Connect with us

TNI-Polri

Sebagai Prajurit Profesional, Wanita TNI Miliki Peran Ganda

Published

on

Sebagai prajurit profesional, para Wanita TNI juga memiliki peran ganda sebagai ibu rumah tangga. Sebuah peran yang tidak kalah penting

JAKARTA, CAKRATARA – Sebagai prajurit profesional, para Wanita TNI juga memiliki peran ganda sebagai ibu rumah tangga. Sebuah peran yang tidak kalah penting karena merupakan peran untuk menyiapkan generasi masa depan penerus bangsa.

Demikian amanat Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. yang dibacakan Kasum TNI Letjen TNI Ganip Warsito,S.E., M.M,saat memimpin Apel Bersama Wanita TNI Tahun 2021 yang diikuti oleh 240 dari wanita TNI dan 25 perwakilan dari PNS wanita, bertempat di Plaza Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Rabu (21/4/2021).

Panglima TNI mengatakan, bahwa Wanita TNI dituntut untuk mampu beradaptasi dengan berbagai perubahan yang sedang dan akan terus terjadi. Sebagai prajurit profesional, Wanita TNI harus terus membina diri dan meningkatkan kemampuan.

Lebih lanjut Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P, menyampaikan tanggal 21 April 2021 bertepatan dengan hari lahir R.A Kartini simbol perjuangan emansipasi wanita Indonesia.

Saat ini TNI telah membuka peluang seluas-luasnya bagi para prajuritnya, termasuk Wanita TNI untuk mengembangkan karier kemiliteran.

“Para Kartini-kartini modern memiliki peluang yang sama dengan counterpart pria di berbagai medan pengabdian dan penugasan. Akademi TNI telah menjadi almamater tidak hanya bagi para Taruna tetapi juga Taruni,” ujarnya.

Panglima TNI memberikan beberapa penekanan antara lain senantiasa mendekatkan diri kepada Tuhan Yang Maha Esa, dalam melaksanakan tugas serta pegang teguh Sapta Marga dan Sumpah Prajurit. Laksanakan tugas dengan profesional, terus tingkatkan kemampuan dan perluas wawasan sebagai prajurit maupun sebagai anggota masyarakat.

Perkokoh kemanunggalan TNI dengan rakyat, serta semangat sinergi dengan berbagai komponen bangsa sehingga persatuan dan kesatuan bangsa terpelihara untuk mewujudkan Indonesia Maju.

Seperti diketahui, apel bersama Wanita TNI merupakan wadah bagi Wanita TNI sebagai prajurit dalam upaya memelihara semangat juang, jiwa korsa dan soliditas guna meningkatkan kebanggaan serta motivasi dalam pengabdiannya kepada TNI, Negara dan bangsa secara profesional.

Pelaksanaan Apel Bersama Wanita TNI Tahun 2021 sebagai salah satu bentuk kegiatan pembinaan tradisi yang mengandung makna sejarah perjuangan wanita di Indonesia yang tidak pernah padam sebagai prajurit profesional.

Sebelum pelaksanaan Apel Bersama, beberapa rangkaian kegiatan yang telah dilaksanakan antara lain Diskusi Panel (tatap muka dan Virtual) dan Ziarah ke beberapa makam Tokoh Perempuan Pejuang Nasional yaitu Tjut Nyak Dien di Sumedang, R.A. Kartini di Rembang dan Dewi Sartika di Bandung (tatap muka dan Virtual).

Apel Bersama Wanita TNI tahun 2021 mengusung tema “Dilandasi Semangat Kesatria dan Profesionalisme Prajurit Wanita TNI Tetap Produktif Ditengah Pandemi Covid-19”.

Asep Supena
Cakratara.com

Facebook Notice for EU! You need to login to view and post FB Comments!

Redaksi Cakratara.com melayani Hak Jawab, dan Hak Koreksi apabila ada keberatan atau ketidakpuasan dengan pemberitaan kami dan menjadi sengketa.

TNI-Polri

Gelar Vaksinasi Polsek Cibadak Diikuti Santriawan Santriawati

Published

on

Percepatan Penanganan Pandemi Covid-19, Polsek Cibadak Polres Lebak Polda Banten gelar vaksinasi covid-19 massal dengan sasaran Masyarakat

LEBAK, CAKRATARA – Untuk mendukung Program Pemerintah dalam Percepatan Penanganan Pandemi Covid-19, Polsek Cibadak Polres Lebak Polda Banten gelar vaksinasi covid-19 massal dengan sasaran Masyarakat dan 100 Santriawan/Santriawati Ponpes Al-Hidayah

di Kecamatan Cibadak Kabupaten Lebak Provinsi Banten, Rabu (27/10/2021).

Gelar Vaksinasi Covic-19 massal tersebut dipimpin oleh Kapolsek Cibadak AKP H.E Kusroin, bekerjasama dengan Puskesmas Cibadak.

Kapolres Lebak Polda Banten AKBP Teddy Rayendra,SIK,M.I.K Melalui Kapolsek Cibadak AKP H.E Kusroin.  mengatakan, “Hari ini Polsek Cibadak Polres Lebak bersama puskesmas Cibadak kembali melaksanakan Vaksinasi covid-19  massal bertempat di Ponpes Al-Hidayah Kecamatan Cibadak, Kabupaten Lebak,” ujar Kusroin

“Polsek Cibadak kembali laksanakan gelar vaksinasi Covid-19 bersama Puskesmas Cibadak. Alhamdulillah para Santri di Ponpes Al-Hidayah mengikuti kegiatan Vaksinasi yang diadakan oleh Polsek Cibadak. dosis yang terpakai sebanyak 100 Dosis untuk dosis I sebayak 52 orang dan Dosis II sebayak 48 orang,” kata Kusroin.

“Tidak henti Kapolsek selalu mengajak kepada seluruh masyarakat khususnya di Kecamatan Cibadak untuk mengikuti giat vaksinasi,karena ini adalah salah satu program pemerintah dalam percepatan penanganan Covid-19.

Terima kasih kepada Pimpinan Ponpes Al-Hidayah yang sudah mendukung Program Pemerintah tentang Vaksinasi Covid-19 ini. Dan bagi Yang sudah mengikuti vaksinasi diucapkan terimakasih dan ajak saudara,tetangga untuk mengikuti Vaksinasi ini, ungkapnya.

Kusroin juga mengungkapkan, dengan vaksinasi covid-19 akan tercipta herd immunity atau kekebalan tubuh untuk masyarakat Kec.Cibadak sehingga tidak mudah terpapar virus covid-19.

“Polsek Cibadak akan terus melaksanakan kegiatan Vaksinasi covid-19 Massal,  Silahkan masyarakat yang mau divaksin datang ke Polsek Cibadak atau Puskesmas Cibadak untuk konfirmasi waktu pelaksanaan yang telah kami Jadwalkan. Tetap terapkan protokol kesehatan,” pungkasnya.

Anton Hermawan
Cakratara

Facebook Notice for EU! You need to login to view and post FB Comments!
Continue Reading

TNI-Polri

Mantan Kades Sodong Diduga  Korupsi DD Hingga Rp 418 Juta

Published

on

Mantan Kepala Desa (Kades) Sodong, Kecamatan Saketi, Kabupaten berinisial SJ (54) dan anaknya berinisial YP (29)

PANDEGLANG, CAKRATARA – Mantan Kepala Desa (Kades) Sodong, Kecamatan Saketi, Kabupaten berinisial SJ (54) dan anaknya berinisial YP (29) selaku Kepala Urusan Keuangan Desa Sodong diduga melakukan korupsi Dana Desa (DD) tahun anggaran 2019 sebesar Rp. 418 juta.

Keduanya ditetapkan tersangka dan ditahan di Mako Polres Pandeglang setelah hasil penyidikan dan pemeriksaan kerugian negara yang dilakukan oleh Satreskrim Polres Pandeglang.

Kabid Humas Polda Banten, AKBP Shinto Silitonga saat memimpin jumpa pers mengatakan bahwa modus yang dilakukan kedua tersangka yakni dengan mengurangi jumlah volume bangunan serta tidak menyalurkan beberapa dana desa.

“Modus yang dilakukan kedua tersangka yakni mengurangi jumlah bahan dan keuangan dalam pelaksanaan pembangunan di desa yang bersifat fisik tersangka juga tidak menyalurkan beberapa dana yang seharusnya sudah diajukan untuk bidang pemberdayaan Rp20, Bidang Pembinaan Rp16,2 juta dan penyertaan modal BUMdes Rp50 juta,” jelas Shinto, Rabu (27/10/2021).

Shinto menjelaskan, tersangka YP selaku Kaur Keuangan awalnya mengajukan Desa Desa sebesar Rp772 juta, namun pada pelaksanaannya di lapangan hanya digunakan sebesar Rp354 juta sedangkan sisanya digunakan untuk kebutuhan pribadi kedua tersangka.

“Uang dari hasil korupsi sebesar Rp. 418 digunakan untuk keperluan di desa yang bukan peruntukannya dan untuk kepentingan pribadi kedua tersangka. Jumlah Rp418 itu sesuai hasil audit kerugian negara dari BPKP,” katanya.

Atas perbuatannya kedua tersangka dijerat pasal 2 ayat (1) dan atau pasal 3 Jo pasal 18 UU RI Nomor 31 tahun 1999, tentang pemberantasan tindak pidana korupsi Jo UU RI Nomor 20 tahun 2001 tentang perubahan atas UU RI Nomor 31 tahun 1999, tentang pemberantasan tindak pidana korupsi Jo pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP dengan ancaman pidana maksimal selama 20 kurungan penjara.

 

Anton Hermawan

Cakratara

Facebook Notice for EU! You need to login to view and post FB Comments!
Continue Reading
Advertisement

Facebook

Trending