LEBAK, CAKRATARA – Perkumpulan Urang Banten (PUB) Kabupaten Lebak mengimplementasikan Sasieur Sabeunyeur yang digelorakan oleh Ketua Umum PUB Drs. H. Taufiqurachman Ruki, SH sebagai gerakan kepedulian terhadap persoalan di wilayah Banten.

Jargon itu memiliki filosofi membantu dengan apa yang kita mampu, bisa materi, pikiran, tenaga bahkan sekedar ajakan berbuat kepedulian terhadap sesama. Kegiatan Sasieur Sabeunyeur Perkumpulan Urang Banten Lebak ini merupakan rangkaian agenda yang berkelanjutan.

Sekum PUB Lebak Dede Sudiarto mengatakan, di bulan puasa ini ada rangkaian agenda acara khusus yakni mulai dari berbagi beras, berbagi sembako, berbagi bingkisan, berbagi sarung, dan berbagi anak yang dilaksanakan langsung oleh pengurus PUB Lebak atau juga oleh Anggota PUB.

“Pada dasarnya kita menyebarkan kebaikan sebagai upaya meningkatkan keimanan. Tentu saja kegiatan seperti ini tidak hanya dilakukan di bulan puasa ini, namun sepanjang waktu merupakan program Sasieur Sabeunyeur PUB,” pungkasnya.

Ketua Perkumpulan Urang Banten (PUB) Lebak Drs.H.Pepep Faisaludin mengatakan selain agenda kegiatan ini yang paling penting adalah eksistensi bersama dalam menumbuhkan rasa kepedulian kepada masyarakat Banten dengan membantu sesama.

“Kita juga selalu mengawal proses pembangunan Hunian Tetap (Huntap) yang diprogramkan pemerintah, saat ini sedang dalam proses penyiapan legalitas lahan, karena lahan yang akan dipakai merupakan lahan Perhutani, sehingga ada mekanisme yang harus ditempuh,” kata Ketua PUB Lebak.

“Mudah-mudahan segera terlaksana, dan PUB akan terus mengawal,” imbuhnya.

Dikatakannya, hadirnya PUB ke Huntara Cigobang Anyar merupakan pesan yang terus disuarakan oleh ketua Umum PUB yang mana harus terus berusaha membantu terwujudnya Huntap karena sudah 2 tahun lebih masyarakat terkena bencana hidup di Hunian sementara dengan beratapkan dan beralaskan terpal.

“Kita harus bisa merasakan penderitaan mereka, karena bagaimanapun jika itu terjadi kepada diri kita sendiri akan bersedih,” ucapnya.

PUB Kabupaten Lebak berada di Huntara Cigobang merupakan bukti bahwa sesama urang Banten harus terus saling membantu, bergotong royong sebagai realisasi bahwa Banten merupakan provinsi yang berlandaskan iman dan takwa.

“Untuk itu PUB hadir bukan untuk menjadi organisasi terkenal, namun PUB harus menjadi organisasi yang diakui dan dirasakan kemanfaatannya oleh masyarakat Banten,” tutup Ketua PUB Lebak.

Turut hadir langsung ke lapangan lokasi Hunian Sementara (Huntara) Cigobang Anyar Desa Banjarsari, Kec. Lebak gedong, Minggu (2/5/2021), Ketua PUB Lebak Ki Drs.H. Pepep Faisaludin, H. Kasmin, S.AP, Irjen (Purn) Drs. H. Taufiq, Wk. PUB Lebak  Ki H.Maman Sp, Ki Hikmat Sadeli, Sekum Dede Sudiarto, S.Pd,MM, Wk.Bendahara Ki Rouf Nahrudin, S.Pd, MM, Pengurus lain nya Ki Hanapi Ali, Ki Sadeli, SmHk, Ki Ais, ki Anton, ki Iyat dan lainnya.

Anton Hermawan
Cakratara.com