Connect with us

Nusantara

Bapas Ciangir Studi Banding Pengembangan Kompetensi

Published

on

Lapas kelas III Rangkasbitung menerima kunjungan studi banding dan kunjungan kerja Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas II Ciangir

LEBAK, CAKRATARA – Lapas kelas III Rangkasbitung menerima kunjungan studi banding dan kunjungan kerja Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas II Ciangir dalam rangka pengembangan kompetensi JFT PK, Jumat (03/09/21).

Kabapas Ciangir, Mulyadi Gani beserta jajaran diterima langsung oleh Kalapas Rangkasbitung, Budi Ruswanto dan disambut meriah oleh WBP dengan menampilkan yel-yel semangat WBK Lapas Rangkasbitung.

Rombongan Bapas Ciangir Tangerang berkesempatan untuk melihat Sarana dan Prasarana yang ada di Lapas Rangkasbitung, seperti layanan kunjungan, layanan Sistem Database Pemasyarakatan (SDP), Perpustakaan Destinasi Wisata Hukum (Pustadewikum), layanan self service untuk Warga Binaan Pemasyarakatan, pengajian dan latihan marawis, ruang kegiatan kerja (pembuatan gitar, barber shop, menjahit, serta kerajinan tangan dari koran), perkebunan di area branggang, dapur sehat dan area blok hunian Warga Binaan Pemasyarakatan .

Sebelum mengunjungi fasilitas – fasilitas tersebut, tim Rombongan di perkenalkan lebih dekat tentang Lapas Rangkasbitung melalui pemutaran video profil Lapas Rangkasbitung.

Kabapas Ciangir, Mulyadi Gani menyampaikan apresiasinya atas sambutan hangat Lapas Rangkasbitung terhadap jajaranya.

“Tidak seperti di Lapas biasanya, begitu di Lapas kami disambut hangat oleh petugas dan WBP dengan tampilan yel-yel WBK, jadi yang yel-yel bukan petugas tapi WBP, artinya saya melihat internalisasi Pembangunan ZI disini bukan teori tapi sudah diresapi dan dipahami oleh seluruhnya terutama WBP dan ini jarang sekali diimplementasikan ditempat lain. Jadi tujuan kami kesini tepat selain silaturahmi juga pengembangan kompetensi PK, banyak kegiatan pembinaan jalan dan menjadi unggulan dsini, ada gitar yang sudah diakui, ada SAE dan lainya, ini jelas akan menginspirasi para Petugas PK kita” ujarnya.

Menanggapi kunjungan kerja Rombongan Bapas Ciangir Tangerang, Kalapas Rangkasbitung, Budi Ruswanto mengatakan bahwa yang dilakukan jajaran dan Warga Binaannya adalah hal biasa ketika ada kunjungan kerja dari instansi lain.

“Tentu kami dengan senanga hati, menerima kunjungannya, kami menjadi sangat bangga sekaligus memotivasi kami untuk dapat menampilkam karya-karya yang profuktif dan diakui luas oleh masyarakat. Tentu saja sharing knowledge disini akan sangat bermanfaat bagi semua, dan utamanya bagi Lapas Rangkasbitung yang saat ini sedang semangatnya dalam pembangunan Zona Integritas” tutup Kalapas.

Wahid Abdullah
Cakratara

Facebook Notice for EU! You need to login to view and post FB Comments!

Redaksi Cakratara.com melayani Hak Jawab, dan Hak Koreksi apabila ada keberatan atau ketidakpuasan dengan pemberitaan kami dan menjadi sengketa.

Nusantara

Karya WBP Lapas Rangkasbitung Mejeng di Legal Expo

Published

on

Hari Dharma Karya Dhika (HDKD) 2021 Kementerian Hukum dan HAM, Kantor Wilayah Kemenkumham Banten Mengadakan Pameran

SERANG, CAKRATARA – Dalam rangka memperingati Hari Dharma Karya Dhika (HDKD) 2021 Kementerian Hukum dan HAM, Kantor Wilayah Kemenkumham Banten Mengadakan Pameran seluruh Kegiatan pelayanan Publik, dan pameran hasil karya Warga Binaan Pemasyarakatan yang digelar pada tanggal 26-27 Oktober 2021 bertempat di halaman depan Kanwil Kemenkumham Banten, Rabu (27/10/2021).

Legal Expo ini menjadi salah satu ajang untuk mempublikasikan karya dari Warga Binaan agar mendapat perhatian dari masyarkakat dan sebagai bentuk nyata hasil pembinaan selama berada di Lapas.

Lapas Rangkasbitung juga turut berpartisipasi dalam mensukseskan kegiatan Legal Expo tersebut dengan memperkenalkan produk hasil kegiatan dari warga binaan pemasyarakatan yaitu berupa Produksi Gitar Akustik sebagai produk unggulan, serta hasil kerajinan lainnya seperti Cobek/ulekan dari Bahan Kayu, Mangkuk dan Ukiran dari bahan kayu yang dibuat oleh WBP Lapas Rangkasbitung
Kalapas Rangkasbitung menjelaskan Pameran ini menjadi media pembinaan di Lapas dapat tersalurkan dan tersebarluaskan kepada masyarakat.

“Dengan mengikuti pameran Legal Expo ini diharapkan masyarakat dapat mengetahui bahwasanya di dalam Lapas Rangkasbitung memiliki kegiatan-kegiatan yang bermanfaat semoga hasil produksi WBP Lapas Rangkasbitung dapat diterima di masyarakat dan dapat bersaing dengan produksi yang ada dimasyarakat akhirnya persepsi masyarakat semakin hari semakin baik terhadap Lapas dan Pemasyarakatan” ujar Kalapas.

Sebagai informasi selain masyarakat umum, Wamenkumham Republik Indonesia Prof Dr. Edward Omar Shairf Hierij hadir dan melihat pemeran hasil karya WBP serta Kakanwil Banten memberikan Gitar Lapas kepada Wamenkumham RI serta turut hadir Sekertaris Direktur Jenderal Pemasyarakatan, Heni Yuwono.

Wahid
Cakratara

Facebook Notice for EU! You need to login to view and post FB Comments!
Continue Reading

Nusantara

Tiga Pilar Tanjung Duren Kerja Bakti Pasca Kebakaran

Published

on

Tiga Pilar melaksanakan Apel Kerja Bakti membersihkan puing-puing di area pasca kebakaran yang terjadi di Jl.Makaliwe II Gg. 3 Rt. 03/08

JAKARTA, CAKRATARA – Kepolisian Sektor Polsek Tanjung Duren bersama Tiga Pilar melaksanakan Apel Kerja Bakti membersihkan puing-puing di area pasca kebakaran yang terjadi di Jl.Makaliwe II Gg. 3 Rt. 03/08 dan Gg 4 Rt. 04/08 Kel. Grogol Jakarta Barat, Rabu (27/10/2021).

Kapolsek Tanjung Duren Polres Metro Jakarta Barat Kompol Rosana Albertina Labobar, S.IK., M.Si didampingi Camat Grogol Petamburan Didit Sumaryanta dan Danramil 03/GP Kapten Inf. Irwan Triyono, saat memimpin Apel Kerja Bakti tersebut mengatakan, ucapan syukur atas nikmat kesehatan yang telah diberikan oleh Allah Swt, Tuhan Yang Maha Esa.

Adapun tujuan dari Tiga Pilar melakukan kerja bakti di lokasi kebakaran ini, adalah ingin meringankan beban warga yang terdampak musibah. Selain itu kebersihan lingkungan yang memang menjadi tanggung jawab bersama.

“Kami mengimbau para korban kebakaran agar menjadikan musibah ini sebagai ujian, bukan sebagai cobaan, karena setelah ujian berakhir akan menerima kenikmatan,” ucap Kompol Ocha.

Kapolsek mengajak para korban kebakaran untuk selalu semangat dan optimis dalam menghadapi musibah. Harus bangkit untuk menata kehidupan yang lebih baik di masa depan.

“Saya juga memberikan arahan dalam pelaksanaan kerja bakti agar petugas tetap memperhatikan protokol kesehatan,” imbuhnya”.

Selain itu di lokasi kebakaran, ia juga mengimbau kepada warga jika ingin meninggalkan rumah yakinkan bahwa kondisi arus listrik dalam keadaan posisi mati.

“Kemudian jika memasang instalasi listrik jangan satu kabel terlalu banyak beban colokan, ini yang sering menyebabkan arus pendek hingga kerap terjadinya kebakaran,” katanya.

Eman
Cakratara

Facebook Notice for EU! You need to login to view and post FB Comments!
Continue Reading
Advertisement

Facebook

Trending