Connect with us

Nusantara

Dua Calon Kades Cijaku Menjaga Silaturahmi dalam Kontestasi Politik

Published

on

Dua calon Kepala Desa (Kades) Cijaku mengadakan pertemuan mendiskusikan tentang pencalonan kontestasi politik tidak memutus tali silaturahmi.

LEBAK, CAKRATARA – Dua calon Kepala Desa (Kades) Cijaku mengadakan pertemuan mendiskusikan tentang pencalonan Kades agar dalam kontestasi politik tidak memutus tali silaturahmi.

Hal ini terbukti dengan kehadiran dua sosok calon Kepala Desa (Kades) Cijaku yang duduk bersama dalam satu pertemuan santai sambil diskusi dan menikmati kopi bersama pada Selasa (22/6/21).

sehingga nampak romantis seolah-olah tidak ada kompetisi. Ujar Subandi aktivis Badak Banten Perjuangan DPAC Cijaku pada awak media, Selasa, 22/06/2021

Hal ini dibenarkan oleh Aja Miharja S.ip salah satu Bakal Calon Kepala Desa Cijaku saat hadir dalam pertemuan itu. Ia mengatakan bahwa makna dari ngopi bareng bersama Bakal Calon Kepala Desa yang tak lain merupakan salah satu bentuk bahwa calon Kades adalah sahabat yang tidak mungkin bisa dipisahkan.

“Bagi kami ikut kontes adalah atas dasar panggilan hati sebagai warga Cijaku, supaya hidup kita punya arti,” ujarnya.

Hal senada juga diucapkan oleh Dede Nurjaman yang sama-sama menjadi bakal calon Kepala Desa Cijaku, dirinya merasa senang dan bangga dapat hadir dalam pertemuan diskusi tersebut.

“Semoga diskusi bersama sambil ngopi bareng dengan bakal calon Kepala Desa yang lain bisa menjadi contoh bagi yang lain,” tuturnya

Sementara itu, Dewi Rahmanto sebagai tokoh pemuda, aktivis dan juga panasihat Ormas BBP DPAC Cijaku yang juga turut hadir dalam acara ngopi bareng, dirinya sangat mengapresiasi pertemuan dua calon Kades dan calon lainnya tersebut.

“Semoga acara ngopi bareng yang disertai diskusi ini dapat memberikan sedikit edukasi agar kita bertindak dan berprilaku dewasa karena mau tidak mau kita sedang berkompetisi, kalah menang sudah menjadi sebuah keputusan,” tegasnya

Ungkapan keceriaan juga terlihat dari wajah salah seorang anggota BBP DPAC Cijaku, Wahyu yang juga ikut hadir dalam acara itu mengacungi jempol dan jika dinilai 99 persen.

“Mudah-mudahan Bakal Calon untuk Desa-desa yang lain khususnya Cijaku dapat meniru dan mencontoh perilaku mereka,” tutupnya.

Herdi Sudrajat
Cakratara

Redaksi Cakratara.com melayani HAK JAWAB, dan HAK KOREKSI, apabila ada keberatan atau ketidakpuasan dengan pemberitaan kami dan menjadi sengketa.

Nusantara

Diduga Langgar UU KIP, Badak Banten Investigasi Pembangunan Siring

Published

on

Ormas Badak Banten melakukan investigasi tidak adanya papan proyek pelaksanaan pembangunan siring yang diduga langgar UU KIP.

SERANG, CAKRATARA – Ormas Badak Banten melakukan investigasi tidak adanya papan proyek pelaksanaan pembangunan siring di Kp. Kupluk Desa Panunggulan, Kecamatan Tunjung Teja, Kabupaten Serang, Banten yang diduga langgar UU KIP.

Selaku kontrol sosial, pada Jumat (30/7/21), Ketua Ormas Badak Banten Kecamatan Tunjung Teja, Adi Umar bersama tim melakukan investigasi di lokasi proyek pembangunan siring atau drainase tersebut yang diduga langgar UU KIP.

Ormas Badak Banten melakukan investigasi tidak adanya papan proyek pelaksanaan pembangunan siring yang diduga langgar UU KIP.

Adi Umar mengatakan, bahwa tak adanya papan proyek anggaran pelaksanaan dalam pembangunan siring tersebut menunjukkan kurang transparansi publik sebagaimana diatur pada Undang-undang (UU) nomor 14 tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik (KIP).

“Saya sangat menyayangkan tidak adanya papan proyek anggaran pelaksanaan dalam pembangunan tersebut. Kurangnya keterbukaan informasi publik menunjukkan dugaan negatif,” kata Ketua Ormas Badak Banten Kecamatan Tunjung Teja, Adi Umar.

“Kami berharap ketika ada proyek pembangunan pihak terkait transparan informasi publik agar tidak menimbulkan dugaan negatif. Apalagi kata kepala desa pembangunan ini aspirasi dari provinsi yang pastinya anggaran daerah,” lanjut Adi Umar.

Sementara itu, Mandor proyek inisial Buyung menuturkan bahwa pihaknya hanya menjalankan pekerjaan dan tidak mengetahui asal usul anggarannya.

“Saya hanya melaksanakan pekerjaan dari kepala desa dan tidak mengetahui asal anggarannya,” kata Buyung saat dikonfirmasi di lokasi.

Saat dikonfirmasi melalui WhatsApp, kepala desa juga mengatakan bahwa proyek pembangunan tersebut aspirasi dari provinsi.

Dalam penggunaan anggaran Pemerintah Daerah maupun Pemerintah Pusat mewajibkan setiap pihak melakukan transparansi publik sebagaimana diatur berdasarkan Undang-undang nomor 14 tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik. Bahkan, dalam jangka waktu yang ditentukan pihak terkait harus melaksanakan ketentuannya dengan membukanya informasi publik.

Azis Fuad
Cakratara

Continue Reading

Nusantara

Penyaluran BST Desa Bayah Barat Tertib Terapkan Prokes

Published

on

Penyaluran Bantuan Sosial Tunai (BST) tahap 5 dan 6 di Desa Bayah Barat Kecamatan Bayah Kabupaten Lebak Provinsi Banten bersama Kantor Pos

LEBAK, CAKRATARA – Penyaluran Bantuan Sosial Tunai (BST) tahap 5 dan 6 di Desa Bayah Barat Kecamatan Bayah Kabupaten Lebak Provinsi Banten bersama Kantor Pos Unit Bayah berjalan tertib dengan menerapkan protokol kesehatan (Prokes) bertempat di Aula Kantor Desa Bayah Barat, Sabtu (31/7/2021).

Turut hadir dalam kegiatan penyaluran BST tahap 5 dan 6 tersebut, Kepala Desa Bayah Barat M.Ridwan, Sekdes Bayah Barat Deni Kristian, Kepala Pos Unit Bayah Agus, Stap Ekbang Kesos Kecamatan Bayah Dudun Bahtiar, serta pengamanan dari Bhabinkamtibmas dan Bhabinsa.

Dikatakan Kepala Desa Bayah Barat M.Ridwan, bahwa penyaluran bantuan sosial tunai kali ini merupakan tahapan yang ke 5 (lima) dan 6 (enam) dengan jumlah Keluarga Penerima Manfa’at ( KPM ) 396 orang.

“Semoga dengan adanya penyaluran BST bagi KPM ini dapat meringankan bagi kesulitan ekonomi yang dirasakan masyarakat akibat Pandemi Covid-19 ini,” kata M.Ridwan.

Kepala Desa Bayah Barat juga menghimbau kepada masyarakat untuk terus mematuhi anjuran pemerintah Prokes guna memutus mata rantai penyebaran Covid19 dengan menerapkan 5 M yaitu Memakai masker, Mencuci tangan pakai sabun dan air mengalir, Menjaga jarak, Menjauhi kerumunan, serta Membatasi mobilisasi dan interaksi.

“Semoga kita semua dapat terhindar dari penyebaran virus corona ini, dan semoga kita secepatnya dapat terbebas dari Pandemi Covid-19 ini,” tutup M. Ridwan.

Kegiatan penyaluran BST di Desa Bayah Barat berlangsung tertib dan aman, serta dengan mematuhi penterapan Protokol Kesehatan (Prokes).

Asep D Mulyadi
Cakratara

Continue Reading
Advertisement

Facebook

Trending

Cakratara.com We would like to show you notifications for the latest news and updates.
Dismiss
Allow Notifications