Connect with us

Nusantara

Ucu Fahmi Sebut Proyek Jalan Huntap Diduga Asal Jadi

Published

on

Ucu Fahmi kepada wartawan pada Rabu (8/9/21) mengatakan, hari ini proyek jalan Huntap mulai dikerjakan atau dibangun kembali.

PANDEGLANG, CAKRATARA – Aktivis Front Aksi Mahasiswa (FAM) Pandeglang, Ucu Fahmi menyebutkan proyek jalan Hunian Tetap (Huntap) di Desa Banyu Mekar Kecamatan Labuan Kabupaten Pandeglang diduga asal Jadi dan terkesan hanya dijadikan ajang mumpung oleh pihak oknum perusahaan di wilayah Pandeglang Banten.

Ucu Fahmi kepada wartawan pada Rabu (8/9/21) mengatakan, hari ini proyek jalan Huntap mulai dikerjakan atau dibangun kembali. Namun, menurutnya, saat ini tetap saja perusahaan tersebut dinilai tidak propesional dalam pengerjaan.

“Kami berharap pekerjaan itu di kerjakan semaksimal mungkin sesui RAB, dan berharap juga kepada pemerintah pandeglang jangan hanya memberikan pekerjaan nya saja namun pemerintah juga harus mengawasi karena anggaran yang cukup lumayan Pantastis di salah gunakan , lihat saja kualitas nya sangan buruk dan asal jadi, kemungkinan besar perusahaan tersebut hanya mencari untung,” kata Ucu.

Ucu juga menegaskan kepada pemerintah pandeglang bila mana pekerjaan itu tidak sesui maka ucu fahmi meninta perusahaan itu di blackliset saja dan meminta kepada Aparat penegak Hukum APH pandeglang untuk melakukan pemeriksaan bila mana adanya nya kerugian negara.

Sementara, Bone selaku Pelakasana Proyek saat di konfirmasi awak media
melalui sambungan via WhatsApp menyangkal, “untuk papan informasi proyek itu sudah lama di pasang saat di mulai pelaksanaan

“Kalau untuk hasil pekerjaan itu sudah layak, siapa yang bilang asal jadi pekerjaan saya
dan untuk jalan yang baru di kerjakan sepotong itu saya tidak bilang anggarannya cuman cukup segini,” katanya.

“Saya bilang begini kemasyarakat nanti ya sabar ini bertahap, mungkin ini cukup
sampai disini dan kita kerjakan sesuai kubikasi. Dan untuk jalan yang baru di kerjakan sepotong sekarang sudah di tambah lagi, nanti saya kirimin fotonya pak,” Pungkasnya

Yeyen Sudrajat
Cakratara

Facebook Notice for EU! You need to login to view and post FB Comments!

Redaksi Cakratara.com melayani Hak Jawab, dan Hak Koreksi apabila ada keberatan atau ketidakpuasan dengan pemberitaan kami dan menjadi sengketa.

Nusantara

Pemuda Pancasila Kolaborasi dengan Paguyuban Remaja Netral Jaga Keamanan

Published

on

Demi menjaga keamanan, Pemuda Pancasila kolaborasi dengan Paguyuban Remaja Netral untum mengamankan acara turnamen bola voly plastik

BANYUWANGI, CAKRATARA – Demi menjaga keamanan, Pemuda Pancasila kolaborasi dengan Paguyuban Remaja Netral untum mengamankan acara turnamen bola voly plastik yang bertempat di Dusun Pancoran, Desa Ketapang, Kecamatan Kalipuro Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur pada Sabtu (16/10/21).

Dalam acara tersebut turut hadir Kepala Desa Ketapang Slamet dan juga tokoh kepemudaan Suhdi Purwanto sebagai Ketua Pelopor Ketapang dimana pemuda pelopor ketapang yang telah menaungi beberapa organisasi.

Adul Karim ketua dari dari Pemuda Pancasila ranting Ketapang menegaskan bahwa pemuda pancasila dan paguyuban remana netral berkolaborasi demi menjaga keamanan biar tidak terjadi kegaduhan di malam puncak final lomba bola voly plastik yang di lakukan oleh karang taruna arpan

Joko Misbono dan juga mahalik yang tergabung di dalam tim macan blambangan juga ikut hadir untuk memantau di kelancaran di dalam pertandingan.

Joko irawan ketua dari paguyuban remaja netral berharap semua karang taruna yang berada di desa ketapang bisa menjadi cotoh bagi pemuda pemudi yang berada diluar daera dan pemuda pemudi bisa ikut serta mebantu kabupaten khususnya di bidang olah raga karna di banyuwangi ini butuh pemuda pemudi yang pro aktif di bidang olaraga

Suhdi purwanto sebagai tokoh kepemudaan berharap semoga festival tropy pelopor ini bisa berlasung lancar dan serta untuk pemengnya bisa ada uwang pembinaan dan marikita bersama-sama kita jalin persatuan dan kesatuan karna pemuda pelopor ada wadah dari beberapa oranganisasi dan karang taruna pungkas suhdi purwanto.

Satrawi (Darwis)
Cakratara

Facebook Notice for EU! You need to login to view and post FB Comments!
Continue Reading

Nusantara

Bupati Lebak Ajak Perempuan Untuk Berdaya Saing

Published

on

zoom meeting, Sabtu (16/10/2021). Bupati Lebak Iti Octavia Jayabaya menjadi key note speaker dalam seminar nasional tersebut.

LEBAK, CAKRATARA – Sebagai suatu prodi dengan orientasi di bidang komunikasi perubahan sosial, Prodi Magister Ilmu Komunikasi Universitas Sultan Ageng Tirtayasa mengadakan seminar nasional dan workshop mengenai komunikasi/kampanye kesehatan dengan fokus pada isu gender dan inklusi sosial (gesi), dengan Tema “Komunikasi Inklusi Gender Dalam Pemerataan Kesehatan”. Kegiatan dilaksanakan secara daring melalui platform zoom meeting, Sabtu (16/10/2021). Bupati Lebak Iti Octavia Jayabaya menjadi key note speaker dalam seminar nasional tersebut.

Bupati Lebak menyampaikan, bahwa Kabupaten Lebak memiliki misi meningkatkan kualitas dan daya saing sumber daya manusia, dan hal tersebut sangat erat kaitannya dengan pendidikan dan kesehatan, jadi akan berkorelasi kepada inklusi gender karena melalui kualitas pendidikan dan daya saing ini tidak bisa dibedakan antara laki-laki dan perempuan terlebih didalam Undang-Undang soal perempuan juga memiliki hak yang sama diberikan tiga puluh persen.

“Intinya saya mengajak kepada semuanya, kita perempuan harus berdaya saing diantaranya meningkatkan kompetensi dan tentunya lingkungan sekitar juga harus mendukung jadi kita memiliki kesempatan yang sama tanpa diskriminasi, yang terpenting adalah mari kita gali potensi kita tingkatkan potensi kita untuk bisa bersaing dengan seluruh elemen yang lainnya” ujar Bupati Lebak.

Sementara itu Rektor Untirta Fatah Sulaiman dalam sambutannya menyampaikan bahwa seminar tersebut bertujuan untuk meningkatkan wawasan yang sensitif terhadap isu gender, mengoptimalkan pembangunan bidang kesehatan di Provinsi Banten khususnya, serta membuka jaringan dan kolaborasi lembaga akademik dan lembaga lainnya.

“Fokus workshop ini adalah distribusi pengetahuan tentang kampanye sosial yang berorientasi gender dalam meningkatkan kesadaran masyarakat soal isu kesehatan, terutama yang terkait dengan kasus gizi buruk, stunting, dan kesehatan ibu dan anak,” pungkasnya.

Red
Cakratara

Facebook Notice for EU! You need to login to view and post FB Comments!
Continue Reading
Advertisement

Facebook

Trending