Connect with us

Nusantara

Niptahudin Panutan Masyarakat, Tokoh Agama: Sosok yang Ramah dan Peduli

Published

on

(Kades) Cirinten Niptahudin panutan masyarakat karena dikenal sebagai sosok yang ramah dan peduli terhadap siapa saja terutama di lingkungan
Foto: Kepala Desa Cirinten, Niptahudin (Cakratara)

LEBAK, CAKRATARA – Kepala Desa (Kades) Cirinten Niptahudin Kecamatan Cirinten sosok panutan masyarakat karena dikenal sebagai sosok yang ramah dan peduli terhadap siapa saja terutama di lingkungan tempat tinggal dirinya di Desa Cirinten, Kecamatan Cirinten, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten.

Hal ini dikatakan oleh Tokoh Agama Desa Cirinten, KH. Ahmad Tajudin kepada wartawan pada Kamis (10/06/2021).

“Seperti sekarang ini ia masih menjabat sebagai Kepala Desa Cirinten telah cukup makan asam garam dalam bidang pemerintahan, termasuk dalam hal mengelola pemerintahan desa,” kata Ahmad.

“Dari pengalaman itu Niptahudin mampu memimpin dan melayani masyarakat dengan baik, benar tegas dan luwes bermasyarakat serta bijaksana. Sehingga dirinya diminta alias dilamar masyarakat untuk menjadi Kades Cirinten pada waktu itu,” imbuhnya.

Senada dengan Tokoh Agama, Ketua RW 08 Desa Cirinten, Indra mengatakan, bahwa Kades Niptahudin benar benar sangat peduli kepada masyarakat, dan sering sekali membantu masyarakat lemah yang membutuhkan pertolongan.

Bahkan, jarang sekali sosok seorang Kades seperti Niptahudin yang peduli terhadap warganya, sampai ada warga yang sakit dan membutuhkan pertolongan Kades Niptahudin datang ke rumahnya.

“Bagi Saya Kades Niptahudin figur yang bagus dan mempunyai kesempatan besar untuk menjadi Kepala Desa Cirinten kembali di Pilkades tahun sekarang 2021 ini,” kata Indra.

Sementara, Kepala Desa Cirinten Niptahudin mengatakan sebagai seorang abdi negara dan abdi masyarakat dirinya bertekad untuk menjalankan tugas sesuai dengan aturan yang berlaku dan sesuai kemampuan berdasarkan pengalaman dan wawasan yang milikinya.

“Saya sebagai abdi negara dan abdi masyarakat sudah sepantasnya melayani dan mengayomi masyarakat sesuai kemampuan,” tutupnya.

Anton Hermawan
Cakratara

Redaksi Cakratara.com melayani HAK JAWAB, dan HAK KOREKSI, apabila ada keberatan atau ketidakpuasan dengan pemberitaan kami dan menjadi sengketa.

Nusantara

Turut Berduka Cita, Badak Banten DPC Warunggunung Kunjungi Korban Kecelakaan

Published

on

Badak Banten DPC Warunggunung turut berduka cita atas meninggalnya korban kecelakaan dengan mengunjungi Rumah Duka Almarhum Rusmadi

LEBAK, CAKRATARA – Keluarga besar Badak Banten DPC Warunggunung turut berduka cita atas meninggalnya korban kecelakaan dengan mengunjungi Rumah Duka Almarhum Rusmadi pada Minggu (20/6/21).

Dalam kunjungannya, Ketua DPC Badak Banten Warunggunung Johadi beserta jajarannya mengucapkan belasungkawa yang mendalam kepada keluarga Almarhum Rusmadi.

“Kami keluarga besar Badak Banten DPC Warunggunung turut berduka cita atas meninggalnya Almarhum Rusmadi,” ujar Johadi.

“Hal ini adalah salah satu bentuk kepedulian Ormas Badak Banten kepada masyarakat sekitar khususnya yang ada di Kecamatan Warunggunung, Kabupeten Lebak,” imbuhnya.

Sementara itu, Bendahara Umum Badak Banten DPC Warunggunung (Bendum) Satibi menambahkan, bahwa Almarhum Rusmadi kecelakaan saat bekerja di Jakarta, yang mana Almarhum adalah tulang punggung keluarga.

“Kami sangat prihatin dengan musibah ini, kami juga mendoakan semoga keluarga almarhum diberikan kesabaran dalam menghadapi musibah ini. Semoga amal ibadah almarhum diterima oleh Allah SWT, Amin,” ucap Satibi.

Koordinator Lapangan (Korlap) Wiwik yang turut hadir menuturkan bahwa Badak Banten adalah Organisasi Kemasyarakatan yang memiliki jiwa sosial tinggi.

“Kami tidak pernah membedakan anggota ataupun masyarakat, karena bagi kami berbuat baik adalah salah satu kewajiban yang ada dalam Visi dan Misi Badak Banten,” tuturnya.

Orang tua Almarhum, Ibu Rohayah mengucapkan banyak terima kasih kepada Ormas Badak Banten. “Semoga Badak Banten semakin maju dan peduli kepada masyarakat,” ucapnya.

Salah satu warga yang hadir saat Badak Banten berkunjung ke Rumah Duka menuturkan kepada awak media, bahwa dirinya terkejut dengan adanya rombongan keluarga besar Badak Banten DPC Warunggunung.

“Saya kaget dikira ada apa, kok ada mobil serta rombongan pakai baju loreng hitam biru ternyata mau melayat ke Rumah Almarhum Rusmadi,” tutup Euis warga yang terkejut.

M Wijaya
Cakratara

Continue Reading

Nusantara

Camat Kalapanunggal Adakan Sosialisasi PPKM Mikro

Published

on

memutus penyebaran Covid19, Camat Kecamatan Kalapanunggal sosialisasi Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berskala mikro

SUKABUMI, CAKRATARA – Dalam rangka memutus mata rantai penyebaran Covid19, Camat Kecamatan Kalapanunggal mengadakan sosialisasi Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berskala mikro yang berlangsung di Gelanggang Olahraga (GOR) Kecamatan Kalapanunggal, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat pada Senin (21/6/21).

Sosialisasi PPKM berskala mikro yang dilakukan dengan menerapkan protokol kesehatan tersebut mengingat semakin meningkatnya penyebaran Covid19 di daerah Jawa Barat yang mencapai kenaikan 49% kasus Covid19. Menyikapi hal itu penting mensosialisasikan penerapan PPKM berskala mikro yang akan dilakukan setiap wilayah.

Di sisi lain, sesuai arahan Bupati Sukabumi yang menegaskan untuk lebih benar benar dalam menyikapi dan memutus penyebaran Covid19. Maka pentingnya zona daerah di tiap tingkatan dijadikan basis pengendalian.

Hal ini mengacu pada surat keputusan Bupati Sukabumi sosialisasi PPKM mikro harus dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan masyarakat di wilayah setempat.

Camat Kalapanunggal, Arip Solihin dengan rasa penuh tanggung jawab pada kesehatan masyarakat di wilayah yang dipimpinya mengambil langkah cepat untuk segera mensosialisasikan PPKM berskala mikro dengan mengundang jajaran kepemerintahan dan perwakilan kepala sekolah yang ada di wilayah Kecamatan Kalapanunggal.

“Dengan adanya sosialisasi PPKM berskala mikro saya berharap masyarakat lebih peduli dan menyadari pentingnya pencegahan untuk memutus mata rantai penyebaran Covid19,” kata Camat Arip.

Dikatakan Camat Kalapanunggal, dengan terputusnya mata rantai Covid19 ini perekonomian masyarakat yang saat ini terpuruk akan kembali pulih lagi.

Camat Arip juga juga menghimbau kepada pihak sekolah untuk tidak mengadakan kenaikan kelas dengan acara hiburan dan juga dilarang mengadakan acara rekreasi.

“Dengan adanya sosialisasi PPKM berskala mikro ini saya berharap dan menegaskan kepada Jajaran Pemerintah Desa untuk segera melaksanakan sosialisasi juga kepada masyarakatnya,” tutup Arip.

Dani Ramdani
Cakratara

Continue Reading
Advertisement

Facebook

Trending

Klik izinkan notifikasi untuk menerima berita dan pembaruan dari kami
Abaikan
Izinkan Notifikasi