Connect with us

Nusantara

SMK Negeri 1 Cibadak Gelar Vaksinasi untuk Siswa dan Umum

Published

on

SMK Negeri 1 Cibadak bekerja sama dengan Puskesmas Cibadak menyelenggarakan kegiatan vaksinasi dengan menyediakan 2000 vaksin

SUKABUMI, CAKRATARA – SMK Negeri 1 Cibadak bekerja sama dengan Puskesmas Cibadak menyelenggarakan kegiatan vaksinasi dengan menyediakan 2000 vaksin yang berlangsung selama 3 hari dimulai dari Sabtu 28 Agustus 2021 hingga Senin (30/8/21).

Kepala Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 1 Cibadak, Juanda mengatakan, kegiatan vaksinasi yang dilaksanakan di SMKN 1 Cibadak untuk para siswa dan juga untuk umum sebagai dukungan program pemerintah demi memutus mata rantai covid19.

“Saya merasa lega dan tenang dengan siswa siswa di SMKN 1 Cibadak bilamana sudah belajar dengan tatap muka mereka tidak kuatir lagi terdampak covid19 karena imun semakin meningkat tubuh sudah di protek dari penularan virus,” kata Juanda.

“SMKN 1 Cibadak ingin segera seperti biasanya lagi kegiatan belajar mengajar, karena kalau terus berlanjut jadi banyak keterbatasan. Sementara di SMKN 1 Cibadak diutamakan banyaknya praktek secara langsung, dan tidak bisa secara online terus menerus,” tambahnya.

Kegiatan vaksinasi selama 3 hari dengan 2000 vaksin yang disediakan mendapat respon antusias yang luar biasa dari siswa maupun masyarakat, dan menjadi super extra tenaga para medis dalam pelaksanaannya.

Siti siswa yang di wawancara menyebutkan alhamdullilah dirinya sudah divaksin. “Saya berterimakasih pada pihak sekolah yang begitu tinggi kepeduliannya pada siswa hingga mengelar kegiatan ini di sekolah,” kata Siti.

Sementara itu, dari masyarakat yang ikut vaksin, Ramadhan juga menambahkan vaksin di SMKN 1 Cibadak ini begitu tertib, selain Pol PP yang berjaga dan mengatur masyarakatnya juga dengan kesadaran tinggi tetap dalam menjalanlan prokes yang sudah dianjurkan,” ungkap Ramadhan.

Kegiatan vaksin di SMKN1 cibadak dihadiri jajaran kepemerintahan kecamatan termasuk Camat Cibadak Lesto, petugas Pol PP yang sudah dipersiapkan sebagai petugas sudah dari awal terus melaksanakan dan mengintruksikan agar tidak terjadinya kerumunan.

Ferdy Anggota Pol PP menuturkan kegiatan vaksin yang disambut antusias masyarakat alhamdullilah berjalan lancar sampai hari ke 3 ini,” tutup Ferdy.

Nandang Setiawan (Meionk)

Cakratara

Redaksi Cakratara.com melayani Hak Jawab, dan Hak Koreksi apabila ada keberatan atau ketidakpuasan dengan pemberitaan kami dan menjadi sengketa.

Nusantara

Karya WBP Lapas Rangkasbitung Mejeng di Legal Expo

Published

on

Hari Dharma Karya Dhika (HDKD) 2021 Kementerian Hukum dan HAM, Kantor Wilayah Kemenkumham Banten Mengadakan Pameran

SERANG, CAKRATARA – Dalam rangka memperingati Hari Dharma Karya Dhika (HDKD) 2021 Kementerian Hukum dan HAM, Kantor Wilayah Kemenkumham Banten Mengadakan Pameran seluruh Kegiatan pelayanan Publik, dan pameran hasil karya Warga Binaan Pemasyarakatan yang digelar pada tanggal 26-27 Oktober 2021 bertempat di halaman depan Kanwil Kemenkumham Banten, Rabu (27/10/2021).

Legal Expo ini menjadi salah satu ajang untuk mempublikasikan karya dari Warga Binaan agar mendapat perhatian dari masyarkakat dan sebagai bentuk nyata hasil pembinaan selama berada di Lapas.

Lapas Rangkasbitung juga turut berpartisipasi dalam mensukseskan kegiatan Legal Expo tersebut dengan memperkenalkan produk hasil kegiatan dari warga binaan pemasyarakatan yaitu berupa Produksi Gitar Akustik sebagai produk unggulan, serta hasil kerajinan lainnya seperti Cobek/ulekan dari Bahan Kayu, Mangkuk dan Ukiran dari bahan kayu yang dibuat oleh WBP Lapas Rangkasbitung
Kalapas Rangkasbitung menjelaskan Pameran ini menjadi media pembinaan di Lapas dapat tersalurkan dan tersebarluaskan kepada masyarakat.

“Dengan mengikuti pameran Legal Expo ini diharapkan masyarakat dapat mengetahui bahwasanya di dalam Lapas Rangkasbitung memiliki kegiatan-kegiatan yang bermanfaat semoga hasil produksi WBP Lapas Rangkasbitung dapat diterima di masyarakat dan dapat bersaing dengan produksi yang ada dimasyarakat akhirnya persepsi masyarakat semakin hari semakin baik terhadap Lapas dan Pemasyarakatan” ujar Kalapas.

Sebagai informasi selain masyarakat umum, Wamenkumham Republik Indonesia Prof Dr. Edward Omar Shairf Hierij hadir dan melihat pemeran hasil karya WBP serta Kakanwil Banten memberikan Gitar Lapas kepada Wamenkumham RI serta turut hadir Sekertaris Direktur Jenderal Pemasyarakatan, Heni Yuwono.

Wahid
Cakratara

Continue Reading

Nusantara

Tiga Pilar Tanjung Duren Kerja Bakti Pasca Kebakaran

Published

on

Tiga Pilar melaksanakan Apel Kerja Bakti membersihkan puing-puing di area pasca kebakaran yang terjadi di Jl.Makaliwe II Gg. 3 Rt. 03/08

JAKARTA, CAKRATARA – Kepolisian Sektor Polsek Tanjung Duren bersama Tiga Pilar melaksanakan Apel Kerja Bakti membersihkan puing-puing di area pasca kebakaran yang terjadi di Jl.Makaliwe II Gg. 3 Rt. 03/08 dan Gg 4 Rt. 04/08 Kel. Grogol Jakarta Barat, Rabu (27/10/2021).

Kapolsek Tanjung Duren Polres Metro Jakarta Barat Kompol Rosana Albertina Labobar, S.IK., M.Si didampingi Camat Grogol Petamburan Didit Sumaryanta dan Danramil 03/GP Kapten Inf. Irwan Triyono, saat memimpin Apel Kerja Bakti tersebut mengatakan, ucapan syukur atas nikmat kesehatan yang telah diberikan oleh Allah Swt, Tuhan Yang Maha Esa.

Adapun tujuan dari Tiga Pilar melakukan kerja bakti di lokasi kebakaran ini, adalah ingin meringankan beban warga yang terdampak musibah. Selain itu kebersihan lingkungan yang memang menjadi tanggung jawab bersama.

“Kami mengimbau para korban kebakaran agar menjadikan musibah ini sebagai ujian, bukan sebagai cobaan, karena setelah ujian berakhir akan menerima kenikmatan,” ucap Kompol Ocha.

Kapolsek mengajak para korban kebakaran untuk selalu semangat dan optimis dalam menghadapi musibah. Harus bangkit untuk menata kehidupan yang lebih baik di masa depan.

“Saya juga memberikan arahan dalam pelaksanaan kerja bakti agar petugas tetap memperhatikan protokol kesehatan,” imbuhnya”.

Selain itu di lokasi kebakaran, ia juga mengimbau kepada warga jika ingin meninggalkan rumah yakinkan bahwa kondisi arus listrik dalam keadaan posisi mati.

“Kemudian jika memasang instalasi listrik jangan satu kabel terlalu banyak beban colokan, ini yang sering menyebabkan arus pendek hingga kerap terjadinya kebakaran,” katanya.

Eman
Cakratara

Continue Reading
Advertisement

Facebook

Trending