Connect with us

Nusantara

Banten Peduli Umat Santuni Yatim dan Dhuafa Peringatan Milad ke-1

Published

on

Dalam rangka memperingati Milad ke-1 Banten Peduli Umat (BPU) mengadakan santunan kepada 100 anak yatim dan dhuafa di Kantor Pusat

PANDEGLANG, CAKRATARA – Dalam rangka memperingati Milad ke-1 Banten Peduli Umat (BPU) mengadakan santunan kepada 100 anak yatim dan dhuafa di Kantor Pusat BPU, Jalan Perintis Kemerdekaan No.17, Kecamatan Menes, Kabupate Pandeglang, Banten pada Minggu (29/8/21) pukul 10.00 WIB.

Turut hadir, Perwakilan Polda Banten, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Pandeglang, Muspika Kecamatan Menes, organisasi mitra BPU Gerigi dan RSN, Ikades Kecamatan Menes, Tokoh Pemuda, Tokoh Masyarakat Kp. Menes, para relawan dan donatur Banten Peduli Umat (BPU), serta 100 anak yatim dan dhuafa beserta tamu undangan.

Dalam sambutannya, Ketua Banten Peduli Umat (BPU) Kang Irhan Nugraha menyampaikan Alhamdulillah atas izin Allah SWT BPU memasuki usianya yang ke satu tahun. Dalam kurun waktu yang masih sangat muda, BPU sudah melaksanakan kegiatan berbagi sesama sekitar sebanyak 48 pekan dan sudah menyalurkan titipan dari donatur antara lain :  7.200 Nasi Box, 2.400 Paket Sembako, 1.200 Paket Al Qur’an, 1.440 Eksemplar Paket iqro, 250 Eksemplar kitab tajwid, 540 Mukena, 520 sarung, 2.400 Kg Beras, 2 Ekor hewan kurban, RTLH dua Rumah dan uang tunai sebesar Rp, 21.600.000,- yang apabila di conversi kedalam rupiah sekitar Rp. 437.600.000,- donasi yang sudah tersalurkan.

Kemudian, perwakilan Polda banten selaku pembina BPU yang diwakili oleh Muamar,  dalam sambutannya menyampaikan Alhamdulillah BPU masih senantiasa Istiqomah dalam membantu melayani masyarakat dalam kegiatan sosial dan kemanusiaannya kami selaku pembina akan senantiasa terus membantu setiap kegiatan BPU yang harus diapresiasi sampai sekarang.

Sementara itu Kepala Dinas Sosial Pandeglang Hj.Nuriah, Menyampaikan apresiasi, dengan adanya BPU sebagai gerakan sosial dan kemanusiaan pemerintah ikut terbantu dan perlu lebih banyak kegiatan seperti ini di masyarakat, karena dengan adanya kegiatan ini pemerintah kab.pandeglang terbantu dalam menyalurkan bantuan kepada masyarakatnya.

Acara kemudian dilanjutkan dengan penyerahan sembako secara simbolis yang diwakili oleh Perwakilan Polda Banten, Dinsos Pandeglang, muspika, lembaga sosial mitra BPU serta tokoh pemuda dan masyarakat kp Menes.

Kegiatan Milad ini bertujuan untuk merayakan atas satu tahun BPU yang masih tetap Istiqomah dalam melakukan kegiatan sosial dan kemanusiaan kepada masyarakat, serta sebagai kegiatan amal dalam mencari ridho Allah SWT. Alhamdulilah atas izin Allah SWT acara selesai dengan sukses dan meriah.

Terima kasih kami ucapkan kepada seluruh donatur dan relawan BPU yang tetap setia atas suport berbagi kebahagian bersama kami.

Semoga Allah SWT membalasnya dengan balasan yang lebih baik. Yakni jannatul firdiaus. Amin Ya Rabbal Alamin.

Acara diawali dengan pembacaan ayat suci alquran oleh Ustad Mahfud dan dilanjutkan dengan sambutan dari Ketua yayasan BPU Kang Irhan Nugraha, sambutan dari Perwakilan Polda Banten selaku pembina BPU, Sambutan dari Kecamatan Menes yang di wakili oleh Sekcam menes, pjs. Desa menes, Serta Kepala dinas sosial Kab.Pandeglang ibu Hj.Nuriah, S.Km, M. Kes. Dan di akhiri dengan doa bersama untuk keberkahan kepada seluruh donatur, relawan dan semua yang hadir pada acara ini. Di lanjutkan dengan penyerahan santunan sembako dan Al Qur’an kepada anak yatim dan duafa yang hadir.

Micha
Cakratara

Redaksi Cakratara.com melayani Hak Jawab, dan Hak Koreksi apabila ada keberatan atau ketidakpuasan dengan pemberitaan kami dan menjadi sengketa.

Nusantara

Pemuda Pancasila Kolaborasi dengan Paguyuban Remaja Netral Jaga Keamanan

Published

on

Demi menjaga keamanan, Pemuda Pancasila kolaborasi dengan Paguyuban Remaja Netral untum mengamankan acara turnamen bola voly plastik

BANYUWANGI, CAKRATARA – Demi menjaga keamanan, Pemuda Pancasila kolaborasi dengan Paguyuban Remaja Netral untum mengamankan acara turnamen bola voly plastik yang bertempat di Dusun Pancoran, Desa Ketapang, Kecamatan Kalipuro Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur pada Sabtu (16/10/21).

Dalam acara tersebut turut hadir Kepala Desa Ketapang Slamet dan juga tokoh kepemudaan Suhdi Purwanto sebagai Ketua Pelopor Ketapang dimana pemuda pelopor ketapang yang telah menaungi beberapa organisasi.

Adul Karim ketua dari dari Pemuda Pancasila ranting Ketapang menegaskan bahwa pemuda pancasila dan paguyuban remana netral berkolaborasi demi menjaga keamanan biar tidak terjadi kegaduhan di malam puncak final lomba bola voly plastik yang di lakukan oleh karang taruna arpan

Joko Misbono dan juga mahalik yang tergabung di dalam tim macan blambangan juga ikut hadir untuk memantau di kelancaran di dalam pertandingan.

Joko irawan ketua dari paguyuban remaja netral berharap semua karang taruna yang berada di desa ketapang bisa menjadi cotoh bagi pemuda pemudi yang berada diluar daera dan pemuda pemudi bisa ikut serta mebantu kabupaten khususnya di bidang olah raga karna di banyuwangi ini butuh pemuda pemudi yang pro aktif di bidang olaraga

Suhdi purwanto sebagai tokoh kepemudaan berharap semoga festival tropy pelopor ini bisa berlasung lancar dan serta untuk pemengnya bisa ada uwang pembinaan dan marikita bersama-sama kita jalin persatuan dan kesatuan karna pemuda pelopor ada wadah dari beberapa oranganisasi dan karang taruna pungkas suhdi purwanto.

Satrawi (Darwis)
Cakratara

Continue Reading

Nusantara

Bupati Lebak Ajak Perempuan Untuk Berdaya Saing

Published

on

zoom meeting, Sabtu (16/10/2021). Bupati Lebak Iti Octavia Jayabaya menjadi key note speaker dalam seminar nasional tersebut.

LEBAK, CAKRATARA – Sebagai suatu prodi dengan orientasi di bidang komunikasi perubahan sosial, Prodi Magister Ilmu Komunikasi Universitas Sultan Ageng Tirtayasa mengadakan seminar nasional dan workshop mengenai komunikasi/kampanye kesehatan dengan fokus pada isu gender dan inklusi sosial (gesi), dengan Tema “Komunikasi Inklusi Gender Dalam Pemerataan Kesehatan”. Kegiatan dilaksanakan secara daring melalui platform zoom meeting, Sabtu (16/10/2021). Bupati Lebak Iti Octavia Jayabaya menjadi key note speaker dalam seminar nasional tersebut.

Bupati Lebak menyampaikan, bahwa Kabupaten Lebak memiliki misi meningkatkan kualitas dan daya saing sumber daya manusia, dan hal tersebut sangat erat kaitannya dengan pendidikan dan kesehatan, jadi akan berkorelasi kepada inklusi gender karena melalui kualitas pendidikan dan daya saing ini tidak bisa dibedakan antara laki-laki dan perempuan terlebih didalam Undang-Undang soal perempuan juga memiliki hak yang sama diberikan tiga puluh persen.

“Intinya saya mengajak kepada semuanya, kita perempuan harus berdaya saing diantaranya meningkatkan kompetensi dan tentunya lingkungan sekitar juga harus mendukung jadi kita memiliki kesempatan yang sama tanpa diskriminasi, yang terpenting adalah mari kita gali potensi kita tingkatkan potensi kita untuk bisa bersaing dengan seluruh elemen yang lainnya” ujar Bupati Lebak.

Sementara itu Rektor Untirta Fatah Sulaiman dalam sambutannya menyampaikan bahwa seminar tersebut bertujuan untuk meningkatkan wawasan yang sensitif terhadap isu gender, mengoptimalkan pembangunan bidang kesehatan di Provinsi Banten khususnya, serta membuka jaringan dan kolaborasi lembaga akademik dan lembaga lainnya.

“Fokus workshop ini adalah distribusi pengetahuan tentang kampanye sosial yang berorientasi gender dalam meningkatkan kesadaran masyarakat soal isu kesehatan, terutama yang terkait dengan kasus gizi buruk, stunting, dan kesehatan ibu dan anak,” pungkasnya.

Red
Cakratara

Continue Reading
Advertisement

Facebook

Trending