Connect with us

TNI-Polri

Akabri 1996 Bantu Pulihkan Ekonomi Tranformasi Digital

Published

on

Akabri 1996 Bharatasena dalam 25 tahun masa pengabdiannya telah melakukan kegiatan Serbuan Vaksinasi, pembagian paket sembako langsung

JAKARTA, CAKRATARA – Akabri 1996 Bharatasena dalam 25 tahun masa pengabdiannya telah melakukan kegiatan Serbuan Vaksinasi dan pembagian paket sembako dilakukan secara langsung yang menyasar pada masyarakat padat penduduk maupun slum area yang berada di seluruh wilayah Ibukota Jakarta dan sekitarnya, serta seluruh Indonesia pada umumnya melalui kordinator wilayah masing-masing.

“Bantuan sosial disalurkan secara langsung, ke rumah-rumah warga. Namun sebelumnya telah dilakukan pendataan dengan (pembagiannya) tanpa kerumunan. Karena, kami berbagi dengan menggunakan berbagai sarana dan jadwal waktu tertentu,” ungkap Kombes Pol. Budi Herdi Susianto selaku ketua Baksos Akabri 1996 Bharatasena didampingi oleh Kombes Pol. Hengky Hariadi, dalam keterangannya kepada wartawan di jakarta, Selasa (21/9/2021).

Kombes. Budi Herdi Menyampaikan, bahwa kegiatan utama dari 25 tahun pengabdian AKABRI 1996 ini adalah menggelar Vaksinasi dan Bakti Sosial. Bakti sosial juga di lakukan dengan rangkaian pemberian bantuan sosial dan bantuan Fasilitas untuk pemberdayaan UMKM melalui transformasi digital.

Pelaksanaan Bakti Sosial dan Vaksinasi serta pembagian sembako dilakukan secara serentak pada Hari Kamis, 23 September 2021, dengan pembagian waktu di tentukan oleh panitia diantaranya pukul 08.00-17.00 WIB, yang insya Allah akan di hadiri oleh Kapolri dan Panglima TNI.

Dalam Bakti sosial AKABRI 1996 Bharatasena ini, diharapkan mampu mendorong serta membantu dalam peningkatan kesejahteraan masyarakat, dengan membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari. Mengupayakan peningkatan maupun pertumbuhan perekonomian ditengah pandemi saat ini.

Ada 9.220 Vaksin dan 7.000 paket sembako yang akan dibagikan secara menyeluruh di kawasan Jakarta dan sekitarnya. Di samping itu, akan dilakukan dibeberapa titik di Jabodetabek, diantaranya berlokasi di SMKN 2 Tangerang, Jl. Veteran  No. 2 Tangerang, pada hari Kamis tanggal 23 September 2021.

“Kami Berharap, dengan penyelenggaraan kegiatan Bakti Sosial 25 tahun pengabdian AKABRI  1996 Bharatasena ini, berupa vaksinasi, pemberian bantuan sosial dan bantuan fasilitas UMKM melalui Transformasi Digital yang di prakarsai oleh para alumni AKABRI  1996 ini dapat membantu program pemerintah RI. Ir. H. Joko Widodo dan selaras dengan perintah Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo untuk mempercepat serbuan vaksin, sehingga akan muncul Herd Imunity dalam upaya peningkatan ekonomi bangsa, dalam menuju Indonesia Tangguh, Indonesia Tumbuh,” Ujar Budi Herdi”.

Di hari puncak 25 tahun pengabdian AKABRI 1996 Bharatasena, juga melakukan Transformasi Digital untuk membantu pemberdayaan UMKM kepada pelaku usaha mikro kecil yang telah mampu merangkul ratusan UMKM di berbagai provinsi dan Kabupaten/Kota, Ujar Budi Herdi.

Dimana angka tersebut di bantu agar mampu menembus 3 (tiga) besar e-commerce atau pasar online.

Budi Herdi Menambahkan, adapun Polda-Polda dan Polres yang sudah melakukan pemberdayaan UMKM melalui Transformasi Digital Presisi yaitu, Polda Kalteng dan Polda Kalsel, Polrestabes Surabaya, Polresta Surakarta, Polresta Bandung dan Polrestro Bekasi, yang Insya Allah akan di ikuti oleh Polres-Polres lainnya.

Sementara Edy Sumardi selaku Ketua Seksi Dokumentasi dan Publikasi Pada Bakti sosial ini, menyampaikan, diharapkan dengan adanya kegiatan pemberdayaan UMKM melalui Transformasi Digital yang merupakan bentuk kontribusi kami para alumni AKABRI 1996 Bharatasena, dapat meningkatkan ekonomi masyarakat ditengah masa pandemi merupakan salah satu program pemerintah dalam pemulihan perekonomian bangsa.

“Kegiatan ini merupakan bentuk pengabdian bakti tugas kami dengan mengusung tema 25 tahun mengabdi Bharatasena AKABRI 1996 sinergi Indonesia Tangguh Indonesia Tumbuh,”. tutup Edy Sumardi.

(Red/Asep)
Cakratara

Facebook Notice for EU! You need to login to view and post FB Comments!

Redaksi Cakratara.com melayani Hak Jawab, dan Hak Koreksi apabila ada keberatan atau ketidakpuasan dengan pemberitaan kami dan menjadi sengketa.

TNI-Polri

Gelar Vaksinasi Polsek Cibadak Diikuti Santriawan Santriawati

Published

on

Percepatan Penanganan Pandemi Covid-19, Polsek Cibadak Polres Lebak Polda Banten gelar vaksinasi covid-19 massal dengan sasaran Masyarakat

LEBAK, CAKRATARA – Untuk mendukung Program Pemerintah dalam Percepatan Penanganan Pandemi Covid-19, Polsek Cibadak Polres Lebak Polda Banten gelar vaksinasi covid-19 massal dengan sasaran Masyarakat dan 100 Santriawan/Santriawati Ponpes Al-Hidayah

di Kecamatan Cibadak Kabupaten Lebak Provinsi Banten, Rabu (27/10/2021).

Gelar Vaksinasi Covic-19 massal tersebut dipimpin oleh Kapolsek Cibadak AKP H.E Kusroin, bekerjasama dengan Puskesmas Cibadak.

Kapolres Lebak Polda Banten AKBP Teddy Rayendra,SIK,M.I.K Melalui Kapolsek Cibadak AKP H.E Kusroin.  mengatakan, “Hari ini Polsek Cibadak Polres Lebak bersama puskesmas Cibadak kembali melaksanakan Vaksinasi covid-19  massal bertempat di Ponpes Al-Hidayah Kecamatan Cibadak, Kabupaten Lebak,” ujar Kusroin

“Polsek Cibadak kembali laksanakan gelar vaksinasi Covid-19 bersama Puskesmas Cibadak. Alhamdulillah para Santri di Ponpes Al-Hidayah mengikuti kegiatan Vaksinasi yang diadakan oleh Polsek Cibadak. dosis yang terpakai sebanyak 100 Dosis untuk dosis I sebayak 52 orang dan Dosis II sebayak 48 orang,” kata Kusroin.

“Tidak henti Kapolsek selalu mengajak kepada seluruh masyarakat khususnya di Kecamatan Cibadak untuk mengikuti giat vaksinasi,karena ini adalah salah satu program pemerintah dalam percepatan penanganan Covid-19.

Terima kasih kepada Pimpinan Ponpes Al-Hidayah yang sudah mendukung Program Pemerintah tentang Vaksinasi Covid-19 ini. Dan bagi Yang sudah mengikuti vaksinasi diucapkan terimakasih dan ajak saudara,tetangga untuk mengikuti Vaksinasi ini, ungkapnya.

Kusroin juga mengungkapkan, dengan vaksinasi covid-19 akan tercipta herd immunity atau kekebalan tubuh untuk masyarakat Kec.Cibadak sehingga tidak mudah terpapar virus covid-19.

“Polsek Cibadak akan terus melaksanakan kegiatan Vaksinasi covid-19 Massal,  Silahkan masyarakat yang mau divaksin datang ke Polsek Cibadak atau Puskesmas Cibadak untuk konfirmasi waktu pelaksanaan yang telah kami Jadwalkan. Tetap terapkan protokol kesehatan,” pungkasnya.

Anton Hermawan
Cakratara

Facebook Notice for EU! You need to login to view and post FB Comments!
Continue Reading

TNI-Polri

Mantan Kades Sodong Diduga  Korupsi DD Hingga Rp 418 Juta

Published

on

Mantan Kepala Desa (Kades) Sodong, Kecamatan Saketi, Kabupaten berinisial SJ (54) dan anaknya berinisial YP (29)

PANDEGLANG, CAKRATARA – Mantan Kepala Desa (Kades) Sodong, Kecamatan Saketi, Kabupaten berinisial SJ (54) dan anaknya berinisial YP (29) selaku Kepala Urusan Keuangan Desa Sodong diduga melakukan korupsi Dana Desa (DD) tahun anggaran 2019 sebesar Rp. 418 juta.

Keduanya ditetapkan tersangka dan ditahan di Mako Polres Pandeglang setelah hasil penyidikan dan pemeriksaan kerugian negara yang dilakukan oleh Satreskrim Polres Pandeglang.

Kabid Humas Polda Banten, AKBP Shinto Silitonga saat memimpin jumpa pers mengatakan bahwa modus yang dilakukan kedua tersangka yakni dengan mengurangi jumlah volume bangunan serta tidak menyalurkan beberapa dana desa.

“Modus yang dilakukan kedua tersangka yakni mengurangi jumlah bahan dan keuangan dalam pelaksanaan pembangunan di desa yang bersifat fisik tersangka juga tidak menyalurkan beberapa dana yang seharusnya sudah diajukan untuk bidang pemberdayaan Rp20, Bidang Pembinaan Rp16,2 juta dan penyertaan modal BUMdes Rp50 juta,” jelas Shinto, Rabu (27/10/2021).

Shinto menjelaskan, tersangka YP selaku Kaur Keuangan awalnya mengajukan Desa Desa sebesar Rp772 juta, namun pada pelaksanaannya di lapangan hanya digunakan sebesar Rp354 juta sedangkan sisanya digunakan untuk kebutuhan pribadi kedua tersangka.

“Uang dari hasil korupsi sebesar Rp. 418 digunakan untuk keperluan di desa yang bukan peruntukannya dan untuk kepentingan pribadi kedua tersangka. Jumlah Rp418 itu sesuai hasil audit kerugian negara dari BPKP,” katanya.

Atas perbuatannya kedua tersangka dijerat pasal 2 ayat (1) dan atau pasal 3 Jo pasal 18 UU RI Nomor 31 tahun 1999, tentang pemberantasan tindak pidana korupsi Jo UU RI Nomor 20 tahun 2001 tentang perubahan atas UU RI Nomor 31 tahun 1999, tentang pemberantasan tindak pidana korupsi Jo pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP dengan ancaman pidana maksimal selama 20 kurungan penjara.

 

Anton Hermawan

Cakratara

Facebook Notice for EU! You need to login to view and post FB Comments!
Continue Reading
Advertisement

Facebook

Trending