Connect with us

Nusantara

Tim Formatur Secara Resmi Bentuk PABPDSI Lebak

Published

on

Tim Formatur Persatuan Anggota Badan Permusyawaratan Desa Seluruh Indonesia (PABPDSI) Lebak telah melakukan pembentukan kepengurusan

LEBAK, CAKRATARA – Berdasarkan rapat Tim Formatur Persatuan Anggota Badan Permusyawaratan Desa Seluruh Indonesia (PABPDSI) Kabupaten Lebak Provinsi Banten telah melakukan pembentukan kepengurusan bertempat di Aula Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Kabupaten Lebak, Minggu (18/4/2021).

Acara tersebut dihadiri oleh seluruh BPD dari perwakilan masing-masing kecamatan se-Kabupaten Lebak yang diketahui bahwa sebagai panitia Tim Formatur PABPDSI Kabupaten Lebak di antaranya Ketua Saepuloh, Sekretaris Yogi Apsa, Anggota Cidi Rosyadi, Amirulloh dan Syahrosi.

Dengan hasil musyawarah mufakat maka pengurus PABPDSI Kabupaten Lebak telah terbentuk dengan cara aklamasi yaitu sebagai Ketua umum PABPDSI Kabupaten Lebak Ketua Umum Saepuloh, Sekertaris Umum Yogi Apsa dan Bendahara Umum H.Sanen serta Wakil ketua, Wakil Sekretaris, Wakil Bendahara dan Biro – biro terlampir.

Dikatakan Saepuloh Ketua Umum terpilih PABPDSI Kabupaten Lebak mengatakan bahwa PABPDSI dididirikan dengan tujuan menghimpun anggota BPD se- Kabupaten Lebak agar mampu bekerjasama guna meningkatkan peran dan fungsi.

“PABPDSI bersifat independen yang berorientasi pada kepentingan anggota BPD se – Kabupaten Lebak,” ujar Saepuloh.

Selain itu, kata Saepuloh, bahwa PABPDSI memiliki fungsi (1) Sarana belajar bersama, komunikasi, koordinasi, mediasi, advokasi, dan perjuangan bagi anggota BPD se- Kabupaten Lebak dan (2) Mitra pemerintah dan stakeholder strategis lainya.

“Tugas pokok PABPDSI adalah (1) Ikut menciptakan memelihara dan memantapkan stabilitas desa yang dinamis dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia ( 2) Menggerakkan, mendorong, mempersatukan kualitas dan kapasitas anggota BPD harkat derajat sebagai penyelenggara desa menuju desa yang bersih maju, harmonis dan mandiri ( 3) Melaksanakan program perjuangan organisasi dan menyalurkan aspirasi anggota sebagai perwujudan rasa tanggung jawab untuk berpartisipasi dalam pembangunan desa,” terang Saepuloh.

Sementara, Amirulloh Wakil ketua II terpilih mengucapkan terima kasih kepada Kadis DPMD Kabupaten Lebak yang telah memfasilitasi tempat untuk diadakan kepengurusan atau Tim Formatur PABPDSI Kabupaten Lebak, serta acara berjalan dengan lancar.

Sekertaris Umum terpilih Yogi Apsa dengan terbentuknya kepengurusan PABPDSI Kabupaten Lebak ini maka kedepanya akan menyusun kegiatan selanjutnya untuk PABPDSI Kabupaten Lebak dengan mengunjungi tiap wilayah kecamatan se – Kabupaten Lebak serta mensosialisasikan bahwa kepengurusan PABPDSI Kabupaten Lebak sudah terbentuk.

Anton Hermawan
Cakratara.com

Redaksi Cakratara.com melayani HAK JAWAB, dan HAK KOREKSI, apabila ada keberatan atau ketidakpuasan dengan pemberitaan kami dan menjadi sengketa.

Nusantara

DPC LAMI Minta Polisi Usut Tuntas Kasus Pembunuhan Wartawan

Published

on

DPC LAMI) Kota Pinang meminta kepada Kapolda Sumatera Utara dan Kapolres Simalungun segera menangkap dalang dan motif pembunuhan wartawan

LABUHANBATU SELATAN, CAKRATARA – Dewan Pimpinan Cabang Lembaga Aspirasi Masyarakat Indonesia (DPC LAMI) Kota Pinang Kabupaten Labuhanbatu Selatan meminta kepada Kapolda Sumatera Utara dan Kapolres Simalungun segera menangkap dalang dan motif pembunuhan wartawan media online di Siantar, Mara Salem Harahap yang diduga telah terakomodir.

“Kami selaku pengurus DPC LAMI Kota Pinang Kabupaten Labuhanbatu Selatanelatan meminta agar seluruh wartawan terutama Dewan Pers ikut membantu mengungkap kasus penembakan seorang wartawan yang ada di Siantar, Sumatera Utara,” kata Ketua DPC LAMi Kota Pinang, K. Sipahutar kepada awak media pada Selasa (22/06/2021).

Dia merasa kecewa atas musibah kejadian tersebut, sehingga mendesak pihak kepolisian untuk mengusut kasus ini sampai tuntas.

“Jika kita selaku wartawan diam saja maka hal seperti ini akan terus terulang. Maka dari itu mari wartawan yang ada di Indonesia kita melangkah bersama agar pelaku cepat diadili,” katanya.

Lanjutnya, setelah koordinasi, DPP LAMI akan mengawal kasus ini sampai tuntas.

Seharusnya wartawan bekerja sesuai apa yang didengar, lihat dan ketahui maka itu akan dijadikan berita, sehingga menjadi konsumsi publik yang mana diketahui bersama bahwa wartawan dalam bertugas telah dilindungi oleh Undang-undang Pers Nomor 40 Tahun 1999.

Seorang jurnalis dalam tugas peliputannya tidak boleh diintervensi oleh pihak manapun, serta wartawan juga tidak boleh dihalang-halangi kerena semua hal itu sudah diatur dalam Undang-undang Pers Nomor 40 Tahun 1999 Bab 8 Pasal 18.

Seperti diketahui wartawan media online bernama Mara Salem Harahap atau akrab disapa Marsal, meninggal dunia ditembak OTK saat hendak pulang menuju rumahnya pada Sabtu (19/6/2021) dini hari.

Korban ditembak tepat di paha kiri dan dada kanan, sehingga mengalami luka yang serius, dan darah terus keluar mengalir dari tubuh korban sehingga korban lemas tak berdaya dan kejadian tersebut tidak jauh dari rumahnya lebih kurang jarak 250 meter.

Khairul Sipahutar
Cakratara

Continue Reading

Nusantara

Soal Berita Hoax, Kepsek SDN Umbuljaya Minta Maaf

Published

on

Kepsek) SDN 2 Umbuljaya, Suryadi mengunjungi kediaman Ketua Yayasan SMK BIM untuk meminta permohonan maaf dugaan penyebaran soal berita hoax.

LEBAK, CAKRATARA – Sebagai bentuk penyesalannya, Kepala Sekolah (Kepsek) SDN 2 Umbuljaya, Suryadi mengunjungi kediaman Ketua Yayasan SMK BIM Banjarsari Drs. Chasan Supardi untuk meminta permohonan maaf dugaan penyebaran soal berita hoax.

Dalam pertemuan tersebut pada Senin (21/6/21), Suryadi yang didampingi Koordinator Wilayah (Korwil) Kecamatan Bidang Pendidikan Kecamatan Banjarsari langsung meminta maaf dan menyesali perbuatannya kepada Ketua Yayasan SMK BIM dan mengklarifikasi terkait dirinya yang viral di beberapa berita media online soal berita hoax.

“Saya telah membuat surat pernyataan di atas materai dengan disaksikan oleh Korwil Kecamatan Bidang Pendidikan Kecamatan Banjarsari, Ketua Yayasan SMK BIM dan juga Kepala Sekolah SMK BIM,” ucapnya.

Surat pernyataan tersebut yakni, dengan ini saya menyatakan permohonan maaf yang sebesar-besarnya atas perkataan dan perbuatan saya sehingga membuat ketidaknyamanan keluarga besar Drs. CH Supardi khususnya, dan keluarga besar SMK Bina Insan Mandiri umumnya. Saya berjanji tidak akan mengulangi perbuatan dan perkataan saya lagi, demikian isi surat pernyataannya.

Sementara itu, Ketua Yayasan SMK BIM, Drs. Chasan Supardi dan Kepala Sekolah SMK BIM menyambut baik maksud dan tujuan Kepala SDN 2 Umbuljaya, Suryadi yang telah membuat surat pernyataan dan berpesan agar tidak diulanginya lagi.

“Saya hanya berpesan agar perbuatan seperti ini jangan diulangi lagi karena telah mencoreng nama baik keluarga dan yayasan yang saya kelola,” kata Chasan Supardi.

Hal senada juga di katakan oleh Kepala Sekolah SMK BIM, Eros Herlina, agar Pak Suryadi meminta maaf kepada seluruh keluarga saya, karena anaknya Pak Chasan Supardi itu bukan saya saja dan saya juga meminta Pak Suryadi mengklarifikasi ke awak media terkait perkataan dan perbuatannya tersebut.

Herdi Sudrajat
Cakratara

Continue Reading
Advertisement

Facebook

Trending