Connect with us

Nusantara

E-Warong Desa Sobang Salurkan BSP Tahap II Berjalan Lancar

Published

on

PANDEGLANG, CAKRATARA – Agen atau E-Warong di Desa Sobang menyalurkan Bantuan Sosial Pangan (BSP) atau Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) untuk pagu Bulan Maret – April 2021 tahap II di Kecamatan Sobang Kabupaten Pandeglang, Banten berjalan lancar dan kondusif.

Dalam pelaksanaannya, Tenaga Kerja Sosial Kecamatan (TKSK) Kecamatan Sobang, Heti Susyanti SE kepada awak media yang tengah melakukan liputan di lokasi penyaluran tepatnya di Agen E-Warong Desa Sobang dan Kertaraharja, Kamis (15/04/2021) mengatakan, dimasa pandemi Covid 19, dirinya terus menghimbau kepada masyarakat Keluarga Penerima Manfaat (KPM) agar selalu mematuhi Protokol Kesehatan (Prokes) saat melakukan pengambilan sembako di tempat agen.

“Untuk Prokes Covid, saya sudah menghimbau agar masyarakat selalu mematuhi prosedur kesehatan seperti tetap menggunakan masker, menjaga kerumunan (Sosial Distancing), dan selalu mencuci tangan,” kata Heti

Pada kesempatan itu, Heti menyampaikan ucapan terima kasih kepada pemerintah yang telah memberikan bantuan terhadap masyarakat, kendati ditengah masa pandemi covid 19 ini.

Ditengah tugasnya melakukan monitoring program,Heti menegaskan kalau hal itu merupakan bagian tugas yang mesti ia jalani agar regulasi program BPNT dapat berjalan optimal.

“Tujuan monitoring ini agar program BPNT dapat berjalan lancar, aman dan nyaman dan yang paling utama sesuai aturan pedum, terutama kualitas komoditas yang diterima KPM,” terangnya.

Dikatakan Heti, dengan kualitas yang baik, tentu akan berdampak terhadap manfaat yang akan dirasakan oleh KPM itu sendiri dan akan menjadi amanah bagi agen selaku penyedia sembako.

Sementara, pemilik agen e-warong Desa Sobang, O’ot, kepada awak media mengatakan, penyaluran BPNT kali ini diberikan kepada 60 KPM.

“Bulan ini jenis komoditi BPNT antara lain, beras 15 Kg, telur ayam 2 kg, Daging Sapi 1 kg, Kacang Tanah 1/2 kg, Kentang 1 kg, dan buah jeruk 1 kg,” ujarnya

Ditempat terpisah, Naswi seorang KPM, warga asal Kampung, Karang Mulya Desa Sobang ketika ditanya kepuasan menerima sembako kepada awak media menyampaikan ucapan terima kasih kepada Pemerintah yang telah peduli atas nasib rakyat terutama masyarakat yang hidup dibawah garis kemiskinan.

“Bantuan ini sangat membantu masyarakat, apalagi di masa Pandemi saat ini, dimana segala aktivitas dibatasi dan perekonomian juga terjadi penurunan dratis, terlebih bagi kami KPM yang berpenghasilan dibawah rata-rata, sangat merasakan dampak dari wabah corona ini,” tutupnya.

Kasman
Cakratara.com

Redaksi Cakratara.com melayani Hak Jawab, dan Hak Koreksi apabila ada keberatan atau ketidakpuasan dengan pemberitaan kami dan menjadi sengketa.

Nusantara

Karya WBP Lapas Rangkasbitung Mejeng di Legal Expo

Published

on

Hari Dharma Karya Dhika (HDKD) 2021 Kementerian Hukum dan HAM, Kantor Wilayah Kemenkumham Banten Mengadakan Pameran

SERANG, CAKRATARA – Dalam rangka memperingati Hari Dharma Karya Dhika (HDKD) 2021 Kementerian Hukum dan HAM, Kantor Wilayah Kemenkumham Banten Mengadakan Pameran seluruh Kegiatan pelayanan Publik, dan pameran hasil karya Warga Binaan Pemasyarakatan yang digelar pada tanggal 26-27 Oktober 2021 bertempat di halaman depan Kanwil Kemenkumham Banten, Rabu (27/10/2021).

Legal Expo ini menjadi salah satu ajang untuk mempublikasikan karya dari Warga Binaan agar mendapat perhatian dari masyarkakat dan sebagai bentuk nyata hasil pembinaan selama berada di Lapas.

Lapas Rangkasbitung juga turut berpartisipasi dalam mensukseskan kegiatan Legal Expo tersebut dengan memperkenalkan produk hasil kegiatan dari warga binaan pemasyarakatan yaitu berupa Produksi Gitar Akustik sebagai produk unggulan, serta hasil kerajinan lainnya seperti Cobek/ulekan dari Bahan Kayu, Mangkuk dan Ukiran dari bahan kayu yang dibuat oleh WBP Lapas Rangkasbitung
Kalapas Rangkasbitung menjelaskan Pameran ini menjadi media pembinaan di Lapas dapat tersalurkan dan tersebarluaskan kepada masyarakat.

“Dengan mengikuti pameran Legal Expo ini diharapkan masyarakat dapat mengetahui bahwasanya di dalam Lapas Rangkasbitung memiliki kegiatan-kegiatan yang bermanfaat semoga hasil produksi WBP Lapas Rangkasbitung dapat diterima di masyarakat dan dapat bersaing dengan produksi yang ada dimasyarakat akhirnya persepsi masyarakat semakin hari semakin baik terhadap Lapas dan Pemasyarakatan” ujar Kalapas.

Sebagai informasi selain masyarakat umum, Wamenkumham Republik Indonesia Prof Dr. Edward Omar Shairf Hierij hadir dan melihat pemeran hasil karya WBP serta Kakanwil Banten memberikan Gitar Lapas kepada Wamenkumham RI serta turut hadir Sekertaris Direktur Jenderal Pemasyarakatan, Heni Yuwono.

Wahid
Cakratara

Continue Reading

Nusantara

Tiga Pilar Tanjung Duren Kerja Bakti Pasca Kebakaran

Published

on

Tiga Pilar melaksanakan Apel Kerja Bakti membersihkan puing-puing di area pasca kebakaran yang terjadi di Jl.Makaliwe II Gg. 3 Rt. 03/08

JAKARTA, CAKRATARA – Kepolisian Sektor Polsek Tanjung Duren bersama Tiga Pilar melaksanakan Apel Kerja Bakti membersihkan puing-puing di area pasca kebakaran yang terjadi di Jl.Makaliwe II Gg. 3 Rt. 03/08 dan Gg 4 Rt. 04/08 Kel. Grogol Jakarta Barat, Rabu (27/10/2021).

Kapolsek Tanjung Duren Polres Metro Jakarta Barat Kompol Rosana Albertina Labobar, S.IK., M.Si didampingi Camat Grogol Petamburan Didit Sumaryanta dan Danramil 03/GP Kapten Inf. Irwan Triyono, saat memimpin Apel Kerja Bakti tersebut mengatakan, ucapan syukur atas nikmat kesehatan yang telah diberikan oleh Allah Swt, Tuhan Yang Maha Esa.

Adapun tujuan dari Tiga Pilar melakukan kerja bakti di lokasi kebakaran ini, adalah ingin meringankan beban warga yang terdampak musibah. Selain itu kebersihan lingkungan yang memang menjadi tanggung jawab bersama.

“Kami mengimbau para korban kebakaran agar menjadikan musibah ini sebagai ujian, bukan sebagai cobaan, karena setelah ujian berakhir akan menerima kenikmatan,” ucap Kompol Ocha.

Kapolsek mengajak para korban kebakaran untuk selalu semangat dan optimis dalam menghadapi musibah. Harus bangkit untuk menata kehidupan yang lebih baik di masa depan.

“Saya juga memberikan arahan dalam pelaksanaan kerja bakti agar petugas tetap memperhatikan protokol kesehatan,” imbuhnya”.

Selain itu di lokasi kebakaran, ia juga mengimbau kepada warga jika ingin meninggalkan rumah yakinkan bahwa kondisi arus listrik dalam keadaan posisi mati.

“Kemudian jika memasang instalasi listrik jangan satu kabel terlalu banyak beban colokan, ini yang sering menyebabkan arus pendek hingga kerap terjadinya kebakaran,” katanya.

Eman
Cakratara

Continue Reading
Advertisement

Facebook

Trending