Connect with us

Nusantara

Aktivis Ombak Minta Panitia Selektif Rekrutmen Pendamping Upland Project

Published

on

Aktivis Ombak meminta panitia selektif dalam rekrutmen pendamping desa upland project yang diadakan Dinas Pertanian dan Perkebunan

KABUPATEN LEBAK, CAKRATARA – Aktivis Ombak meminta panitia selektif dalam rekrutmen pendamping desa upland project yang diadakan Dinas Pertanian dan Perkebunan (Distanbun) Kabupaten Lebak. Hal itu dikhawatirkan ada peserta dobel job dengan kepentingan pihak tertentu.

Aktivis Ombak, Agus Rusmana meminta agar pihak panitia rekrutmen pendamping upland project bisa selektif dan profesional, karena rentan kepentingan pihak tertentu dan double job.

“Kami minta dalam seleksi Upland Project, panitia dapat profesional menyeleksi. Ada dua yang kami khawatirkan, pertama rentan kepentingan pihak tertentu dengan titipan-titipannya dan kedua peserta yang sudah mempunyai pekerjaan lain sehingga double job,” kata Agus selaku Aktivis Ombak.

Aktivis itu mengatakan, pihaknya selaku kontrol sosial akan memantau tahapan seleksi, dan jika ada ketidakberesan, pihaknya akan mengusut perihal tersebut.

“Yang jelas kami saat ini mengingatkan kepada panitia, jika sudah diingatkan tetap ada permainan, main mata dan sebagainya, maka kami tak segan-segan akan mengusut masalah tersebut nanti,” tegas aktivis Agus.

Diketahui, tahapan seleksi dari tahapan pendaftaran sampai ke pengumuman hasil seleksi pendamping Desa Upland Project dimulai pada tanggal 7 sampai dengan 26 April 2021.

Dilaksanakan terbuka oleh pihak Dinas Pertanian dan Perkebunan (Distanbun) Kabupaten Lebak melalui media sosial atau medsos, sehingga banyak peserta yang mendaftar. Banyaknya peserta yang mendaftar dikhawatirkan dobel job dan rentak kepentingan tertentu.

Asep D Mulyadi
Cakratara.com

Redaksi Cakratara.com melayani HAK JAWAB, dan HAK KOREKSI, apabila ada keberatan atau ketidakpuasan dengan pemberitaan kami dan menjadi sengketa.

Nusantara

Aksi Solidaritas Wartawan Desak Polisi Tangkap Pembunuh Marshal

Published

on

Wartawan Siantar-Simalungun menggelar aksi solidaritas meminta pihak kepolisian segera menangkap pelaku pembunuhan terhadap Pimpinan Media

PEMATANGSIANTAR, CAKRATARA – Wartawan Siantar-Simalungun menggelar aksi solidaritas meminta pihak kepolisian segera menangkap pelaku pembunuhan terhadap Pimpinan Media Lassernewstoday, Mara Salim Harahap akrab disapa Marshal Harahap yang ditembak OTK saat menuju pulang ke rumahnya pada Jumat (18/6/2021) malam.

Seruan “Tangkap Pembunuh Marsal” menjadi viral di media sosial, bahkan kali ini meninggalnya Wartawan Siantar – Simalungun, Provinsi Sumut menjadi perhatian para Media, Ormas, OKP, Jurnalis, Wartawan dan Pers seluruh Indonesia.

Wartawan Siantar – Simalungun yang merasa prihatin saat ini berkabung atas meninggalnya Marshal Harahap dengan melakukan aksi solidaritas menyerukan “Tangkap Pembunuh Marsal” yang berlangsung di depan Balai Kota Pematangsiantar pada Senin (21/6/21) pukul 09.15WIB.

Setelah membacakan penyataan sikap di hadapan masyarakat dan ratusan insan pers, kembali melakukan aksi long march ke depan Polres Pematangsiantar.

Di depan Polres Pematangsiantar, para wartawan yang melakukan aksi solidaritas meminta supaya Polri khususnya Kepolisian Pematangsiantar dan Polres Simalungun bersinergi segera menangkap pelaku dan otak pembunuhan Marshal dengan menggunakan peluru tajam.

“Kami meminta dan berharap Aparat Penegak Hukum supaya segera menangkap pembunuh Marsal, kami akan selalu desak dan maju,” kata para wartawan sambari menyerahkan pernyataan sikap langsung kepada Kapolres Pematangsiantar.

Kapolres Pematangsiantar, AKBP. Boy Sutan Binanga Siregar SIK yang langsung menerima dan menghadapi rekan rekan pers yang melakukan aksi mengatakan sangat mendukung aspirasi rekan rekan pers dan meminta dukungan serta doa supaya pihak Kepolisian segera mengungkap tragedi pembunuhan Marshal Harahap sebagaimana juga telah diperintahkan.

“Kami dari jajaran Kepolisian sangat mendukung rekan rekan pers dan kami minta doa dan dukungan dari rekan rekna pers supaya kami mampu mengungkapnya” ucap Kapolres Pematangsiantar.

Setelah melakukan aksi solidaritas, Wartawan Siantar – Simalungun kembali bergerak menuju Polres Simalungun di Pamatang Raya untuk menyampaikan aspirasi dan pernyataan sikap untuk segera menangkap pembunuhan Marshal Harahap.

MS Nasution
Cakratara

Continue Reading

Nusantara

Puskesmas Majasari Kembali Gelar Vaksinasi Covid19

Published

on

Puskesmas Majasari menggelar vaksinasi Covid19 di Puskesmas dalam upaya mencegah terjadinya penyebaran Covid19 yang kembali meningkat

PANDEGLANG, CAKRATARA – Puskesmas Majasari menggelar vaksinasi Covid19 di Puskesmas dalam upaya mencegah terjadinya penyebaran Covid19 yang kembali meningkat di Kabupaten Pandeglang, Banten pada Senin (21/6/21).

Salah seorang peserta Vaksin Adik Rama ( 50 ) mengungkapkan kepada awak media bahwa kewajiban setiap masyarakat untuk mengikuti vaksinasi, apalagi dirinya sebagai Lurah Karaton Kecamatan Pandeglang sering berinteraksi dengan masyarakat.

“Sebagai kepala Kelurahan Karaton saya wajib turut serta untuk vaksinasi karena sering berinteraksi dengan masyarakat. Alhamdulillah vaksinasi ini tahap ke 2,” ucapnya.

Di tempat yang sama, Wisnu Supardan, SH.i,. MM mengajak kepada seluruh masyarakat agar tetap mengikuti protokol kesehatan.

“Saya sudah melaksanakan vaksinasi yang ke 2 kalinya dan saya mengajak kepada warga masyarakat Majasari khususnya agar mengikuti vaksin dan tetap menjaga protokol kesehatan,” tutupnya.

Lia Barokah
Cakratara

Continue Reading
Advertisement

Facebook

Trending

Klik izinkan notifikasi untuk menerima berita dan pembaruan dari kami
Abaikan
Izinkan Notifikasi