Connect with us

Nusantara

Muscalub Badak Banten Pemilihan Ketua DPC Rangkasbitung Berjalan Lancar

Published

on

Muscalub) Badak Banten pemilihan Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Rangkasbitung berjalan lancar bertempat di Cafe Galery Kampung Sentral,

LEBAK, CAKRATARA – Ormas Badak Banten menggelar Musyawarah Cabang Luar Biasa (Muscalub) Badak Banten pemilihan Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Rangkasbitung berjalan lancar bertempat di Cafe Galery Kampung Sentral, Kelurahan Rangkasbitung Barat, Kecamatan Rangkasbitung, Kabupaten Lebak Banten pada Minggu (18/4/2021).

Acara Muscalub Badak Banten tersebut dihadiri oleh Bendahara Umum (Bendum) DPD Lebak Hj. Rukmanul Hata, Panglima Satgas Badak Banten Hikmat atau yang akrab disapa Ewon, serta dihadiri oleh para anggota DPC Badak Banten.

Acara Muscalub Badak Banten pemilihan Ketua DPC Rangkasbitung Badak Banten (BB) diadakan secara demokrasi, dengan cara pemilihan langsung, dengan mengusung dua calon yaitu Anom Wijaya Kusuma. SP dan Rudiatna.

Pada acara itu masing-masing calon diberikan kesempatan untuk memaparkan visi misinya jika kelak terpilih menjadi Ketua DPC Rangkasbitung Badak Banten nantinya.

Calon urut 1 Anom Wijaya Kusuma. SP mengatakan niatnya untuk menjadi Ketua adalah ingin menjadikan DPC Rangkasbitung sebagai Barometer, Contoh bagi DPC-DPC yang lainnya.

“Saya tidak muluk-muluk dulu yang pertama agar anggota DPC ini kompak dulu, kedua setelah itu baru kita ke program, bagaimana program-program yang akan kita rencanakan bisa tercapai,” tutur Anom atau yang akrab disapa Dinar

Lanjut Dinar mengatakan, menurutnya DPC Rangkasbitung semua komplit tinggal bagaimana cara mengolahnya.

“DPC Rangkasbitung itu komuditinya segala ada tinggal bagaimana caranya kita bisa mengolahnya, ibarat dodol bagaimana caranya kita bisa mengolahnya agar manis dan legit, intinya saya ingin memajukan DPC Rangkasbitung agar bisa menjadi contoh bagi DPC-DPC lainnya” kata Dinar

Sementara itu nomor urut 2 Rudiatna dalam pidatonya menyampaikan beberapa hal, Rudi menyampaikan, ia ingin mempererat tali silaturahmi antar anggota serta dapat menciptakan Badak Banten yang tangguh, sopan, santun dan berguna bagi Masyarakat.

“kalau soal visi misi mungkin temen-temen sudah pada tau, itu sudah tertuang dalam AD/ART Badak Banten, namun kalau ditanya visi misi saya untu DPC Rangkasbitung, ada tiga poin 1. Mengikutsertakan semua anggota agar lebih aktif dalam perkumpulan, 2. Saya ingin agar dapat mengadakan kegiatan sosial bersama yang bermanfaat untuk Masyarakat banyak 3. Saya akan menjadi pribadi yang akan bersosialisasi yang dapat memberikan kontribusi untuk anggota,” pungkas Rudi

Pantauan awak media di lokasi, hasil dari 44 anggota DPC Rangkasbitung yang hadir memberikan hak suaranya untuk kedua calon, “hasilnya mengejutkan”, antara  calon urut 1 dan 2 memperoleh hasil yang imbang, yaitu masing-masing calon mendapatkan 22 suara.

Untuk itu seluruh anggota DPC Rangkasbitung sepakat agar keputusan di serahkan ke  Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Lebak, untuk memutuskan siapa yang berhak menjadi Ketua DPC Rangkasbitung, hingga berita ini diterbitkan DPD BB Lebak belum memutuskan salah satu calon.

Anton Hermawan
Cakratara.com

Redaksi Cakratara.com melayani Hak Jawab, dan Hak Koreksi apabila ada keberatan atau ketidakpuasan dengan pemberitaan kami dan menjadi sengketa.

Nusantara

Dadan Saladin Dilantik Ketua IPSI Pandeglang 2021-2025.

Published

on

Pelantikan Ketua IPSI Kabupaten Pandeglang Dadan Saladin berjalan dengan lancar , pengukuhan di gelar di Pendopo Bupati Pandeglang

PANDEGLANG, CAKRATARA – Acara Pelantikan Ketua IPSI Kabupaten Pandeglang Dadan Saladin berjalan dengan lancar , pengukuhan di gelar di Pendopo Bupati Pandeglang, Selasa (26/10/2021).

Acara pelantikan Dadan Saladin ini, dihadiri oleh Forkompinda, Ketua IPSI Propinsi Banten,. Ketua Harian KONI Kabupaten Pandeglang, Maung Pande, Pencak Silat HS, PSHT, PPSI, Tapak Suci, Satria Muda Indonesia, Jagaraga, Madali Putera, Pagar Nusa, PPSC, dan TTKKDH Banten Indonesia.

Jajaran Pengurus Ikatan Pencasilat Seluruh Indonesia (IPSI) Kabupaten Pandeglang provinsi Banten, agar bisa memotivasi lebih giat lagi untuk mengangkat budaya dan prestasi pencak silat. Hal itu disampaikan Girgiantoro selaku Asisten Daerah (Asda) Sekretariat Daerah (Setda Pemkab Pandeglang yang mewakili Bupati Pandeglang pada acara Pelantikan Ketua IPSI dan Pengurus Kabupaten Pandeglang Periode 2021-2025.

Menurut Girgi, Pandeglang memiliki banyak potensi Pencak Silat dibeberapa paguron yang berprestasi dapat membawa nama baik daerah dikancah nasional.

“Atas nama Pemda mengucapkan selamat kepada Dadan Saladin selaku Ketua IPSI Kabupaten Pandeglang dan Pengurus yang telah dilantik,” katanya.

Sementara Ketua IPSI Provinsi Banten, Ajat Sudrajat, sebelum melantik pengurus IPSI Kabupaten Pandeglang pada kesempatan itu mengatakan, bahwa saat ini IPSI Pandeglang mengalami kemajuan yang signifikan dalam mengembangkan prestasi pencak silat dan atlit silat diberbagai event.

“Saya berharap para pengurus bekerja secara maksimal dalam memajukan IPSI sebagai wadah induk dari berbagai paguron di Kabupaten Pandeglang,” harapanya singkat.

Sedangkan Ketua Harian Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Pandeglang, Ferri Hasanudin, dalam sambutannya mengatakan, pengurus IPSI Pandeglang yang telah dilantik harus membangkitkan masa keemasan dalam meraih medali dalam event tingkat provinsi.

“Dengan dukungan semua pihak akan bisa menjadi IPSI berada digaris terdepan meraih prestasi,” kata Ferri Hasanudin mantan Sekda Pandeglang ini.

Red
Cakratara

Continue Reading

Nusantara

Pemprov Banten Pertahankan Status Badan Publik Informatif

Published

on

Pemprov Banten mempertahankan status sebagai badan publik informatif dalam Anugerah Keterbukaan Informasi Publik 2021

SERANG, CAKRATARA – Pemprov Banten mempertahankan status sebagai badan publik informatif dalam Anugerah Keterbukaan Informasi Publik 2021 dari Komisi Informasi Pusat (KI Pusat).

Predikat informatif kali ini merupakan kali kedua yang diterima Pemprov Banten sejak tahun lalu. Anugerah diserahkan Wakil Presiden Republik Indonesia KH Ma’ruf Amin diterima oleh Plt. Sekretaris Daerah Provinsi Banten Muhtarom secara virtual (Selasa, 26/10/2021).

Menurut Wapres KH Ma’ruf Amin, anugerah keterbukaan informasi publik turut berperan dalam  mengawasi capaian keterbukaan informasi publik serta mengawal akuntabilitas badan publik. Pengelolaan keterbukaan informasi publik turut mendorong partisipasi masyarakat dalam pengelolaan badan publik yang baik.

“Negara menjamin warga negara untuk mendapatkan informasi,” tegas Wapres.

“Sebagai salah satu negara demokrasi terbesar, Indonesia dituntut melaksanakan prinsip-prinsip demokrasi, salah satunya dalam keterbukaan informasi,” tambahnya.

Diharapkan Wapres, semua badan publik menggelorakan keterbukaan dan akuntabilitas informasi untuk membangun kepercayaan masyarakat dalam membangun serta mengukuhkan negara dan demokrasi. Menyikapi kritik dengan santun dan baik serta bernorma. Badan publik yang dibiayai oleh negara harus memberikan pelayanan keterbukaan informasi.

Dikatakan pula, agar badan publik dapat terus mengembangkan inovasi baru untuk mendorong pemahaman masyarakat terhadap kebijakan pemerintahan. Memanfaatkan teknologi informasi (TI) untuk mendiseminasikan pemerintahan yang terbuka, transparan, dan akuntabel.

“Di tengah pandemi ini, keterbukaan imformasi publik terus mengalami perbaikan.  Hal itu ditunjukkan dengan naiknya partisipasi badan publik dalam monitoring dan evaluasi serta badan publik yang masuk kategori informatif,” ungkap Wapres.

“Badan publik harus memberikan informasi yang benar, akurat, dan tidak menyesatkan. Mampu menyediakan informasi yang cerdas dan aman di tengah derasnya arus informasi. Keterbukaan informasi turut mendorong dan memperkuat good governance,” pungkasnya.

Dalam kesempatan itu, Ketua Komisi Informasi Pusat Gede Narayana melaporkan, penganugerahan monitoring keterbukaan informasi badan publik salah satunya untuk memotivasi badan publik dalam melaksanakan amanah Undang-Undang Keterbukaan Informasi Publik.

Dikatakan, pada tahun ini Komisi Informasi Pusat juga menyusun Indek Keterbukaan Informasi Publik (IKIP) Nasional untuk memudahkan para pemangku kepentingan dalam mengevaluasi pelaksanaan Undang-Undang Keterbukaan Informasi Publik.

Dilaporkan pula, pada tahun 2021 sebanyak 337 badan publik mengikuti monitoring dan dan evaluasi. Sebanyak  83 badan publik informatif, 63 badan publik menuju informatif, 54 badan publik cukup informatif, 37 badan publik kurang infromatif, dan 100 badan publik tidak informatif.

“Hasil penganugerahan monitoring dan evaluasi sebagai tolak ukur keterbukaan informasi yang pada intinya pada kualifikasi bukan pada nilai peringkat,” ungkap Gede Narayana.

Red
Cakratara

Continue Reading
Advertisement

Facebook

Trending