Connect with us

TNI-Polri

Polisi Jakarta Barat Olah TKP Penusukan di Kalideres

Published

on

Polisi Jakarta Barat dari Unit Krimum Subnit Jatanras Polres Metro Jakarta Barat bersama Polsek Kalideres melakukan olah (TKP) penusukan

JAKARTA, CAKRATARA – Pihak Polisi Jakarta Barat (Jakbar) dari Unit Krimum Subnit Jatanras Polres Metro Jakarta Barat di bawah pimpinan AKP Dimitri Mahendra dan Ipda Rizky Ali Akbar bersama Polsek Kalideres melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) penusukan yang menewaskan seorang remaja berinisial MRR (19) pada Selasa (20/4/2021) malam.

Peristiwa ini terjadi di Jalan Bulak Teko RT 01/11, Kalideres, Jakarta Barat yang dipicu karena masalah pertandingan futsal di mana kelompok korban mengalahkan kelompok pelaku.

Kemudian, kelompok pelaku tidak terima harus membayar sewa lapangan futsal secara penuh.

Padahal, perjanjian itu sudah disepakati kedua belah pihak sebelum bertanding futsal.

Pihak Polisi Jakbar dari Polres Metro Jakarta Barat, Kanit Kriminal Umum AKP Dimitri Mahendra menjelaskan, pihaknya melakukan olah TKP untuk menjadikan kasus pembunuhan ini terang benderang.

“Jadi tim Kriminal Umum Subnit Jatanras Polres Metro Jakarta Barat bersama dengan Polsek Kalideres olah TKP dengan memeriksa keterangan sejumlah saksi,” kata Kanit Kriminal Umum Polres Metro Jakarta Barat (Jakbar), AKP Dimitri Mahendra.

Sementara itu, Polisi Jakbar dari Polsek Kalideres, Kanit Reskrim Iptu A Haris Sanjaya menerangkan, antara korban dan pelaku ini tidak saling mengenal dan ketika itu korban mengendarai sepeda motor dikejar oleh pelaku.

“Pada saat kejadian korban dikejar terus terjatuh dan ditusuk dengan senjata tajam,” kata Kanit Reskrim Polsek Kalideres Jakarta Barat.

Usai melukai korban di bagian punggung, pelaku meninggalkan korban yang tergeletak di jalan. Warga yang melihat langsung membawa korban ke Rumah Sakit Mitra Keluarga Kalideres, Jakarta Barat.

“Dalam perjalanan ini ke Rumah Sakit korban sudah meninggal dunia,” tutur dia.

Ditambahkan, Kasubnit Jatanras Polres Metro Jakarta Barat Ipda Rizky Ali Akbar menuturkan, uang pembayaran futsal itu sebesar Rp 200 ribu rupiah, dan ada uang taruhan sekitar Rp 300 ribu rupiah.

“Selain MRR, ada saksi juga yang terluka di bagian tangannya berinisial NW,” tutup Kasubnit Jatanras Polres Metro Jakarta Barat Ipda Rizky Ali Akbar.

(Red/Jo)
Cakratara.com

Redaksi Cakratara.com melayani HAK JAWAB, dan HAK KOREKSI, apabila ada keberatan atau ketidakpuasan dengan pemberitaan kami dan menjadi sengketa.

TNI-Polri

Dua Pasien Covid19 Varian Baru Berhasil Disembuhkan

Published

on

Dua pasien dengan varian baru Delta B.1.617.2 (India) berhasil disembuhkan. disampaikan Penanggungjawab Rumah Sakit Lapangan Kogabwilhan

SURABAYA, CAKRATARA – Dua pasien dengan varian baru Delta B.1.617.2 (India) berhasil disembuhkan. Hal tersebut disampaikan Penanggungjawab Rumah Sakit Lapangan Kogabwilhan II Indrapura Laksma TNI dr. I Dewa Gede Nalendra Djaya Iswara, Sp.B., Sp. BTKV saat jumpa pers di Surabaya, Senin (21/6/2021).

Lebih lanjut Laksma TNI dr. I Dewa Gede mengatakan bahwa hari ini RS Lapangan Kogabwilhan II Indrapura Surabaya kembali “mewisuda” 33 pasien pada periode ke 359. Mereka dinyatakan sembuh oleh DPJP (Dokter Penanggung Jawab Pasien), menjalani prosesi “wisuda” penyintas covid-19 dan diperbolehkan pulang ke rumah masing-masing.

Laksma TNI dr I Dewa Gede menjelaskan terkait 33 pasien yang ke RS hari ini terdiri dari 2 orang PMI, 7 umum dan 24 orang dari klaster Bangkalan,dimana dua orang diantaranya adalah pasien yang kemarin terkonfirmasi varian baru Delta, yakni Mr. M dan Mr. N.

“Tanggal 6 Juni mereka masuk RS Lapangan Kogabwilhan II Indrapura Surabaya, Px. 7529 Mr. M asal Bangkalan dengan Gejala Ringan (Meriang), Tanpa Komorbid. dan Px. 7520 Mr. N asal Sampang dengan Gejala Ringan (Panas), Tanpa Komorbid, setelah menjalani perawatan dan pengobatan hari ini 21Juni 2021 dinyatakan sembuh dan boleh pulang,” ujar Laksma TNI dr. I Dewa Gede.

dr. I Dewa Gede menyatakan bahwa RS Lapangan Kogabwilhan II Indrapura Surabaya telah berhasil menangani dan menyembuhkan dua pasien Covid19 dengan varian baru Delta.

“Selamat kepada semua pasien yang sembuh hari ini (termasuk dua pasien Covid19 yang terkonfirmasi varian baru Delta). Kami berpesan untuk selalu menjaga dan menjalankan protokol kesehatan secara konsisten, terus berusaha menjaga dan meningkatkan imunitas tubuh melalui makan makanan bergizi, asupan vitamin yang cukup (terutama yang bersumber dari buah-buahan), serta istirahat yang cukup saat badan melai teras lelah baik fisik maupun pikiran/mental,” tuturnya.

“Pesan ini tidak saja ditujukan pada mereka yang “wisuda” tapi juga dititipkan untuk disampaikan kepada saudara, keluarga, tetangga dan masyarakat luas lainnya,” tambah Laksma TNI dr. I Dewa Gede Nalendra.

Laksma TNI dr I Dewa Gede Nalendra juga menyampaikan bahwa Covid-19 itu bisa ditangani dan disembuhkan, masyarakat tidak perlu terlalu takut. Namun demikian, harus tetap waspada dengan tipologi varian baru yang lebih cepat menular dan menyebar, lebih cepat daya rusaknya (apabila tidak segera ditangani) serta menyerang pula pada orang usia muda.

“Tetap memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan, mengurangi mobilitas dan (ini yang baru) menghindari makan bersama, adalah langkah yang harus dijalankan selama pandemi belum berakhir, dan dijadikan kebiasaan baru yang dapat menjaga diri dari paparan Covid-19,” pesan Laksma TNI dr. I Dewa Gede.

Lebih jelas Laksma TNI dr.I Dewa Gede menjabarkan  bahwa sejak Mei 2021, RS Lapangan Kogabwilhan II Indrapura Surabaya total telah menerima konfirmasi 7 pasien varian baru B.117 (Strain Inggris) 1 orang, B.1351 (strain Afrika Selatan) 1 orang dan B.1.617.2 (strain India) 5 orang. Strain Inggris dan Afsel didapat dari sampel Pekerja Migran Indonesia (PMI) dan strain India semua berasal dari Klaster Bangkalan, yang dikirimkan oleh Satgas Covid-19 Surabaya, hasil dari tracing Pencegatan Suramadu sisi Surabaya pada tanggal 6 Juni 2021.

“Pasien dengan varian B.117 (Strain Inggris) dan B.1351 (strain Afrika Selatan) dari PMI ditangani dengan baik. Ms. P dirawat 14 hari dan Mr. M dirawat 18 hari, 2x swab negatif dan sudah dinyatakan sembuh. Seorang pasien varian baru India pindah faskes 12 Juni 2021 RS di Bojonegoro dengan pertimbangan lebih dekat domisili. 2 orang sembuh hari ini dan 2 orang masih dirawat dengan kondisi yang stabil,” jelas Laksma TNI dr. I Dewa Gede.

“Yang masih dirawat tetap mendapatkan penangan khusus yaitu di ruangan tersendiri, dengan monitoring dan observasi sesuai ketentuan KMK dan tata laksanan pelayanan pasien khusus. Kondisi klinis akan dimonitoring dengan ketat, serta penangan lebih serius dari para dokter dan nakes RS Lapangan Kogabwilhan II Indrapura Surabaya  serta didampingi penanganan non medis oleh relawan pendamping Program Pendampingan Keluarga Pasien Covid-19 (PPKPC) RS Lapangan Kogabwilhan II Indrapura Surabaya,” pungkas dr I Dewa Gede.

Pada kesempatan yang sama, Radian Jadid selaku Ketua Pelaksana Program Pendampingan Keluarga Pasien Covid-19 RS lapangan Kogabwilhan II Indrapura Surabaya membeberkan data relawan hari ini.

“Jumlah pasien yang dirawat per Hari ini Senin, 21 Juni 2021 Pukul  13.30 WIB. sejumlah 341 orang terdiri dari PMI 58, Klaster Madura 204, dan Umum/Mandiri 79 orang. Jumlah inden (antri masuk) 65 orang,” kata Radian Jadid.

“Daya tampung RS Lapangan Kogabwilhan II Indrapura Surabaya 410 bed, sekarang terisi 341 pasien. Masih ada space 69 bed, dengan jumlah inden 65 calon pasien. Hingga hari ini RS Lapangan Kogabwilhan II Indrapura Surabaya, total sudah melayani 8.016 pasien dan telah berhasil menyembuhan 7.342 orang. Tingkat kesembuhan 96,76 persen dengan angka kontribusi tingkat Nasional 0,44 persen, Jawa Timur 5,09 persen dan Surabaya 31,83 persen,” tutup Radian Jadid.

Asep Supena
Cakratara

Continue Reading

TNI-Polri

Pembekalan Wasit, Kapusjaspermildas TNI: Meningkatkan Kualitas dan Profesionalitas

Published

on

Kepala Pusat Jasmani Peraturan Militer Dasar (Kapusjaspermildas) TNI Brigjen Ndona pada saat membuka pembekalan wasit bola voli TA 2021

JAKARTA, CAKRATARA – Saat ini di lingkungan TNI maupun masyarakat umum masih terbatas personel yang memiliki kualifikasi wasit bola voli yang profesional. Oleh karenanya perlu diadakan pembekalan untuk meningkatkan kualitas dan profesionalitas wasit bola voli TNI khususnya dan masyarakat pada umumnya.

Hal tersebut disampaikan Kepala Pusat Jasmani Peraturan Militer Dasar (Kapusjaspermildas) TNI Brigjen TNI Robert D. Ndona pada saat membuka pembekalan wasit bola voli TA 2021, bertempat di GOR Ahmad Yani Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Senin (21/6/2021).

Kapusjaspermildas TNI mengatakan bahwa pembekalan wasit bola voli TA 2021 yang dilaksanakan dimaksudkan untuk membina dan meningkatkan kualitas wasit bola voli Indonesia yang dapat mempengaruhi kualitas kompetisi serta prestasi olahraga bola voli.

“Oleh karena itu Pusjaspermildas TNI bekerja sama dengan Pengprov PBVSI DKI Jakarta melaksanakan pembekalan wasit bola voli Tahun Anggaran 2021 dalam rangka menyiapkan personel wasit bola voli yang profesional dan siap bertugas,” ujarnya.

Pelaksanaan pembekalan ini dilaksanakan selama 5 hari mulai tanggal 21 sampai dengan 25 Juni 2021. Adapun materi yang akan dilatihkan meliputi sejarah permainan bola voli, peraturan permainan, kode etik wasit, teori dan praktek dasar, isyarat tangan, pengisian score sheet, administrasi pertandingan dan praktek perwasitan. “Seluruh materi tersebut nantinya akan langsung dipraktekan di kelas dan di lapangan sehingga para peserta pembekalan dapat lebih memahami secara detail materi yang disampaikan,” ucap Kapusjaspermildas TNI.

Menurut Kapusjaspermildas TNI, melalui pembekalan wasit bola voli ini dapat dijadikan sebagai sarana untuk menjaring bibit-bibit wasit bola voli baru dan dapat dikembangkan menjadi wasit bola voli yang berkualitas serta bersertifikasi yang akan menjadi aset di bidang olahraga.

Dalam kesempatan tersebut, Kapusjaspermildas TNI memberikan penekanan kepada seluruh peserta pembekalan wasit bola voli diantaranya, senantiasa saling mengingatkan dan saling melaksanakan serta tetap memegang teguh pelaksanaan protokol kesehatan. Ikuti pembekalan dengan penuh rasa tanggung jawab, dedikasi dan semangat tinggi. Simak dengan seksama setiap materi yang diberikan oleh instruktur sehingga apa yang menjadi tujuan dari pembekalan dapat dicapai serta senantiasa menjaga faktor keamanan dan keselamatan.

Sementara itu, Asisten Deputi Peningkatan dan Organisasi Keolahragaan Kemenpora Dr. Herman Chaniago, M.M. yang menghadiri kegiatan tersebut mengapresiasi dan menyambut baik kegiatan pembekalan wasit bola voli ini. “Manfaatkan dan jangan sia-siakan momentum ini sebagai bekal untuk meningkatkan prestasi,” tutupnya.

Asep Supena
Cakratara

Continue Reading
Advertisement

Facebook

Trending

Klik izinkan notifikasi untuk menerima berita dan pembaruan dari kami
Abaikan
Izinkan Notifikasi