Connect with us

TNI-Polri

Bripka Saeful Fallah Meninggal Dunia, Polres Pandeglang Berduka

Published

on

Polres Pandeglang berduka cita atas kehilangan satu anggota Bripka Saeful Fallah yang menjabat sebagai PS Kasium Polsek Cikeusik

PANDEGLANG, CAKRATARA – Polres Pandeglang berduka cita atas kehilangan satu anggota terbaiknya yakni Bripka Saeful Fallah yang menjabat sebagai PS Kasium Polsek Cikeusik yang meninggal dunia karena sakit pada Senin (21/06/2021).

Bertindak selaku inspektur upacara pemakaman adalah Kapolres Pandeglang AKBP Hamam Wahyudi S.H.,S.I.K.,M.H. yang digelar di Kampung Cikujang Desa Tanjung Kecamatan Cikeusik, Kabupaten Pandeglang, Banten.

Turut hadir dalam upacara pemakaman tersebut antara lain pejabat utama Polres Pandeglang, Kapolsek jajaran, dan Anggota Polres Pandeglang.

Suasana duka sangat terasa saat jenazah almarhum diberangkatkan menuju peristirahatan terakhir di Tempat Pemakaman Umum di Kampung Cikujang Desa Tanjung Kecamatan Cikeusik, Kabupaten Pandeglang.

Beberapa rekan kerja Bripka Saeful Fallah dan keluarga nampak tak kuasa menahan air mata kesedihan. Tembakan salvo sebagai penghormatan terakhir mengiringi prosesi pemakaman.

Bripka Saeful Fallah merupakan sosok anggota Polri yang santun dan bersahaja. Semasa hidupnya, almarhum dikenal memiliki dedikasi dan integritas tinggi dalam menjalankan tugas kepolisian yang saat ini menjabat sebagai PS Kasium di Polsek Cikeusik.

“Selaku pimpinan dan mewakili seluruh anggota Polres Pandeglang dan jajaran menyampaikan bela sungkawa yang sedalam-dalamnya. Kita sangat kehilangan sosok polisi teladan,” untuk Kapolres Pandeglang, AKBP Hamam.

“Semoga arwah Almarhum diberikan tempat terbaik di sisi Allah SWT dan diampuni segala dosa-dosanya. Kepada keluarga semoga di berikan ketabahan dan keikhlasan menghadapi cobaan ini,” tutupnya.

Micha
Cakratara

Redaksi Cakratara.com melayani HAK JAWAB, dan HAK KOREKSI, apabila ada keberatan atau ketidakpuasan dengan pemberitaan kami dan menjadi sengketa.

TNI-Polri

Panglima TNI Sumbangkan Laptop Silacak ke Tenaga Tracer

Published

on

Kedatangan Panglima TNI dan rombongan untuk mengecek dan melihat secara langsung kesiapan petugas yang akan menggunakan aplikasi Silacak

JAWA TIMUR, CAKRATARA – Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P., didampingi Kepala BNPB Letjen TNI Ganip Warsito, S.E., M.M., dan Kabaharkam Polri Komjen Pol Drs. Arief Sulistyanto, M.Si., meninjau kesiapan petugas dalam penyiapan dan pengoperasian aplikasi “Silacak” di beberapa Puskesmas yang ada di Kabupaten Sidoarjo dan Kabupaten Malang, Jawa Timur, Sabtu (31/7/2021).

Kedatangan Panglima TNI dan rombongan untuk mengecek dan melihat secara langsung kesiapan petugas yang akan menggunakan aplikasi Silacak di antaranya para Babinsa, Babinpotmar dan Babinpotdirga yang akan bertugas di lapangan menunjukan kemampuannya dalam menggunakan Aplikasi Silacak dengan mempraktekan secara langsung dihadapan Panglima TNI.

Dalam setiap kunjunganya Panglima TNI menyumbangkan satu unit Laptop yang telah dilengkapi dengan aplikasi “Silacak” kepada para Babinsa di setiap Puskesmas.

Panglima TNI menjelaskan bahwa laptop yang diberikan kepada para Babinsa yang menjadi tenaga Tracer dengan dilengkapi Aplikasi Silacak.

“Semoga bantuan laptop ini dapat bermanfaat bagi masyarakat disini untuk memonitoring pemutusan mata rantai penyebaran Covid-19,” harapnya.

Panglima TNI juga mengapresiasi kesiapan petugas dan relawan yang telah menunjukan kemampuannya dalam penggunaan aplikasi Silacak. “Saya melihat para petugas sudah memahami tugasnya, sehingga diharapkan dengan kesiapan para petugas lapangan dapat mempercepat memutus mata rantai Covid-19 dan pandemi ini segera berkahir,” harapnya.

Di setiap Puskesmas yang menjadi lokasi kunjungan, Panglima TNI mengecek secara langsung para Babinsa yang akan bertugas melakukan Tracer dengan mempraktekan cara menggunakan aplikasi Silacak.

Dirinya juga memuji para Babinsa, Babinpotmar, Babinpotdirga dan Bhabinkamtibmas serta instansi terkait yang telah melakukan koordinasi secara baik dalam setiap kegiatan.

“Kordinasi antar petugas di lapangan sudah sangat baik dan yang perlu ditingkatkan lagi yaitu ketelitiannya. Saya ingin Puskesmas yang ada di wilayah Malang bisa menjadi percontohan Puskesmas di Jawa Timur,” katanya.

Beberapa Puskesmas yang dikunjungi Panglima TNI di Provinsi Jawa Timur yaitu Puskesmas Porong Kabupaten Sidoarjo, Puskesmas Lawang, Puskesmas Ardimulyo dan Puskesmas Polowijen Kota Malang.

Usai meninjau beberapa Puskesmas di wilayah Malang, Panglima TNI dan rombongan meninjau Kodim Kota Malang untuk mengecek para prajurit TNI yang telah dibekali kemampuan dalam mengoperasikan Aplikasi Silacak yang akan diperbantukan sebagai tenaga Tracer. Dalam kesempatan tersebut Panglima TNI juga menyerahkan bantuan Laptop bagi tenaga Tracer yang akan bertugas di lapangan.

Asep Supena
Cakratara

Continue Reading

TNI-Polri

30 Tahun Pengabdian Alumni Akpol 91 Gelar Vaksinasi dan Pemberian Sembako

Published

on

30 tahun pengabdian, Alumni Akademi Kepolisian (Akpol) 91 bersama Polresta Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) menggelar vaksinasi

TANGERANG, CAKRATARA – Dalam rangka 30 tahun pengabdian, Alumni Akademi Kepolisian (Akpol) 91 bersama Polresta Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) menggelar vaksinasi dan bakti sosial (Baksos) berupa pembagian sembako bagi masyarakat.

Kegiatan bertajuk ‘Gebrak Vaksinasi dan Pemberian Baksos Presisi 30 tahun Pengabdian Alumni Akpol 91’ tersebut, menyasar ratusan masyarakat di Mapolresta Bandara Soetta, Sabtu (31/7/21).

Kapolresta Bandara Soekarno-Hatta, Kombes Pol Edwin Hatorangan Hariandja mengatakan, kegiatan vaksinasi massal tersebut dalam rangka mempercepat vaksinasi kepada seluruh masyarakat.

“Telah dilaksanakan vaksinasi kepada masyarakat di Mako Polresta Bandara Soetta sebanyak 176 orang sampai dengan hari ini jumlah masyarakat yang sudah divaksin berjumlah 7.959 orang,” ujar Edwin, di sela-sela kegiatan.

Lebih lanjut, Edwin kembali berpesan kepada seluruh elemen masyarakat agar senantiasa disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan di lingkungan masing-masing kendati telah divaksin atau sebaliknya.

“Kamtibmas kondusif, masyarakat sehat, ekonomi bangkit. Pakai masker harga mati, tidak pakai masker bisa mati,” tandas Edwin, seraya bercerita bahwa suasana Kamtibmas di Bandara Soetta sampai saat ini aman dan kondusif.

Sementara, salah satu warga yang mengikuti vaksinasi serta mendapatkan paket sembako dalam kegiatan sosial itu menyampaikan apresiasi kepada alumni Akpol 91 dan Polresta Bandara Soetta. Menurutnya, hal itu sangat bermanfaat

“Kami mengucapkan terima kasih kepada alumni Akpol 91 dan Polresta Bandara Soetta. Semoga Polri semakin jaya dan semakin dicintai masyarakat,” tutupnya.

Achmad Sulaiman (Eman)
Cakratara

Continue Reading
Advertisement

Facebook

Trending

Cakratara.com We would like to show you notifications for the latest news and updates.
Dismiss
Allow Notifications