Connect with us

TNI-Polri

Pembekalan Wasit, Kapusjaspermildas TNI: Meningkatkan Kualitas dan Profesionalitas

Published

on

Kepala Pusat Jasmani Peraturan Militer Dasar (Kapusjaspermildas) TNI Brigjen Ndona pada saat membuka pembekalan wasit bola voli TA 2021

JAKARTA, CAKRATARA – Saat ini di lingkungan TNI maupun masyarakat umum masih terbatas personel yang memiliki kualifikasi wasit bola voli yang profesional. Oleh karenanya perlu diadakan pembekalan untuk meningkatkan kualitas dan profesionalitas wasit bola voli TNI khususnya dan masyarakat pada umumnya.

Hal tersebut disampaikan Kepala Pusat Jasmani Peraturan Militer Dasar (Kapusjaspermildas) TNI Brigjen TNI Robert D. Ndona pada saat membuka pembekalan wasit bola voli TA 2021, bertempat di GOR Ahmad Yani Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Senin (21/6/2021).

Kapusjaspermildas TNI mengatakan bahwa pembekalan wasit bola voli TA 2021 yang dilaksanakan dimaksudkan untuk membina dan meningkatkan kualitas wasit bola voli Indonesia yang dapat mempengaruhi kualitas kompetisi serta prestasi olahraga bola voli.

“Oleh karena itu Pusjaspermildas TNI bekerja sama dengan Pengprov PBVSI DKI Jakarta melaksanakan pembekalan wasit bola voli Tahun Anggaran 2021 dalam rangka menyiapkan personel wasit bola voli yang profesional dan siap bertugas,” ujarnya.

Pelaksanaan pembekalan ini dilaksanakan selama 5 hari mulai tanggal 21 sampai dengan 25 Juni 2021. Adapun materi yang akan dilatihkan meliputi sejarah permainan bola voli, peraturan permainan, kode etik wasit, teori dan praktek dasar, isyarat tangan, pengisian score sheet, administrasi pertandingan dan praktek perwasitan. “Seluruh materi tersebut nantinya akan langsung dipraktekan di kelas dan di lapangan sehingga para peserta pembekalan dapat lebih memahami secara detail materi yang disampaikan,” ucap Kapusjaspermildas TNI.

Menurut Kapusjaspermildas TNI, melalui pembekalan wasit bola voli ini dapat dijadikan sebagai sarana untuk menjaring bibit-bibit wasit bola voli baru dan dapat dikembangkan menjadi wasit bola voli yang berkualitas serta bersertifikasi yang akan menjadi aset di bidang olahraga.

Dalam kesempatan tersebut, Kapusjaspermildas TNI memberikan penekanan kepada seluruh peserta pembekalan wasit bola voli diantaranya, senantiasa saling mengingatkan dan saling melaksanakan serta tetap memegang teguh pelaksanaan protokol kesehatan. Ikuti pembekalan dengan penuh rasa tanggung jawab, dedikasi dan semangat tinggi. Simak dengan seksama setiap materi yang diberikan oleh instruktur sehingga apa yang menjadi tujuan dari pembekalan dapat dicapai serta senantiasa menjaga faktor keamanan dan keselamatan.

Sementara itu, Asisten Deputi Peningkatan dan Organisasi Keolahragaan Kemenpora Dr. Herman Chaniago, M.M. yang menghadiri kegiatan tersebut mengapresiasi dan menyambut baik kegiatan pembekalan wasit bola voli ini. “Manfaatkan dan jangan sia-siakan momentum ini sebagai bekal untuk meningkatkan prestasi,” tutupnya.

Asep Supena
Cakratara

Redaksi Cakratara.com melayani HAK JAWAB, dan HAK KOREKSI, apabila ada keberatan atau ketidakpuasan dengan pemberitaan kami dan menjadi sengketa.

TNI-Polri

Panglima TNI Sumbangkan Laptop Silacak ke Tenaga Tracer

Published

on

Kedatangan Panglima TNI dan rombongan untuk mengecek dan melihat secara langsung kesiapan petugas yang akan menggunakan aplikasi Silacak

JAWA TIMUR, CAKRATARA – Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P., didampingi Kepala BNPB Letjen TNI Ganip Warsito, S.E., M.M., dan Kabaharkam Polri Komjen Pol Drs. Arief Sulistyanto, M.Si., meninjau kesiapan petugas dalam penyiapan dan pengoperasian aplikasi “Silacak” di beberapa Puskesmas yang ada di Kabupaten Sidoarjo dan Kabupaten Malang, Jawa Timur, Sabtu (31/7/2021).

Kedatangan Panglima TNI dan rombongan untuk mengecek dan melihat secara langsung kesiapan petugas yang akan menggunakan aplikasi Silacak di antaranya para Babinsa, Babinpotmar dan Babinpotdirga yang akan bertugas di lapangan menunjukan kemampuannya dalam menggunakan Aplikasi Silacak dengan mempraktekan secara langsung dihadapan Panglima TNI.

Dalam setiap kunjunganya Panglima TNI menyumbangkan satu unit Laptop yang telah dilengkapi dengan aplikasi “Silacak” kepada para Babinsa di setiap Puskesmas.

Panglima TNI menjelaskan bahwa laptop yang diberikan kepada para Babinsa yang menjadi tenaga Tracer dengan dilengkapi Aplikasi Silacak.

“Semoga bantuan laptop ini dapat bermanfaat bagi masyarakat disini untuk memonitoring pemutusan mata rantai penyebaran Covid-19,” harapnya.

Panglima TNI juga mengapresiasi kesiapan petugas dan relawan yang telah menunjukan kemampuannya dalam penggunaan aplikasi Silacak. “Saya melihat para petugas sudah memahami tugasnya, sehingga diharapkan dengan kesiapan para petugas lapangan dapat mempercepat memutus mata rantai Covid-19 dan pandemi ini segera berkahir,” harapnya.

Di setiap Puskesmas yang menjadi lokasi kunjungan, Panglima TNI mengecek secara langsung para Babinsa yang akan bertugas melakukan Tracer dengan mempraktekan cara menggunakan aplikasi Silacak.

Dirinya juga memuji para Babinsa, Babinpotmar, Babinpotdirga dan Bhabinkamtibmas serta instansi terkait yang telah melakukan koordinasi secara baik dalam setiap kegiatan.

“Kordinasi antar petugas di lapangan sudah sangat baik dan yang perlu ditingkatkan lagi yaitu ketelitiannya. Saya ingin Puskesmas yang ada di wilayah Malang bisa menjadi percontohan Puskesmas di Jawa Timur,” katanya.

Beberapa Puskesmas yang dikunjungi Panglima TNI di Provinsi Jawa Timur yaitu Puskesmas Porong Kabupaten Sidoarjo, Puskesmas Lawang, Puskesmas Ardimulyo dan Puskesmas Polowijen Kota Malang.

Usai meninjau beberapa Puskesmas di wilayah Malang, Panglima TNI dan rombongan meninjau Kodim Kota Malang untuk mengecek para prajurit TNI yang telah dibekali kemampuan dalam mengoperasikan Aplikasi Silacak yang akan diperbantukan sebagai tenaga Tracer. Dalam kesempatan tersebut Panglima TNI juga menyerahkan bantuan Laptop bagi tenaga Tracer yang akan bertugas di lapangan.

Asep Supena
Cakratara

Continue Reading

TNI-Polri

30 Tahun Pengabdian Alumni Akpol 91 Gelar Vaksinasi dan Pemberian Sembako

Published

on

30 tahun pengabdian, Alumni Akademi Kepolisian (Akpol) 91 bersama Polresta Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) menggelar vaksinasi

TANGERANG, CAKRATARA – Dalam rangka 30 tahun pengabdian, Alumni Akademi Kepolisian (Akpol) 91 bersama Polresta Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) menggelar vaksinasi dan bakti sosial (Baksos) berupa pembagian sembako bagi masyarakat.

Kegiatan bertajuk ‘Gebrak Vaksinasi dan Pemberian Baksos Presisi 30 tahun Pengabdian Alumni Akpol 91’ tersebut, menyasar ratusan masyarakat di Mapolresta Bandara Soetta, Sabtu (31/7/21).

Kapolresta Bandara Soekarno-Hatta, Kombes Pol Edwin Hatorangan Hariandja mengatakan, kegiatan vaksinasi massal tersebut dalam rangka mempercepat vaksinasi kepada seluruh masyarakat.

“Telah dilaksanakan vaksinasi kepada masyarakat di Mako Polresta Bandara Soetta sebanyak 176 orang sampai dengan hari ini jumlah masyarakat yang sudah divaksin berjumlah 7.959 orang,” ujar Edwin, di sela-sela kegiatan.

Lebih lanjut, Edwin kembali berpesan kepada seluruh elemen masyarakat agar senantiasa disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan di lingkungan masing-masing kendati telah divaksin atau sebaliknya.

“Kamtibmas kondusif, masyarakat sehat, ekonomi bangkit. Pakai masker harga mati, tidak pakai masker bisa mati,” tandas Edwin, seraya bercerita bahwa suasana Kamtibmas di Bandara Soetta sampai saat ini aman dan kondusif.

Sementara, salah satu warga yang mengikuti vaksinasi serta mendapatkan paket sembako dalam kegiatan sosial itu menyampaikan apresiasi kepada alumni Akpol 91 dan Polresta Bandara Soetta. Menurutnya, hal itu sangat bermanfaat

“Kami mengucapkan terima kasih kepada alumni Akpol 91 dan Polresta Bandara Soetta. Semoga Polri semakin jaya dan semakin dicintai masyarakat,” tutupnya.

Achmad Sulaiman (Eman)
Cakratara

Continue Reading
Advertisement

Facebook

Trending

Cakratara.com We would like to show you notifications for the latest news and updates.
Dismiss
Allow Notifications