Connect with us

Nusantara

Toko Keringan di Cibadak Terbakar Diduga Akibat Korsleting Listrik

Published

on

Toko keringan kebakaran. Foto Cakratara

SUKABUMI, CAKRATARA – Telah terjadi kebakaran yang diduga akibat arus pendek listrik di salah satu Toko Keringan di Jalan Perintis Kemerdekaan Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi pada Minggu (20/6/21) sekira pukul 09.20 WIB.

Asap yang mengepul dari salah satu Toko Keringan itu berawal terlihat oleh Petugas Parkir, Raun yang tengah bertugas di sekitar lokasi kejadian.

“Saya lagi jaga parkir tiba tiba melihat asap yang mengepul di toko Bang Hedot. Asap semakin tebal dan api mulai keliatan membesar,” terang Petugas Parkir, Raun di lokasi kejadian.

Dengan gerak cepat Petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) yang mana Kantor Damkar terletak tidak jauh dari lokasi kejadian Petugas Damkar dengan sigap segera datang yang kemudian dalam sekejap api dapat dipadamkan.

“Kami para Petugas Damkar setelah terima laporan adanya kebakaran langsung ke tempat kejadian. Cuma butuh waktu beberapa menit api sudah dapat di padamkan, sehingga tidak menjalar ke toko toko sebelahnya,” kata Petugas Damkar Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi.

Sementara itu, pemilik toko sebelah yang terbakar berterima kasih dan memuji kinerja para Petugas Damkar Cibadak yang langsung mematikan sumber titik api sehingga toko mereka terselamatkan dari rembetan api yang bisa membakar ruko mereka.

Hedot pemilik toko saat kejadian tidak ada di lokasi. Setelah dikabari tokonya terbakar langsung ke lokasi.

“Alhamdullilah masih bisa diselamatkan walau ada yang terbakar. Diperkirakan Rp 20 jutaan kerugian yang saya alami,” kata Hedot mengakhiri.

Kebakaran yang mengakibatkan kerugian pemilik toko ini terjadi diperkirakan bersumber dari arus pendek listrik.

Nandang Setiawan (Dani)
Cakratara

Redaksi Cakratara.com melayani HAK JAWAB, dan HAK KOREKSI, apabila ada keberatan atau ketidakpuasan dengan pemberitaan kami dan menjadi sengketa.

Nusantara

Diduga Langgar UU KIP, Badak Banten Investigasi Pembangunan Siring

Published

on

Ormas Badak Banten melakukan investigasi tidak adanya papan proyek pelaksanaan pembangunan siring yang diduga langgar UU KIP.

SERANG, CAKRATARA – Ormas Badak Banten melakukan investigasi tidak adanya papan proyek pelaksanaan pembangunan siring di Kp. Kupluk Desa Panunggulan, Kecamatan Tunjung Teja, Kabupaten Serang, Banten yang diduga langgar UU KIP.

Selaku kontrol sosial, pada Jumat (30/7/21), Ketua Ormas Badak Banten Kecamatan Tunjung Teja, Adi Umar bersama tim melakukan investigasi di lokasi proyek pembangunan siring atau drainase tersebut yang diduga langgar UU KIP.

Ormas Badak Banten melakukan investigasi tidak adanya papan proyek pelaksanaan pembangunan siring yang diduga langgar UU KIP.

Adi Umar mengatakan, bahwa tak adanya papan proyek anggaran pelaksanaan dalam pembangunan siring tersebut menunjukkan kurang transparansi publik sebagaimana diatur pada Undang-undang (UU) nomor 14 tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik (KIP).

“Saya sangat menyayangkan tidak adanya papan proyek anggaran pelaksanaan dalam pembangunan tersebut. Kurangnya keterbukaan informasi publik menunjukkan dugaan negatif,” kata Ketua Ormas Badak Banten Kecamatan Tunjung Teja, Adi Umar.

“Kami berharap ketika ada proyek pembangunan pihak terkait transparan informasi publik agar tidak menimbulkan dugaan negatif. Apalagi kata kepala desa pembangunan ini aspirasi dari provinsi yang pastinya anggaran daerah,” lanjut Adi Umar.

Sementara itu, Mandor proyek inisial Buyung menuturkan bahwa pihaknya hanya menjalankan pekerjaan dan tidak mengetahui asal usul anggarannya.

“Saya hanya melaksanakan pekerjaan dari kepala desa dan tidak mengetahui asal anggarannya,” kata Buyung saat dikonfirmasi di lokasi.

Saat dikonfirmasi melalui WhatsApp, kepala desa juga mengatakan bahwa proyek pembangunan tersebut aspirasi dari provinsi.

Dalam penggunaan anggaran Pemerintah Daerah maupun Pemerintah Pusat mewajibkan setiap pihak melakukan transparansi publik sebagaimana diatur berdasarkan Undang-undang nomor 14 tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik. Bahkan, dalam jangka waktu yang ditentukan pihak terkait harus melaksanakan ketentuannya dengan membukanya informasi publik.

Azis Fuad
Cakratara

Continue Reading

Nusantara

Penyaluran BST Desa Bayah Barat Tertib Terapkan Prokes

Published

on

Penyaluran Bantuan Sosial Tunai (BST) tahap 5 dan 6 di Desa Bayah Barat Kecamatan Bayah Kabupaten Lebak Provinsi Banten bersama Kantor Pos

LEBAK, CAKRATARA – Penyaluran Bantuan Sosial Tunai (BST) tahap 5 dan 6 di Desa Bayah Barat Kecamatan Bayah Kabupaten Lebak Provinsi Banten bersama Kantor Pos Unit Bayah berjalan tertib dengan menerapkan protokol kesehatan (Prokes) bertempat di Aula Kantor Desa Bayah Barat, Sabtu (31/7/2021).

Turut hadir dalam kegiatan penyaluran BST tahap 5 dan 6 tersebut, Kepala Desa Bayah Barat M.Ridwan, Sekdes Bayah Barat Deni Kristian, Kepala Pos Unit Bayah Agus, Stap Ekbang Kesos Kecamatan Bayah Dudun Bahtiar, serta pengamanan dari Bhabinkamtibmas dan Bhabinsa.

Dikatakan Kepala Desa Bayah Barat M.Ridwan, bahwa penyaluran bantuan sosial tunai kali ini merupakan tahapan yang ke 5 (lima) dan 6 (enam) dengan jumlah Keluarga Penerima Manfa’at ( KPM ) 396 orang.

“Semoga dengan adanya penyaluran BST bagi KPM ini dapat meringankan bagi kesulitan ekonomi yang dirasakan masyarakat akibat Pandemi Covid-19 ini,” kata M.Ridwan.

Kepala Desa Bayah Barat juga menghimbau kepada masyarakat untuk terus mematuhi anjuran pemerintah Prokes guna memutus mata rantai penyebaran Covid19 dengan menerapkan 5 M yaitu Memakai masker, Mencuci tangan pakai sabun dan air mengalir, Menjaga jarak, Menjauhi kerumunan, serta Membatasi mobilisasi dan interaksi.

“Semoga kita semua dapat terhindar dari penyebaran virus corona ini, dan semoga kita secepatnya dapat terbebas dari Pandemi Covid-19 ini,” tutup M. Ridwan.

Kegiatan penyaluran BST di Desa Bayah Barat berlangsung tertib dan aman, serta dengan mematuhi penterapan Protokol Kesehatan (Prokes).

Asep D Mulyadi
Cakratara

Continue Reading
Advertisement

Facebook

Trending

Cakratara.com We would like to show you notifications for the latest news and updates.
Dismiss
Allow Notifications