Connect with us

TNI-Polri

IRT Diduga Terlibat Peredaran Narkotika Diamankan Polisi

Published

on

Ibu Rumah Tangga (IRT) berinisial JS 33 tahun berprofesi sebagai tukang jahit diamankan Polres Labuhanbatu diduga terlibat Narkotika

LABUHANBATU, CAKRATARA – Seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) berinisial JS 33 tahun berprofesi sebagai tukang jahit diamankan Polres Labuhanbatu diduga terlibat dalam peredaran Narkotika dengan barang bukti golongan I bukan tanaman jenis sabu berat bruto 2 gram.

Hal itu disampaikan Kapolres Labuhanbatu AKBP Deni Kurniawan,SIK.,MH melalui Kasat Narkoba AKP Martualesi Sitepu, Senin (7/6/21).

“Tertangkapnya IRT ini diawali adanya informasi dari masyarakat dan postingan di media sosial selama sepekan dilakukan penyelidikan dan akhirnya dapat ditangkap hari Sabtu 5 Juni 2021 sekira pukul 12.00 WIB setelah anggota berhasil melakukan under cover buy,” ungkap Kasat Narkoba AKP Martualesi Sitepu.

Adapun peran IRT yaitu dititipkan 2 paket narkoba sebanyak 2 gram setiap minggunya seharga Rp 650 hingga 700 ribu rupiah. Oleh terduga pelaku menjual seharga Rp 950 hingga 1 juta rupiah mendapat keuntungan 350 ribu hingga 400 ribu setiap minggunya.

“Terduga sudah menjalani selama sebulan seperti pengakuannya terhadap yang diduga pemasok barang masih ditindak lanjuti dengan penyelidikan karena sistemnya dititipkan dan tidak dikenal orangnya,” kata Kasat Narkoba.

Penangkapan terduga ini secara kemanusiaan yang mana pihaknya harus memberikan perhatian kepada 3 orang anaknya yang masih kecil dan bersekolah. Sementara suaminya sudah di vonis selama 9,3 tahun dalam perkara narkoba dan sekarang menjadi warga binaan di Lapas.

“Kami akan komunikasikan dengan keluarga ibu ini sementara yang masih mengurus anak anaknya tetangganya. Apabila dari keluarga tidak berkenan kami akan carikan pesantren dan kami juga akan berkoordinasi dengan Pemkab Labura,” jelasnya.

Pihaknya menghimbau kepada warga masyarakat sesulit apapun dalam himpitan ekonomi tidak terlibat dalam penyalahgunaan gunaan narkoba karena dilarang undang undang.

Terhadap JS dipersangkakan melanggar Pasal 114 Sub 112 UU RI No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman penjara maksimal 20 tahun,” tutupnya.

MS Nasution
Cakratara

Redaksi Cakratara.com melayani HAK JAWAB, dan HAK KOREKSI, apabila ada keberatan atau ketidakpuasan dengan pemberitaan kami dan menjadi sengketa.

TNI-Polri

Kapolsubsektor Roxy Bagikan Masker saat Giat PPKM Mikro

Published

on

Kapolsubsektor Roxy memberikan himbauan kepada masyarakat tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) mikro

JAKARTA, CAKRATARA – Anggota Kapolsubsektor Roxy memberikan himbauan kepada masyarakat tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) mikro sekaligus membagikan masker di wilayah Jalan Biak Kelurahan Cideng Kecamatan Gambir, Jakarta Pusat pada Selasa (22/6/2021).

Kegiatan ini merupakan program Kapolda Metro Jaya dalam PPKM Mikro untuk menekan penyebaran virus corona Covid-19.

Dalam kesempatannya, Kapolsubsektor Roxy Ipda M Agusni mengatakan kegiatan ini merupakan program utama Kapolda Metro Jaya guna menekan penularan virus corona Covid-19 yang ada di DKI Jakarta.

Pembagian masker dan himbauan PPKM mikro berlangsung di Jalan Biak Kelurahan Cideng Kecamatan Gambir bersama Anggota Polsek Metro Gambir yang dipimpin langsung oleh Ipda M Agusni beserta Anggotanya Aipda Zaenal Arifin,” ucap Agusni.

Sasaran pembagian masker, kata dia, kepada para pengunjung restoran dan halte maupun masyarakat sekitar yang di Jalan Biak.

“Tujuannya untuk menekan penularan penyebaran virus Covid19 yaitu dengan menggunakan masker secara benar kemudian tetap menjaga jarak, harus sering mencuci tangan dan himbauan untuk tidak masyarakat untuk tidak berkerumun,” tuturnya.

Di tempat terpisah Kapolsek Metro Gambir AKBP Kade Budiyarta SiK., menyampaikan bawah pihak akan gencar melakukan patroli rutin untuk berikan Himbauan dan PPKM Mikro di wilayah hukum Polsek metro Gambir Jakarta pusat.

“Adapun jumlah masker yang dibagikan sebanyak 100 masker dan himbauan untuk PPKM Kecamatan Gambir setiap hari akan terus melaksanakan program tersebut agar masyarakat lebih patuh dalam menjalani Protokol Kesehatan (Prokes),” tutupnya.

Achmad Sulaiman (Eman)
Cakratara

Continue Reading

TNI-Polri

Panglima TNI Sidak PPKM Mikro di Cilandak

Published

on

Panglima TNI juga mengatakan bahwa petugas di Posko PPKM Mikro yang berada di setiap wilayah harus mengetahui tugasnya secara detail

JAKARTA, CAKRATARA – Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P., bersama Menteri Kesehatan Ir. Budi Gunadi Sadikin, CHFC, CLU. dan Kapolri Jenderal Pol Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si. melaksanakan Sidak di Kelurahan Gandaria Selatan, Cilandak, Jakarta Selatan, Selasa (22/6/2021).

Saat berdialog dengan Kapolsek Cilandak Kompol M. Agung Permana, Danramil Cilandak Mayor Cba Usep, Camat Cilandak Mundari, Panglima TNI menekankan agar 4 Pilar di Cilandak terus bersinergi menjaga disiplin Protokol kesehatan, 3T (Testing, Tracing dan Treatment) guna memutus rantai penyebaran Covid-19.

Panglima juga mengatakan bahwa petugas di Posko PPKM Mikro yang berada di setiap wilayah harus mengetahui tugasnya secara detail dengan memberi pemahaman yang baik, sehingga dapat melaksanakan tugasnya dengan sangat optimal, baik untuk menegakkan disiplin protokol kesehatan, penyekatan, testing, tracing, pengawasan isolasi mandiri.

“Saya merasa puas atas kinerja penanganan Covid-19 di wilayah Cilandak karena telah menerapkan sinergi 4 Pilar (Kelurahan setempat, Dinkes, Babinsa dan Bhabinkamtibmas) yang telah dianjurkan pemerintah. Kalau saja semua wilayah Jakarta seperti Cilandak, dipastikan zona Jakarta akan aman dari Covid-19,” ujarnya.

Selanjutnya, Panglima bersama rombongan menuju Kantor Lurah Ciracas, guna melihat langsung kesiapan PPKM Mikro yang berada di wilayah Ciracas, Jakarta Timur.

Panglima TNI mengatakan bahwa empat pilar yang dianjurkan pemerintah memiliki satu informasi yang bisa di terima dan dapat mengimplementasikan data-data warga (merah, kuning dan hijau) di seluruh wilayah RT/RW dalam satu Kelurahan.

Turut hadir pada peninjauan tersebut Asops Panglima TNI Mayjen TNI Syafrudin, S.E., M.M., M.Tr. (Han), Aster Panglima TNI Mayjen TNI Madsuni, S.E., Kapuspen TNI Mayjen TNI Prantara Santosa, S.Sos., M.Si., M.Tr. (Han), Kapuskes TNI Mayjen TNI Dr. dr. Tugas Ratmono, Sp.S, MARS., M.H. dan Pejabat Tinggi Polri.

Asep Supena
Cakratara

Continue Reading
Advertisement

Facebook

Trending