Connect with us

Nusantara

JNI Minta Polisi Tuntaskan Lapdu Dugaan Mark Up

Published

on

JNI) Banten, meminta Kapolres Pandeglang, AKBP Belny Warlansyah segera melanjutkan proses hukum laporan pengaduan masyarakat (Lapdu)

PANDEGLANG, CAKRATARA – Ketua Jurnalis Nasional Indonesia (JNI) Banten, Andang Suherman meminta Kapolres Pandeglang, AKBP Belny Warlansyah segera melanjutkan proses hukum laporan pengaduan masyarakat (Lapdu) perihal dugaan mark up harga dan komoditi busuk yang diterima Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Desa Pasireurih, Kecamatan Ciepucang, Kabupaten Pandeglang.

“Kami menduga Lapdu tersebut mengendap di Satuan Reskrim (Satreskrim) Polres Pandeglang,” kata Andang, Kamis (2/9/21).

Menurutnya, lambannya proses penyelidikan dan penyidikan Polres Pandeglang, akan berdampak pada hilangnya kepercayaan masyarakat terhadap penegakan hukum Polri, yang sepatutnya melayani dan mengayomi sekaligus memberikan rasa keadilan kepada masyarakat.

“Kalau tidak salah Laporan pengaduan itu sejak Bulan Mei 2021 saat masih Kapolresnya dijabat Pak Hamam, dan sekarang digantikan oleh Pak Belny, namun kami hingga kini belum mengetahui sudah sejauh mana perkembangan penyidikan perihal dugaan bansos yang telah merugikan masyarakat miskin tersebut,” ujar Andang.

Dengan kepemimpinan Belny, Andang berharap proses hukum terhadap kasus itu dapat kembali dilanjutkan demi memenuhi rasa kepercayaan terhadap Polri dan memberikan kepuasan terhadap masyarakat yang membutuhkan supremasi hukum berjalan dengan baik.

“Kami harap Pak Belny membuka dan meninjau kembali kasus yang telah dilaporkan Organisasi JNI Banten tersebut, dan kami percaya Polres Pandeglang bekerja dengan profesional dan proporsional, tanpa tebang pilih, karena hukum harus tegak berdiri di negeri ini,” pungkas Andang.

Micha
Cakratara

Redaksi Cakratara.com melayani Hak Jawab, dan Hak Koreksi apabila ada keberatan atau ketidakpuasan dengan pemberitaan kami dan menjadi sengketa.

Nusantara

Tiga Pilar Tanjung Duren Kerja Bakti Pasca Kebakaran

Published

on

Tiga Pilar melaksanakan Apel Kerja Bakti membersihkan puing-puing di area pasca kebakaran yang terjadi di Jl.Makaliwe II Gg. 3 Rt. 03/08

JAKARTA, CAKRATARA – Kepolisian Sektor Polsek Tanjung Duren bersama Tiga Pilar melaksanakan Apel Kerja Bakti membersihkan puing-puing di area pasca kebakaran yang terjadi di Jl.Makaliwe II Gg. 3 Rt. 03/08 dan Gg 4 Rt. 04/08 Kel. Grogol Jakarta Barat, Rabu (27/10/2021).

Kapolsek Tanjung Duren Polres Metro Jakarta Barat Kompol Rosana Albertina Labobar, S.IK., M.Si didampingi Camat Grogol Petamburan Didit Sumaryanta dan Danramil 03/GP Kapten Inf. Irwan Triyono, saat memimpin Apel Kerja Bakti tersebut mengatakan, ucapan syukur atas nikmat kesehatan yang telah diberikan oleh Allah Swt, Tuhan Yang Maha Esa.

Adapun tujuan dari Tiga Pilar melakukan kerja bakti di lokasi kebakaran ini, adalah ingin meringankan beban warga yang terdampak musibah. Selain itu kebersihan lingkungan yang memang menjadi tanggung jawab bersama.

“Kami mengimbau para korban kebakaran agar menjadikan musibah ini sebagai ujian, bukan sebagai cobaan, karena setelah ujian berakhir akan menerima kenikmatan,” ucap Kompol Ocha.

Kapolsek mengajak para korban kebakaran untuk selalu semangat dan optimis dalam menghadapi musibah. Harus bangkit untuk menata kehidupan yang lebih baik di masa depan.

“Saya juga memberikan arahan dalam pelaksanaan kerja bakti agar petugas tetap memperhatikan protokol kesehatan,” imbuhnya”.

Selain itu di lokasi kebakaran, ia juga mengimbau kepada warga jika ingin meninggalkan rumah yakinkan bahwa kondisi arus listrik dalam keadaan posisi mati.

“Kemudian jika memasang instalasi listrik jangan satu kabel terlalu banyak beban colokan, ini yang sering menyebabkan arus pendek hingga kerap terjadinya kebakaran,” katanya.

Eman
Cakratara

Continue Reading

Nusantara

Kakanwil Banten Berikan Gitar pada Wamenkumham

Published

on

Kepala Kantor Wilayah ( Kakanwil ) Kementerian Hukum dan HAM Banten, Agus Toyib dalam memberikan Cinderamata Hasil Karya

LEBAK, CAKRATARA – Gitar Akustik Hasil Karya Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lembaga Pemasyarakatan kelas III Rangkasbitung kembali menjadi pilihan utama Kepala Kantor Wilayah ( Kakanwil ) Kementerian Hukum dan HAM Banten, Agus Toyib dalam memberikan Cinderamata Hasil Karya Kepada Wakil Menteri Hukum dan HAM Republik Indonesia yang berlangsung di Aula Kanwil Kemenkumham Banten, Serang, Rabu (27/10)

Apresiasi dan kebanggaan tersebut lantaran produk gitar tersebut menjadi produk yang dipilih Kakanwil Banten untuk diberikan kepada orang nomor 2 di Kementerian Hukum dan HAM, Prof Dr. Edward Omar Sharif Hiariej dalam Kegiatan Penguatan Kompetensi Pegawai dan peresmian pusat layanan Terpadu Kanwil Banten.
Kepala Kantor Wilayah, Agus Toyib menyampaikan Wilayah Banten patut berbangga karena Pa Wamenkumham sudah berkenan hadir di Banten dan turut menyaksikan serta mendukung pameran Hasil Karya WBP yang digelar dalam rangka rangkaian Hari Dharma Karyadhika tahun 2021.
“Menjadi salah satu kebanggan kami, untuk memberikan hasil karya nyata dari pembinaan di Lapas Wilayah Banten yaitu Gitar Akustik kepada Pa Wamen, yang merupakan hasil produk asli tangan-tangan terampil WBP, yang sudah teruji kualitasnya dan bisa bersaing dengan produk lain pada umumnya. Kita juga punya produk-produk lain yang sudah diakui oleh masyarakat, dan itu bukti nyata hasil Pembinaan di Lapas, semangat terus,” Ujar Agus Toyib.
Menanggapi gitarnya diberikan kepada Wamenkumham, Kepala Lapas Kelas III Rangkasbitung, Budi Ruswanto mengaku semakin senang dan bangga atas kepercayaan pimpinan terhadap hasil pembinaan di Lapas Kelas III Rangkasbitung.
“Alhamdulillah menjadi pilihan utama lagi, tentu ini menjadi penghargaan dan motivasi bagi kita semua terutama WBP Lapas Rangkasbitung, kedepan kita terus gelorakan semangat dalam berkarya, kita bisa tunjukan bahwa WBP di Lapas Rangkasbitung dilakukan pembinaan sedemikian rupa dan kontribusi hasilnya juga nyata,” Tegas pria asal bandung ini.

Wahid

Cakratara

Continue Reading
Advertisement

Facebook

Trending