Connect with us

Nusantara

Istri Mantan Kades Cibugel Beberkan Soal Sertifikat dengan H. Sarif

Published

on

istri mantan Kepala Desa (Kades) Cibugel Dedeh selaku ahli waris menyatakan bahwa sertifikat yang dipertanyakan oleh H.Sarif warga Cibugel

KABUPATEN TANGERANG, CAKRATARA – Seorang istri mantan Kepala Desa (Kades) Cibugel Dedeh Erawati (52) selaku ahli waris warga Kampung Wadinah RT.06 RW.02 Desa Jeungjing, Kecamatan Cisoka menyatakan bahwa sertifikat yang dipertanyakan oleh H.Sarif warga Cibugel dengan luas tanah 275 M2 dengan nomer sertifikat 10.04.16.09.1.00034 No DI 4232, Nomer Induk Bidang (NIB) 80 atas nama Nurdin Zaenal Arifin dengan lokasi di pinggir Jalan Raya Cisoka – Cangkudu, Jum’at (16/4/2021).

Istri mantan Kades Cibugel Dedeh Erawati (52) tersebut selaku ahli waris dari Almarhum Nurdin mantan Kepala Desa Cibugel, Kecamatan Cisoka pada tahun 2012.

Istri mantan Kades Cibugel, Dedeh Erawati menjelaskan, pada tahun 1996 menggadaikan sertifikat ke PT.Bank Perkreditan Rakyat Puspita Sari dengan jumlah pinjaman Rp.40.000.000 (Empat Puluh Juta Rupiah), untuk keperluan pribadi, kemudian pinjaman itu sudah selesai dan lunas.

“Sementara yang dipertanyakan oleh H.Sarif, serifikat yang dipertanyakan sudah ada di tangan ahli waris, dan juga sudah mempertanyakan bahwa tanah yang dimilikinya adalah hak miliknya, dan sertifikatnya pun sudah di tangannya,” ungkapnya kepada awak media.

Kepala Desa Cibugel Haerul Saleh menambahkan, sedikit cerita dari perjalanan tentang alur cerita, untuk jumlah tanah yang ada di NIB nomer 80 atas nama Nurdin Zaenal Arifin, ada 3 blok dengan luas tanah 310 M2 dan 245 M2 dengan surat Akte Jual Beli (AJB) yang sudah dibeli oleh H.Sarif memang betul sudah dibeli dan dibayar pada tahun 2006, dengan jumlah Rp.105.000.000 (Seratus Lima Juta Rupiah) dengan jumlah luas tanah 555 M2 , itu untuk tanah yang di belakang, dan untuk tanah yang di depan itu dengan luas tanah 271 M2 sudah ada sertifikatnya dan saat ini di pegang oleh ahli waris.

“Dulu memang betul mantan Kades Cibugel Nurdin Zaenal Arifin memiliki sangkutan hutang, dengan nominal Rp.105.000.000 , tapi sudah dibayar dengan tanah yang dibelakang, dengan luas tanah 555 M2 , dan disaksikan oleh ahli waris yaitu istri almarhum, dan untuk surat yang di depan (pinggir jalan) sudah ada ditangan ahli waris,” ungkapnya.

Harusnya dengan pertanyaan yang dilontarkan di media online yang diterbitkan, harusnya H.Sarif mempertanyakan sertifikat yang dimiliki tidak usah dipertanyakan kembali, karena sudah menjadi hak milik keluarga mantan Kades Cibugel. Dan bilamana H.Sarif mempertanyakan bukti kepemilikan sertifikat, harusnya berurusan dengan ahli waris dan bilamana ingin memiliki tanah yang dipertanyakan, silahkan hubungi ahli waris dan melakukan jual beli tanah dengan ahli waris.

“Untuk diketahui, kejadian waktu itu pada tahun 2018 karena H.Sarif mempertanyakan sisa hutang Almarhum Nurdin Zaenal Arifin, saya selaku Ade Kandung nya, mempunyai inisiatif untuk melunasi hutang Almarhum, dengan menjaminkan satu unit mobil Toyota Harrier Tahun 2007, dan 2 Surat AJB Tanah atas nama Nurdin Zanal Arifin Dengan luas tanah 1.500 M2 dilokasi kampung Cibugel RT.04 RW.05 Desa Cibugel, Kecamatan Cisoka,” ungkapnya.

“Namun, yang menjadi pertanyaan kami sebagai pemilik tanah dan ahli waris, sudah memiliki itikad baik untuk melunasi hutang Almarhum (Alm), tapi kenapa menjadi masalah panjang yang tidak jelas inti permasalahannya, kenapa masalah yang sudah lama baru di bahas sekarang,” lanjutnya.

Ia berharap, ada musyawarah dari kedua belah pihak, karena alamrhum ada ahli waris yaitu istrinya, dan bisa diselesaikan secara kekeluargaan, dan tidak merembet ke masalah lainnya, serta semua masalah bisa diselesaikan dengan baik dan benar.

“Semua permasalahan ini sudah dijelaskan dan ditanggapi oleh H.Sarif, serta pihak penyidik dari Polresta Tangerang pun sudah beberapa memanggil dan dimintai keterangan, namun, tidak ada titik temu, harusnya kita duduk bersama, mediasi, dan selesaikan permasalahan ini secara kekeluargaan, insya Allah bilamana ada niat baik, maka permasalahan ini juga akan segera selesai degan baik juga,” tutupnya.

Anton Hermawan
Cakratara.com

Redaksi Cakratara.com melayani HAK JAWAB, dan HAK KOREKSI, apabila ada keberatan atau ketidakpuasan dengan pemberitaan kami dan menjadi sengketa.

Nusantara

Aksi Solidaritas Wartawan Desak Polisi Tangkap Pembunuh Marshal

Published

on

Wartawan Siantar-Simalungun menggelar aksi solidaritas meminta pihak kepolisian segera menangkap pelaku pembunuhan terhadap Pimpinan Media

PEMATANGSIANTAR, CAKRATARA – Wartawan Siantar-Simalungun menggelar aksi solidaritas meminta pihak kepolisian segera menangkap pelaku pembunuhan terhadap Pimpinan Media Lassernewstoday, Mara Salim Harahap akrab disapa Marshal Harahap yang ditembak OTK saat menuju pulang ke rumahnya pada Jumat (18/6/2021) malam.

Seruan “Tangkap Pembunuh Marsal” menjadi viral di media sosial, bahkan kali ini meninggalnya Wartawan Siantar – Simalungun, Provinsi Sumut menjadi perhatian para Media, Ormas, OKP, Jurnalis, Wartawan dan Pers seluruh Indonesia.

Wartawan Siantar – Simalungun yang merasa prihatin saat ini berkabung atas meninggalnya Marshal Harahap dengan melakukan aksi solidaritas menyerukan “Tangkap Pembunuh Marsal” yang berlangsung di depan Balai Kota Pematangsiantar pada Senin (21/6/21) pukul 09.15WIB.

Setelah membacakan penyataan sikap di hadapan masyarakat dan ratusan insan pers, kembali melakukan aksi long march ke depan Polres Pematangsiantar.

Di depan Polres Pematangsiantar, para wartawan yang melakukan aksi solidaritas meminta supaya Polri khususnya Kepolisian Pematangsiantar dan Polres Simalungun bersinergi segera menangkap pelaku dan otak pembunuhan Marshal dengan menggunakan peluru tajam.

“Kami meminta dan berharap Aparat Penegak Hukum supaya segera menangkap pembunuh Marsal, kami akan selalu desak dan maju,” kata para wartawan sambari menyerahkan pernyataan sikap langsung kepada Kapolres Pematangsiantar.

Kapolres Pematangsiantar, AKBP. Boy Sutan Binanga Siregar SIK yang langsung menerima dan menghadapi rekan rekan pers yang melakukan aksi mengatakan sangat mendukung aspirasi rekan rekan pers dan meminta dukungan serta doa supaya pihak Kepolisian segera mengungkap tragedi pembunuhan Marshal Harahap sebagaimana juga telah diperintahkan.

“Kami dari jajaran Kepolisian sangat mendukung rekan rekan pers dan kami minta doa dan dukungan dari rekan rekna pers supaya kami mampu mengungkapnya” ucap Kapolres Pematangsiantar.

Setelah melakukan aksi solidaritas, Wartawan Siantar – Simalungun kembali bergerak menuju Polres Simalungun di Pamatang Raya untuk menyampaikan aspirasi dan pernyataan sikap untuk segera menangkap pembunuhan Marshal Harahap.

MS Nasution
Cakratara

Continue Reading

Nusantara

Puskesmas Majasari Kembali Gelar Vaksinasi Covid19

Published

on

Puskesmas Majasari menggelar vaksinasi Covid19 di Puskesmas dalam upaya mencegah terjadinya penyebaran Covid19 yang kembali meningkat

PANDEGLANG, CAKRATARA – Puskesmas Majasari menggelar vaksinasi Covid19 di Puskesmas dalam upaya mencegah terjadinya penyebaran Covid19 yang kembali meningkat di Kabupaten Pandeglang, Banten pada Senin (21/6/21).

Salah seorang peserta Vaksin Adik Rama ( 50 ) mengungkapkan kepada awak media bahwa kewajiban setiap masyarakat untuk mengikuti vaksinasi, apalagi dirinya sebagai Lurah Karaton Kecamatan Pandeglang sering berinteraksi dengan masyarakat.

“Sebagai kepala Kelurahan Karaton saya wajib turut serta untuk vaksinasi karena sering berinteraksi dengan masyarakat. Alhamdulillah vaksinasi ini tahap ke 2,” ucapnya.

Di tempat yang sama, Wisnu Supardan, SH.i,. MM mengajak kepada seluruh masyarakat agar tetap mengikuti protokol kesehatan.

“Saya sudah melaksanakan vaksinasi yang ke 2 kalinya dan saya mengajak kepada warga masyarakat Majasari khususnya agar mengikuti vaksin dan tetap menjaga protokol kesehatan,” tutupnya.

Lia Barokah
Cakratara

Continue Reading
Advertisement

Facebook

Trending

Klik izinkan notifikasi untuk menerima berita dan pembaruan dari kami
Abaikan
Izinkan Notifikasi