KABUPATEN TANGERANG, CAKRATARA – Di tengah Pandemi Covid19 secara global mengalami perlambatan. Namun PT Sinar Laut Biru Logam Perkasa Jaya dengan inisiatif digital masih bisa tumbuh dalam transaksi ekspor impor.

Direktur Utama PT Sinar Laut Biru Logam Perkasa Jaya, Ramendra mengatakan, beberapa inisiatif digital di tengah pandemi bisa menjadi salah satu langkah penopang internasional dan memperkuat bisnis perdagangan internasional.

“Kami bertekad untuk terus memacu industri yang berorientasi ekspor guna mendorong roda perekonomian nasional,” kata Ramendra yang dikutip Jumat (23/4/2021).

Sayangnya perusahaan pengekspor logam itu yang memiliki inisiatif digital untuk memacu industri yang berorientasi ekspor guna mendorong roda perekonomian belum bisa produksi limbah B3.

PT Sinar Laut Biru Logam Perkasa yang berdosa di Kabupaten Tangerang itu belum bisa produksi limbah B3 dikarenakan ijin pemanfaatan yang sedang diurus kurang lebih empat bulan masih dalam proses dan belum dikeluarkan izinnya oleh Kementrian Lingkungan Hidup.

Namun, kata Ramendra, sejalan dengan membaiknya kondisi perekonomian global, pihaknya memprediksi transaksi ekspor impor berpotensi meningkat.

“Selama izin pemanfaatan limbah B3 kami belum dikeluarkan pihak kementerian lingkungan hidup tapi masih bisa ekspor impor sekalipun tersendat-sendat,” kata Ramendra selaku Direktur Utama PT Sinar Laut Biru Logam Perkasa Jaya.

“Hal tersebut menunjukan optimisme kinerja ekspor PT Sinar Laut Biru Logam Perkasa Jaya di tahun 2021 akan menyaingi kinerja ekspor impor perusahaan lainnya,” tutupnya.

Samsuni
Cakratara.com

Berkomentarlah dengan baik dan bijak menggunakan facebook