Connect with us

Nusantara

Kader BBP DPAC Cileles Bantu Pengamanan Gebyar Vaksinasi

Published

on

Kader Ormas Badak Banten Perjuangan (BBP) DPAC Cileles bersama Polsek Cileles membantu kelancaran pelaksanaan kegiatan gebyar vaksinasi

LEBAK, CAKRATARA – Kader Ormas Badak Banten Perjuangan (BBP) DPAC Cileles bersama Polsek Cileles membantu kelancaran pelaksanaan kegiatan gebyar vaksinasi untuk masyarakat Kecamatan Cileles Kabupaten Lebak, Banten.

Kegiatan gebyar vaksinasi tersebut dilaksanakan di wilayah PKM Kecamatan Cileles tepatnya di depan Mesjid kampung Kadubana RT. 02 RW. 01 Desa Pasindangan Kecamatan Cileles, Kabupaten Lebak, Banten pada Jumat tanggal 20 Agustus 2021 pukul 09.00 WIB sampai dengan selesai.

Warga yang divaksin dengan dosis 1 ini berjumlah 147 orang dan yang ditunda 16 orang sedangkan dosis 2 berjumlah 12 orang.

Dalam kegiatan vaksinasi tersebut dihadiri Tim Satgas Gugus Tugas PPKM Level 3 Kecamatan Cileles, Tim Gugus Tugas PPKM Level 3, Tim Medis PKM Cileles, Polsek Cileles, dan Kader Ormas BBP DPAC Cileles. Proses pelaksanaan Vaksinasi tersebut berjalan dengan aman, lancar, dan kondusif.

Panglima BBP DPAC Cileles, Ade Nurdin mengatakan bahwa dirinya bersama anggota yang lain hadir dalam kegiatan vaksinasi tersebut merupakan atas ajakan dan himbauan Polsek Cileles untuk ikut mengamankan, agar kegiatan vaksinasi berjalan tertib, aman, dan lancar.

“Kami hanya bisa membantu dan mendorong masyarakat agar mau di Vaksin, mudah-mudahan dengan di Vaksin, warga Kecamatan Cileles menjadi sehat dan terhindar dari virus covid 19 yang sedang melanda bangsa ini,” tutupnya.

Program vaksinasi yang dicanangkan pemerintah ini diharapkan mampu membawa ekonomi Indonesia kembali tumbuh akibat hantaman pandemi yang berkepanjangan juga berdampak besar pada sektor ekonomi. Pasalnya, kondisi Pandemi Covid-19 ekonomi Indonesia terkontraksi akibat virus Covid19.

Namun, sebagian kecil masyarakat masih belum memahami manfaat vaksin bagi kepentingan bersama ini. Langkah terbaik untuk memberikan kesadaran dan ketenangan bagi keraguan masyarakat adalah dengan memberikan contoh langsung oleh pimpinan dan tokoh masyarakat.

Masyarakat juga perlu diberi pendekatan komunikasi edukasi maupun contoh yang lebih baik agar memahami bahwa kepentingan program vaksinasi ini adalah kepentingan bersama yang diharapkan berdampak luas bagi pertumbuhan ekonomi nasional.

Herdi Sudrajat
Cakratara

Redaksi Cakratara.com melayani Hak Jawab, dan Hak Koreksi apabila ada keberatan atau ketidakpuasan dengan pemberitaan kami dan menjadi sengketa.

Nusantara

Pemuda Pancasila Kolaborasi dengan Paguyuban Remaja Netral Jaga Keamanan

Published

on

Demi menjaga keamanan, Pemuda Pancasila kolaborasi dengan Paguyuban Remaja Netral untum mengamankan acara turnamen bola voly plastik

BANYUWANGI, CAKRATARA – Demi menjaga keamanan, Pemuda Pancasila kolaborasi dengan Paguyuban Remaja Netral untum mengamankan acara turnamen bola voly plastik yang bertempat di Dusun Pancoran, Desa Ketapang, Kecamatan Kalipuro Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur pada Sabtu (16/10/21).

Dalam acara tersebut turut hadir Kepala Desa Ketapang Slamet dan juga tokoh kepemudaan Suhdi Purwanto sebagai Ketua Pelopor Ketapang dimana pemuda pelopor ketapang yang telah menaungi beberapa organisasi.

Adul Karim ketua dari dari Pemuda Pancasila ranting Ketapang menegaskan bahwa pemuda pancasila dan paguyuban remana netral berkolaborasi demi menjaga keamanan biar tidak terjadi kegaduhan di malam puncak final lomba bola voly plastik yang di lakukan oleh karang taruna arpan

Joko Misbono dan juga mahalik yang tergabung di dalam tim macan blambangan juga ikut hadir untuk memantau di kelancaran di dalam pertandingan.

Joko irawan ketua dari paguyuban remaja netral berharap semua karang taruna yang berada di desa ketapang bisa menjadi cotoh bagi pemuda pemudi yang berada diluar daera dan pemuda pemudi bisa ikut serta mebantu kabupaten khususnya di bidang olah raga karna di banyuwangi ini butuh pemuda pemudi yang pro aktif di bidang olaraga

Suhdi purwanto sebagai tokoh kepemudaan berharap semoga festival tropy pelopor ini bisa berlasung lancar dan serta untuk pemengnya bisa ada uwang pembinaan dan marikita bersama-sama kita jalin persatuan dan kesatuan karna pemuda pelopor ada wadah dari beberapa oranganisasi dan karang taruna pungkas suhdi purwanto.

Satrawi (Darwis)
Cakratara

Continue Reading

Nusantara

Bupati Lebak Ajak Perempuan Untuk Berdaya Saing

Published

on

zoom meeting, Sabtu (16/10/2021). Bupati Lebak Iti Octavia Jayabaya menjadi key note speaker dalam seminar nasional tersebut.

LEBAK, CAKRATARA – Sebagai suatu prodi dengan orientasi di bidang komunikasi perubahan sosial, Prodi Magister Ilmu Komunikasi Universitas Sultan Ageng Tirtayasa mengadakan seminar nasional dan workshop mengenai komunikasi/kampanye kesehatan dengan fokus pada isu gender dan inklusi sosial (gesi), dengan Tema “Komunikasi Inklusi Gender Dalam Pemerataan Kesehatan”. Kegiatan dilaksanakan secara daring melalui platform zoom meeting, Sabtu (16/10/2021). Bupati Lebak Iti Octavia Jayabaya menjadi key note speaker dalam seminar nasional tersebut.

Bupati Lebak menyampaikan, bahwa Kabupaten Lebak memiliki misi meningkatkan kualitas dan daya saing sumber daya manusia, dan hal tersebut sangat erat kaitannya dengan pendidikan dan kesehatan, jadi akan berkorelasi kepada inklusi gender karena melalui kualitas pendidikan dan daya saing ini tidak bisa dibedakan antara laki-laki dan perempuan terlebih didalam Undang-Undang soal perempuan juga memiliki hak yang sama diberikan tiga puluh persen.

“Intinya saya mengajak kepada semuanya, kita perempuan harus berdaya saing diantaranya meningkatkan kompetensi dan tentunya lingkungan sekitar juga harus mendukung jadi kita memiliki kesempatan yang sama tanpa diskriminasi, yang terpenting adalah mari kita gali potensi kita tingkatkan potensi kita untuk bisa bersaing dengan seluruh elemen yang lainnya” ujar Bupati Lebak.

Sementara itu Rektor Untirta Fatah Sulaiman dalam sambutannya menyampaikan bahwa seminar tersebut bertujuan untuk meningkatkan wawasan yang sensitif terhadap isu gender, mengoptimalkan pembangunan bidang kesehatan di Provinsi Banten khususnya, serta membuka jaringan dan kolaborasi lembaga akademik dan lembaga lainnya.

“Fokus workshop ini adalah distribusi pengetahuan tentang kampanye sosial yang berorientasi gender dalam meningkatkan kesadaran masyarakat soal isu kesehatan, terutama yang terkait dengan kasus gizi buruk, stunting, dan kesehatan ibu dan anak,” pungkasnya.

Red
Cakratara

Continue Reading
Advertisement

Facebook

Trending