Connect with us

Metropolitan

DPRD Gelar Hearing Tindaklanjuti Izin Lokasi Agung Intiland Group

Published

on

DPRD Kabupaten Tangerang melakukan hearing menindaklanjuti persoalan izin lokasi seluas 1.650 hektare yang diperoleh Agung Intiland Group

TANGERANG, CAKRATARA – DPRD Kabupaten Tangerang memanggil sejumlah pihak terkait guna melakukan hearing menindaklanjuti persoalan izin lokasi seluas 1.650 hektare yang diperoleh Agung Intiland Group bertempat di Gedung DPRD lama, Jalan Kisamaun Kota Tangerang, Senin (19/4/2021).

Turut hadir, perwakilan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), Dinas Tata Ruang dan Bangunan (DTRB) dan BPN Kabupaten Tangerang.

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Tangerang Aditya Wijaya mengatakan hearing tersebut membahas pelaku usaha Agung Intiland Group mengenai pelaksanaan izin lokasi yang diperolehnya. Hal tersebut, kata dia, tak lain demi mematuhi peraturan yang berlaku.

“Sajauh mana pelaksanaan izin lokasi yang didapatkan dan pembebasan yang sudah dilakukan,” kata Wakil Ketua DPRD Kabupaten Tangerang, Adit kepada wartawan.

Dalam hearing itu, Adit mengatakan bahwa penjabaran tidak berjalan optimal lantaran perusahaan terkait yang dipanggil tidak hadir.

“PT yang diundang semua tidak datang. Jadi belum optimal karena data-data yang dari PT ini belum ditunjukan hanya penjabaran dari dinas terkait. Jadi kita sepakati di reschedule ulang,” pungkasnya.

Politisi Partai Demokrat ini membeberkan dinas terkait dan BPN Kabupaten Tangerang menyebut bahwa tidak ada evaluasi dan laporan atas pelaksanaan izin lokasi dari Agung Intiland Group.

“Dinas terkait dan BPN Kabupaten Tangerang bicara sama kami tidak pernah ada laporan per triwulan sekali,” tandasnya.

Di tempat yang sama, Kepala Bagian Perizinan DPMPTSP Kabupaten Tangerang Agus Supriyatno mengakui pihaknya belum pernah melakukan evaluasi per triwulan terhadap pelaksanaan izin lokasi tersebut.

“Evalusi belum kita lakukan, tapi saat ini kita dengan dewan berkordinasi untuk membahas persoalan itu juga,” ujar Agus

Agus katakan pihaknya beberapa hari terakhir baru menyamakan persepsi dengan legislatif untuk tindakan tegas selanjutnya sesuai ketentuan yang berlaku.

Sementara, Kasie Penataan dan Pemberdayaan BPN Kabupaten Tangerang Tuhu Endarto menuturkan bahwa hearing yang digelar baru pembahasan umum.

Namun begitu, Tuhu mengaku sepakat terhadap tindaklanjut pelaksaan izin lokasi yakni monitoring evaluasi kepada perusahaan yang bersangkutan. “Untuk pelaporan triwulan itu yang akan kita kejar,” ujarnya.

Lanjut Tuhu mengungkapkan bahwa pihaknya mengklaim sebelum hearing dilakukan sudah mengirim surat kepada Agung Intiland Group, perihal meminta laporan pelaksanaan izin lokasi yang di peroleh.

“Sudah semua kita kirim surat. Sebetulnya sudah ada aturan itu sejak lama, bahwa tiga bulan sekali harus lapor. Kalau ini kan tidak ada laporan, maka kita surati. Nanti kita lihat reaksinya seperti apa. Tadi anggota dewan juga mendukung langkah itu,” tutup Tuhu.

Anton Hermawan
Cakratara.com

Redaksi Cakratara.com melayani Hak Jawab, dan Hak Koreksi apabila ada keberatan atau ketidakpuasan dengan pemberitaan kami dan menjadi sengketa.

Metropolitan

JCI Depok Adakan Local Convention Perkokoh Pondasi Organisasi

Published

on

Junior Chamber Internasional (JCI) Depok mengadakan local convention dengan tema "perkokoh pondasi organisasi dan terus bangkitkan semangat

DEPOK, CAKRATARA – Junior Chamber Internasional (JCI) Depok mengadakan local convention dengan tema “perkokoh pondasi organisasi dan terus bangkitkan semangat diri menuju tahun 2022 kita aktifkan” bertempat di Gedung Balai Pelatihan Koperasi dan UMKM (Balatkop) Jalan Bahagia Raya Kelurahan Abadijaya, Kecamatan Sukmajaya, Kota Depok, Sabtu (4/12/2021).

Diketahui, JCI Depok bersiap menghadapi tantangan baru di tahun berikutnya dengan bergantinya tonggak kepemimpinan dari sebelumnya Local President 2021 M. Yusuf Muttaqien TI.str., MMSI telah dilanjutkan kepemimpinannya oleh President 2022 terpilih Arinaldo melalui pemilihan yang diselenggarakan pada Local Convention 2021 setelah berhasil mengalahkan pesaingnya Yasirman Tarmizi melalui voting resmi.

Dengan diadakannya Local Convention ini menjadikan perubahan jabatan yang diemban M. Yusuf Muttaqien TI.str., MMSI dari sebelumnya sebagai Local President (LP) telah berganti menjadi Immediate Past President ( IPP).

Besar harapan Local President 2021 Yusuf untuk Local President 2022 Arinaldo S.Ds, agar dapat melanjutkan kesuksesan yang telah dibangun selama ini dimana pandemic covid telah merubah semua dinamika organisasi sehingga butuh perjuangan besar di tahun ini untuk melakukan program pengembangan kepemimpinan bagi anak muda yang berada di Kota Depok agar terus termotivasi dan bangkit untuk ke depan yang lebih baik.

Sebagai Local President JCI Depok 2022 Arinaldo yang akrab dipanggil Bang Edo mengajak seluruh pemuda Depok khususnya member JCI Depok atau yang biasa disebut Jaycees untuk berkontribusi dalam pengembangan diri anak-anak muda di Kota Depok untuk menjadi pribadi yang unggul dan kelak bisa menjadi pemimpin di Kota Depok yang selanjutnya mampu menghadirkan solusi untuk masalah-masalah yang ada di Kota Depok.

“Di tahun 2022 yang sebentar lagi akan kita sambut, Incoming Local President Arinaldo siap untuk membawa JCI Depok ke level yang lebih baik, JCI Depok ready to the nextlevel,” tutup Bang Edo.

Frans AP
Cakratara

Continue Reading

Metropolitan

MUI Kecamatan Jatiuwung Adakan Raker ke-6

Published

on

Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kecamatan Jatiuwung melaksanakan Rapat Kerja (Raker) ke 6 dengan mengangkat tema "Revitalisasi

TANGERANG, CAKRATARA – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kecamatan Jatiuwung melaksanakan Rapat Kerja (Raker) ke 6 dengan mengangkat tema “Revitalisasi Peran Ulama dalam Menjaga Kesatuan dan Persatuan Umat Demi Terwujudnya Masyarakat yang Mandiri dan Berdaya Saing di Kota Tangerang yang Berakhlakul Karimah” di Hotel Sollmarina Kecamatan Jatiuwung, Kota Tangerang pada Jumat (3/12/21).

Turut hadir, Ketua MUI Jatiuwung, Ketua MUI Kota Tangerang, Walikota Tangerang, Kapolsek Jatiuwung, Danramil Jatiuwung, Camat Jatiuwung, lurah-lurah, serta ormas-ormas Islam dengan jumlah 85 peserta.

Saat membuka Rapat Kerja MUI Kecamatan Jatiuwung, Wakil Walikota Tangerang H. Sachrudin menyampaikan bahwa rapat kerja MUI Jatiuwung ke-6 kali ini menghasilkan program kerja yang mampu mencerahkan pemikiran umat, terutama bagaimana menanggapi faham-faham yang tidak sesuai dengan ajaran Islam dan undang-undang.

“Saya akan suport kegiatan MUI dari tiap tingkatan di Kota Tangerang,” ucap H. Sachrudin.

Sementara itu, KH. M. Shofa Abdul Rosyid menyampaikan Raker inj jangan hanya seremonial saja, tapi harus ada tindakan nyata dari kegiatan ini.

“Terimakasih kepada semua pihak yang sudah mendukung kegiatan Raker MUI Jatiuwung yang ke-6, harapan saya kegiatan ini bukan hanya duduk dan berdiskusi setelah itu tidak ada bekasnya, kegiatan ini harus menjadi acuan untuk kerja-kerja MUI Jatiuwung di Tahun yang akan datang, kita harus menjadi wadah yang mengajak bukan mengejek, merangkul bukan memukul,” harap KH. M. Shofa

Dikatakannya, tugas MUI diantaranya fokus mengenai fatwa dan dakwah.

“Walaupun pengurus MUI Jatiuwung tidak seluruhnya dari kalangan ‘ulama, tapi fokus kita tetap pada tugas MUI yaitu mengenai fatwa dan dakwah, dalam berdakwah acuannya mengenai kedamaian jangan sampai dalam berdakwah menghasilkan yang kontroversi ditengah masyarakat,” tutup KH. Shofa.

(Mustofa Ali)
Cakratara

Continue Reading
Advertisement

Facebook

Trending

Cakratara.com Klik allow notifications untuk menerima berita dan pembaruan dari kami
Dismiss
Allow Notifications