Connect with us

TNI-Polri

Kunci RTLH Pejuang Veteran Diserahkan Danrem 174 Merauke

Published

on

Danrem 174 Merauke Brigjen TNI Bangun Nawoko menyerahkan kunci rehab Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) kepada Ibu Beatrik Ramadi putri dari

MERAUKE, CAKRATARA – Danrem 174 Merauke Brigjen TNI Bangun Nawoko menyerahkan kunci rehab Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) kepada Ibu Beatrik Ramadi putri dari Almarhum Bapak Crisantus Gaimagaimu, salah satu tokoh veteran pejuang pembela kemerdekaan Republik Indonesia, bertempat di Jalan Perindustrian, Kelurahan Karang Indah, Distrik Merauke, Kabupaten Merauke, Papua, Selasa (20/4/2021).

Dalam sambutan penyerahan kunci RTLH, Danrem 174 Merauke Brigjen TNI Bangun Nawoko menyampaikan bahwa kegiatan rehab RTLH tersebut dikerjakan langsung oleh Korem 174/ATW dan bisa terlaksana atas dukungan serta kerja sama dengan BNI Cabang Merauke.

“Terima kasih kepada BNI yang telah menyalurkan bantuannya, kedepan kerja sama ini dapat berlanjut guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

“Saya meminta kepada keluarga Ibu Beatrik Ramadi agar rumah ini dirawat dengan baik serta kebersihan di sekitar rumah jangan sampai kumuh, sehingga bisa ditempati dalam keadaan nyaman dan layak huni, tidak kumuh lagi,” kata Brigjen TNI Bangun Nawoko di sela penyerahan kunci RTLH.

Sementara itu, Pimpinan BNI Cabang Merauke Napak Hendro Widarto, S.H. dalam sambutannya memberikan apresiasi kepada Korem 174 Merauke yang telah berupaya keras membantu kegiatan rehab RTLH atau pembangunan rumah Ibu Beatrik Ramadi dari awal sampai selesai.

“Semoga amal baik jajaran Korem 174/ATW Merauke dicatat oleh Tuhan Yang Maha Esa,” ucapnya.

“Saya melihat kondisi awal rumah dan lokasinya sangat memprihatinkan, dimana kondisi medannya sulit apalagi musim hujan, namun dengan semangat yang tinggi dari Korem 174 melalui Staf Teritorial Korem 174 Merauke mampu menyelesaikan sesuai dengan rencana,” ungkapnya.

Dalam kesempatan tersebut, dari pihak keluarga Ibu Beatrik Ramadi menyampaikan terima kasih kepada Danrem dan BNI Cabang Merauke serta pihak-pihak yang terlibat dalam proses pembangunan rumah ini, mulai dari proses pembongkaran total sampai dengan selesai direhab.

Kegiatan dilanjutkan dengan pengguntingan pita bersama oleh Danrem 174 Merauke dan penyerahan kunci rumah kepada Ibu Beatrik Ramadi, serta penyerahan tali asih berupa sembako dan perlengkapan sekolah berupa alat tulis dan tas kepada keluarga Ibu Beatrik Ramadi.

Pada kesempatan yang sama, Danrem 174 Merauke menyerahkan plakat kepada Pimpinan BNI Cabang Merauke serta plakat dari Pimpinan BNI Cabang Merauke kepada Danrem 174 Merauke. Kegiatan diakhiri dengan peninjauan ruangan rumah dan foto bersama.

Selama kegiatan berlangsung, dilaksanakan dengan tetap berpedoman kepada protokol kesehatan Covid-19. Hadir dalam kegiatan tersebut para Kepala Seksi Korem 174/ATW, Dandim 1707/Merauke Letkol Czi Muh. Rois Edy Susilo, Perwakilan dari Lantamal XI/Merauke Mayor Laut R. Mustofa, Kabinpotdirga Lanud J.A. Dimara Merauke Mayor Adm Arif Widadi serta Keluarga besar Ibu Beatrik Ramadi.

Asep Supena
Cakratara.com

Facebook Notice for EU! You need to login to view and post FB Comments!

Redaksi Cakratara.com melayani Hak Jawab, dan Hak Koreksi apabila ada keberatan atau ketidakpuasan dengan pemberitaan kami dan menjadi sengketa.

TNI-Polri

8 Remaja Tawuran Diamankan Polsek Kembangan

Published

on

Petugas kepolisian dari Polsek Kembangan Jakarta Barat menangkap sekitar 8 remaja yang terlibat aksi tawuran Jalan Kembangan Utara

JAKARTA, CAKRATARA – Petugas kepolisian dari Polsek Kembangan Jakarta Barat menangkap sekitar 8 remaja yang terlibat aksi tawuran Jalan Kembangan Utara Kecamatan Kembangan, Jakarta barat pada Senin (4/10).

Tawuran remaja di Kembangan Utara diketahui adanya laporan dari warga jika ada seorang pelajar MF (18) terkena luka bacok.

Kejadian tawuran tersebut terjadi sekitar pukul 14.30 WIB saat jam pulang sekolah. Polisi menangkap 8 remaja berinisial RS alias A (18), MFR alias O (16), RS alias J (18), RD alias P (19), HA (16), MDA (17), MR (18) dan MJS (19).

“Jadi dapat laporan dia (korban) di puskesmas dalam keadaan terluka parah kebacok. TKP-nya ini di Jalan Kembangan Utara itu pecahnya tawuran. Kondisi korban mengalami luka di kepala, di punggung juga di kaki,” kata Kapolsek Kembangan Kompol H Khoiri dalam konferensi pers, Senin (25/10/2021).

Sementara Kanit Reskrim Polsek Kembangan AKP Ferdo Alfianto mengatakan dari keenam pelaku tersebut memiliki peran masing-masing yang berbeda.

“Pelaku utama RS alias A (18) yang melakukan pembacokan kepada korban. MFR alias O (16) perannya menabrakkan motor kepada korban tepatnya melindas kepala. Kalau dilihat korban ada luka di kepala, itu luka akibat pelaku ini,” ungkap Ferdo.

Pelaku selanjutnya berinisial RS alias J dan RD alias P mereka berdua menyediakan senjata tajam untuk RS dan MFR. Pelaku lainnya berinisial HA dan MDA ketauan memiliki senjata tajam tanpa izin.

“Kedua pelaku MR (18) dan MJS (19) juga ketauan memiliki senjata tak berizin,” jelas Ferdo.

Ferdo mengatakan jika tawuran tersebut bermula dari ajakan di media sosial. Kedua kelompok pelajar tersebut melakukan tawuran dikarenakan adu gengsi satu sama lain.

“Adu gengsi saja. Berawal medsos, saling sahut adu kekuatan. Kemudian momen PTM dimanfaatkan oleh mereka,” ujar Ferdo.

“Ini sangat miris mendengar kabar ini. Ini pembelajaran bagi kita mengingat PPKM level 2 sekolah mulai tatap muka, maka pihak kepolisian khusunya Kembangan berpesan ke orangtua dan sekolah untuk mengawasi para pelajar dan anak didik agar terhindar dari tawuran. Sehingga tidak ada korban jiwa,” tuturnya.

Dari tangan para pelaku, polisi menyita enam buah sajam berjenis celurit dan enam unit sepeda motor.

Atas perbuatan kedelapan pelaku tersebut, polisi menerapkan pasal yang berbeda-beda. Ini dikarenakan kategori kejahatan yang mereka perbuat tidak sama.

“Pelaku berinisial RS alias A, MFR alias O, RS alias J dan RD alias P dikenakan pasal 170 KUHP tentang Pengeroyokan dan terancam maksimal hukuman 10 tahun penjara. Sedangkan HA, MDA, MR dan MJS dikenakan UU Darurat Pasal 2 dikarenakan memiliki senjata tak berizin dan terancam maksimal hukuman 10 tahun penjara,” tutupnya.

Achmad Sulaiman (Eman)
Cakratara

Facebook Notice for EU! You need to login to view and post FB Comments!
Continue Reading

TNI-Polri

Dirpamobvit Polda Banten Wakili Kapolda Hadiri Pembukaan SKPP

Published

on

Dirpamobvit Polda Banten AKBP Edy Sumardi mewakili Kapolda Banten dalam acara pembukaan Sekolah Kader Pengawas Partisipatif (SKPP)

SERANG, CAKRATARA – Dirpamobvit Polda Banten AKBP Edy Sumardi mewakili Kapolda Banten dalam acara pembukaan Sekolah Kader Pengawas Partisipatif (SKPP) yang diadakan oleh Bawaslu Provinsi Banten di Ballroom Krakatau 6 The Royale Krakatau Jalan KH. Marzuki nomor 26, Kebon Dalem, Kota Cilegon, Senin (25/10/21).

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Asisten Daerah 1 Provinsi Banten Drs. Septo Kalnadi, Ketua Bawaslu Provinsi Banten Didi M Sudi beserta jajaran, Para Unsur Forkopimda Provinsi Banten, Ketua KPU Provinsi Banten dan 20 peserta SKPP.

Kapolda Banten IJP Dr. Rudy Heriyanto Adi Nugroho melalui Dirpamobvit Polda Banten mengatakan program yang diadakan oleh Bawaslu merupakan program unggulan serta program prioritas Presiden Jokowi.

“Kegiatan Sekolah Kader Pengawas Partisipatif (SKPP) merupakan program yang sangat positif, semoga dengan diadakannya Sekolah Kader Pengawas Partisipatif (SKPP) dapat meningkatkan partisipasi masyarakat dalam melakukan pengawasan pelaksanaan pemilu,” kata Edy.

“Demi terwujudnya pemilu yang berintegritas, bermartabat dan berkualitas, masyarakat harus dilibatkan, karena kami Polda Banten, Bawaslu, TNI dan instansi terkait tidak dapat bekerja sendiri. Dengan adanya kegiatan ini kami berharap nantinya masyarakat bisa tahu apa yang harus dilakukan dalam mengawal pesta demokrasi,” imbuh Edy Sumardi.

Ketua Bawaslu Provinsi Banten Didih M Sudi dalam sambutanya mengucapkan terimakasih kepada instansi terkait yang telah mendukung kegiatan SKPP dan harapan kedepan dengan diadakannya kegiatan SKPP dapat menghasilkan kader-kader yang bisa membawa perubahan baru.

“Saya mengucapkan terimakasih kepada bapak dan ibu baik dari Pemerintahan Provinsi Banten, Polda Banten, Korem 064/MY dan instansi lainnya, karena telah mendukung kami Bawaslu dalam program SKPP,” ucapnya.

“Harapan kami kedepannya dengan diadakannya kegiatan SKPP hari ini dapat meningkatkan partisipatif pengawas pemilu dan melahirkan kader-kader baru yang bisa membawa informasi dan juga perubahan khususnya dalam pengawasan pemilu,” tutup Didih M Sudi.

Anton Hermawan
Cakratara

Facebook Notice for EU! You need to login to view and post FB Comments!
Continue Reading

Trending

Cakratara.com Klik allow notifications untuk menerima berita dan pembaruan dari kami
Dismiss
Allow Notifications