Connect with us

Nusantara

Pendaftaran Anggota Media Siber Dibuka SMSI Lebak

Published

on

Pendaftaran Anggota Perusahaan Media Siber yang memiliki badan hukum untuk bergabung di SMSI telah dibuka oleh Serikat Media Siber

LEBAK, CAKRATARA – Pendaftaran Anggota Perusahaan Media Siber yang memiliki badan hukum untuk bergabung di SMSI telah dibuka oleh Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kabupaten Lebak Provinsi Banten.

Pendaftaran Anggota Perusahaan Media Siber dibuka tersebut disampaikan Ketua SMSI Kabupaten Lebak, Uyung Iskandar pada Selasa (13/4/2021).

“SMSI adalah organisasi perusahaan media siber salah satu konstituen Dewan Pers,” kata Ketua SMSI Kabupaten Lebak, Uyung Iskandar.

Menurutnya, saat ini 10 konstituen Dewan Pers, 4 organisasi profesi dan enam organisasi perusahaan media. Empat organisasi profesi tersebut yakni Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), Aliansi Jurnalis Independen (AJI), Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) dan Pewarta Foto Indonesia (PFI).

Sedangkan dari 6 organisasi perusahaan tersebut yakni Serikat Penerbit Pers (SPS), Persatuan Radio Siaran Swasta Nasional Indonesia (PRSSNI), Asosiasi Televisi Lokal Indonesia (ATVLI), Asosiasi Televisi Swasta Indonesia (ATVSI), Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) dan Serikat Media Siber Indonesia (SMSI).

“Sesuai amanat AD/ART dan Peraturan Organisasi SMSI, setiap daerah baik di tingkat provinsi maupun kabupaten dan kota wajib memiliki perwakilan.

“Hal inilah yang mendasari penerimaan anggota SMSI saat ini,” ujar Ketua SMSI Kabupaten Lebak Uyung Iskandar.

Uyung Iskandar juga menuturkan, bahwa setiap perusahaan media siber yang ingin bergabung di SMSI Kabupaten Lebak wajib mengisi formulir pendaftaran. Selain itu, kata dia, setiap calon anggota SMSI Kabupaten Lebak wajib mematuhi AD/ART dan Peraturan Organisasi, termasuk memenuhi semua syarat yang telah ditetapkan.

”Pendaftaran Anggota Perusahaan Media Siber ke SMSI Kabupaten Lebak yang memenuhi persyaratanya maka akan di langsungkan pendaftranya ke SMSI Provinsi Banten,” terang Uyung Iskandar.

Sebelumnya, Ketua SMSI Kabupaten Lebak Uyung Iskandar mengatakan, saat ini ada 8 perusahaan media siber berbadan hukum yang berdomisili di kabupaten Lebak yang telah bergabung di SMSI Kabupaten Lebak.

SMSI adalah wadah perusahaan media siber untuk berhimpun. Sehingga setiap anggota harus memiliki standar kompetensi. Semakin banyak anggota SMSI Kabupaten Lebak tentunya akan lebih baik,” tutup Ketua SMSI Kabupaten Lebak Uyung Iskandar.

Anton Hermawan
Cakratara.com

Facebook Notice for EU! You need to login to view and post FB Comments!

Redaksi Cakratara.com melayani Hak Jawab, dan Hak Koreksi apabila ada keberatan atau ketidakpuasan dengan pemberitaan kami dan menjadi sengketa.

Nusantara

Karya WBP Lapas Rangkasbitung Mejeng di Legal Expo

Published

on

Hari Dharma Karya Dhika (HDKD) 2021 Kementerian Hukum dan HAM, Kantor Wilayah Kemenkumham Banten Mengadakan Pameran

SERANG, CAKRATARA – Dalam rangka memperingati Hari Dharma Karya Dhika (HDKD) 2021 Kementerian Hukum dan HAM, Kantor Wilayah Kemenkumham Banten Mengadakan Pameran seluruh Kegiatan pelayanan Publik, dan pameran hasil karya Warga Binaan Pemasyarakatan yang digelar pada tanggal 26-27 Oktober 2021 bertempat di halaman depan Kanwil Kemenkumham Banten, Rabu (27/10/2021).

Legal Expo ini menjadi salah satu ajang untuk mempublikasikan karya dari Warga Binaan agar mendapat perhatian dari masyarkakat dan sebagai bentuk nyata hasil pembinaan selama berada di Lapas.

Lapas Rangkasbitung juga turut berpartisipasi dalam mensukseskan kegiatan Legal Expo tersebut dengan memperkenalkan produk hasil kegiatan dari warga binaan pemasyarakatan yaitu berupa Produksi Gitar Akustik sebagai produk unggulan, serta hasil kerajinan lainnya seperti Cobek/ulekan dari Bahan Kayu, Mangkuk dan Ukiran dari bahan kayu yang dibuat oleh WBP Lapas Rangkasbitung
Kalapas Rangkasbitung menjelaskan Pameran ini menjadi media pembinaan di Lapas dapat tersalurkan dan tersebarluaskan kepada masyarakat.

“Dengan mengikuti pameran Legal Expo ini diharapkan masyarakat dapat mengetahui bahwasanya di dalam Lapas Rangkasbitung memiliki kegiatan-kegiatan yang bermanfaat semoga hasil produksi WBP Lapas Rangkasbitung dapat diterima di masyarakat dan dapat bersaing dengan produksi yang ada dimasyarakat akhirnya persepsi masyarakat semakin hari semakin baik terhadap Lapas dan Pemasyarakatan” ujar Kalapas.

Sebagai informasi selain masyarakat umum, Wamenkumham Republik Indonesia Prof Dr. Edward Omar Shairf Hierij hadir dan melihat pemeran hasil karya WBP serta Kakanwil Banten memberikan Gitar Lapas kepada Wamenkumham RI serta turut hadir Sekertaris Direktur Jenderal Pemasyarakatan, Heni Yuwono.

Wahid
Cakratara

Facebook Notice for EU! You need to login to view and post FB Comments!
Continue Reading

Nusantara

Tiga Pilar Tanjung Duren Kerja Bakti Pasca Kebakaran

Published

on

Tiga Pilar melaksanakan Apel Kerja Bakti membersihkan puing-puing di area pasca kebakaran yang terjadi di Jl.Makaliwe II Gg. 3 Rt. 03/08

JAKARTA, CAKRATARA – Kepolisian Sektor Polsek Tanjung Duren bersama Tiga Pilar melaksanakan Apel Kerja Bakti membersihkan puing-puing di area pasca kebakaran yang terjadi di Jl.Makaliwe II Gg. 3 Rt. 03/08 dan Gg 4 Rt. 04/08 Kel. Grogol Jakarta Barat, Rabu (27/10/2021).

Kapolsek Tanjung Duren Polres Metro Jakarta Barat Kompol Rosana Albertina Labobar, S.IK., M.Si didampingi Camat Grogol Petamburan Didit Sumaryanta dan Danramil 03/GP Kapten Inf. Irwan Triyono, saat memimpin Apel Kerja Bakti tersebut mengatakan, ucapan syukur atas nikmat kesehatan yang telah diberikan oleh Allah Swt, Tuhan Yang Maha Esa.

Adapun tujuan dari Tiga Pilar melakukan kerja bakti di lokasi kebakaran ini, adalah ingin meringankan beban warga yang terdampak musibah. Selain itu kebersihan lingkungan yang memang menjadi tanggung jawab bersama.

“Kami mengimbau para korban kebakaran agar menjadikan musibah ini sebagai ujian, bukan sebagai cobaan, karena setelah ujian berakhir akan menerima kenikmatan,” ucap Kompol Ocha.

Kapolsek mengajak para korban kebakaran untuk selalu semangat dan optimis dalam menghadapi musibah. Harus bangkit untuk menata kehidupan yang lebih baik di masa depan.

“Saya juga memberikan arahan dalam pelaksanaan kerja bakti agar petugas tetap memperhatikan protokol kesehatan,” imbuhnya”.

Selain itu di lokasi kebakaran, ia juga mengimbau kepada warga jika ingin meninggalkan rumah yakinkan bahwa kondisi arus listrik dalam keadaan posisi mati.

“Kemudian jika memasang instalasi listrik jangan satu kabel terlalu banyak beban colokan, ini yang sering menyebabkan arus pendek hingga kerap terjadinya kebakaran,” katanya.

Eman
Cakratara

Facebook Notice for EU! You need to login to view and post FB Comments!
Continue Reading
Advertisement

Facebook

Trending