Connect with us

Nusantara

Realisasi Program Unggulan, BBP Cibeber Hibahkan kWh di Masjid Al-Mubarok

Published

on

Ormas Badak Banten Perjuangan DPAC Cibeber realisasi program unggulan di bidang sosial yaitu memberikan kWh listrik untuk Mushola, Masjid

LEBAK, CAKRATARA – Ormas Badak Banten Perjuangan DPAC Cibeber realisasi program unggulan di bidang sosial yaitu memberikan kWh listrik untuk Mushola, Masjid dan Pesantren.

Kali ini, Badak Banten Perjuangan menghibahkan satu paket kWh listrik pulsa 450 VA untuk Masjid Al-Mubarok yang beralamat di Kampung Babakan RT 03/RW 01 Desa Kujangjaya Kecamatan Cibeber Kabupaten Lebak, Banten pada Senin (16/8/21).

Ketua DPAC Badak Banten Perjuangan Kecamatan Cibeber, Supriyanto menyampaikan kepada rekan media bahwa program hibah kwh PLN ini realisasi program unggulan selain dari bedah rumah tidak layak huni, santunan anak yatim dan bantuan sembako kepada masyarakat yang kurang mampu.

“Program ini sebagai wujud komitmen Ormas Badak Banten Perjuangan DPAC Cibeber terhadap masyarakat yang ada di wilayah Cibeber,” kata Supriyanto.

“Insya Allah kita akan tetap konsisten untuk bergerak di wilayah sosial semoga bantuan kWh agar dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” imbuhnya.

Sementara itu, Ketua DKM masjid Al-Mubarok, Ustadz Supardi mengatakan tidak pernah bermimpi masjid di kampung Babakan mendapatkan hibah kWh PLN.

“Alhamdulillah ini rizky dari Allah yang tidak terduga. Terima kasih kepada Ormas Badak Banten Perjuangan DPAC Cibeber yang sudah mengibahkan kWh PLN,” ucapnya.

Di tempat yang sama, Ketua RT setempat Herdi merasa bersyukur ada yang memperhatikan kebutuhan warga yang sebelumnya Masjid Al-Mubarok menyambung listik dari rumah warga.

“Alhamdulillah sekarang memiliki kWh PLH khusus Masjid. Terima kasih Badak Banten Perjuangan DPAC Cibeber yang sudah menghibahkan kWh untuk Masjid di kampung kami. Mudah mudahan yang dilakukan oleh Ormas Badak Banten Perjuangan menjadi ladang ibadah,” ucap Herdi.

“Saya selaku Ketua RT mewakili seluruh Wargaaga Kampung Babakan RT 03 RW 01 mengucapkan banyak terima kasih kepada Ormas Badak Banten Perjuangan dan jajarannya,” tutupnya.

Herdi Sudrajat
Cakratara

Redaksi Cakratara.com melayani Hak Jawab, dan Hak Koreksi apabila ada keberatan atau ketidakpuasan dengan pemberitaan kami dan menjadi sengketa.

Nusantara

Pemuda Pancasila Kolaborasi dengan Paguyuban Remaja Netral Jaga Keamanan

Published

on

Demi menjaga keamanan, Pemuda Pancasila kolaborasi dengan Paguyuban Remaja Netral untum mengamankan acara turnamen bola voly plastik

BANYUWANGI, CAKRATARA – Demi menjaga keamanan, Pemuda Pancasila kolaborasi dengan Paguyuban Remaja Netral untum mengamankan acara turnamen bola voly plastik yang bertempat di Dusun Pancoran, Desa Ketapang, Kecamatan Kalipuro Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur pada Sabtu (16/10/21).

Dalam acara tersebut turut hadir Kepala Desa Ketapang Slamet dan juga tokoh kepemudaan Suhdi Purwanto sebagai Ketua Pelopor Ketapang dimana pemuda pelopor ketapang yang telah menaungi beberapa organisasi.

Adul Karim ketua dari dari Pemuda Pancasila ranting Ketapang menegaskan bahwa pemuda pancasila dan paguyuban remana netral berkolaborasi demi menjaga keamanan biar tidak terjadi kegaduhan di malam puncak final lomba bola voly plastik yang di lakukan oleh karang taruna arpan

Joko Misbono dan juga mahalik yang tergabung di dalam tim macan blambangan juga ikut hadir untuk memantau di kelancaran di dalam pertandingan.

Joko irawan ketua dari paguyuban remaja netral berharap semua karang taruna yang berada di desa ketapang bisa menjadi cotoh bagi pemuda pemudi yang berada diluar daera dan pemuda pemudi bisa ikut serta mebantu kabupaten khususnya di bidang olah raga karna di banyuwangi ini butuh pemuda pemudi yang pro aktif di bidang olaraga

Suhdi purwanto sebagai tokoh kepemudaan berharap semoga festival tropy pelopor ini bisa berlasung lancar dan serta untuk pemengnya bisa ada uwang pembinaan dan marikita bersama-sama kita jalin persatuan dan kesatuan karna pemuda pelopor ada wadah dari beberapa oranganisasi dan karang taruna pungkas suhdi purwanto.

Satrawi (Darwis)
Cakratara

Continue Reading

Nusantara

Bupati Lebak Ajak Perempuan Untuk Berdaya Saing

Published

on

zoom meeting, Sabtu (16/10/2021). Bupati Lebak Iti Octavia Jayabaya menjadi key note speaker dalam seminar nasional tersebut.

LEBAK, CAKRATARA – Sebagai suatu prodi dengan orientasi di bidang komunikasi perubahan sosial, Prodi Magister Ilmu Komunikasi Universitas Sultan Ageng Tirtayasa mengadakan seminar nasional dan workshop mengenai komunikasi/kampanye kesehatan dengan fokus pada isu gender dan inklusi sosial (gesi), dengan Tema “Komunikasi Inklusi Gender Dalam Pemerataan Kesehatan”. Kegiatan dilaksanakan secara daring melalui platform zoom meeting, Sabtu (16/10/2021). Bupati Lebak Iti Octavia Jayabaya menjadi key note speaker dalam seminar nasional tersebut.

Bupati Lebak menyampaikan, bahwa Kabupaten Lebak memiliki misi meningkatkan kualitas dan daya saing sumber daya manusia, dan hal tersebut sangat erat kaitannya dengan pendidikan dan kesehatan, jadi akan berkorelasi kepada inklusi gender karena melalui kualitas pendidikan dan daya saing ini tidak bisa dibedakan antara laki-laki dan perempuan terlebih didalam Undang-Undang soal perempuan juga memiliki hak yang sama diberikan tiga puluh persen.

“Intinya saya mengajak kepada semuanya, kita perempuan harus berdaya saing diantaranya meningkatkan kompetensi dan tentunya lingkungan sekitar juga harus mendukung jadi kita memiliki kesempatan yang sama tanpa diskriminasi, yang terpenting adalah mari kita gali potensi kita tingkatkan potensi kita untuk bisa bersaing dengan seluruh elemen yang lainnya” ujar Bupati Lebak.

Sementara itu Rektor Untirta Fatah Sulaiman dalam sambutannya menyampaikan bahwa seminar tersebut bertujuan untuk meningkatkan wawasan yang sensitif terhadap isu gender, mengoptimalkan pembangunan bidang kesehatan di Provinsi Banten khususnya, serta membuka jaringan dan kolaborasi lembaga akademik dan lembaga lainnya.

“Fokus workshop ini adalah distribusi pengetahuan tentang kampanye sosial yang berorientasi gender dalam meningkatkan kesadaran masyarakat soal isu kesehatan, terutama yang terkait dengan kasus gizi buruk, stunting, dan kesehatan ibu dan anak,” pungkasnya.

Red
Cakratara

Continue Reading
Advertisement

Facebook

Trending