Connect with us

TNI-Polri

Babinsa Kedungwungu Dampingi Petugas Medis Tracing Pasien Covid-19

Published

on

Tracing dilaksanakan di rumah MA yang terkonfirmasi positif Covid-19, petugas medis didampingi Babinsa Kedungwungu mendata pasien

BANYUWANGI, CAKRATARA – Prajurit TNI dari Babinsa Kedungwungu Koramil 0825/09 Tegaldlimo Kodim 0825/ Banyuwangi mendampingi Tim Contac Tracer dari Puskesmas setempat melaksanakan tracing warga terkonfirmasi positif Covid-19 dan kontak erat dengan MA di Kecamatan Tegaldlimo, Kabupaten Banyuwangi pada Sabtu (17/04/2021).

Tracing dilaksanakan di rumah MA yang terkonfirmasi positif Covid-19, petugas medis didampingi Babinsa Kedungwungu mendata pasien yang terkonfirmasi positif Covid-19 dan memberikan surat keterangan karantina.

Selanjutnya petugas medis yang dipimpin Ibu Ana Wakhidah memberikan arahan kepada keluarga yang terkonfirmasi Covid-19 untuk melaksanakan karantina mandiri.

Pada kesempatan tersebut Riyaman menyampaikan, bahwa mewajibkan bagi warga yang terkonfirmasi positif Covid-19 agar melaksanakan isolasi selama 14 hari, jika selama pelaksanaan isolasi mengalami keluhan atau sakit agar segera menghubungi tim medis.

Namun, lanjutnya, jika selama masa isolasi tidak mengalami keluhan atau sakit maka pada hari ke-15 pihaknya minta untuk memeriksakan diri ke Puskesmas.

“Kepada warga sekitar agar tetap disiplin menjalankan protokol kesehatan dengan melaksanakan anjuran 5M memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menjauhi kerumunan dan mengurangi mobilitas,” ujarnya

Sementara itu Danramil 0825/09. Tegaldlimo, Kapten Inf Ali Mukaedori saat ditemui di tempat terpisah menyampaikan bahwa kegiatan pendampingan tracing merupakan salah satu bentuk kepedulian dan juga menjadi tugas TNI-Polri.

“Keterlibatan Babinsa dalam pelaksanaan penelusuran kontak erat Covid-19, sebagai tindakan percepatan penanganan kasus Covid-19,” tutupnya.

Satrawi (Darwis)
Cakratara.com

Redaksi Cakratara.com melayani HAK JAWAB, dan HAK KOREKSI, apabila ada keberatan atau ketidakpuasan dengan pemberitaan kami dan menjadi sengketa.

TNI-Polri

Polisi Tetapkan Musisi Tersangka Kasus Narkoba

Published

on

Polisi membeberkan penangkapan Musisi EAP als Anj penyalahgunaan narkoba jenis ganja. ditetapkan Polres Metro Jakarta Barat menjadi tersangka

JAKARTA, CAKRATARA – Polisi membeberkan penangkapan Musisi EAP als Anj terkait dugaan penyalahgunaan narkoba jenis ganja. EAP als Anj telah ditetapkan oleh penyidik satuan Narkoba Polres Metro Jakarta Barat menjadi tersangka kasus dugaan penyalahgunaan narkoba.

Dikatakan Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Ady Wibowo dalam rilis tersebut, EAP als ANJ kedapatan memiliki barang bukti berupa ganja, ekstrak ganja, kertas papir, speaker tempat menyimpan ganja, biji ganja, batang ganja, hingga buku tentang ganja.

“Barang bukti tersebut ditemukan di dua tempat, yakni studio musik Anji di Cibubur, Jakarta Timur, dan Bandung, Jawa Barat,” ujar Kombes pol Ady Wibowo didampingi Kasat Narkoba Akbp Ronaldo Maradona Siregar dan Kanit 1 Narkoba Akp Harry Gasgari, Rabu (16/6/2021)

Ady Wibowo menjelaskan dari hasil penggeledahan di dua lokasi berbeda yaitu di Cibubur Jakarta Timur dan di bandung jawa barat total ganja yang ditemukan dengan berat brutto sekitar 30 gram.

“Kami juga menerima alasan EAP als ANJ mengkonsumsi narkoba jenis ganja Alasan tersebut terdengar cukup klise. Jadi, menurut pengakuan dari yang bersangkutan menggunakan Narkoba Jenis Ganja sejak September 2020 di mana menurut yang bersangkutan itu dia gunakan untuk bisa rileks, untuk bisa produktif mungkin dari hal-hal yang bersakutan cari sebagai seorang seniman,” tuturnya.

Masih menurut Ady Wibowo, Anji tidak setiap hari mengkonsumsi ganja. Berdasarkan pengakuan kepada polisi, musisi berusia 42 tahun itu hanya menggunakan beberapa kali.

“Tidak terlalu rutin. Jadi, memang menurut pengakuannya, baru beberapa kali. Tidak rutin setiap hari,” pungkas Ady Wibowo.

EAP als ANJ di hadapan penyidik juga menerangkan jika yang bersangkutan   mendapatkan barang terlarang tersebut dari situs yang berada di luar negeri yaitu website megamarijuanastore.com.

Bagaimana untuk mengakses situs tersebut yang bersangkutan harus memiliki id.

“Id tersebut didapat dari sesorang yang sekarang DPO. Dialah yang memiliki id, kemudian EAP Als ANJ tinggal memilih jenisnya. Nanti saudara DPO yang memesan dan diserahkan kepada EAP als ANJ,” paparnya.

“Guna untuk mempertanggung jawabkan atas perbuatan nya Musisi EAP als ANJ dikenakan Pasal 111 ayat (1) Sub Pasal 127 ayat (1) huruf (a) Undang – Undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika,” ungkapnya sebagai pihak polisi.

Dikesempatan yang sama Musisi EAP als Anj menyampaikan ucapan permintaan maaf kepada keluarga, kerabat, saudara, rekan2 kerja, pihak-pihak yang terkait pada saya dan juga seluruh masyarakat yang Indonesia yang kecewa dengan kejadian ini.

“Saya berharap semoga kejadian ini bisa jadi pelajaran buat diri saya sendiri dan juga seluruh masyarakat Indonesia untuk tidak melanggar aturan apapun dengan alasan apapun,” ucap EAP als ANJ

“Saya juga mengucapkan terimakasih kepada satuan narkoba polres Jakarta barat yang sejak proses penangkapan hingga hari ini sudah sangat memperlakukan saya dengan baik dan saya akan menjalani proses hukum ini dengan sebaik-baiknya menurut aturan yang berlaku,” tutupnya.

Achmad Sulaiman (Eman)
Cakratara

Continue Reading

TNI-Polri

Pelatihan Bektram, Aspers Panglima TNI: Barometer Menimba Ilmu

Published

on

pada acara pembukaan Pembekalan Keterampilan (Bektram) Hantaran Pengantin dan Tata Busana (Menjahit) Program Spers TNI TA  2021

JAKARTA, CAKRATARA – Jadikanlah pelatihan yang sangat singkat ini sebagai barometer dalam memacu diri untuk berkarya menimba ilmu yang tiada terbatas tanpa mengenal usia dan juga sebagai tempat silaturahmi peserta pelatihan Bektram sekalian dari berbagai Matra/Lintas Angkatan.

Hal tersebut disampaikan Aspers Panglima TNI Marsda TNI A. Gustaf Brugman, M.Si. (Han) pada acara pembukaan pelatihan Pembekalan Keterampilan (Bektram) Hantaran Pengantin dan Tata Busana (Menjahit) Program Spers TNI TA  2021, bertempat di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Rabu (16/6/2021).

Aspers Panglima TNI mengatakan bahwa dalam melaksanakan kegiatan pelatihan Bektram ini hendaknya ikhlas dari diri sendiri tidak menjadikan suatu beban atau hanya sekedar menghindari tugas dan tanggung jawab pekerjaan dari satuan.

“Yakinlah tidak ada ilmu yang tidak bermanfaat sekecil apapun ilmu yang didapat pasti membawa kebaikan,” ujarnya.

“Dalam kesempatan ini peserta Bektram juga akan mendapatkan sosialisasi dari Bank Tabungan Pensiunan Nasional (BTPN) sebagai mitra kerja Spers TNI dalam hal pelayanan perbankan dan BTPN juga akan memberikan tips untuk berwira usaha kepada peserta Bektram,” katanya.

Lebih lanjut Marsda TNI A. Gustaf Brugman menjelaskan bahwa kegiatan Bektram hantaran pengantin dan tata busana (menjahit) ini dilaksanakan dengan tujuan sebagai upaya Pimpinan TNI memberikan peluang dan kesempatan bagi prajurit yang bertugas di daerah untuk mengikuti pembekalan keterampilan yang diselenggarakan oleh Mabes TNI.

“Kegiatan ini juga memberikan kontribusi bagi Prajurit dan PNS TNI agar tetap produktif setelah memasuki masa purna tugas dan kembali ke masyarakat serta sebagai bahan evaluasi dan masukan kepada Pimpinan TNI dalam mengambil kebijakan terhadap kegiatan Bektram,” pungkas Aspers Panglima TNI.

Asep Supena
Cakratara

Continue Reading
Advertisement

Facebook

Trending