Connect with us

TNI-Polri

Target 240 Orang Tervaksin Dosis 1-2 di Polsek Bayah

Published

on

Polsek Bayah Polres Lebak Polda Banten kembali menggelar gebyar vaksinasi dosis ke 1 dan dosis 2 untuk umum dengan target 240 orang

LEBAK, CAKRATARA – Percepatan pelaksanaan vaksinasi Covid-19 terus digenjot oleh Jajaran Polri seperti halnya yang dilakukan Polsek Bayah Polres Lebak Polda Banten kembali menggelar gebyar vaksinasi dosis ke 1 dan dosis 2 untuk umum dengan target 240 orang yang digelar di Mapolsek Bayah pada Selasa (21/9/2021).

Pada kegiatan vaksinasi ini, pihak Polsek Bayah melibatkan Koramil 0315/ Bayah, para petugas medis dari UPTD Rawat Inap Bayah dan Satgas Covid-19 Kecamatan Bayah.

Pantauan di lokasi kegiatan, sejak pukul 07.00 WIB masyarakat dari berbagai wilayah Bayah berdatangan ke Mako Polsek Bayah dan langsung mendaftarkan diri menjadi peseeta Vaksinasi.

Kegiatan dipimpin langsung Kapolsek Bayah AKP R. Ampri, SH, bekerjasama dengan Kepala UPTD Rawat Inap Bayah dr. Erwan Susanto dan dr. Danu Rohyana.

Kapolres Lebak Polda Banten AKBP Teddy Rayendra,SIK,M.I.K Melalui Kapolsek Bayah AKP R. Ampri, SH mengatakan hari ini Polsek Bayah Polres Lebak bekerjasama dengan UPTD rawat inap Bayah melaksanakan Gebyar Vaksinasi Covid-19 Dosis Ke-1 dan Dosis 2 bertempat di Mako Polsek Bayah Kec. Bayah, Lebak.

“Vaksinasi hari ini target sasaran 240 orang untuk umum 200 orang Dosis 1 dan 40 orang Dosis ke-2 dengan Tersediaan 22 Vial yang di siapkan oleh UPDT Rawat Inap Bayah kegiatan vaksinasi ini akan terus kita lakukan, dengan harapan seluruh masyarakat Bayah di masa pandemi ini dapat meningkatkan herd immunity,” kata Kapolsek Bayah.

Ia pun mengapresiasi kepada masyarakat bayah terhadap ketentuan pemerintah dalam dalam hal partisipasi vaksinasi Covid-19 ini. Sebelumnya, kata Kapolsek, dalam pelaksanaan vaksinasi ini, pihaknya pun sudah menyasar seluruh kalangan masyarakat .

“Kesadaran dan antusias masyarakat untuk mengikuti vaksin semakin meningkat, hal ini tentunya berkat sosialisasi dan kerjasama yang baik antara semua pihak terkait,” tutup Kapolsek.

(Red/Asep)
Cakratara

Redaksi Cakratara.com melayani Hak Jawab, dan Hak Koreksi apabila ada keberatan atau ketidakpuasan dengan pemberitaan kami dan menjadi sengketa.

TNI-Polri

Gelar Vaksinasi Polsek Cibadak Diikuti Santriawan Santriawati

Published

on

Percepatan Penanganan Pandemi Covid-19, Polsek Cibadak Polres Lebak Polda Banten gelar vaksinasi covid-19 massal dengan sasaran Masyarakat

LEBAK, CAKRATARA – Untuk mendukung Program Pemerintah dalam Percepatan Penanganan Pandemi Covid-19, Polsek Cibadak Polres Lebak Polda Banten gelar vaksinasi covid-19 massal dengan sasaran Masyarakat dan 100 Santriawan/Santriawati Ponpes Al-Hidayah

di Kecamatan Cibadak Kabupaten Lebak Provinsi Banten, Rabu (27/10/2021).

Gelar Vaksinasi Covic-19 massal tersebut dipimpin oleh Kapolsek Cibadak AKP H.E Kusroin, bekerjasama dengan Puskesmas Cibadak.

Kapolres Lebak Polda Banten AKBP Teddy Rayendra,SIK,M.I.K Melalui Kapolsek Cibadak AKP H.E Kusroin.  mengatakan, “Hari ini Polsek Cibadak Polres Lebak bersama puskesmas Cibadak kembali melaksanakan Vaksinasi covid-19  massal bertempat di Ponpes Al-Hidayah Kecamatan Cibadak, Kabupaten Lebak,” ujar Kusroin

“Polsek Cibadak kembali laksanakan gelar vaksinasi Covid-19 bersama Puskesmas Cibadak. Alhamdulillah para Santri di Ponpes Al-Hidayah mengikuti kegiatan Vaksinasi yang diadakan oleh Polsek Cibadak. dosis yang terpakai sebanyak 100 Dosis untuk dosis I sebayak 52 orang dan Dosis II sebayak 48 orang,” kata Kusroin.

“Tidak henti Kapolsek selalu mengajak kepada seluruh masyarakat khususnya di Kecamatan Cibadak untuk mengikuti giat vaksinasi,karena ini adalah salah satu program pemerintah dalam percepatan penanganan Covid-19.

Terima kasih kepada Pimpinan Ponpes Al-Hidayah yang sudah mendukung Program Pemerintah tentang Vaksinasi Covid-19 ini. Dan bagi Yang sudah mengikuti vaksinasi diucapkan terimakasih dan ajak saudara,tetangga untuk mengikuti Vaksinasi ini, ungkapnya.

Kusroin juga mengungkapkan, dengan vaksinasi covid-19 akan tercipta herd immunity atau kekebalan tubuh untuk masyarakat Kec.Cibadak sehingga tidak mudah terpapar virus covid-19.

“Polsek Cibadak akan terus melaksanakan kegiatan Vaksinasi covid-19 Massal,  Silahkan masyarakat yang mau divaksin datang ke Polsek Cibadak atau Puskesmas Cibadak untuk konfirmasi waktu pelaksanaan yang telah kami Jadwalkan. Tetap terapkan protokol kesehatan,” pungkasnya.

Anton Hermawan
Cakratara

Continue Reading

TNI-Polri

Mantan Kades Sodong Diduga  Korupsi DD Hingga Rp 418 Juta

Published

on

Mantan Kepala Desa (Kades) Sodong, Kecamatan Saketi, Kabupaten berinisial SJ (54) dan anaknya berinisial YP (29)

PANDEGLANG, CAKRATARA – Mantan Kepala Desa (Kades) Sodong, Kecamatan Saketi, Kabupaten berinisial SJ (54) dan anaknya berinisial YP (29) selaku Kepala Urusan Keuangan Desa Sodong diduga melakukan korupsi Dana Desa (DD) tahun anggaran 2019 sebesar Rp. 418 juta.

Keduanya ditetapkan tersangka dan ditahan di Mako Polres Pandeglang setelah hasil penyidikan dan pemeriksaan kerugian negara yang dilakukan oleh Satreskrim Polres Pandeglang.

Kabid Humas Polda Banten, AKBP Shinto Silitonga saat memimpin jumpa pers mengatakan bahwa modus yang dilakukan kedua tersangka yakni dengan mengurangi jumlah volume bangunan serta tidak menyalurkan beberapa dana desa.

“Modus yang dilakukan kedua tersangka yakni mengurangi jumlah bahan dan keuangan dalam pelaksanaan pembangunan di desa yang bersifat fisik tersangka juga tidak menyalurkan beberapa dana yang seharusnya sudah diajukan untuk bidang pemberdayaan Rp20, Bidang Pembinaan Rp16,2 juta dan penyertaan modal BUMdes Rp50 juta,” jelas Shinto, Rabu (27/10/2021).

Shinto menjelaskan, tersangka YP selaku Kaur Keuangan awalnya mengajukan Desa Desa sebesar Rp772 juta, namun pada pelaksanaannya di lapangan hanya digunakan sebesar Rp354 juta sedangkan sisanya digunakan untuk kebutuhan pribadi kedua tersangka.

“Uang dari hasil korupsi sebesar Rp. 418 digunakan untuk keperluan di desa yang bukan peruntukannya dan untuk kepentingan pribadi kedua tersangka. Jumlah Rp418 itu sesuai hasil audit kerugian negara dari BPKP,” katanya.

Atas perbuatannya kedua tersangka dijerat pasal 2 ayat (1) dan atau pasal 3 Jo pasal 18 UU RI Nomor 31 tahun 1999, tentang pemberantasan tindak pidana korupsi Jo UU RI Nomor 20 tahun 2001 tentang perubahan atas UU RI Nomor 31 tahun 1999, tentang pemberantasan tindak pidana korupsi Jo pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP dengan ancaman pidana maksimal selama 20 kurungan penjara.

 

Anton Hermawan

Cakratara

Continue Reading
Advertisement

Facebook

Trending