutnya seharusnya selokan/parit tidak ditimbun tanah seperti itu. “Pelaksana pembangunan ini seharusnya punya perhitungan dengan musim hujan seperti ini supaya air tetap mengalir diselokan,” ungkap warga.

Lumpur yang terbawa air dari parit yang aliranya disumbat akan menimbulkan masalah keselamatan para pengendara. Hal ini dituturkan inisial DS warga setempat ke propesionalan pelakasana proyek disini di perlukan mereka akan mempertimbangkan segala faktor termasuk faktor alam dalam pengerjaan juga akan di prioritaskan kepentingan umum,” ungkap DS

Sementara itu di lokasi pengerjaan tidak ada yang bisa di temui, kemudian konfirmasi pada humas lapangan melalui WhatsApp belum ada jawaban. Begitupun dengan PPK nya ketika dikonfirmasi lewat jaringan Whatsapp hanya dibuka saja tanpa sedikitpun memberi komentar atau memberi penjelasan.

Berbeda dengan Camat Cibadak, Lesto Rosadi yang langsung menanggapi akan memerintahkan pol pp untuk mengecek ke lokasi,” kata Lesto Rosadi Camat Cibadak.

Prosedur pembangunan MAN 1 Cibadak selalu meninggalkan permasalahan seperti dalam pemberitaan sebelumnya mengenai izin pembangunan. Pembangunan yang mendahului sebelum keluarnya surat ijin karena bulan juli pembangunan sudah dilaksakan sementara ijinya baru keluar tanggal 2 agustus, dan dalam pelaksanaanya pun diduga tidak memperhatikan kepentingan fasilitas umum.

Nandang Setiawan (Meionk)
Cakratara

Redaksi Cakratara.com melayani Hak Jawab, dan Hak Koreksi apabila ada keberatan atau ketidakpuasan dengan pemberitaan kami dan menjadi sengketa.

Nusantara

Ikatan Pedagang Obat Adakan Baksos Santuni Anak Yatim

Published

on

Ikatan Pedagang Obat Nanggro Aceh Darussalam (Iponad) mengadakan bakti sosial (Baksos) santunan kepada anak yatim

ACEH TIMUR, CAKRATARA – Ikatan Pedagang Obat Nanggro Aceh Darussalam (Iponad) mengadakan bakti sosial (Baksos) santunan kepada anak yatim di Desa Meurandeh, Kecamatan Bandar Dua Kabupaten Pidie Jaya, Kabupaten Aceh Timur pada Minggu (5/12/21).

Ketua pelaksana Ikatan Pedagang Obat Nanggro Aceh Darussalam (Iponad), Saifullah A.Kadir menyampaikan bahwa kegiatan santunan kepada anak yatim ini adalah amanah dari para rekan Pedagang Obat Kaki Lima Aceh.

“Kegiatan santunan kepada anak yatim selalu dilakukan oleh Iponad, tidak harus pada bulan Ramadhan atau lebaran saja, karena sedakah itu adalah amanah dari Allah dan untuk kita laksanakan,” ucap Saifullah.

Dikatakannya, sesungguhnya banyak amanah yang dititipkan, namun apakah dapat menyampaikan amanah itu atau tidak.

“Anak yatim salah satu yang menjadi tanggung jawab kita bersama untuk dipelihara. Karena itu kita sebagai manusia harus memperhatikan keadaan mereka dan kalau bukan kita semua siapa lagi yang akan memperhatikannya,” katanya.

Iponad hanya segelintir dari sekian organisasi lain tapi bukan besar dan kecilnya yang dipertimbangkan, rasa kepedulian bersama yang kita harapkan.

“Ini yang kesekian kali bagi Iponad menggelar bakti sosial berupa santunan pada anak yatim dan fakir miskin. Kami mengucapkan terimakasih kepada para donatur yang telah membantu untuk membuat tersenyum anak yatim. Semoga di tahun mendatang bukan hanya sedesa tapi se-kecamatan sehingga lebih berkesan dan semakin banyak yang berbagi,” harap Saiful.

Beberapa orang tokoh yang dikutip komentarnya pada acara tersebut salah satunya Zainuddin, S.Pd Keuchiek Desa Meurandeh Alue memberikan apresiasi terhadap Iponad, dimana kegiatan ini adalah langkah kepedulian umat kepada para anak yatim.

“Memberikan santunan anak yatim sebagai upaya kita menjalankan amanah yang dititipkan oleh Allah dan Rasul yang menjadi kewajiban kita untuk dilaksanakan,” tutupnya.

Rahmat
Cakratara

Continue Reading

Nusantara

Prades dan Kades di Cileles Adakan Pertemuan Perkokoh Sinergitas

Published

on

Adih Subakti, S.IP menggagas untuk menyatukan komunikasi antara perangkat desa (Prades) dan Kepala Desa (Kades) se-Kecamatan Cileles,

LEBAK, CAKRATARA – Adih Subakti, S.IP menggagas untuk menyatukan komunikasi antara perangkat desa (Prades) dan Kepala Desa (Kades) se-Kecamatan Cileles, Kabupaten Lebak, Banten.

Pertemuan antara Prades dan Kades se-Kecamatan Cileles tersebut berlangsung di Gedung SDN 1 Margamulya Kecamatan Cileles, Kabupaten Lebak Banten pada Selasa (7/12/21) dihadiri Camat Cileles Ahyani, Spd beserta Bhabinkamtibmas dan jajarannya.

Adih Subakti, S.IP menggagas untuk menyatukan komunikasi antara perangkat desa (Prades) dan Kepala Desa (Kades) se-Kecamatan Cileles,

Pada kesempatan itu, Selaku penggagas kegiatan tersebut, Adih Subakti mengatakan bahwa melihat foto Cileles di tahun 2021 sangat buram bahkan jadi sorotan publik. Oleh karena itu, Adih mengajak bersama-sama bangkitkan Kecamatan Cileles dari keterpurukan.

“Mari bangun bersama bangkit bersama dari semua elemen media, OKP, ormas, kalangan dan lapisan masyarakat bersama pemangku kebijakan pemerintah demi terwujudnya meningkatkan kinerja pemerintah desa, kepala desa dan para staf, RT, dan RW dengan harapan semua bekerja keras demi untuk berjalan roda pembangunan di Kecamatan Cileles,” harap Adih Subakti.

Sementara itu, Kasi Ekbang Kecamatan Cileles, Ade Saepudin, Spd saat ditemui awak media mengatakan bahwa pertemuan tersebut mengambil tema bangkitkan semangat kinerja perangkat desa.

“Gagasan Adih Subakti sangat bagus dan menunjang untuk keterbukaan pemerintah desa dengan kepala desa terpilih periode 2021-2027,” ujarnya.

“Alhamdulilah kegiatan tersebut berjalan lancar sepakat bersinergi demi kemajuan di desa masing masing. Saling terbuka dengan berbagi informasi publik ke masyarakat di Kecamatan Cileles,” imbuhnya.

Dalam sambutannya Camat Cileles, Ahyani mendukung penuh sebuah gagasan yang menghasilkan beberap poin diantaranya dari sepuluh poin terbangunnya komunikasi dan koordinasi perangkat desa se-Kecamatan Cileles dalam mewujudkan sinegisitas bersama pemangku kebijakan pemeritah dan pemerintahan di Kecamatan Cileles.

“Insya Allah ke depan Kecamatan Cileles akan maju dan cemerlang dengan semua program yang disiapkan,” tutup Ahyani.

Suarna Ronald
Cakratara

Continue Reading
Advertisement

Facebook

Trending

Cakratara.com Klik allow notifications untuk menerima berita dan pembaruan dari kami
Dismiss
Allow Notifications