Connect with us

Nusantara

Persiapan Penilaian TPN, Ditjenpas Kunjungi Lapas Rangkasbitung

Published

on

Dalam rangka persiapan penilaian Tim Penilai Nasional (TPN) pada pelaksanaan pembangunan Zona Integritas Menuju WBK/WBBM Lapas Rangkasbitung

LEBAK, CAKRATARA – Dalam rangka persiapan penilaian Tim Penilai Nasional (TPN) pada pelaksanaan pembangunan Zona Integritas Menuju WBK/WBBM, Lapas Rangkasbitung disambangi Pembimbing Kemasyarakatan (PK) Ahli Utama Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas), Nugroho beserta Kepala Divisi Pemasyarakatan Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Banten, Jumat (20/08/21).

Nugroho beserta Kadivpas setibanya di Lapas Rangkasbitung disambut langsung oleh Kalapas Rangkasbitung, Budi Ruswanto yang didampingi Pejabat Struktural dan Pegawai Lapas Rangkasbitung beserta seluruh WBP.

Rombongan disuguhkan Penampilan jingle Lapas Rangkasbitung dan Yel-Yel WBK yang dipimpin langsung oleh Kalapas Rangkasbitung, Budi Ruswanto dan diikuti oleh seluruh Jajaran Lapas Rangkasbitung.

Kegiatan dilanjutkan dengan peninjauan Sarana Prasarana Pelayanan Publik di Lapas Rangkasbitung seperti Area Parkir, Ruang Tunggu Pendaftaran, Akses Disabilitas, Ruang Kunjungan, Ruang Video Call, Bengkel Kerja, Perpustakaan, Dapur Sehat dan fasilitas penunjang lainnya.

Setelah peninjauan Sarana Prasarana Pelayanan Publik di Lapas Rangkasbitung, di lanjutkan dengan pemaparan video profil, paparan, serta masukan-masukan yang sangat membangun Lapas Rangkasbitung yang diberikan oleh Pembimbing Kemasyarakatan (PK) Utama Direktorat Jenderal Pemasyarakatan

Nugroho Selaku PK Utama Ditjenpas menyampaiakan pentingnya menunjukan komitmen Kalapas dan jajaran dalam pembangunan ZI

“Harus dapat menampilkan keunggulan dan capaian pembangunan yang telah dilakukan, secara materi dan layanann sudah sangat baik tinggal menjaga ritme dan terus meningkatkan layanan terbaik, menjaga ritme publikasi dan hubungan baik dengan stakeholder dan media, saya optimis Lapaskas bisa meraih WBK” Terang Nugroho pria yang pernah menjabat staf Ahli Menteri bidang Reformasi Birokrasi ini.

Menanggapi kunjungan dan beberapa rekomendasi PK Ahli Utama dalam persiapan Penilaian TPN, Budi Ruswanto selaku Kalapas Rangkasbitung mengaku semakin percaya diri menghadapi TPN.

“Prinsipnya kehadiran beliau semakin memotivasi kita untuk terus maju menyukseskan Pembangunan ZI sampai meraih predikat WBK, tentu outcome nya harus benar-benar mewujudkan Pemerintahan yang bersih dan bebas KKN dan terhadap catatan ininakan kami sgera tindaklanjuti dalam menyongsong TPN” Pungkas Budi Sapaan akrabnya.

Wahid Abdullah
Cakratara

Facebook Notice for EU! You need to login to view and post FB Comments!

Redaksi Cakratara.com melayani Hak Jawab, dan Hak Koreksi apabila ada keberatan atau ketidakpuasan dengan pemberitaan kami dan menjadi sengketa.

Nusantara

Pemuda Pancasila Kolaborasi dengan Paguyuban Remaja Netral Jaga Keamanan

Published

on

Demi menjaga keamanan, Pemuda Pancasila kolaborasi dengan Paguyuban Remaja Netral untum mengamankan acara turnamen bola voly plastik

BANYUWANGI, CAKRATARA – Demi menjaga keamanan, Pemuda Pancasila kolaborasi dengan Paguyuban Remaja Netral untum mengamankan acara turnamen bola voly plastik yang bertempat di Dusun Pancoran, Desa Ketapang, Kecamatan Kalipuro Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur pada Sabtu (16/10/21).

Dalam acara tersebut turut hadir Kepala Desa Ketapang Slamet dan juga tokoh kepemudaan Suhdi Purwanto sebagai Ketua Pelopor Ketapang dimana pemuda pelopor ketapang yang telah menaungi beberapa organisasi.

Adul Karim ketua dari dari Pemuda Pancasila ranting Ketapang menegaskan bahwa pemuda pancasila dan paguyuban remana netral berkolaborasi demi menjaga keamanan biar tidak terjadi kegaduhan di malam puncak final lomba bola voly plastik yang di lakukan oleh karang taruna arpan

Joko Misbono dan juga mahalik yang tergabung di dalam tim macan blambangan juga ikut hadir untuk memantau di kelancaran di dalam pertandingan.

Joko irawan ketua dari paguyuban remaja netral berharap semua karang taruna yang berada di desa ketapang bisa menjadi cotoh bagi pemuda pemudi yang berada diluar daera dan pemuda pemudi bisa ikut serta mebantu kabupaten khususnya di bidang olah raga karna di banyuwangi ini butuh pemuda pemudi yang pro aktif di bidang olaraga

Suhdi purwanto sebagai tokoh kepemudaan berharap semoga festival tropy pelopor ini bisa berlasung lancar dan serta untuk pemengnya bisa ada uwang pembinaan dan marikita bersama-sama kita jalin persatuan dan kesatuan karna pemuda pelopor ada wadah dari beberapa oranganisasi dan karang taruna pungkas suhdi purwanto.

Satrawi (Darwis)
Cakratara

Facebook Notice for EU! You need to login to view and post FB Comments!
Continue Reading

Nusantara

Bupati Lebak Ajak Perempuan Untuk Berdaya Saing

Published

on

zoom meeting, Sabtu (16/10/2021). Bupati Lebak Iti Octavia Jayabaya menjadi key note speaker dalam seminar nasional tersebut.

LEBAK, CAKRATARA – Sebagai suatu prodi dengan orientasi di bidang komunikasi perubahan sosial, Prodi Magister Ilmu Komunikasi Universitas Sultan Ageng Tirtayasa mengadakan seminar nasional dan workshop mengenai komunikasi/kampanye kesehatan dengan fokus pada isu gender dan inklusi sosial (gesi), dengan Tema “Komunikasi Inklusi Gender Dalam Pemerataan Kesehatan”. Kegiatan dilaksanakan secara daring melalui platform zoom meeting, Sabtu (16/10/2021). Bupati Lebak Iti Octavia Jayabaya menjadi key note speaker dalam seminar nasional tersebut.

Bupati Lebak menyampaikan, bahwa Kabupaten Lebak memiliki misi meningkatkan kualitas dan daya saing sumber daya manusia, dan hal tersebut sangat erat kaitannya dengan pendidikan dan kesehatan, jadi akan berkorelasi kepada inklusi gender karena melalui kualitas pendidikan dan daya saing ini tidak bisa dibedakan antara laki-laki dan perempuan terlebih didalam Undang-Undang soal perempuan juga memiliki hak yang sama diberikan tiga puluh persen.

“Intinya saya mengajak kepada semuanya, kita perempuan harus berdaya saing diantaranya meningkatkan kompetensi dan tentunya lingkungan sekitar juga harus mendukung jadi kita memiliki kesempatan yang sama tanpa diskriminasi, yang terpenting adalah mari kita gali potensi kita tingkatkan potensi kita untuk bisa bersaing dengan seluruh elemen yang lainnya” ujar Bupati Lebak.

Sementara itu Rektor Untirta Fatah Sulaiman dalam sambutannya menyampaikan bahwa seminar tersebut bertujuan untuk meningkatkan wawasan yang sensitif terhadap isu gender, mengoptimalkan pembangunan bidang kesehatan di Provinsi Banten khususnya, serta membuka jaringan dan kolaborasi lembaga akademik dan lembaga lainnya.

“Fokus workshop ini adalah distribusi pengetahuan tentang kampanye sosial yang berorientasi gender dalam meningkatkan kesadaran masyarakat soal isu kesehatan, terutama yang terkait dengan kasus gizi buruk, stunting, dan kesehatan ibu dan anak,” pungkasnya.

Red
Cakratara

Facebook Notice for EU! You need to login to view and post FB Comments!
Continue Reading
Advertisement

Facebook

Trending