Connect with us

Nusantara

PPNI Gelar Vaksin Covid-19 1000 Dosis

Published

on

Ribuan Warga Kecamatan Kaduhejo mengikuti vaksin Covid-19 1000 dosis yang diselenggarakan oleh PPNI. Antusiasme warga mulai dari lansia,

PANDEGLANG, CAKRATARA – Ribuan Warga Kecamatan Kaduhejo mengikuti vaksin Covid-19 1000 dosis yang diselenggarakan oleh PPNI. Antusiasme warga mulai dari lansia, ibu rumah tangga, pedagang, warga dari berbagai kalangan dan pelajar yang berumur di atas 12 tahun.

Gebyar vaksin yang dilaksanakan di lapangan kecamatan Kaduhejo diselenggarakan oleh Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) dihadiri oleh Bupati Pandeglang Hj.Irna Narulita, S.E, M.M,  Kapolres Pandeglang AKBP Belny Warlansyah, Dandim 0601 Pandeglang Letkol Kav Dedi Setiadi, Plh Sekda Drs.  H.Taufik Hidayat.M.Si, Ketua DPD PPNI Kabupaten Pandeglang Hj.Nuriah SKM, M.Si, Camat Kaduhejo Drs. Atep Purnama beserta jajarannya, Pimpinan BLUD UPT PKM Kaduhejo Supriadi Amd Kep, Kapolsek Banjar AKP Satir, Danramil 0103 Banjar Kapten Arh Asep Kandana Hidayat, Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat Kaduhejo.

Gebyar vaksinasi Covid-19 1000 dosis dibuka langsung oleh Bupati Pandeglang Hj.Irna Narulita.

Dalam sambutannya, Bupati Pandeglang berterimakasih kepada PPNI yang menggelar acara vaksin Covid-19 1000 dosis dan juga berterimakasih kepada warga masyarakat Kecamatan Kaduhejo yang sudah hadir dan antusias mengikuti acara Vaksin 1000 dosis.

Irna juga menyampaikan akan menargetkan 65% warga Pandeglang yang di vaksin sampai dengan akhir tahun 2021.

“Saya juga berharap Pandemi ini akan bergeser menjadi Endemi,” harap Bupati.

Di tempat terpisah awak media menemui Pimpinan  BLUD UPT PKM Kaduhejo Supriadi Amd Kep yang mengatakan acara ini terbilang dadakan Karena acaranya di persiapkan dalam waktu 2 hari. Namun, kata dia, Alhamdulillah berkat kerja keras beliau beserta jajarannya acara dapat terlaksana dengan lancar dan pencapaian target 1000 Dosis tetapi masyarakat yang mengikuti vaksin bisa mencapai 1.392 peserta vaksin.

“Saya juga berterimakasih kepada panitia dan pihak lain yang sudah membantu terlaksananya acara Gebyar Vaksinasi Covid-19 1000 dosis di Kecamatan Kaduhejo,” tutupnya.

Lia Barokah
Cakratara

Facebook Notice for EU! You need to login to view and post FB Comments!

Redaksi Cakratara.com melayani Hak Jawab, dan Hak Koreksi apabila ada keberatan atau ketidakpuasan dengan pemberitaan kami dan menjadi sengketa.

Nusantara

Karya WBP Lapas Rangkasbitung Mejeng di Legal Expo

Published

on

Hari Dharma Karya Dhika (HDKD) 2021 Kementerian Hukum dan HAM, Kantor Wilayah Kemenkumham Banten Mengadakan Pameran

SERANG, CAKRATARA – Dalam rangka memperingati Hari Dharma Karya Dhika (HDKD) 2021 Kementerian Hukum dan HAM, Kantor Wilayah Kemenkumham Banten Mengadakan Pameran seluruh Kegiatan pelayanan Publik, dan pameran hasil karya Warga Binaan Pemasyarakatan yang digelar pada tanggal 26-27 Oktober 2021 bertempat di halaman depan Kanwil Kemenkumham Banten, Rabu (27/10/2021).

Legal Expo ini menjadi salah satu ajang untuk mempublikasikan karya dari Warga Binaan agar mendapat perhatian dari masyarkakat dan sebagai bentuk nyata hasil pembinaan selama berada di Lapas.

Lapas Rangkasbitung juga turut berpartisipasi dalam mensukseskan kegiatan Legal Expo tersebut dengan memperkenalkan produk hasil kegiatan dari warga binaan pemasyarakatan yaitu berupa Produksi Gitar Akustik sebagai produk unggulan, serta hasil kerajinan lainnya seperti Cobek/ulekan dari Bahan Kayu, Mangkuk dan Ukiran dari bahan kayu yang dibuat oleh WBP Lapas Rangkasbitung
Kalapas Rangkasbitung menjelaskan Pameran ini menjadi media pembinaan di Lapas dapat tersalurkan dan tersebarluaskan kepada masyarakat.

“Dengan mengikuti pameran Legal Expo ini diharapkan masyarakat dapat mengetahui bahwasanya di dalam Lapas Rangkasbitung memiliki kegiatan-kegiatan yang bermanfaat semoga hasil produksi WBP Lapas Rangkasbitung dapat diterima di masyarakat dan dapat bersaing dengan produksi yang ada dimasyarakat akhirnya persepsi masyarakat semakin hari semakin baik terhadap Lapas dan Pemasyarakatan” ujar Kalapas.

Sebagai informasi selain masyarakat umum, Wamenkumham Republik Indonesia Prof Dr. Edward Omar Shairf Hierij hadir dan melihat pemeran hasil karya WBP serta Kakanwil Banten memberikan Gitar Lapas kepada Wamenkumham RI serta turut hadir Sekertaris Direktur Jenderal Pemasyarakatan, Heni Yuwono.

Wahid
Cakratara

Continue Reading

Nusantara

Tiga Pilar Tanjung Duren Kerja Bakti Pasca Kebakaran

Published

on

Tiga Pilar melaksanakan Apel Kerja Bakti membersihkan puing-puing di area pasca kebakaran yang terjadi di Jl.Makaliwe II Gg. 3 Rt. 03/08

JAKARTA, CAKRATARA – Kepolisian Sektor Polsek Tanjung Duren bersama Tiga Pilar melaksanakan Apel Kerja Bakti membersihkan puing-puing di area pasca kebakaran yang terjadi di Jl.Makaliwe II Gg. 3 Rt. 03/08 dan Gg 4 Rt. 04/08 Kel. Grogol Jakarta Barat, Rabu (27/10/2021).

Kapolsek Tanjung Duren Polres Metro Jakarta Barat Kompol Rosana Albertina Labobar, S.IK., M.Si didampingi Camat Grogol Petamburan Didit Sumaryanta dan Danramil 03/GP Kapten Inf. Irwan Triyono, saat memimpin Apel Kerja Bakti tersebut mengatakan, ucapan syukur atas nikmat kesehatan yang telah diberikan oleh Allah Swt, Tuhan Yang Maha Esa.

Adapun tujuan dari Tiga Pilar melakukan kerja bakti di lokasi kebakaran ini, adalah ingin meringankan beban warga yang terdampak musibah. Selain itu kebersihan lingkungan yang memang menjadi tanggung jawab bersama.

“Kami mengimbau para korban kebakaran agar menjadikan musibah ini sebagai ujian, bukan sebagai cobaan, karena setelah ujian berakhir akan menerima kenikmatan,” ucap Kompol Ocha.

Kapolsek mengajak para korban kebakaran untuk selalu semangat dan optimis dalam menghadapi musibah. Harus bangkit untuk menata kehidupan yang lebih baik di masa depan.

“Saya juga memberikan arahan dalam pelaksanaan kerja bakti agar petugas tetap memperhatikan protokol kesehatan,” imbuhnya”.

Selain itu di lokasi kebakaran, ia juga mengimbau kepada warga jika ingin meninggalkan rumah yakinkan bahwa kondisi arus listrik dalam keadaan posisi mati.

“Kemudian jika memasang instalasi listrik jangan satu kabel terlalu banyak beban colokan, ini yang sering menyebabkan arus pendek hingga kerap terjadinya kebakaran,” katanya.

Eman
Cakratara

Continue Reading
Advertisement

Facebook

Trending