Connect with us

Nusantara

Ketua Kadin Cilegon Ajak Semua Elemen Peduli Masyarakat di Masa Pandemi

Published

on

Ketua Kadin Kota Cilegon H. Sahruji berempati sekaligus berharap kepada semua pihak terkait dapat terus meningkatkan rasa kepedulian

CILEGON, CAKRATARA – Ketua Kadin Kota Cilegon H. Sahruji berempati sekaligus berharap kepada semua pihak terkait dapat terus meningkatkan rasa kepedulian terhadap sesama adanya pandemi Covid19 yang tak kunjung usai ditambah dengan penerapan PPKM yang membuat para pelaku usaha industri dan UMKM menjerit.

Menurutnya, roda perekonomian yang semakin melemah, diberbagai sisi ini juga sangat dirasakan oleh masyarakat tak terkecuali masyarakat Kota Cilegon.

“Kami berharap ada langkah-langkah dari seluruh elemen  baik itu pemerintah daerah, industri maupun masyarakat untuk bersama-sama meningkatkan rasa kepedulian dan tetap menjaga kondusifitas di Kota Cilegon,” ujar Kepala Kadin Cilegon Sahruji yang juga Tokoh Masyarakat kepada wartawan, Kamis (12/8/2021).

“Selanjutnya adalah bagaimana kegiatan masyarakat tetap mengacu pada protokol kesehatan tapi kepentingan – kepentingan masyarakat harus diperhatikan dan dicarikan solusi agar masyarakat tetap dapat melakukan aktifitas ekonomi untuk kepentingan menghidupi keluarganya,” imbuhnya.

Di sisi lain, Sahruji juga menekankan agar para pelaku industri yang sedang memiliki project di Kota Cilegon untuk mengutamakan SDM lokal.

“Jadi tenaga kerja lokal harus jadi prioritas bagi pelaku – pelaku usaha yang sedang berproses membangun di kota cilegon khususnya masyarakat terdampak pandemi ini,” ucap Sahruji.

Sahruji mengingatkan, aturan bagi pelibatan SDM lokal sudah jelas tertuang dalam undang-undang Nomor 11 Tahun 2020 Tentang Cipta kerja.

“Pasal 90 itu sudah jelas tertuang bagi para investor yang berinvestasi di suatu daerah yang pertama agar mengutamakan tenaga kerja dari lingkungan setempat yang mampu dikerjakan tenaga lokal, untuk yang kedua harus memperhatikan masyarakat terdampak agar juga merasa nyaman dan menikmati proses pembangunan yang ada dilingkungan itu sendiri, sehingga ada rasa memiliki,” jelas Sahruji seraya menghimbau agar semua pihak terkait dapat mematuhi aturan tersebut.

Diakhir perbincangan H. Sahruji berjanji sebagai Ketua Kadin Kota Cilegon dirinya bersama segenap jajaranya akan berjuang maksimal agar tenaga kerja lokal dan para pengusaha lokal Cilegon tidak hanya menjadi penonton melainkan menjadi pelaku di daerahnya sendiri.

Micha
Cakratara

Redaksi Cakratara.com melayani Hak Jawab, dan Hak Koreksi apabila ada keberatan atau ketidakpuasan dengan pemberitaan kami dan menjadi sengketa.

Nusantara

Pemuda Pancasila Kolaborasi dengan Paguyuban Remaja Netral Jaga Keamanan

Published

on

Demi menjaga keamanan, Pemuda Pancasila kolaborasi dengan Paguyuban Remaja Netral untum mengamankan acara turnamen bola voly plastik

BANYUWANGI, CAKRATARA – Demi menjaga keamanan, Pemuda Pancasila kolaborasi dengan Paguyuban Remaja Netral untum mengamankan acara turnamen bola voly plastik yang bertempat di Dusun Pancoran, Desa Ketapang, Kecamatan Kalipuro Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur pada Sabtu (16/10/21).

Dalam acara tersebut turut hadir Kepala Desa Ketapang Slamet dan juga tokoh kepemudaan Suhdi Purwanto sebagai Ketua Pelopor Ketapang dimana pemuda pelopor ketapang yang telah menaungi beberapa organisasi.

Adul Karim ketua dari dari Pemuda Pancasila ranting Ketapang menegaskan bahwa pemuda pancasila dan paguyuban remana netral berkolaborasi demi menjaga keamanan biar tidak terjadi kegaduhan di malam puncak final lomba bola voly plastik yang di lakukan oleh karang taruna arpan

Joko Misbono dan juga mahalik yang tergabung di dalam tim macan blambangan juga ikut hadir untuk memantau di kelancaran di dalam pertandingan.

Joko irawan ketua dari paguyuban remaja netral berharap semua karang taruna yang berada di desa ketapang bisa menjadi cotoh bagi pemuda pemudi yang berada diluar daera dan pemuda pemudi bisa ikut serta mebantu kabupaten khususnya di bidang olah raga karna di banyuwangi ini butuh pemuda pemudi yang pro aktif di bidang olaraga

Suhdi purwanto sebagai tokoh kepemudaan berharap semoga festival tropy pelopor ini bisa berlasung lancar dan serta untuk pemengnya bisa ada uwang pembinaan dan marikita bersama-sama kita jalin persatuan dan kesatuan karna pemuda pelopor ada wadah dari beberapa oranganisasi dan karang taruna pungkas suhdi purwanto.

Satrawi (Darwis)
Cakratara

Continue Reading

Nusantara

Bupati Lebak Ajak Perempuan Untuk Berdaya Saing

Published

on

zoom meeting, Sabtu (16/10/2021). Bupati Lebak Iti Octavia Jayabaya menjadi key note speaker dalam seminar nasional tersebut.

LEBAK, CAKRATARA – Sebagai suatu prodi dengan orientasi di bidang komunikasi perubahan sosial, Prodi Magister Ilmu Komunikasi Universitas Sultan Ageng Tirtayasa mengadakan seminar nasional dan workshop mengenai komunikasi/kampanye kesehatan dengan fokus pada isu gender dan inklusi sosial (gesi), dengan Tema “Komunikasi Inklusi Gender Dalam Pemerataan Kesehatan”. Kegiatan dilaksanakan secara daring melalui platform zoom meeting, Sabtu (16/10/2021). Bupati Lebak Iti Octavia Jayabaya menjadi key note speaker dalam seminar nasional tersebut.

Bupati Lebak menyampaikan, bahwa Kabupaten Lebak memiliki misi meningkatkan kualitas dan daya saing sumber daya manusia, dan hal tersebut sangat erat kaitannya dengan pendidikan dan kesehatan, jadi akan berkorelasi kepada inklusi gender karena melalui kualitas pendidikan dan daya saing ini tidak bisa dibedakan antara laki-laki dan perempuan terlebih didalam Undang-Undang soal perempuan juga memiliki hak yang sama diberikan tiga puluh persen.

“Intinya saya mengajak kepada semuanya, kita perempuan harus berdaya saing diantaranya meningkatkan kompetensi dan tentunya lingkungan sekitar juga harus mendukung jadi kita memiliki kesempatan yang sama tanpa diskriminasi, yang terpenting adalah mari kita gali potensi kita tingkatkan potensi kita untuk bisa bersaing dengan seluruh elemen yang lainnya” ujar Bupati Lebak.

Sementara itu Rektor Untirta Fatah Sulaiman dalam sambutannya menyampaikan bahwa seminar tersebut bertujuan untuk meningkatkan wawasan yang sensitif terhadap isu gender, mengoptimalkan pembangunan bidang kesehatan di Provinsi Banten khususnya, serta membuka jaringan dan kolaborasi lembaga akademik dan lembaga lainnya.

“Fokus workshop ini adalah distribusi pengetahuan tentang kampanye sosial yang berorientasi gender dalam meningkatkan kesadaran masyarakat soal isu kesehatan, terutama yang terkait dengan kasus gizi buruk, stunting, dan kesehatan ibu dan anak,” pungkasnya.

Red
Cakratara

Continue Reading
Advertisement

Facebook

Trending