Connect with us

Nusantara

Laporan Dugaan KKN BPNT Lamban, JNI Minta Keseriusan Polres Pandeglang

Published

on

Laporan pengaduan terkait dugaan mark up harga dan komoditi busuk Program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) di Desa Pasireurih

PANDEGLANG, CAKRATARA – Laporan pengaduan terkait dugaan mark up harga dan komoditi busuk Program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) di Desa Pasireurih Kecamatan Cipeucang Kabupaten Pandeglang hingga kini proses hukumnya tidak jelas.

Padahal, pelapor telah diperiksa dan menandatangani Berita Acara Pemeriksaan (BAP) di Polres Pandeglang.

Sebagai pelapor, Ketua JNI Banten, Andang Suherman meminta Sat Reskrim Kepolisian Resort (Polres) Pandeglang segera menindaklanjuti laporan pengaduan dugaan tindak pidana Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN) yang diduga dilakukan oknum agen / E warong, Desa Pasireurih, berinisial S yang diduga berkolaborasi dengan pihak suplier.

“Saya berharap penyidik Polres Pandeglang serius tangani kasus tersebut, Karena perbuatan oknum agen / E Warong diduga telah merugikan Keluarga Penerima Manfaat (KPM),” tegas Andang, Selasa (8/6/21).

Andang menyesalkan, laporan pengaduan kasus itu hingga kini belum jelas perkembangan proses hukumnya. Padahal kata Andang laporan tersebut sudah memakan waktu lumayan cukup lama.

“Kasus itu saya laporkan sejak bulan maret 2021 lalu, dan kini sudah menginjak bulan Juni, tapi belum juga ada kejelasannya. Mestinya pihak penyidik memberikan perkembangan hasil penyidikannya kepada pelapor, tapi hingga kini gak ada informasi,” jelasnya

Ironisnya lagi, ungkap Andang, pihaknya sempat menanyakan perkembangan penyidikan kepada salah satu penyidik Polres Pandeglang berinisial R, namun jawabannya tak memuaskan.

“Saya tanyakan kepada R bagaiamana perkembangan kasus itu ? R malah mengatakan, pihaknya akan turun ke lapangan saat penyaluran komoditi ke KPM untuk pagu Bulan Mei dan Juni. Saya heran karena yang saya laporkan itu peristiwa yang sudah terjadi bukan yang belum terjadi,” cetusnya

Lebih lanjut terang Andang, dengan lambannya proses penyelidikan dan penyidikan terhadap terlapor, tentunya akan menimbulkan banyak pertanyaan dimata publik ada apa dengan penegakan hukum di Polres Pandeglang tersebut.

Sementara Kapolres Pandeglang, AKBP Hamam Wahyudi, ketika dikonfirmasi awak media melalui sambungan WhatApp, Kamis (27/05/2021) mengatakan, untuk informasi tersebut pihaknya akan mempertanyakan kembali kepada anggota penyidik di Sat Reskrim yang menanganinya.

“Ya terkait itu nanti saya tanyakan kembali ke Reskrim,” tutup AKBP Hamam.

Yeyen Sudrajat
Cakratara

Redaksi Cakratara.com melayani HAK JAWAB, dan HAK KOREKSI, apabila ada keberatan atau ketidakpuasan dengan pemberitaan kami dan menjadi sengketa.

Nusantara

Turut Berduka Cita, Badak Banten DPC Warunggunung Kunjungi Korban Kecelakaan

Published

on

Badak Banten DPC Warunggunung turut berduka cita atas meninggalnya korban kecelakaan dengan mengunjungi Rumah Duka Almarhum Rusmadi

LEBAK, CAKRATARA – Keluarga besar Badak Banten DPC Warunggunung turut berduka cita atas meninggalnya korban kecelakaan dengan mengunjungi Rumah Duka Almarhum Rusmadi pada Minggu (20/6/21).

Dalam kunjungannya, Ketua DPC Badak Banten Warunggunung Johadi beserta jajarannya mengucapkan belasungkawa yang mendalam kepada keluarga Almarhum Rusmadi.

“Kami keluarga besar Badak Banten DPC Warunggunung turut berduka cita atas meninggalnya Almarhum Rusmadi,” ujar Johadi.

“Hal ini adalah salah satu bentuk kepedulian Ormas Badak Banten kepada masyarakat sekitar khususnya yang ada di Kecamatan Warunggunung, Kabupeten Lebak,” imbuhnya.

Sementara itu, Bendahara Umum Badak Banten DPC Warunggunung (Bendum) Satibi menambahkan, bahwa Almarhum Rusmadi kecelakaan saat bekerja di Jakarta, yang mana Almarhum adalah tulang punggung keluarga.

“Kami sangat prihatin dengan musibah ini, kami juga mendoakan semoga keluarga almarhum diberikan kesabaran dalam menghadapi musibah ini. Semoga amal ibadah almarhum diterima oleh Allah SWT, Amin,” ucap Satibi.

Koordinator Lapangan (Korlap) Wiwik yang turut hadir menuturkan bahwa Badak Banten adalah Organisasi Kemasyarakatan yang memiliki jiwa sosial tinggi.

“Kami tidak pernah membedakan anggota ataupun masyarakat, karena bagi kami berbuat baik adalah salah satu kewajiban yang ada dalam Visi dan Misi Badak Banten,” tuturnya.

Orang tua Almarhum, Ibu Rohayah mengucapkan banyak terima kasih kepada Ormas Badak Banten. “Semoga Badak Banten semakin maju dan peduli kepada masyarakat,” ucapnya.

Salah satu warga yang hadir saat Badak Banten berkunjung ke Rumah Duka menuturkan kepada awak media, bahwa dirinya terkejut dengan adanya rombongan keluarga besar Badak Banten DPC Warunggunung.

“Saya kaget dikira ada apa, kok ada mobil serta rombongan pakai baju loreng hitam biru ternyata mau melayat ke Rumah Almarhum Rusmadi,” tutup Euis warga yang terkejut.

M Wijaya
Cakratara

Continue Reading

Nusantara

Camat Kalapanunggal Adakan Sosialisasi PPKM Mikro

Published

on

memutus penyebaran Covid19, Camat Kecamatan Kalapanunggal sosialisasi Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berskala mikro

SUKABUMI, CAKRATARA – Dalam rangka memutus mata rantai penyebaran Covid19, Camat Kecamatan Kalapanunggal mengadakan sosialisasi Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berskala mikro yang berlangsung di Gelanggang Olahraga (GOR) Kecamatan Kalapanunggal, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat pada Senin (21/6/21).

Sosialisasi PPKM berskala mikro yang dilakukan dengan menerapkan protokol kesehatan tersebut mengingat semakin meningkatnya penyebaran Covid19 di daerah Jawa Barat yang mencapai kenaikan 49% kasus Covid19. Menyikapi hal itu penting mensosialisasikan penerapan PPKM berskala mikro yang akan dilakukan setiap wilayah.

Di sisi lain, sesuai arahan Bupati Sukabumi yang menegaskan untuk lebih benar benar dalam menyikapi dan memutus penyebaran Covid19. Maka pentingnya zona daerah di tiap tingkatan dijadikan basis pengendalian.

Hal ini mengacu pada surat keputusan Bupati Sukabumi sosialisasi PPKM mikro harus dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan masyarakat di wilayah setempat.

Camat Kalapanunggal, Arip Solihin dengan rasa penuh tanggung jawab pada kesehatan masyarakat di wilayah yang dipimpinya mengambil langkah cepat untuk segera mensosialisasikan PPKM berskala mikro dengan mengundang jajaran kepemerintahan dan perwakilan kepala sekolah yang ada di wilayah Kecamatan Kalapanunggal.

“Dengan adanya sosialisasi PPKM berskala mikro saya berharap masyarakat lebih peduli dan menyadari pentingnya pencegahan untuk memutus mata rantai penyebaran Covid19,” kata Camat Arip.

Dikatakan Camat Kalapanunggal, dengan terputusnya mata rantai Covid19 ini perekonomian masyarakat yang saat ini terpuruk akan kembali pulih lagi.

Camat Arip juga juga menghimbau kepada pihak sekolah untuk tidak mengadakan kenaikan kelas dengan acara hiburan dan juga dilarang mengadakan acara rekreasi.

“Dengan adanya sosialisasi PPKM berskala mikro ini saya berharap dan menegaskan kepada Jajaran Pemerintah Desa untuk segera melaksanakan sosialisasi juga kepada masyarakatnya,” tutup Arip.

Dani Ramdani
Cakratara

Continue Reading
Advertisement

Facebook

Trending

Klik izinkan notifikasi untuk menerima berita dan pembaruan dari kami
Abaikan
Izinkan Notifikasi