Connect with us

TNI-Polri

Motivasi Warga Vaksinasi, Polsek Kebon Jeruk Siapkan Sembako

Published

on

Polsek Kebon Jeruk Polres Metro Jakarta Barat tak pernah berhenti memberikan motivasi warga untuk melakukan suntik vaksin

JAKARTA, CAKRATARA – Jajaran Polsek Kebon Jeruk Polres Metro Jakarta Barat tak pernah berhenti memberikan motivasi warga untuk melakukan suntik vaksin di Gerai Vaksinasi Merdeka di 33 RW yang tersebar di Kelurahan Kebon Jeruk, Kecamatan Kebon Jeruk, Jakarta Barat.

Kapolsek Kebon Jeruk Kompol R.Manurung, SH bersama Camat Kebon Jeruk Saumun memberikan paket sembako kepada warga di Gerai Vaksin Merdeka di wilayah RW 10 Kelurahan Kebon Jeruk. Hal ini dilakukan dalam rangka mempercepat terciptanya Herd Immunity (kekebalan komunitas) masyarakat.

Sedikitnya, 200 paket sembako yang berisi beras 5kg, minyak Goreng 1 liter, Mie Instans, Susu, dan ditambah bonus alat mandi (sabun, pasta gigi, deterjen cair) diberikan kepada warga yang berhasil di vaksin tahap I di Gerai Vaksin Merdeka.

“Ini sebagai bentuk apresiasi kita kepada warga yang telah disuntik vaksin di Gerai Vaksin Merdeka. Selain itu juga untuk memberikan motivasi warga lainnya yang belum divaksin,” ujar Kapolsek Kebon Jeruk Kompol R Manurung saat dikonfirmasi, Minggu (15/8/2021).

Pada kesempatan tersebut, Kapolsek Kebon Jeruk Kompol R.Manurung,SH bersama Camat Kebon Jeruk memberikan edukasi kepada warga.

Hal ini terkait dengan Pencapaian Vaksinasi di Wilayah Kecamatan Kebon Jeruk yang masih terkendala sikap Selektif Masyarakat yang cenderung memilih-milih Vaksin. Masyarakat lebih cenderung memilih jenis vaksin Sinovac dibandingkan jenis Vaksin Aztra Zeneca.

“Kita berharap masyarakat tidak lagi memilih-milih jenis Vaksinnya apa. Semua jenis vaksin ini bagus dan halal. Pemerintah tidak mungkin menyediakan vaksin untuk membunuh rakyatnya. Untuk itu, semakin cepat seluruh warga di Kecamatan Kebon Jeruk yang vaksin, maka semakin cepat pula Herd Immunity tercapai,” ucap Manurung.

Riya Septiana, salah seorang warga RW 10 mengaku senang di vaksin di Gerai Vaksin Merdeka, meski saat ini vaksin yang digunakan jenis Aztra Zeneca.

“Alhamdulillah saya sudah di vaksin. Senangnya lagi, usai di vaksin kita dapat sembako. Terimakasih bapak-bapak Polisi dan Tiga Pilar. Ayo yang belum divaksin segera datang ke Gerai Vaksin Merdeka agar pandemi covid cepat selesai,” tutupnya.

Achmad Sulaiman (Eman)
Cakratara

Facebook Notice for EU! You need to login to view and post FB Comments!

Redaksi Cakratara.com melayani Hak Jawab, dan Hak Koreksi apabila ada keberatan atau ketidakpuasan dengan pemberitaan kami dan menjadi sengketa.

TNI-Polri

Gelar Vaksinasi Polsek Cibadak Diikuti Santriawan Santriawati

Published

on

Percepatan Penanganan Pandemi Covid-19, Polsek Cibadak Polres Lebak Polda Banten gelar vaksinasi covid-19 massal dengan sasaran Masyarakat

LEBAK, CAKRATARA – Untuk mendukung Program Pemerintah dalam Percepatan Penanganan Pandemi Covid-19, Polsek Cibadak Polres Lebak Polda Banten gelar vaksinasi covid-19 massal dengan sasaran Masyarakat dan 100 Santriawan/Santriawati Ponpes Al-Hidayah

di Kecamatan Cibadak Kabupaten Lebak Provinsi Banten, Rabu (27/10/2021).

Gelar Vaksinasi Covic-19 massal tersebut dipimpin oleh Kapolsek Cibadak AKP H.E Kusroin, bekerjasama dengan Puskesmas Cibadak.

Kapolres Lebak Polda Banten AKBP Teddy Rayendra,SIK,M.I.K Melalui Kapolsek Cibadak AKP H.E Kusroin.  mengatakan, “Hari ini Polsek Cibadak Polres Lebak bersama puskesmas Cibadak kembali melaksanakan Vaksinasi covid-19  massal bertempat di Ponpes Al-Hidayah Kecamatan Cibadak, Kabupaten Lebak,” ujar Kusroin

“Polsek Cibadak kembali laksanakan gelar vaksinasi Covid-19 bersama Puskesmas Cibadak. Alhamdulillah para Santri di Ponpes Al-Hidayah mengikuti kegiatan Vaksinasi yang diadakan oleh Polsek Cibadak. dosis yang terpakai sebanyak 100 Dosis untuk dosis I sebayak 52 orang dan Dosis II sebayak 48 orang,” kata Kusroin.

“Tidak henti Kapolsek selalu mengajak kepada seluruh masyarakat khususnya di Kecamatan Cibadak untuk mengikuti giat vaksinasi,karena ini adalah salah satu program pemerintah dalam percepatan penanganan Covid-19.

Terima kasih kepada Pimpinan Ponpes Al-Hidayah yang sudah mendukung Program Pemerintah tentang Vaksinasi Covid-19 ini. Dan bagi Yang sudah mengikuti vaksinasi diucapkan terimakasih dan ajak saudara,tetangga untuk mengikuti Vaksinasi ini, ungkapnya.

Kusroin juga mengungkapkan, dengan vaksinasi covid-19 akan tercipta herd immunity atau kekebalan tubuh untuk masyarakat Kec.Cibadak sehingga tidak mudah terpapar virus covid-19.

“Polsek Cibadak akan terus melaksanakan kegiatan Vaksinasi covid-19 Massal,  Silahkan masyarakat yang mau divaksin datang ke Polsek Cibadak atau Puskesmas Cibadak untuk konfirmasi waktu pelaksanaan yang telah kami Jadwalkan. Tetap terapkan protokol kesehatan,” pungkasnya.

Anton Hermawan
Cakratara

Facebook Notice for EU! You need to login to view and post FB Comments!
Continue Reading

TNI-Polri

Mantan Kades Sodong Diduga  Korupsi DD Hingga Rp 418 Juta

Published

on

Mantan Kepala Desa (Kades) Sodong, Kecamatan Saketi, Kabupaten berinisial SJ (54) dan anaknya berinisial YP (29)

PANDEGLANG, CAKRATARA – Mantan Kepala Desa (Kades) Sodong, Kecamatan Saketi, Kabupaten berinisial SJ (54) dan anaknya berinisial YP (29) selaku Kepala Urusan Keuangan Desa Sodong diduga melakukan korupsi Dana Desa (DD) tahun anggaran 2019 sebesar Rp. 418 juta.

Keduanya ditetapkan tersangka dan ditahan di Mako Polres Pandeglang setelah hasil penyidikan dan pemeriksaan kerugian negara yang dilakukan oleh Satreskrim Polres Pandeglang.

Kabid Humas Polda Banten, AKBP Shinto Silitonga saat memimpin jumpa pers mengatakan bahwa modus yang dilakukan kedua tersangka yakni dengan mengurangi jumlah volume bangunan serta tidak menyalurkan beberapa dana desa.

“Modus yang dilakukan kedua tersangka yakni mengurangi jumlah bahan dan keuangan dalam pelaksanaan pembangunan di desa yang bersifat fisik tersangka juga tidak menyalurkan beberapa dana yang seharusnya sudah diajukan untuk bidang pemberdayaan Rp20, Bidang Pembinaan Rp16,2 juta dan penyertaan modal BUMdes Rp50 juta,” jelas Shinto, Rabu (27/10/2021).

Shinto menjelaskan, tersangka YP selaku Kaur Keuangan awalnya mengajukan Desa Desa sebesar Rp772 juta, namun pada pelaksanaannya di lapangan hanya digunakan sebesar Rp354 juta sedangkan sisanya digunakan untuk kebutuhan pribadi kedua tersangka.

“Uang dari hasil korupsi sebesar Rp. 418 digunakan untuk keperluan di desa yang bukan peruntukannya dan untuk kepentingan pribadi kedua tersangka. Jumlah Rp418 itu sesuai hasil audit kerugian negara dari BPKP,” katanya.

Atas perbuatannya kedua tersangka dijerat pasal 2 ayat (1) dan atau pasal 3 Jo pasal 18 UU RI Nomor 31 tahun 1999, tentang pemberantasan tindak pidana korupsi Jo UU RI Nomor 20 tahun 2001 tentang perubahan atas UU RI Nomor 31 tahun 1999, tentang pemberantasan tindak pidana korupsi Jo pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP dengan ancaman pidana maksimal selama 20 kurungan penjara.

 

Anton Hermawan

Cakratara

Facebook Notice for EU! You need to login to view and post FB Comments!
Continue Reading
Advertisement

Facebook

Trending