Connect with us

TNI-Polri

Wanita Modus Investasi Bodong Ditangkap Polres Metro Jakbar

Published

on

Satuan Reserse Kriminal Khusus Polres Metro Jakarta Barat menangkap seorang wanita inisial HS alias SS terkait dugaan kasus investasi ilegal

JAKARTA, CAKRATARA – Satuan Reserse Kriminal Khusus Polres Metro Jakarta Barat menangkap seorang wanita inisial HS alias SS terkait dugaan kasus investasi ilegal atau bodong sebesar Rp15,6 Milyar.

Penipuan investasi ilegal dengan modus memanfaatkan aplikasi trading Lucky Star yang pusatnya berada di Belgia kemudian dipromosikan melalui media sosial, yang mana terduga pelaku wanita iti sudah menjalani investasi ilegal tersebut sejak 2007.

Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Ady Wibowo didampingi Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat Kompol Joko Dwi Harsono dan Kanit Kriminal Khusus AKP Fahmi Fiandri mengatakan bahwa wanita terduga pelaku Hs als SS melancarkan aksinya agar para korban tertarik pada investasi bodong/ilegal dengan memanipulasi / rekayasa digital mengambil dari internet / sosial media.

“Terduga pelaku mengambil gambar gambar dari Google kemudian dilakukan rekayasa digital agar para korban tertarik pada bisnis investasi ilegal tersebut,” ungkap Kombes Pol Ady Wibowo saat Live streaming melalui akun instagram @polres_jakbar, Selasa (08/06/2021).

Ady mengatakan dari hasil penyelidikan didapat bahwa dana dana yang diambil dari masyarakat (korban) sebagai kedok penipuan investasi forex dimana uang masyarakat tersebut tidak masuk ke rekening perusahaan tapi masuk ke rekening pribadi.

“Sampai saat ini yang baru saja melaporkan ke Polres Metro Jakarta Barat baru 2 orang. Pelapor dari kedua orang tersebut pernah mendapatkan keuntungan 4 sampai 6 kali,” terangnya.

Modusnya pelaku memberikan iming iming sebesar 4 sampai dengan 6 persen tersebut yang membuat para korban tertarik pada investasi bodong tersebut.

“Dari hasil penyelidikan saat ini Kita identifikasi terdapat 53 orang / korban yang mengikuti investasi ilegal Lucky star, dari bukti bukti yang kita kumpulkan kerugian total sebesar 15,6 Miliar,” katanya.

“Setelah kita telusuri lebih dalam ada sekitar 100 orang ikut investasi jadi kerugian bisa lebih besar,” sambungnya.

Lebih jauh Ady mengatakan kegiatan investasi ilegal yang telah dijalankan oleh pelaku para korban investasi tersebut memberikan dananya kepada pelaku berkisar investasi terkecil sebesar 25 juta dan terbesar Rp 500 juta rupiah.

Pelaku juga berusaha meyakini para korbannya dengan melakukan rekayasa digital supaya para investor tidak menagih nagih kepada pelaku.

“Seperti ada berita asli dari CNN bahwa ada lockdown di Belgia tapi diubah pemberitaan dari lucky star diharapkan supaya investor tidak nagih karena ada isu berkembang di Belgia sehingga terjadi lockdown,” ucap Ady.

Ady mengatakan bahwa pelaku sudah melakukan investasi bodong Lucky star tersebut sejak 2007. Artinya dari 2007 tersebut kemungkinan korban masih banyak lagi yang sudah tertipu.

Pihaknya juga sudah membuka Posko aduan terkait dengan kasus investasi ilegal tersebut, diharapkan masyarakat yang sudah menjadi korban agar segera melapor ke posko pengaduan kami di Satreskrim Polres Metro Jakarta Barat

Diketahui pelaku tidak memiliki background mengenai usaha investasi kebetulan pelaku di tahun 2007 menikah dimana suaminya pernah jadi pialang jadi dasar itu mereka buat kegiatan investasi Kemudian pelaku bercerai dan dilanjutkan usahannya pada 2011/kerja sendiri

Atas kasus tersebut kemudian pihaknya berkoordinasi dengan pihak terkait dan didapat informasi bahwa OJK lucky star dinyatakan sebagai investasi ilegal sejak september 2020

Dari hasil penangkapan tersebut pihaknya mengamankan barang bukti berupa 2 (dua) unit Laptop merek ASUS merek HP, 3 (tiga) unit Handphone, 1 (satu) unit Hardisk merek Seagate, 2 buku tabungan untuk nama Tan Lie Tjun, 1 buku tabungan an. Pelaku, 11 buku tabungan atas nama Henki Sulaeman dengan 3 (tiga) nomor rekening yang berbeda, 1 (satu) dokumen berkaitan data peserta investasi, dan dokumen lainnya.

“Guna mempertanggungjawabkan atas perbuatannya pelaku dikenakan Pasal 378 KUHP dan atau 372 KUHP tentang penipuan dan atau pasal,” tutup Ady.

Achmad Sulaiman (Eman)
Cakratara

Redaksi Cakratara.com melayani HAK JAWAB, dan HAK KOREKSI, apabila ada keberatan atau ketidakpuasan dengan pemberitaan kami dan menjadi sengketa.

TNI-Polri

Pembekalan Wasit, Kapusjaspermildas TNI: Meningkatkan Kualitas dan Profesionalitas

Published

on

Kepala Pusat Jasmani Peraturan Militer Dasar (Kapusjaspermildas) TNI Brigjen Ndona pada saat membuka pembekalan wasit bola voli TA 2021

JAKARTA, CAKRATARA – Saat ini di lingkungan TNI maupun masyarakat umum masih terbatas personel yang memiliki kualifikasi wasit bola voli yang profesional. Oleh karenanya perlu diadakan pembekalan untuk meningkatkan kualitas dan profesionalitas wasit bola voli TNI khususnya dan masyarakat pada umumnya.

Hal tersebut disampaikan Kepala Pusat Jasmani Peraturan Militer Dasar (Kapusjaspermildas) TNI Brigjen TNI Robert D. Ndona pada saat membuka pembekalan wasit bola voli TA 2021, bertempat di GOR Ahmad Yani Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Senin (21/6/2021).

Kapusjaspermildas TNI mengatakan bahwa pembekalan wasit bola voli TA 2021 yang dilaksanakan dimaksudkan untuk membina dan meningkatkan kualitas wasit bola voli Indonesia yang dapat mempengaruhi kualitas kompetisi serta prestasi olahraga bola voli.

“Oleh karena itu Pusjaspermildas TNI bekerja sama dengan Pengprov PBVSI DKI Jakarta melaksanakan pembekalan wasit bola voli Tahun Anggaran 2021 dalam rangka menyiapkan personel wasit bola voli yang profesional dan siap bertugas,” ujarnya.

Pelaksanaan pembekalan ini dilaksanakan selama 5 hari mulai tanggal 21 sampai dengan 25 Juni 2021. Adapun materi yang akan dilatihkan meliputi sejarah permainan bola voli, peraturan permainan, kode etik wasit, teori dan praktek dasar, isyarat tangan, pengisian score sheet, administrasi pertandingan dan praktek perwasitan. “Seluruh materi tersebut nantinya akan langsung dipraktekan di kelas dan di lapangan sehingga para peserta pembekalan dapat lebih memahami secara detail materi yang disampaikan,” ucap Kapusjaspermildas TNI.

Menurut Kapusjaspermildas TNI, melalui pembekalan wasit bola voli ini dapat dijadikan sebagai sarana untuk menjaring bibit-bibit wasit bola voli baru dan dapat dikembangkan menjadi wasit bola voli yang berkualitas serta bersertifikasi yang akan menjadi aset di bidang olahraga.

Dalam kesempatan tersebut, Kapusjaspermildas TNI memberikan penekanan kepada seluruh peserta pembekalan wasit bola voli diantaranya, senantiasa saling mengingatkan dan saling melaksanakan serta tetap memegang teguh pelaksanaan protokol kesehatan. Ikuti pembekalan dengan penuh rasa tanggung jawab, dedikasi dan semangat tinggi. Simak dengan seksama setiap materi yang diberikan oleh instruktur sehingga apa yang menjadi tujuan dari pembekalan dapat dicapai serta senantiasa menjaga faktor keamanan dan keselamatan.

Sementara itu, Asisten Deputi Peningkatan dan Organisasi Keolahragaan Kemenpora Dr. Herman Chaniago, M.M. yang menghadiri kegiatan tersebut mengapresiasi dan menyambut baik kegiatan pembekalan wasit bola voli ini. “Manfaatkan dan jangan sia-siakan momentum ini sebagai bekal untuk meningkatkan prestasi,” tutupnya.

Asep Supena
Cakratara

Continue Reading

TNI-Polri

Bripka Saeful Fallah Meninggal Dunia, Polres Pandeglang Berduka

Published

on

Polres Pandeglang berduka cita atas kehilangan satu anggota Bripka Saeful Fallah yang menjabat sebagai PS Kasium Polsek Cikeusik

PANDEGLANG, CAKRATARA – Polres Pandeglang berduka cita atas kehilangan satu anggota terbaiknya yakni Bripka Saeful Fallah yang menjabat sebagai PS Kasium Polsek Cikeusik yang meninggal dunia karena sakit pada Senin (21/06/2021).

Bertindak selaku inspektur upacara pemakaman adalah Kapolres Pandeglang AKBP Hamam Wahyudi S.H.,S.I.K.,M.H. yang digelar di Kampung Cikujang Desa Tanjung Kecamatan Cikeusik, Kabupaten Pandeglang, Banten.

Turut hadir dalam upacara pemakaman tersebut antara lain pejabat utama Polres Pandeglang, Kapolsek jajaran, dan Anggota Polres Pandeglang.

Suasana duka sangat terasa saat jenazah almarhum diberangkatkan menuju peristirahatan terakhir di Tempat Pemakaman Umum di Kampung Cikujang Desa Tanjung Kecamatan Cikeusik, Kabupaten Pandeglang.

Beberapa rekan kerja Bripka Saeful Fallah dan keluarga nampak tak kuasa menahan air mata kesedihan. Tembakan salvo sebagai penghormatan terakhir mengiringi prosesi pemakaman.

Bripka Saeful Fallah merupakan sosok anggota Polri yang santun dan bersahaja. Semasa hidupnya, almarhum dikenal memiliki dedikasi dan integritas tinggi dalam menjalankan tugas kepolisian yang saat ini menjabat sebagai PS Kasium di Polsek Cikeusik.

“Selaku pimpinan dan mewakili seluruh anggota Polres Pandeglang dan jajaran menyampaikan bela sungkawa yang sedalam-dalamnya. Kita sangat kehilangan sosok polisi teladan,” untuk Kapolres Pandeglang, AKBP Hamam.

“Semoga arwah Almarhum diberikan tempat terbaik di sisi Allah SWT dan diampuni segala dosa-dosanya. Kepada keluarga semoga di berikan ketabahan dan keikhlasan menghadapi cobaan ini,” tutupnya.

Micha
Cakratara

Continue Reading
Advertisement

Facebook

Trending

Klik izinkan notifikasi untuk menerima berita dan pembaruan dari kami
Abaikan
Izinkan Notifikasi