Connect with us

Bisnis dan Ekonomi

Mobil Sedan Rp 20 jutaan, Cek Pilihannya

Published

on

Hanya saja, harga mobil sedan relatif cukup tinggi. Namun, bagi Anda yang memiliki dana terbatas bisa melirik deretan Rp 20 juta ini

JAKARTA, CAKRATARA – Memiliki mobil sedan merupakan sebuah impian bagi sebagian pecinta otomotif. Mobil ini memang kerap mendapat predikat mewah lantaran menawarkan kenyamanan yang tidak diberikan oleh mobil jenis lainnya seperti MPV dan SUV.

Hanya saja, harga mobil sedan relatif cukup tinggi. Namun, bagi Anda yang memiliki dana terbatas bisa melirik deretan sedan di bawah Rp 20 juta ini.

Perlu dipahami, rata-rata mobil sedan dengan kisaran harga tersebut sudah cukup uzur. Namun, selama perawatan terjaga akan tetap nyaman dikendarai diperkotaan.

Berikut pilihannya;

1. Honda Accord Prestige

Honda Accord Prestige merupakan generasi kedua dari seri Accord.

Dibekali mesin 2.000 cc, mampu menghasilkan tenaga 98 Hp dengan torsi maksimum 148 Nm. Accord Prestige termasuk mobil yang sudah menggunakan fitur power window. Setirnya sudah mengadopsi power steering.

Kini Honda Accrod Prestige lansiran tahun 1987 sudah dibanderol dengan harga yang cukup murah yakni Rp 25 juta.

2. Toyota Corona

Masih dari pabrikan Jepang, Toyota Corona ini merupakan salah satu sedan mewah pada masanya.

Dengan tampilan sedan bernuansa klasik, Toyota Corona ini masih banyak menjadi incaran para konsumen otomotif lantaran tetap terlihat elegan jika digunakan di jalan raya.

Untuk Toyota Corona lansiran tahun 2000 bisa Anda dapatkan mulai dari Rp 25 juta di situs jual beli mobil bekas.

3. Peugeot 405

Peugeot 405 diluncurkan di Indonesia pada tahun 1989-1997. Sedan retro ini memiliki empar tipe yang dipasarkan di Indonesia, yaitu SR, SRi, STi, dan STi Le Mans.

Tipe SR menggunakan sistem pembakaran karburator, sedangkan tiga tipe lainnya menggunakan sistem injeksi. Tipe SR juga masih menggunakan rem teromol di bagian belakang dan rem cakram di depan. Tipe lainnya sudah secara penuh mengadopsi rem cakram.

Berdasarkan situs jual beli mobil bekas, kini Peugeot 405 lansiran tahun 1995 dibanderol dengan harga Rp 19 juta.

4. Volvo 960

Sedan Volvo ini sempat dijuluki Tank Swedia lantaran kebal hantaman dari Toyota Fortuner.

Volvo 960 menawarkan sejumlah pilihan mesin, mulai dari yang berkapasitas 2.300 cc hingga 3.000 cc dengan turbo. Versi 2.300 cc. Selain itu, mobil ini juga sudah dibekali beberapa fitur keselamatan seperti Side Impact Protection System (SIPS) yang bisa melindungi kabin dari dampak tabrakan.

Mobil bekas Volvo 960 lansiran tahun 1998 dibanderol dengan harga Rp 25 jutaan.

5. Mistubisi Lancer DanGan

Sedan kompak ini hadir dalam beberapa pilihan mesin yang berbeda, mulai dari 1.500 cc sampai 1.800 cc. Hadir dalam tiga trim dan varian. Varian pertama hadir tipe GLX bermesin 1.5 liter karburato, tipe GTi 1.6 liter DOHC dan terakhir tipe GTi 1.8 liter DOHC.

Mobil ini memiliki sedikit DNA Rally khas Mitsubishi, dan sudah dilengkapi dengan rem cakram di keempa rodanya untuk menghentikan laju yang dihasilkan oleh tenaga buas dari mesinnya.

Untuk harga mobil bekas ini berada di kisaran Rp 25 jutaan. (Red/Jo)

Source: Kompas

Redaksi Cakratara.com melayani HAK JAWAB, dan HAK KOREKSI, apabila ada keberatan atau ketidakpuasan dengan pemberitaan kami dan menjadi sengketa.

Bisnis dan Ekonomi

PBB dan BPHTB Tangerang Tahun 2021 Naik 57 persen

Published

on

Sektor Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) dan BPHTB di Kabupaten Tangerang mengalami pertumbuhan dibanding tahun 2020 saat pandemi pertama.
Kepala Bidang PBB dan BPHTB Badan Pendapatan Kabupaten Tangerang, Dwi Chandra Budiman. (Foto: Cakratara)

KABUPATEN TANGERANG, CAKRATARA – Di tengah Pandemi Covid19, Sektor Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) dan BPHTB di Kabupaten Tangerang mengalami pertumbuhan dibanding tahun 2020 saat pandemi pertama.

Hal itu dikatakan oleh Kepala Bidang PBB dan BPHTB Badan Pendapatan Kabupaten Tangerang, Dwi Chandra Budiman saat ditemui awak media di ruang kerjanya, Jum’at (25/6/2021).

“Sampai semester 1 perolehan Pajak PBB mencapai Rp.165 milyar. Berbeda dengan tahun sebelumnya hanya mencapai 105 milyar. Jadi ada kenaikan sekitar 57% saat ini. Selain itu di sektor pajak BPHTB pun masih mengalami peningkatan. Tahun 2020 pertama pandemi sekitar Rp. 300 milyar tetapi di tahun 2021 ini tetap mengalami peningkatan sebesar Rp. 357 milyar naik 19% walau kondisi pandemi saat ini sedang melonjak,” ungkap Dwi.

“Alhamdulillah, walaupun pandemi Covid-19 sedang meningkat dan beberapa perusahaan tutup, karyawan di PHK namun semangat membayar pajak terus meningkat,” sambung Dwi.

Sementara itu, Kepala Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Tangerang, Soma Atmaja menambahkan, saat ini Pemerintah Kabupaten Tangerang sangat membutuhkan anggaran untuk bertahan melawan pandemi. Kondisi yang sangat sulit, kata dia, ketika masyarakat terpapar dan membutuhkan biaya kesehatan harus terus memulihkan ekonomi. Sedangkan sektor-sektor pajak sendiri mengalami pembatasan hingga penutupan.

“Situasi yang tidak mudah. Pemerintah, masyarakat dan sektor swasta harus terus bangkit melawan pandemi jangan sampai kesehatan terpapar ekonomi terkapar,” kata Soma.

Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar terus mengeluarkan kebijakan-kebijakan yang membuat masyarakatnya percaya dengan pemerintah daerah, untuk kesehatan pun telah disiapkan Rumah Singgah Hotel Yasmine, Tiga Rumah Sakit Umum Balaraja, Pakuhaji dan RSU Tangerang. Saat ini Vaksinasi sedang dikebut agar mencapai 80% di Kabupaten Tangerang.

“Terima kasih kepada masyarakat yang terus membayar pajak, kita berdampingan dengan pandemi Covid-19 untuk itu tetap Protokol Kesehatan dijaga, bangkit bersama,” ungkap Zaki.

Sementara berdasarkan data Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang pertanggal 24 Juni 2021, perkembangan Covid-19 diantaranya kasus konfirmasi meninggal 268 orang, Kasus suspek dirawat 20 orang, Kasus Konfirmasi total 12120 orang, kasus konfirmasi dirawat 159 orang, kasus konfirmasi isolasi 484 orang dan kasus konfirmasi sembuh 11209 orang.

Bapenda Kabupaten Tangerang dalam rangka upaya pencegahan penyebaran Covid-19 di area Pusat Pemerintahan Kabupaten Tangerang maka pertanggal 1 Juli 2021 pelayanan Aktifasi PBB tatap muka hanya dapat dilakukan di kantor UPT Pajak daerah.

Pembagian wilayah pelayanan UPT Pajak daerah antara lain, UPT 1 Tigaraksa melayani Kecamatan Tigaraksa, Jambe, Solear, Cisoka, Cikupa dan Panongan. UPT 2 Balaraja melayani Kecamatan Balaraja, Kresek, Kronjo, Sukamulya, Gunung Kaler, Jayanti dan Mekar Baru. UPT 3 Rajeg melayani Kecamatan Rajeg, Sindang Jaya, Pasar Kemis, Mauk, Sukadiri dan Kemeri. UPT 4 Pakuhaji melayani Kecamatan Pakuhaji, Teluknaga, Sepatan Timur, Sepatan dan Kosambi. UPT 5 Kelapa Dua melayani Kecamatan Kelapa Dua, Curug, Legok, Pagedangan dan Cisauk.

Sugiarti
Cakratara

Continue Reading

Bisnis dan Ekonomi

Usai Gagal, Akhirnya Moeldoko Jadi Ketua Umum

Published

on

usai gagal di Partai Demokrat, kali ini Moeldoko didapuk menjadi Ketua Umum Perkumpulan Industri Kendaraan Listrik Indonesia (Periklindo)

JAKARTA, CAKRATARA – Moeldoko akhirnya menjadi Ketua Umum usai gagal menggambil alih kepemimpinan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) di Partai Demokrat karena Kementerian Hukum dan HAM menolak hasil Kongres Deli Serdang.

Akan tetapi, usai gagal di Partai Demokrat, kali ini Moeldoko didapuk menjadi Ketua Umum Perkumpulan Industri Kendaraan Listrik Indonesia (Periklindo).

Menurut Moeldoko, Periklindo memiliki semangat untuk berperan aktif dalam pengembangan ekosistem kendaraan listrik di Indonesia, baik dari kendaraan, informasi yang diperlukan seluruh pihak, hingga edukasi kepada masyarakat, dan diharapkan bisa memberikan sumbangsih nyata dan mengakselerasi perkembangan kendaraan listrik yang juga didukung oleh pemerintah.

“Apalagi saat ini Indonesia sedang berada di masa transisi menuju era elektrifikasi atau kendaraan listrik. Hal tersebut sesuai dengan Peraturan Presiden nomor 55 tahun 2019 tentang Percepatan Program Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (KBLBB),” paparnya.

Lebih lanjut, kata dia, di mana para pelaku industri otomotif baik roda dua dan empat, kendaraan komersial dan industri pendukung pun mulai bergerak ke arah elektrifikasi, atau dengan menggunakan tenaga listrik.

“Hal tersebut juga sebagai langkah demi mengurangi ketergantungan impor sekaligus membersihkan langit dari polusi udara, makanya para pelaku industri harus bisa aktif mencari cara agar kendaraan listrik di Indonesia bisa berjalan,” katanya.

Salah satu contohnya, yakni memiliki pabrik untuk memproduksi baterai yang digunakan oleh kendaraan listrik. Hal itu diungkapkan langsung oleh Moeldoko yang juga pendiri PT Mobil Anak Bangsa atau MAB.

Mantan Panglima TNI itu menyatakan, bahwa keberadaan pabrik baterai akan sangat berpengaruh pada akselerasi pengembangan berbagai jenis kendaraan listrik di Tanah Air.

“Harapannya, tiga sampai empat tahun ke depan bisa ada baterai yang ada di Indonesia, baterai listrik. Itu bakal luar biasa,” ujar Moeldoko sebagaimana dikutip dari VIVA Otomotif Selasa 27 April 2021.

Lebih lanjut pria yang saat ini menjabat sebagai Kepala Staf Presiden itu mengungkapkan, kehadiran baterai kendaraan listrik buatan lokal bakal mendongkrak tingkat kandungan dalam negeri pada unit yang diproduksi. (Red/Jo)

Source: Warta Ekonomi

Continue Reading
Advertisement

Facebook

Trending

Cakratara.com We would like to show you notifications for the latest news and updates.
Dismiss
Allow Notifications