Connect with us

Nusantara

KONI Kabupaten Lebak Periode 2020-2024 Resmi Dilantik

Published

on

By

Perwakilan Ketua  Banten Engkos Kosasih mengukuhkan dan melantik pengurus KONI Kabupaten Lebak masa bakti 2020-2024 di Pendopo

LEBAK, CAKRATARA – Perwakilan Ketua KONI Banten Engkos Kosasih mengukuhkan dan melantik pengurus KONI Kabupaten Lebak masa bakti 2020-2024 di Pendopo Pemerintah Kabupaten Lebak, Selasa (14/9/2021).

Hadir pada pelantikan ini, Bupati Lebak Hj Iti Octavia Jayabaya, Forkopimda Lebak, Ketua Gapensi Lebak, Nabil Jayabaya, dan sejumlah kepala OPD.

Pengurusan KONI Kabupaten Lebak masa bakti 2020-2024 yang dilantik dan dikukuhkan terdiri dari, Dr Yeppi Wahyu Wendiana (Ketua Umum ), H Uun Samsudin (Sekertaris Umum), Rully Haeruliyanto, SH, Msi.

Dr. Yeppy Wahyu Wenduana Ketua KONI Kabupaten Lebak mengatakan, pihaknya mengucapkan terima kasih kepada pemerintah daerah dalam hal ini Bupati Lebak selaku kepala daerah yang mensuport perkembangan olah raga di Kabupaten setempat.

”Alhamdulillah, prestasi olah raga di Kabupaten Lebak dari tahun ke tahun terus mengalami peningkatan. Itu semua tidak lepas pula berkat dukungan dan suportnya Ibu Bupati Lebak, Hj Iti Octavia Jayabaya,” ujar Yeppy dalam sambutannya.

Yeppy juga mengatakan, dengan segala keterbatasan sarana dan prasarana olah raga yang ada di Kabupaten Lebak. Hal itu tidak menurunkan semangat para pengurus dan penggiat olah raga di Kabupaten Lebak untuk terus berjuang meraih prestasi yang terbaik dibidang olah raga . Sehingga mampu membawa harum nama baik Kabupaten Lebak dan Banten.

”Alhamdulillah juga untuk Pon XX Papua, Lebak menyumbangkan 11 atlet untuk mewakili Banten pada PON tersebut. Semoga prestasi Olah Raga di Lebak dan Banten umumnya bisa terus meningka,” katanya.

Responsif dan dukungan Bupati Lebak dalam memajukan olah raga di Kabupaten Lebak, kata Yeppy, tentunya akan dijadikan amanat dalam melakukan pembinaan olah raga. Selain itu Yeppy juga mengatakan, selain akan berupaya meningkatkan prestasi di bidang olah raga yang ada di Kabupaten Lebak, juga akan berupaya agar masyarakat Lebak gemar berolah raga.

”Karena dengan olah raga, selain prestasi yang kita tuju, juga secara tidak langsung kita juga akan dapat raga dan jiwa yang sehat,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Lebak Hj. Iti Octavia Jayabaya mengatakan, pihaknya berharap dengan dikukuhkan dan dilantiknya kepengurusan KONI Kabupaten Lebak, masa bakti 2020-2024, prestasi olah raga di Kabupaten Lebak bisa lebih baik lagi.

”Kalau tidak salah pada tahun 2016 lalu, kita mampu melahirkan atlit dayung tingkat nasional. Karena itu, untuk prioritas pembinaan olah raga di kita, untuk sementara kita prioritaskan kepada cabor-cabor yang potensial, tentunya hal ini juga tidak mengesampingkan Cabor lainnya,” tutupnya.

Reporter: Asep D Mulyadi
Cakratara

Redaksi Cakratara.com melayani Hak Jawab, dan Hak Koreksi apabila ada keberatan atau ketidakpuasan dengan pemberitaan kami dan menjadi sengketa.

Nusantara

Peringati HUT ke 61, Karang Taruna Sobang Adakan Turnamen Badminton

Published

on

By

Dalam rangka memperingati HUT ke 61, Karang Taruna Kecamatan Sobang mengadakan kegiatan Turnamen Badminton bertempat di Gedung Olah Raga Guru

LEBAK, CAKRATARA – Dalam rangka peringati HUT ke 61, Karang Taruna Kecamatan Sobang mengadakan kegiatan Turnamen Badminton bertempat di Gedung Olah Raga Guru (GOR) Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kecamatan Sobang, di Kampung Pasir Eurih, Desa Sindanglaya Kecamatan Sobang, Kabupaten Lebak, Minggu (26/9/2021).

Panitia Turnamen Badminton Karang Taruna Kecamatan Sobang Mamat Apianto mengatakan, dalam rangka peringati HUT ke 61 Karang Taruna (Katar) dari pengurus sekaligus Panitia Karang Taruna Kecamatan Sobang ini mengadakan turnamen badminton untuk menjalin tali silaturahmi dan mengembangkan bakat para pemuda yang ada di Kecamatan Sobang.

“Alhamdulilah dari semua kalangan sangat antusias mengikuti turnamen badminton, dan dalam kegiatan tersebut kami pun tidak lepas mematuhi Protokol Kesehatan,” ungkap Mamat.

Ketua Karang Taruna (Katar) Kecamatan Sobang Asep Hidayat mengatakan, di hari ulang tahun Karang Taruna ke 61, semangat untuk terus meningkatkan rasa cinta kita terhadap sosial lingkungan masyarakat.

“Melalui turnamen tali silaturahmi khususnya bagi pecinta olahraga dan umumnya bagi Kecamatan Sobang,” tutup Asep.

Red: Kosasih
Cakratara

Continue Reading

Nusantara

Janda 6 Anak di Pandeglang Tak Dapat Bantuan Kondisinya Memprihatinkan

Published

on

By

Janda 6 anak diduga tidak mendapatkan bantuan dari pemerintah kondisinya sangat memprihatinkan bertempat tinggal di Kampung Lebak
Kondisi rumah Ade seorang janda yang memiliki 6 anak. (Foto: Cakratara)

PANDEGLANG, CAKRATARA – Seorang Janda 6 anak diduga tidak mendapatkan bantuan dari pemerintah kondisinya sangat memprihatinkan bertempat tinggal di Kampung Lebak Buah RT 02 / RW 02, Desa Citeureup, Kecamatan Panimbang, Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten, Minggu (26/09/2021).

Janda 6 anak bernama Ade (41) hidup dalam kondisi yang sangat memprihatinkan ini tinggal di rumah tembok bercampur geribik yang sudah lapuk dimakan usia dan bocor disaat musim penghujan turun sehingga dalam rumah penuh dengan genangan air yang membuat mereka susah tidur.

Kepada wartawan Ade mengaku, bahwa dirinya tidak mendapat bantuan apapun dari pemerintah untuk memenuhi kebutuhan hidup bersama 6 (enam) anaknya. Semenjak bercerai dengan suaminya sekitar 2 tahun silam, kondisi ekonominya sangat memprihatinkan. Lebih miris lagi kedua orang tuanya Ade bercerai lalu ibunya meninggal 4 bulan yang lalu.

“Semenjak saya cerai 2 tahun yang lalu, dan ibu saya meninggal, saya tinggal bersama anak-anak saya tidak punya penghasilan yang tetap, untuk memberi makan anak-anak hanya dari hasil kerja saya yang tidak menentu, apabila ada yang nyuruh, dan terkadang saya bersama anak-anak, bisa makan itu dari pemberian tetangga,” terang Ade, Minggu (26/9/2021).

Dikatakannya, waktu ibu masih ada dirinya kerja di Jakarta, tapi semenjak ibu meninggal tidak ada yang mengurus anak-anak, apalagi anak yang paling kecil masih butuh ASI.

Ade berharap kepada pemerintah, para dermawan atau donatur, agar dapat membantu meringankan penderitaannya, dan berharap untuk memiliki rumah yang layak huni.

Karena, kata Ade, jangankan untuk betulin rumah, untuk kebutuhan hidup bersama anak-anaknya saja sangat kesulitan. Untuk makan sehari-hari saja susah, tiap hari dia hanya menangis, karena tidak mampu memenuhi kebutuhan anaknya yang masih pada sekolah.

“Anak pertama, ke dua, ke tiga dan ke empat masih sekolah, yang ke lima belum sekolah, sedangkan anak yang ke enam baru berumur 4 (tahun) tahun,” pungkas Ade.

Di tempat terpisah Ketua OKK DPP Badak Banten Samsuni, Kepada Awak Media Via Pesan Whatssap mengatakan Realita yang mengenaskan ini ternyata benar-benar ada di negeri yang kaya ini. Merasa berdosa rasanya jika kondisi warga duafa ini tidak segera teratasi bersama.

“Kami mengajak kepada para dermawan yang ingin ikut berkontribusi dalam Gerakan Sosial Kemanusiaan ini guna membantu keluarga kurang mampu tersebut, mari salurkan infaknya,” kata Samsuni.

“Kami juga berharap berita ini sampai ke Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pandeglang cq Dinas Sosial, Dinas Perumahan dan Permukiman, Baznas Pandeglang, dan para Wakil Rakyat, anggota DPRD Pandeglang yang terhormat,” tutup Samsuni.

Yeyen Sudrajat
Cakratara

Continue Reading
Advertisement

Facebook

Trending

Cakratara.com We would like to show you notifications for the latest news and updates.
Dismiss
Allow Notifications