PANDEGLANG, CAKRATARA – Oknum Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) di Wilayah Pandeglang Selatan inisial ET hilang bak ditelan bumi setelah namanya terseret dalam jejaring Mafia Beras, Senin (10/05/2021).

Lewat telephon seluler dikatakan seseorang dengan inisial BM bahwa Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) tidak menjawab telephon yang mana pihaknya masih menunggu uang yang dijanjikan akan dikembalikan.

“Telephon saya tidak diangkat-angkat oleh oknum TKSK, dan persoalan pengembalian uang yang pernah diminta beberapa bulan yang lalu di rumah makan Pamatang daerah Carita dengan janji turut serta dalam pengiriman jenis komoditas Telor, serta Beras, belum juga diselesaikan,” ucap BM kepada wartawan pada Minggu 10 Mei dalam sambungan seluler.

Ia mengungkapkan perasaan kecewa terhadap oknum Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan di Wilayah Pandeglang Selatan dengan inisial ET tersebut.

“Saya hanya dijanjikan oleh TKSK, dan apa yang dijanjikannya itu hanyalah isapan jempol semata,” papar BM.

BM meminta Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan segera mengembalikan uang imbalan yang dimintanya sebagai iming-imingi untuk turut serta dalam pengiriman jenis komoditi pada Program BPNT.

“Dengan iming-iming dapat turut serta pada pengiriman program BPNT saya menyerahkan uang senilai Rp 15 juta kepada oknum TKSK, dan sampai hari ini saya masih menunggu pengembalian uang tersebut untuk membayar kepada seseorang pengepul asal desa Surianeun Kecamatan Patia,” pungkas BM.

Sementara itu, ET selaku Oknum Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) di Wilayah Pandeglang Selatan setelah ditemui di Kantor Kecamatan, dan memberikan hak jawabnya berjanji akan mengembalikan dalam jangka waktu dekat.

Namun saat ini setelah terseret namanya hilang bak ditelan bumi, bahkan saat dihubungi lewat telephon seluler tidak menjawab serta WhatsAppnya pun sudah tidak aktif.

Kasman
Cakratara