Connect with us

TNI-Polri

Polsek Cengkareng Jaring 26 Pelanggar Prokes saat Operasi Yustisi

Published

on

Polsek Cengkareng bersama Tiga Pilar dari unsur TNI, Satpol PP dan Dishub menggelar operasi yustisi dalam rangka memutus mata rantai Covid-19

JAKARTA, CAKRATARA – Aparat Kepolisian Polsek Cengkareng bersama Tiga Pilar dari unsur TNI, Satpol PP dan Dishub menggelar operasi yustisi dalam rangka memutus mata rantai Covid-19 yang melonjak pasca lebaran Idul Fitri 2021 yang berlangsung di bawah Kolong Tol TL. Barat/Timur Cengkareng Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat pada Senin (21/6/21).

Dalam operasi yustisi gabungan Polsek Cengkareng dan Tiga Pilar tersebut, sedikitnya ada 26 orang terjaring operasi yustisi dan 15 orang dijatuhkan sanksi sosial yakni menyapu jalanan dan fasilitas umum. 11 orang pelanggar diberikan sangsi administrasi.

Kapolsek Cengkareng Polres Metro Jakarta Barat Kompol Egman mengatakan ada sebanyak 26 warga yang terjaring dalam kegiatan operasi yustisi yang dilakukan Polsek Cengkareng bersama Tiga Pilar.

“Total senilai Rp.1.425 ribu untuk sanksi administrasi yang dibayarkan oleh 11 warga yang melanggar prokes, yaitu mereka yang tidak menggunakan masker dan memilih untuk membayar denda administrasi. Sementara pelanggar lainya diberikan sanksi sosial menyapu jalanan dan fasilitas umum,” ujar Kompol Egman saat dikonfirmasi, Senin (21/6/2021).

Egman mengatakan, penindakan kepada pelanggar protokol kesehatan (Prokes) dilakukan personel secara humanis dan dengan cara yang sopan.

Selain itu, masyarakat diharapkan agar dapat bekerjasama untuk ikut serta mendukung program pemerintah dalam memutus penyebaran Covid-19 terkait Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

Kegiatan tersebut diawali apel bersama dan dilanjutkan dengan pembagian masker kepada masyarakat pengguna jalan yang melintas.

Dengan demikian sehingga kegiatan operasi yustisi ini dapat berjalan lancar dan berakhir tanpa kendala.

“Kami menghimbau kepada masyarakat untuk tetap mematuhi protokol kesehatan di tengah pandemi COVID19 saat ini dimana Jakarta saat ini sedang mengalami lonjakan kasus positif Covid-19 jika tidak ada keperluan agar tetap di rumah saja kurangi aktivitas di luar rumah,” tutupnya.

Achmad Sulaiman (Eman)
Cakratara

Redaksi Cakratara.com melayani HAK JAWAB, dan HAK KOREKSI, apabila ada keberatan atau ketidakpuasan dengan pemberitaan kami dan menjadi sengketa.

TNI-Polri

Panglima TNI Sumbangkan Laptop Silacak ke Tenaga Tracer

Published

on

Kedatangan Panglima TNI dan rombongan untuk mengecek dan melihat secara langsung kesiapan petugas yang akan menggunakan aplikasi Silacak

JAWA TIMUR, CAKRATARA – Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P., didampingi Kepala BNPB Letjen TNI Ganip Warsito, S.E., M.M., dan Kabaharkam Polri Komjen Pol Drs. Arief Sulistyanto, M.Si., meninjau kesiapan petugas dalam penyiapan dan pengoperasian aplikasi “Silacak” di beberapa Puskesmas yang ada di Kabupaten Sidoarjo dan Kabupaten Malang, Jawa Timur, Sabtu (31/7/2021).

Kedatangan Panglima TNI dan rombongan untuk mengecek dan melihat secara langsung kesiapan petugas yang akan menggunakan aplikasi Silacak di antaranya para Babinsa, Babinpotmar dan Babinpotdirga yang akan bertugas di lapangan menunjukan kemampuannya dalam menggunakan Aplikasi Silacak dengan mempraktekan secara langsung dihadapan Panglima TNI.

Dalam setiap kunjunganya Panglima TNI menyumbangkan satu unit Laptop yang telah dilengkapi dengan aplikasi “Silacak” kepada para Babinsa di setiap Puskesmas.

Panglima TNI menjelaskan bahwa laptop yang diberikan kepada para Babinsa yang menjadi tenaga Tracer dengan dilengkapi Aplikasi Silacak.

“Semoga bantuan laptop ini dapat bermanfaat bagi masyarakat disini untuk memonitoring pemutusan mata rantai penyebaran Covid-19,” harapnya.

Panglima TNI juga mengapresiasi kesiapan petugas dan relawan yang telah menunjukan kemampuannya dalam penggunaan aplikasi Silacak. “Saya melihat para petugas sudah memahami tugasnya, sehingga diharapkan dengan kesiapan para petugas lapangan dapat mempercepat memutus mata rantai Covid-19 dan pandemi ini segera berkahir,” harapnya.

Di setiap Puskesmas yang menjadi lokasi kunjungan, Panglima TNI mengecek secara langsung para Babinsa yang akan bertugas melakukan Tracer dengan mempraktekan cara menggunakan aplikasi Silacak.

Dirinya juga memuji para Babinsa, Babinpotmar, Babinpotdirga dan Bhabinkamtibmas serta instansi terkait yang telah melakukan koordinasi secara baik dalam setiap kegiatan.

“Kordinasi antar petugas di lapangan sudah sangat baik dan yang perlu ditingkatkan lagi yaitu ketelitiannya. Saya ingin Puskesmas yang ada di wilayah Malang bisa menjadi percontohan Puskesmas di Jawa Timur,” katanya.

Beberapa Puskesmas yang dikunjungi Panglima TNI di Provinsi Jawa Timur yaitu Puskesmas Porong Kabupaten Sidoarjo, Puskesmas Lawang, Puskesmas Ardimulyo dan Puskesmas Polowijen Kota Malang.

Usai meninjau beberapa Puskesmas di wilayah Malang, Panglima TNI dan rombongan meninjau Kodim Kota Malang untuk mengecek para prajurit TNI yang telah dibekali kemampuan dalam mengoperasikan Aplikasi Silacak yang akan diperbantukan sebagai tenaga Tracer. Dalam kesempatan tersebut Panglima TNI juga menyerahkan bantuan Laptop bagi tenaga Tracer yang akan bertugas di lapangan.

Asep Supena
Cakratara

Continue Reading

TNI-Polri

30 Tahun Pengabdian Alumni Akpol 91 Gelar Vaksinasi dan Pemberian Sembako

Published

on

30 tahun pengabdian, Alumni Akademi Kepolisian (Akpol) 91 bersama Polresta Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) menggelar vaksinasi

TANGERANG, CAKRATARA – Dalam rangka 30 tahun pengabdian, Alumni Akademi Kepolisian (Akpol) 91 bersama Polresta Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) menggelar vaksinasi dan bakti sosial (Baksos) berupa pembagian sembako bagi masyarakat.

Kegiatan bertajuk ‘Gebrak Vaksinasi dan Pemberian Baksos Presisi 30 tahun Pengabdian Alumni Akpol 91’ tersebut, menyasar ratusan masyarakat di Mapolresta Bandara Soetta, Sabtu (31/7/21).

Kapolresta Bandara Soekarno-Hatta, Kombes Pol Edwin Hatorangan Hariandja mengatakan, kegiatan vaksinasi massal tersebut dalam rangka mempercepat vaksinasi kepada seluruh masyarakat.

“Telah dilaksanakan vaksinasi kepada masyarakat di Mako Polresta Bandara Soetta sebanyak 176 orang sampai dengan hari ini jumlah masyarakat yang sudah divaksin berjumlah 7.959 orang,” ujar Edwin, di sela-sela kegiatan.

Lebih lanjut, Edwin kembali berpesan kepada seluruh elemen masyarakat agar senantiasa disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan di lingkungan masing-masing kendati telah divaksin atau sebaliknya.

“Kamtibmas kondusif, masyarakat sehat, ekonomi bangkit. Pakai masker harga mati, tidak pakai masker bisa mati,” tandas Edwin, seraya bercerita bahwa suasana Kamtibmas di Bandara Soetta sampai saat ini aman dan kondusif.

Sementara, salah satu warga yang mengikuti vaksinasi serta mendapatkan paket sembako dalam kegiatan sosial itu menyampaikan apresiasi kepada alumni Akpol 91 dan Polresta Bandara Soetta. Menurutnya, hal itu sangat bermanfaat

“Kami mengucapkan terima kasih kepada alumni Akpol 91 dan Polresta Bandara Soetta. Semoga Polri semakin jaya dan semakin dicintai masyarakat,” tutupnya.

Achmad Sulaiman (Eman)
Cakratara

Continue Reading
Advertisement

Facebook

Trending

Cakratara.com We would like to show you notifications for the latest news and updates.
Dismiss
Allow Notifications